- Beranda
- Stories from the Heart
Untuk Mu, Matahari Ku
...
TS
lominto
Untuk Mu, Matahari Ku
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for INDEXX:
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ZERO – PROLOG
Spoiler for Pembuka:
Pernahkah kalian merasa bahwa seluruh dunia mencampakkan kalian? Aku pernah. Pernahkah kalian merasa semua orang tak menghargai keberadaan kalian? Aku pernah. Pernahkah kalian di tinggal orang yang kalian cintai demi kebahagiaan dia, walau itu terasa sakit? Aku pernah juga, sering malah.
Puisi diatas hanya menggambarkan setitik perasaan yang aku rasakan. Sakitnya hati ini, rasa kecewa, dan masih banyak lagi yang belum aku ungkapkan. Tapi karena semua itulah, sekarang aku berdiri disini, berdiri tegak menantang matahari.
Cerita ini aku dedikasikan untuk semua yang pernah datang lalu pergi dari kehidupan ku ini. Semoga kalian membaca apa isi hatiku pada saat itu. And at least, terlebih untukmu matahariku
PROLOG - END
Diubah oleh lominto 19-04-2017 02:09
nona212 dan anasabila memberi reputasi
2
49.6K
533
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
lominto
#128
ROKU ( 六 ) - THE DARK SIDE OF SHADOW ( BEGINNING )
KENTANG SEBELUMNYA
Akupun mengumpulkan memori memori yang tahun lalu aku lalui. Kejadian-kejadian pun aku rangkai menjadi satu. Saat semua terkumpul, aku bersiap untuk menceritakannya ke sari
"jadi begini sar...." kataku kemudian
+_+_+_+_+_+_+_
+_+_+_+_+_+_
NOTE: jangan tiru apapun yang kalian baca di part ini. Gue gak tanggung jawab nanti dan jangan salahin gue
+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_
Hari ini adalah hari pertama aku masuk SMA di daerah tangerang. Kegiatan MOS yang kulalui tanpa ada cerita yang bisa kukisahkan. Sekolahku kali ini terkenal dengan muridnya yang suka tawuran. Mungkin aku bisa bergabung dengan geng ini.
Jam sudah menujukan pukul 7 pagi, aku pun masuk ke ruang kelasku. Aku memilih untuk duduk di kursi paling belakang, sendirian. Entah kenapa, semenjak putusnya aku dengan revi aku lebih memilih untuk mengunci hati ini. Sudah cukup kurasa sakit hati ini karena wanita, entah sampai kapan akan kukunci.
Seorang guru pun masuk ke kelasku
Dia pun menerangkan bahwa dia akan mengajar pelajaran biologi. Pantas otaknya hanya ada bab reproduksi. saat menerangkan matanya pun asik jajanke barisan depan yang diisi oleh perempuan
Aku pun memutuskan untuk mengistirahatkan mataku sejenak di meja. Sampai aku rasa ada yang menggoyangkan badanku
Selang beberapa lama, suara melinapu tak terdengar di telingaku lagi
Aku pun keluar kelas. Aku melanjutkan perjalananku keluar sekolah, sampai kulihat ada anak anak dari sma ku yang sedang berkumpul sambil merokok disebuah warung.
Ya, rokok sekarang menemani keseharianku semenjak aku putus dengan revi. Awalnya hanya iseng untuk melepas beban hati, tapi lama lama terbiasa. Lumayan untuk mengurangi rasa sakit dihati kataku waktu itu
Dia terlihat seperti telah berlari jauh
Aku kemudian memejamkan mataku. Aku membayangkan semua skenario yang akan terjadi. Aku kali ini mendapatkan 5 skenario.
jam 8 di warung sbelumnya
Aku sudah berada disini dari pukul 7:50. Jam 8 lewat merekapun muncul di warung
Kami pun menuju rumah risman di jalan rtyu
Hoodie pada jaket hitam yang aku gunakan pun aku naikkan ke kepala. Aku lalu melanjutkan perjalanan
Rumahnya terlihat sederhana, dengat corak biru yang ada dimana mana. Aku memencet bel yang ada di pagar rumah itu
Seorang wanita paruh baya pun keluar
Wanita itu lalu masuk kedalam rumah. Lalu muncullah seseorang seumuran denganku dari dalem
Aku pergi kelapangan itu, tapi tidak di area dalam lapangan. Aku memilih untuk "mengintai" dari balik sebuah pohon rindang yang berjarak tidak jauh dari lapangan itu. Sweater hitam yang aku gunakan merupakan kamuflase yang bagus untuk night plan semacam ini.
Lalu aku lihat risman datang sendirian ke lapangan. Dia terlihat adu mulut terlebih dahulu dengan randi sebelum akhirnya mereka ribut. Randi menang telak kala itu
Dia hanya mengangguk lemas tanda setuju. Aku pun membopong risman untuk pulang kerumahnya
Bel aku tekan sekali lagi
Aku lalu bergegas menuju lapangan yang sebelumnya
keesokan harinya di jam yang sama dan tempat yang sama
Hendry pun pergi menuju kafe itu
Merekapun pergi dengan motor masing masing ke kost yang aku sebutkan
Kami pun menaiki mobil itu, tentu aku yang jadi supirnya. Kita pergi menuju daerah ghj, rumah melina. Setalah sampai aku pun mengabari melina lewat sms
Tak lama kemudian melina pun datang, sungguh dia terlihat sangat anggun malam itu. Sayang bila ia tau apa yang akan terjadi selanjutnya.
Kami pun pergi ke kafe tempat teman hendry. Kami pun melanjutkan rencana mesiu. Kalian pasti tau begaimana rencana kali ini berlangsung.
Tak lupa adegan itu di rekam oleh salah satu orang di dalam. Aku mengcopy vidio tersebut. Lalu pergi ke rumah gilang
Bel rumah itu kutekan sekali. Lalu muncullah seorang pria dari dalam
Aku lalu mengabari randi untuk bersiap karena akan ada kejadian besar esok
keesokan harinya di jam istirahat pertama
Saat sedang asik tidur dimeja, sebuah sms masuk ke hp nextiyan milikku
Akupun tak membalas pesan terakhirnya. Pelajaran kali ini sungguh membosankan, mungkin karena aku tak sabar dengan apa yang akan terjadi saat pulang sekolah. Alhasil, aku tak mengingat apapun yang guru jelaskan waktu itu.
Jam pelajaranpun selesai, aku yang sedang bersiap untuk pergi tertahan karena ada melina
Pulang sekolah, aku pergi ke lapangan yang tak jauh dari sekolah. Disana kulihat ada banyak anak sma sedang beradu mulut. Akupun pergi ke sebuah warung yang tak jauh dari situ
Aku lalu membakar rokok revolver itu
acaraitu berlangsung singkat, akupun merasa sedikit kecewa karena kukira akan lebih lama. Mereka sempat adu mulut sebelum akhirnya membubarkan diri. Tentunya, smaku memenangkan pertarungan kali ini.
Di kejauhan randi terlihat melambaikan tangannya padaku. Aku memberinya gesture untuk kesini. Diapun berjalan ke arah warung tempatku duduk
Akupun mengumpulkan memori memori yang tahun lalu aku lalui. Kejadian-kejadian pun aku rangkai menjadi satu. Saat semua terkumpul, aku bersiap untuk menceritakannya ke sari
"jadi begini sar...." kataku kemudian
+_+_+_+_+_+_+_
Spoiler for ini lagu pas banget:
+_+_+_+_+_+_
NOTE: jangan tiru apapun yang kalian baca di part ini. Gue gak tanggung jawab nanti dan jangan salahin gue
Quote:
+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_
Hari ini adalah hari pertama aku masuk SMA di daerah tangerang. Kegiatan MOS yang kulalui tanpa ada cerita yang bisa kukisahkan. Sekolahku kali ini terkenal dengan muridnya yang suka tawuran. Mungkin aku bisa bergabung dengan geng ini.
Jam sudah menujukan pukul 7 pagi, aku pun masuk ke ruang kelasku. Aku memilih untuk duduk di kursi paling belakang, sendirian. Entah kenapa, semenjak putusnya aku dengan revi aku lebih memilih untuk mengunci hati ini. Sudah cukup kurasa sakit hati ini karena wanita, entah sampai kapan akan kukunci.
Seorang guru pun masuk ke kelasku
Quote:
Dia pun menerangkan bahwa dia akan mengajar pelajaran biologi. Pantas otaknya hanya ada bab reproduksi. saat menerangkan matanya pun asik jajanke barisan depan yang diisi oleh perempuan
Quote:
Aku pun memutuskan untuk mengistirahatkan mataku sejenak di meja. Sampai aku rasa ada yang menggoyangkan badanku
Quote:
Selang beberapa lama, suara melinapu tak terdengar di telingaku lagi
Quote:
Aku pun keluar kelas. Aku melanjutkan perjalananku keluar sekolah, sampai kulihat ada anak anak dari sma ku yang sedang berkumpul sambil merokok disebuah warung.
Quote:
Ya, rokok sekarang menemani keseharianku semenjak aku putus dengan revi. Awalnya hanya iseng untuk melepas beban hati, tapi lama lama terbiasa. Lumayan untuk mengurangi rasa sakit dihati kataku waktu itu
Quote:
Dia terlihat seperti telah berlari jauh
Quote:
Aku kemudian memejamkan mataku. Aku membayangkan semua skenario yang akan terjadi. Aku kali ini mendapatkan 5 skenario.
Quote:
jam 8 di warung sbelumnya
Aku sudah berada disini dari pukul 7:50. Jam 8 lewat merekapun muncul di warung
Quote:
Kami pun menuju rumah risman di jalan rtyu
Quote:
Hoodie pada jaket hitam yang aku gunakan pun aku naikkan ke kepala. Aku lalu melanjutkan perjalanan
Quote:
Rumahnya terlihat sederhana, dengat corak biru yang ada dimana mana. Aku memencet bel yang ada di pagar rumah itu
Quote:
Seorang wanita paruh baya pun keluar
Quote:
Wanita itu lalu masuk kedalam rumah. Lalu muncullah seseorang seumuran denganku dari dalem
Quote:
Aku pergi kelapangan itu, tapi tidak di area dalam lapangan. Aku memilih untuk "mengintai" dari balik sebuah pohon rindang yang berjarak tidak jauh dari lapangan itu. Sweater hitam yang aku gunakan merupakan kamuflase yang bagus untuk night plan semacam ini.
Lalu aku lihat risman datang sendirian ke lapangan. Dia terlihat adu mulut terlebih dahulu dengan randi sebelum akhirnya mereka ribut. Randi menang telak kala itu
Quote:
Dia hanya mengangguk lemas tanda setuju. Aku pun membopong risman untuk pulang kerumahnya
Quote:
Bel aku tekan sekali lagi
Quote:
Aku lalu bergegas menuju lapangan yang sebelumnya
Quote:
keesokan harinya di jam yang sama dan tempat yang sama
Quote:
Hendry pun pergi menuju kafe itu
Quote:
Merekapun pergi dengan motor masing masing ke kost yang aku sebutkan
Quote:
Kami pun menaiki mobil itu, tentu aku yang jadi supirnya. Kita pergi menuju daerah ghj, rumah melina. Setalah sampai aku pun mengabari melina lewat sms
Quote:
Tak lama kemudian melina pun datang, sungguh dia terlihat sangat anggun malam itu. Sayang bila ia tau apa yang akan terjadi selanjutnya.
Quote:
Kami pun pergi ke kafe tempat teman hendry. Kami pun melanjutkan rencana mesiu. Kalian pasti tau begaimana rencana kali ini berlangsung.
Spoiler for baca:
Tak lupa adegan itu di rekam oleh salah satu orang di dalam. Aku mengcopy vidio tersebut. Lalu pergi ke rumah gilang
Quote:
Quote:
Bel rumah itu kutekan sekali. Lalu muncullah seorang pria dari dalam
Quote:
Aku lalu mengabari randi untuk bersiap karena akan ada kejadian besar esok
Quote:
keesokan harinya di jam istirahat pertama
Saat sedang asik tidur dimeja, sebuah sms masuk ke hp nextiyan milikku
Quote:
Akupun tak membalas pesan terakhirnya. Pelajaran kali ini sungguh membosankan, mungkin karena aku tak sabar dengan apa yang akan terjadi saat pulang sekolah. Alhasil, aku tak mengingat apapun yang guru jelaskan waktu itu.
Jam pelajaranpun selesai, aku yang sedang bersiap untuk pergi tertahan karena ada melina
Quote:
Pulang sekolah, aku pergi ke lapangan yang tak jauh dari sekolah. Disana kulihat ada banyak anak sma sedang beradu mulut. Akupun pergi ke sebuah warung yang tak jauh dari situ
Quote:
Aku lalu membakar rokok revolver itu
Quote:
acaraitu berlangsung singkat, akupun merasa sedikit kecewa karena kukira akan lebih lama. Mereka sempat adu mulut sebelum akhirnya membubarkan diri. Tentunya, smaku memenangkan pertarungan kali ini.
Di kejauhan randi terlihat melambaikan tangannya padaku. Aku memberinya gesture untuk kesini. Diapun berjalan ke arah warung tempatku duduk
Quote:
Spoiler for begini:
Spoiler for begitu:
Diubah oleh lominto 01-04-2017 07:11
0




baru gue bilang )


. cita citanya jadi anak band katanya 
.
? padahal dia anak jkl" kata randi tidak percaya
Ridwan : "mel, gue didepan"
. Aku melina
" kataku
. sampai jumpa setelah kentang kentang berikutnya