- Beranda
- Stories from the Heart
T University 2 (Season 2)
...
TS
anism
T University 2 (Season 2)

Cover Super Keren by Awayaye <Ane minta
> Terima banyak untuk respon positif agan dan aganwati di thread sebelumnya. T University.
Bagi yang belum membacanya. Bisa mengklik judul dibawah ini.
T University
Spoiler for Daftar Isi/Case 1 : Lost Son:
Case 1 Finish
Spoiler for Case 2 : Lativa's Twins Terror:
Case 2 Finish
Spoiler for Case 3 : Arelia And Edward:
Case 3 Finish
Spoiler for Samantha And Mom:
Finish
Spoiler for Case 4 : Johnny Comes Back To China or England:
Case 4 Finish
Spoiler for Case 5 : King Killer's Son:
Case 5 Finish
Spoiler for Case 6 : Losing In A Plane:
Diubah oleh anism 30-05-2019 17:56
anasabila memberi reputasi
1
21.7K
198
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•3Anggota
Tampilkan semua post
TS
anism
#38
Lativa And The Twins 3
Mendadak waktu seperti berhenti. Mereka tidak bicara dan hanya terdiam. Sampai Rativa mendadak mendekat dan memeluk Lativa. Lativa sangat terkejut dengan reaksi tersebut. Bukannya apa. Lativa tidak berpikir akan bertemu dengan Rativa lagi.
Lativa pun terisak. “Ssst… Sudah. Apa yang perlu ditangiskan lagi, kita sudah bertemu kembali bukan?”, jelas Rativa lembut. “Tapi, bagaimana?”, tanya Lativa.
“Soal mengapa aku masih hidup meski terbakar?”, mata jenaka Rativa seakan berputar. “Iya.”, ujar Lativa.
“Dewa memberkatiku. Hujan turun. Kamu malah yang telah dibakar secara sengaja oleh Ibu agar kamu bisa menyelamatkan diri kan? Wanita dengan luka tidak akan mau dinikahi oleh Bapak tua kaya tersebut. Aku terbakar cukup parah. Tapi, zaman sekarang. Operasi membuatku menjadi ‘baru’.”, ujar Rativa terkekeh.
“Untunglah.”, Lativa menyeka air matanya sendiri. “Hidup dengan rasa penyesalan tidak menyenangkan bukan?”, desisan itu sangat mengejutkan Lativa.
Namun, dalam sekejap saudara kembarnya mengganti ekspresinya.
“Ayo kenalkan aku pada teman-temanmu. Aku sudah lama tinggal di New Delhi. Aku sudah tidak udik. Lihat, aku sudah berpakaian sangat bebas.”, Rativa tertawa.
Lativa tersenyum meski merasa saudaranya bersikap aneh. Dia senang dapat berkumpul kembali dengan saudaranya. Orang tuanya meninggal karena tekanan sosial yang dialami mereka akibat batalnya pernikahan tersebut. Sekarang Rativa adalah satu-satunya keluarga yang Ia miliki. Oleh karena itu, mereka bertukar kontak. Berjanji untuk sering kali melakukan temu janji.
Mendadak waktu seperti berhenti. Mereka tidak bicara dan hanya terdiam. Sampai Rativa mendadak mendekat dan memeluk Lativa. Lativa sangat terkejut dengan reaksi tersebut. Bukannya apa. Lativa tidak berpikir akan bertemu dengan Rativa lagi.
Lativa pun terisak. “Ssst… Sudah. Apa yang perlu ditangiskan lagi, kita sudah bertemu kembali bukan?”, jelas Rativa lembut. “Tapi, bagaimana?”, tanya Lativa.
“Soal mengapa aku masih hidup meski terbakar?”, mata jenaka Rativa seakan berputar. “Iya.”, ujar Lativa.
“Dewa memberkatiku. Hujan turun. Kamu malah yang telah dibakar secara sengaja oleh Ibu agar kamu bisa menyelamatkan diri kan? Wanita dengan luka tidak akan mau dinikahi oleh Bapak tua kaya tersebut. Aku terbakar cukup parah. Tapi, zaman sekarang. Operasi membuatku menjadi ‘baru’.”, ujar Rativa terkekeh.
“Untunglah.”, Lativa menyeka air matanya sendiri. “Hidup dengan rasa penyesalan tidak menyenangkan bukan?”, desisan itu sangat mengejutkan Lativa.
Namun, dalam sekejap saudara kembarnya mengganti ekspresinya.
“Ayo kenalkan aku pada teman-temanmu. Aku sudah lama tinggal di New Delhi. Aku sudah tidak udik. Lihat, aku sudah berpakaian sangat bebas.”, Rativa tertawa.
Lativa tersenyum meski merasa saudaranya bersikap aneh. Dia senang dapat berkumpul kembali dengan saudaranya. Orang tuanya meninggal karena tekanan sosial yang dialami mereka akibat batalnya pernikahan tersebut. Sekarang Rativa adalah satu-satunya keluarga yang Ia miliki. Oleh karena itu, mereka bertukar kontak. Berjanji untuk sering kali melakukan temu janji.
Diubah oleh anism 24-03-2017 19:43
0