Kaskus

Story

lomintoAvatar border
TS
lominto
Untuk Mu, Matahari Ku
Quote:

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:

Spoiler for INDEXX:

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
ZERO – PROLOG


Spoiler for Pembuka:


Pernahkah kalian merasa bahwa seluruh dunia mencampakkan kalian? Aku pernah. Pernahkah kalian merasa semua orang tak menghargai keberadaan kalian? Aku pernah. Pernahkah kalian di tinggal orang yang kalian cintai demi kebahagiaan dia, walau itu terasa sakit? Aku pernah juga, sering malah.

Puisi diatas hanya menggambarkan setitik perasaan yang aku rasakan. Sakitnya hati ini, rasa kecewa, dan masih banyak lagi yang belum aku ungkapkan. Tapi karena semua itulah, sekarang aku berdiri disini, berdiri tegak menantang matahari.
Cerita ini aku dedikasikan untuk semua yang pernah datang lalu pergi dari kehidupan ku ini. Semoga kalian membaca apa isi hatiku pada saat itu. And at least, terlebih untukmu matahariku

PROLOG - END
Diubah oleh lominto 19-04-2017 02:09
anasabilaAvatar border
nona212Avatar border
nona212 dan anasabila memberi reputasi
2
49.7K
533
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.6KAnggota
Tampilkan semua post
lomintoAvatar border
TS
lominto
#2
ICHI - HELLO, I'M SHADOW
Quote:

Keheningan pun kembali mengisi ruang diantara kami berdua. Aku pun mencoba menata perasaan ku yang.. entah seperti apa waktu itu. Kalo digambarkan, mungkin, seperti kepingan puzzle. Kita berdua menyusunnya, menata perasaan itu di tempat yang tepat, sampai akhirnya puzzle itu hampir selesai, dia, memecahkannya menjadi bagian yang jauh lebih banyak dari yang sebelumnya. Mungkin seperti itu perasaan ku saat itu.

Quote:


Aku pun hanya bisa menarik nafas dalam dalam untuk menenangkan hati dan fikiran yang kacau.

Quote:


Aku yang mendengar pertanyaan itu hanya bisa tersenyum seakan memberi dia jawaban “I’m All Right, dear”.
Dia pun berlalu, menuju segerombolan anak-anak SMP yang sedang merayakan kelulusannya. Meninggalkan ku disini, sendiri, dengan perasaan yang, ah…. Hancur berantakan.

Quote:


Aku pun hanya memberi gesture “OK” sambil berjalan menjauhi dia.
Setalah lumayan lama mencari Hana diatara kumpulan anak-anak lainnya, ku pun menghampirinya yang saat itu sedang berlatih untuk terakhir kalinya

Quote:


Setalah percakapan itu, Aku dan Hana pun menyanyikan lagu tersebut beberapa kali sampai kita benar benar yakin kalo bagusnya kita ambil nada dari situ.

Quote:


Aku pun berjalan mengikuti dia dari belakang. Hana pun terlihat sedikit berbincang bincang dengan sang MC yang tak lain temen ku juga di sekolah ini. Sang MC pun seolah tak percaya dengan apa yang dikatakan Hana. Dia menoleh kearah ku seakan mempertanyakan hal tersebut. Aku pun hanya tersenyum seakan meniyakan apa yang Hana katakana. Dia pun hanya menggelengkan kepala sambil naik ke atas panggung.

Quote:


Aku pun menuju backstage terlebih dahulu untuk mengambil sebuah gitar akustik. Aku mendengar Hana sedang asik menghibur penonton dengan celotehannya saat menunggu ku.

Quote:


Aku pun berjalan perlahan ke atas panggung tersebut, sambil melayangkan senyuman ke arah penonton. Mereka pun seolah tak percaya dengan apa yang mereka lihat di atas panggung.

Quote:


Penonton yang tadinya hanya diam pun kini ramai berteput tangan

Quote:


Penonton pun merasa kebingunggan dengan apa yang ku ucapkan. Ku pun tanpa bicara lebih banyak lagi langsung memetik gitar yang sadari tadi ku pegang

Quote:

Setelah lagu tesebut aku nyanyikan, seuasana pun hening. Mata mereka semua yang menonton ku tadi berkaca-kaca. Seolah, mereka merasakan apa yang ku rasakan dalam lagu itu.

Quote:


MC pun terlihat berjalan naik ke atas panggung dan menghampiri ku dengan hana

Quote:


Suara gemuruh tepuk tangan dari penonton pun mengiringi langkah ku dan Hana turun dari panggung

Quote:


Aku pun akhirnya duduk di bangku yang sudah dipersiapkan sebelumnya untuk para siswa yang sedang merayakan perpisahan.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Quote:


Aku pun turun dari mobil milik keluarga ku. Ku berjalan kea rah gerbang sekolah yang ukurannya bisa dibilang luar biasa untuk gerbang sekolah di daerah seperti ini.

Quote:


Aku pun berjalan ke arah bangunan yang di tunjuk satpam tersebut. Bangunan yang bisa dibilang cukup mewah, mungkin karena ini kantor kepala sekolah

Quote:

Lama tak ada jawaban
Lalu tiba tiba pintu pun terbuka, muncullah sosok laki laki paruh baya dari balik pintu tersebut sambil tersenyum kearah ku
Quote:


Aku pun hanya bisa duduk di depan ruangan kepala sekolah tersebut. 5 menit pun berlalu, beliau pun muncul kembali dari dalam ruangan

Quote:


Ruang 19 adalah ruangan yang terletak di awal koridor menuju bangunan sekolah. Sekolah ini lumayan luas, sekitar 200 hektar. Menampung lebih kurang 4000 siswa didalamnya.

Quote:


Rupanya itu adalah suara kepala sekolah tadi

Quote:


Aku pun berjalan bersama beliau ke ruang 19

Quote:

Beliau mengetuk pintu ruangan tersebut. Tak lama kemudian pintu pun terbuka. Munculah sesosok wanita yang lumayan cantik
Quote:


Pak kepala sekolah pun berjalan kembali ke ruang miliknya. Aku pun masuk ke dalam kelas

Quote:



Spoiler for NAMA BRAY:
Diubah oleh lominto 25-03-2017 18:58
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.