Kaskus

Story

bayu8910Avatar border
TS
bayu8910
I See a Darkness [Thriller]
I SEE A DARKNESS


Quote:


All my friends are heathens (pendosa), So? Take it Slow ...



Quote:


--== INDEKS CERITA ==--



I See a Darkness [Thriller]

Spoiler for Secret:


JANGAN LUPA Gan & Sis emoticon-Wowcantik
Kritik dan Sarannya emoticon-Toast emoticon-Shakehand2 Rate juga yaa emoticon-Rate 5 Star

Diubah oleh bayu8910 07-05-2017 00:09
anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
4.1K
30
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
bayu8910Avatar border
TS
bayu8910
#3
Episode 1 Pintu Gerbang


Mengayuh sepeda, itulah kendaraanku ketika akan berangkat kerja kelompok. Aku tinggal di sebuah kota kecil di pulau jawa, Kota tempat tinggal ku ini bisa dibilang nyaman, tentram dan jauh dari keributan. Sore itu aku sudah berjanji dengan kawan-kawan ku, untuk kerja kelompok membuat makalah tentang pelajaran geografi, seperti normalnya anak-anak yang kerja kelompok, bermain dan mengobrol lah yang diutamakan dari pada membuat tugas, bahkan saking asiknya mengobrol kita sampai lupa waktu , lalu BAGAIMANA dengan TUGAS Makalah?? Tentu semua anggota kelompok ingat dengan tugas tapi malas mengerjakan karena asik dengan kegiatan lainnya, toh akhirnya kita akan melakukan kerja kelompok lagi 2 hari kemudian.
Tibalah waktu yang ditunggu-tunggu yaitu pulang,
Quote:


Note :
Tahun 2000-an dulu adalah jaman yang paling indah, dimana anak-anak tidak malu dalam memainkan petak umpet, kejar-kejaran, lompat tali dan lain-lain bandingkan dengan anak jaman sekarang :v yang masih jaim memainkan hal tersebut (Kategori anak smp)

waktu sudah menunjukkan pukul jam 5 sore dan aku beranjak meninggalkan rumah temanku bersamaan dengan teman-temanku yang lain. Sebenarnya aku merasa malas apabila pulang dan pergi sendirian. rasanya lamaaaaa banget di perjalanan, karena tidak ada yang searah pulang denganku.

“Bruumm bruumm broommm” dari arah kiri Cukup bising menurutku, suara motor yang sedang digeber.

Suara tersebut terdengar jelas ditelingaku saat aku melewati rumah kosong yang (mungkin dulunya : Mewah) besar dan tidak terawat, terlihat dari cat-nya yang sudah banyak mengelupas, kusam dan pintu besi yang berkarat

Quote:


2 hari berikutnya saat yang ditunggu tiba, yaitu kerja kelompok yang bikin aku betah kerja kelompok disini makanannya hehe, selalu saja ada suguhan menarik, kemarin bakso dan sekarang mie ayam kalo besok-besok kerja kelompok lagi apa ya kira-kira yang disuguhi hehehe.. mungking Pizza Yess Akhirnya makan pizza langka nih makan beginian di kota kecil. “Oh iya aku baru sadar di kota ku gak ada Fitsa Hat” hehehehehehe #balik ke cerita

Aku pulang, persis seperti beberapa hari yang lalu dan melewati jalan yang sama, karena inilah satu-satunya jalan tercepat menuju rumah, jarak rumah temanku dan rumahku sekitar 2,3 km dan untuk lebih tepatnya sekitar 2,327 km.
Pandanganku masih saja melekat pada rumah tua itu, samar-samar terdengar suara rebut-ribut seperti orang yang sedang mengobrol, ramai sekali padahal rumah tersebut sepi.

SATU MINGGU KEMUDIAN

Sekitar jam 13.00 WIB aku pulang dari sekolah dengan mengayuh sepeda kesayangan (yaa gak kesayangan banget sih, BIASA aja), dan dengan disengaja aku pun lewat jalan yang biasa aku lewati saat kerja kelompok. Sebenarnya ada jalur yang lebih cepat untuk sampai ke rumah tapi sepertinya instingku berkata lain, dimana aku iseng melewati jalan tersebut. Awalnya aku tidak bermaksud melihat rumah besar tersebut, tapi pandanganku tertuju pada seorang gadis berpostur porposional sekitar 170 cm tingginya dan berat sekitar 50 an ,

“Waduhh ada cewek seksi di rumah itu, jadi rumah itu ada penghuninya” ucapku dalam hati

Terlihat dari jauh posisi gadis tersebut sedang berada di belakang rumah, Sebagai ilustrasi, rumah tersebut memiliki halaman yang memanjang kebelakang (seperti garasi) disebelah kanan, sedangkan rumahnya berada di sebelah kiri jadi bagian belakangnya terlihat dan disanalah posisi gadis tersebut, nampak bercakap-cakap dengan seseorang yang tak bisa aku lihat karena tertutup tembok.
Setelah melihat penampakan tersebut, muncul lah fikiran-fikiran yang “iya-iya” ada apakah disana???.
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.