- Beranda
- Stories from the Heart
Life Always Spinning
...
TS
bomtwo
Life Always Spinning
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for Rules:
PROLOG
Perkenalkan nama gw Een (umur 27 tahun sekarang) cowok tulen dan gak melambai (catat), gw berasal dan asli dari sebuah Kota yg menjadi Ibukota provinsi di Pulau Kalimantan. Gw anak ke 2 dari 3 bersaudara, kakak gw cowok dan jarak umur kami terpaut hampir 10 tahun, sedangkan adik gw cewek terpaut 3 tahun dgn gw. Kata orang gw ini anak pungut, itu di karenakan muka gw dgn kakak dan adik gw yg jauh banget bedanya karena kakak gw ganteng dan tinggi sedangkan adik gw cantik dan mungil, apalagi Mama gw juga cantik jdi semakin kentara klo gw ini terkesan anak pungut.
Gw di takdirkan sebagai cowok yg mempunyai berat badan berlebih a.k.a padat berisi (bilang aja gendut) di tambah tinggi badan gw yg cuma 167cm berasa banget gw kayak kingkong, tapi gw gak masalah karena walaupun gw gendut bagi orang gendut gw itu beda karena tubuh gw yg padat gak melar air doank seperti orang gendut kebanyakan...
Cerita ini akan berawal saat gw masuk SMA ditahun 2004, masa di mana gw mengenal cinta, konflik anak muda dan yg pasti konflik kehidupan gw sendiri.
Gw di takdirkan sebagai cowok yg mempunyai berat badan berlebih a.k.a padat berisi (bilang aja gendut) di tambah tinggi badan gw yg cuma 167cm berasa banget gw kayak kingkong, tapi gw gak masalah karena walaupun gw gendut bagi orang gendut gw itu beda karena tubuh gw yg padat gak melar air doank seperti orang gendut kebanyakan...
Cerita ini akan berawal saat gw masuk SMA ditahun 2004, masa di mana gw mengenal cinta, konflik anak muda dan yg pasti konflik kehidupan gw sendiri.
Spoiler for Q & A:
Spoiler for Mulustrasi:
Spoiler for Side Story:
Spoiler for Index:
Polling
0 suara
Siapakah yang akan menjadi pacar Een sampai lulus SMA
Diubah oleh bomtwo 10-05-2018 03:27
pulaukapok dan 10 lainnya memberi reputasi
9
290.8K
2.3K
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•1Anggota
Tampilkan semua post
TS
bomtwo
#254
Part 13
Gw peluk Mela dengan erat dan membiarkan dia menangis sesuka hatinya agar beban yg dia rasakan akan kecemburuan yg di sembunyikannya selama ini keluar sepenuhnya..
Gw memang cowo bodoh yg dengan mudahnya melukai perasaan dia ketika gw dekat dengan cewe lain, gw cowo yg terlalu lama memantapkan hati hanya untuk bisa bersama dia padahal selama itu pula dia menahan sakit akan perasaan cemburu ketika melihat gw bersama cewe lain di sekolah ini selain Sonya.. Yaa selain dekat dengan Sonya gw juga kadang ke kantin bareng Ka Intan yg tak lain cewe yg di sukai oleh Ridho, sahabat gw sendiri.. Gw nikung temen sendiri ?? Tidak sama sekali karena gw nggak ada perasaan apapun kepada Ka Intan sama seperti perasaan gw ke Sonya.. Ridho pun mengerti posisi gw yg nggak mungkin menolak ajakan Ka Intan buat makan bareng di kantin waktu jam istirahat, karena dia tau rasa cinta dan sayang gw hanya untuk Mela sekarang.. Malah kedekatan gw dengan Ka Intan gw gunakan untuk mengorek informasi tentang kehidupan dia, apa yg dia suka dan nggak, hal apa yg sering dia lakukan ketika di luar sekolah hanya untuk membantu Ridho agar bisa PDKT dengan Ka Intan, jadi gw bukan nikung dan catat itu..
Mela masih menangis di pelukan gw tapi sudah tak sekencang tadi, gw elus rambutnya untuk menenangkan dia hingga akhirnya dia melepaskan pelukan gw dan menatap gw dengan mata yg memerah karena tangisannya.. Gw usap kedua pipinya dan menyeka sisa air mata yg ada di kedua bola matanya sampai akhirnya sebelum gw memulai pembicaraan masalah perasaan gw ke dia, gw kecup keningnya hanya sekedar kembali menenangkan dia yg baru saja kembali ke dunia nyata, dunia di mana ada seseorang lelaki yg tulus mencintai dan menyayangi dia..
Akhirnya kita putuskan akan ke kantin setelah jam istirahat, karena gak mungkin gw tidak mengajak juga sahabat2 gw yg lain yaitu Ridho, Andre, Joni dan sepupu gw yg peaaa Alan beserta Nabila.. Masalah ntar ketemu Sonya dan Ka Intan di kantin gak gw ambil pusing karena pada akhirnya mereka juga akan tau bahwa gw udah punya kekasih hati yg sangat gw cintai yaitu Mela.. Ahhh enak juga yaa di sukai oleh cewe2 cantik, padahal dari segi tampang dan badan gw ini gak ada bagus2nya, tapi sekali lagi sikap dan apa adanya tentang dirimu lah yg membuat seorang wanita cantik bisa jatuh cinta walaupun kita bukan lah cowo yg sempurna secara fisik.. So, tetaplah menjadi diri sendiri dan jangan mengingkari kekurangan dalam diri kalian sendiri..
Bel tanda Jam istirahat pun berbunyi, gw and the geng beserta yayank Mela, Ifa dan Nabila berjalan menuju kantin dan kali ini posisi Mela menggandeng tangan gw ketika kita menuju kantin, otomatis semua anak2 di sekolah terutama yg cowo2 pada memandang aneh ke gw dan Mela, mungkin dalam khayalan mereka ketika melihat gw dan Mela bagaikan "Beauty And The Beast" tapi gw mah gak peduli, malah gw bangga bisa memiliki seorang putri cantik yg mau menerima gw yg hina ini sebagai kekasihnya dan klo cowo2 itu pada iri dengan gw, sini gw bilangin sama kalian ehmm ehmm ehmm BODO AMAThehehehe..
Sesampainya di kantin kami langsung mengambil posisi di meja panjang di tengah2 kantin agar bisa memuat kami semua, setelah memesan makanan kita pun ngobrol2 tapi tetap yg menjadi topiknya hari ini adalah masalah gw dan Mela yg sudah jadian, hedehhh puas banget mereka ngecengin gw dan Mela, sampai2 si Mela memerah mukanya karena malu di liatin anak2 satu kantin yg mendengar obrolan kami.. Gimana gak kedengeran kalo mereka ngomongnya kenceng banget kaya orang lagi orasi demo..
Ketika yg lain masih asyik ngobrol sambil makan, gw malah asyik memandang ke seluruh isi kantin dan pandangan gw akhirnya terhenti pada sosok seorang cewe yg selama ini sering menemani gw makan di kantin ini dan terlihat jelas pandangan kesedihan dari matanya, sekali lagi gw merasa sebagai cowo brengsek ketika melihat pandangan matanya itu tapi bagaimanapun juga inilah keputusan yg sudah gw ambil dan dalam setiap keputusan pasti akan ada yg tersakiti..
Gw peluk Mela dengan erat dan membiarkan dia menangis sesuka hatinya agar beban yg dia rasakan akan kecemburuan yg di sembunyikannya selama ini keluar sepenuhnya..
Gw memang cowo bodoh yg dengan mudahnya melukai perasaan dia ketika gw dekat dengan cewe lain, gw cowo yg terlalu lama memantapkan hati hanya untuk bisa bersama dia padahal selama itu pula dia menahan sakit akan perasaan cemburu ketika melihat gw bersama cewe lain di sekolah ini selain Sonya.. Yaa selain dekat dengan Sonya gw juga kadang ke kantin bareng Ka Intan yg tak lain cewe yg di sukai oleh Ridho, sahabat gw sendiri.. Gw nikung temen sendiri ?? Tidak sama sekali karena gw nggak ada perasaan apapun kepada Ka Intan sama seperti perasaan gw ke Sonya.. Ridho pun mengerti posisi gw yg nggak mungkin menolak ajakan Ka Intan buat makan bareng di kantin waktu jam istirahat, karena dia tau rasa cinta dan sayang gw hanya untuk Mela sekarang.. Malah kedekatan gw dengan Ka Intan gw gunakan untuk mengorek informasi tentang kehidupan dia, apa yg dia suka dan nggak, hal apa yg sering dia lakukan ketika di luar sekolah hanya untuk membantu Ridho agar bisa PDKT dengan Ka Intan, jadi gw bukan nikung dan catat itu..
Mela masih menangis di pelukan gw tapi sudah tak sekencang tadi, gw elus rambutnya untuk menenangkan dia hingga akhirnya dia melepaskan pelukan gw dan menatap gw dengan mata yg memerah karena tangisannya.. Gw usap kedua pipinya dan menyeka sisa air mata yg ada di kedua bola matanya sampai akhirnya sebelum gw memulai pembicaraan masalah perasaan gw ke dia, gw kecup keningnya hanya sekedar kembali menenangkan dia yg baru saja kembali ke dunia nyata, dunia di mana ada seseorang lelaki yg tulus mencintai dan menyayangi dia..
Quote:
Akhirnya kita putuskan akan ke kantin setelah jam istirahat, karena gak mungkin gw tidak mengajak juga sahabat2 gw yg lain yaitu Ridho, Andre, Joni dan sepupu gw yg peaaa Alan beserta Nabila.. Masalah ntar ketemu Sonya dan Ka Intan di kantin gak gw ambil pusing karena pada akhirnya mereka juga akan tau bahwa gw udah punya kekasih hati yg sangat gw cintai yaitu Mela.. Ahhh enak juga yaa di sukai oleh cewe2 cantik, padahal dari segi tampang dan badan gw ini gak ada bagus2nya, tapi sekali lagi sikap dan apa adanya tentang dirimu lah yg membuat seorang wanita cantik bisa jatuh cinta walaupun kita bukan lah cowo yg sempurna secara fisik.. So, tetaplah menjadi diri sendiri dan jangan mengingkari kekurangan dalam diri kalian sendiri..
Bel tanda Jam istirahat pun berbunyi, gw and the geng beserta yayank Mela, Ifa dan Nabila berjalan menuju kantin dan kali ini posisi Mela menggandeng tangan gw ketika kita menuju kantin, otomatis semua anak2 di sekolah terutama yg cowo2 pada memandang aneh ke gw dan Mela, mungkin dalam khayalan mereka ketika melihat gw dan Mela bagaikan "Beauty And The Beast" tapi gw mah gak peduli, malah gw bangga bisa memiliki seorang putri cantik yg mau menerima gw yg hina ini sebagai kekasihnya dan klo cowo2 itu pada iri dengan gw, sini gw bilangin sama kalian ehmm ehmm ehmm BODO AMAThehehehe..
Sesampainya di kantin kami langsung mengambil posisi di meja panjang di tengah2 kantin agar bisa memuat kami semua, setelah memesan makanan kita pun ngobrol2 tapi tetap yg menjadi topiknya hari ini adalah masalah gw dan Mela yg sudah jadian, hedehhh puas banget mereka ngecengin gw dan Mela, sampai2 si Mela memerah mukanya karena malu di liatin anak2 satu kantin yg mendengar obrolan kami.. Gimana gak kedengeran kalo mereka ngomongnya kenceng banget kaya orang lagi orasi demo..
Ketika yg lain masih asyik ngobrol sambil makan, gw malah asyik memandang ke seluruh isi kantin dan pandangan gw akhirnya terhenti pada sosok seorang cewe yg selama ini sering menemani gw makan di kantin ini dan terlihat jelas pandangan kesedihan dari matanya, sekali lagi gw merasa sebagai cowo brengsek ketika melihat pandangan matanya itu tapi bagaimanapun juga inilah keputusan yg sudah gw ambil dan dalam setiap keputusan pasti akan ada yg tersakiti..
Spoiler for Suara Hati:
0













: