- Beranda
- Stories from the Heart
TRUE HOROR (RUMAH SETAN)
...
TS
yasjudan
TRUE HOROR (RUMAH SETAN)
RUMAH SETAN
Dilarang keras untuk mencari tahu alamat rumah setan ini dan orang yg bersangkutan karena ini menyangkut privasi orang. Jika ada yg melanggar terpaksa trit ini akan di hapus lagi. Harap tidak berkomentar yang berhungan dengan lokasi kejadian, jika anda tahu tempatnya harap tidak memberi tahu yang lainnya. Anda boleh komentar asal bagus dan sopan serta ambil hikmah atau sisi positif dari kisah ini.Nama dan tempat disini saya samarkan. Lebih baiknya anggap saja ini fiksi, daripada ribet balas tanya ini itu, Selamat membaca.
Kali ini aku akan mengajak para pembaca kaskuser agar bisa berimajinasi atau membayangkan dan merasakan apa yang telah ane, Bapak ane dan Para penduduk ketika melihat hantu penghuni rumah setan.
"Sebuah kampung yang mayoritas penduduknya masih kental dengan adat - adat jawa dan sangat mempercayai hal hal mistis. Ada satu rumah yang dulunya nyaman, tenang dan tentram. Namun, seiring bergilirnya waktu, Seorang manusia merusak benang merah yang menjadi penghubung dan pembatas dua dunia. Disitulah hawa hawa negatif bermunculan, inilah RUMAH SETAN"
kurang lebih seperti ini.

INDEKS
1. KAMPUNG DESA ANE
2. WANITA PENGHUNI RUMAH SETAN
3. CERITA HANTU WANITA
4. MANUSIA API (BANASPATI)
5. DI JEGAT MAKHLUK HITAM
6. ULAR GHAIB DAN JARANAN KUDA LUMPING
7. SINDEN DAN KENYATAAN RUMAH KYAI AHMAD
8. ASAL MULA RUMAH KYAI AHMAD PAGE 14
9. PEMBATAIAN PARA SETAN PAGE 16 (UPDATE BERKALA)
1. KAMPUNG DESA ANE
kejadian ini terjadi pada tahun 2000-an, tepatnya di Jawa Timur, untuk kotanya maaf saya tidak bisa menyebutkan. Anggap saja namanya Desa Delik karena tempatnya yang terpencil. Di desa ini mayoritas penduduknya masih kental dengan adat atau tradisi tanah Jawa dan masih sangat mempercayai hal hal yang bersifat klenik, Pamali dan mistis lainnya.
Sebagai contoh jika di desa ane ada yang hajatan entah itu menikah atau sunat. Pasti di jembatan yang di lewati ini akan di taruh sesajen berupa segi empat yang terbuat dari daun pisang yang didalamnya berisi beras ketan, kembang, telur ayam kampung dan uang recehan.
Contoh lainnya ketika musim panen pari (beras), sebelum dipanen pasti di bancak i (di do'a i) dulu dan dipojok sawah akan ada sesajen. Itu sudah menjadi adat di desa ane untuk menghormati para leluhur.
Contoh lainnya yang masih sangat di percaya yaitu ketika malam hari ada suara burung hantu. krek... Didesa ane pertanda akan ada orang mati. Kalo di tanya, apakah percaya?? jujur, aku percaya, dalam artian mungkin burung hantu yang ada di desa ane (tidak semua burung hantu) memang sudah di takdirkan oleh tuhan untuk menjadi pertanda akan ada orang meninggal. Kejadian burung hantu ini sudah berulang kali terjadi di desa ane jadi bukan suatu kebetulan. Memang sulit dipercaya bagi yang belum pernah mengalaminya.
Ane kasih sedikit gambaran pendapatku tentang sebuah kepercayaan adat yang bisa dibilang masih bisa diterima oleh akal sehat manusia.
Gambaran adat ane saat dikota.
Pada malam hari ane kumpul bersama teman teman yang berada dikota. Tiba tiba terdengar suara burung hantu.krek.. ane langsung bilang,wah besok pasti ada yg meninggal di daerah ini. Apa kata mereka (orang orang kota), mereka tidak percaya sama sekali dan besoknya memang tidak ada yang meninggal. Pertanyaannya mengapa didesaku burung hantu bisa menjadi pertanda orang meninggal sedangkan dikota tidak?? jawabannya adalah kepercayaan, ya karena kepercayaanlah sudah menjadi tradisi di desa ane dan semua di desa ane percaya akan hal itu. Itulah sebabnya mengapa semua itu bisa terjadi.
Intinya jika suatu kumpulan telah memercayai hal tersebut maka itu memang terjadi. beda dengan yg anggotanya tidak mempercayai, maka tidak akan terjadi. Bahas apa sih ane, oke kembali.
Tentang rumah setan (rumah kyai Ahmad).
Di desa ane ada tetua desa yang bernama kyai Ahmad. Kyai Ahmad ini dulunya pernah mondok di Pesantren. Tidak heran jika kyai Ahmad ini ilmu agamanya tinggi dan mempunyai do'a do'a untuk membuat pagar gaib rumahnya. Hampir semua warga disini belajar mengaji sama Kyai Ahmad. Sekilas rumah kyai Ahmad ini sederhana dengan latar depan yg lebar.
dibelakangnya rumahnya ada pohon mangga yg besar dan
ada pohon bambu yg lebat, 100 meter di kirinya ada
mushola dan sebelah kanannya ada kuburan desa yg dipisah dengan aliran sungai. Jika dihitung jaraknya sekitar 5 rumah dari rumah kyai Ahmad dan kuburan. namun disitu kebanyakan bukan rumah melainkan sawah yg lapang.
pada malam hari pukul 01.00 dinihari, Bapak ane berada di depan rumah setan. Untuk bisa apa yang Bapak ane rasakan saat itu. Coba anda bayangkan, anda sendirian dimalam hari, anda berada di suatu jalan desa, suasananya sangat sepi, suara angin saja tidak ada, disitu tidak ada satu orang pun. Disebelah kiri kanan anda ada banyak pohon randu yg menjulang tinggi di sepanjang jalan desa itu, pohon randu itu seolah olah melihat gerak gerik anda. Kemudian, perlahan tercium bau bunga melati, bau busuk, dan bau daging terbakar silih berganti. Disaat seperti itu bulukuduk mulai berdiri dan meremang, kaki dan tangan bergetar, jantung mulai berdetak lebih kencang. muncul perasaan takut yg berlebihan.
Cahaya lampu rumah setan tiba tiba berkedip (mati nyala mati nyala terus menerus). Dibawah lampu itu muncul banyak asap seperti adegan difilm film. Perlahan asap tadi berubah menjadi beberapa sosok setan. Tubuh bapak ane terdiam, mematung, dan tak bisa berlari. Disitu terlihat ada pocong yg loncat loncat,ada wanita yg mukanya hancur, ada anak kecil yg aneh dengan salah satu tangannya hilang dan tidak ada kepalanya. Bapak ane mukanya pucat dan sangat ketakutan ketika puluhan penghuni rumah setan melihat ke arah bapak ane dan perlahan mereka mulai mendekat.
Di depan bapak ane berdiri sudah ada kepala yg berjalan. glundung glundung terdengar bunyi seperti itu. kemudian kepala itu tertawa hihihi.. terlihat matanya merah, rambutnya gondrong, wajahnya penuh dengan darah, dilehernya ada daging merah mengeluarkan darah. Bapak ane menelan ludah. Dari belakang bahu bapak ane ada yang menepuk. Reflek bapak ane menoleh, terlihat hanya ada satu tangan melayang, tanpa ada tubuhnya, jemari tangan itu bergerak gerak sendiri, dan di ujung bahu tangannya mengeluarkan darah merah yg segar. tes tes tes darah segar merah itu berjatuhan di baju bapak ane. Bapak ane langsung berteriak sangat kencang.
"Aaaa.... Setan.. " skip dulu.
itu sedikit cuplikan bapak ane saat melihat puluhan penunggu rumah setan.
ketika menulis ini, ane sendirian. Ane merasa ada seseorang yang tak terlihat di dekat ane. dia juga ikut melihat dan membaca tulisan ane. Mungkin ini hanya perasaanku saja yang sedang parno atau anda juga ikut merasakan. coba anda berhenti sejenak. Perhatikan di sekeliling anda, Rasakan hawa dingin atau panas sekitar anda, apakah suhunya normal?, atau mungkin coba lihat benda disekitar anda, apakah ada yg aneh. Jika iya berarti ada seseorang yg tak terlihat di sekitar anda yg ikut membaca tulisan ane.
Jangan lupa rate 5 dan sundul.
Bagaimana mungkin rumah kyai Ahmad yg notabenenya pernah mondok pesantren bisa menjadi rumah setan??
Semuanya ada sebabnya.
Update selanjutnya akan ane ajak kalian semua merasakan saat melihat wanita penunggu rumah setan. tunggu updatenya
Dilarang keras untuk mencari tahu alamat rumah setan ini dan orang yg bersangkutan karena ini menyangkut privasi orang. Jika ada yg melanggar terpaksa trit ini akan di hapus lagi. Harap tidak berkomentar yang berhungan dengan lokasi kejadian, jika anda tahu tempatnya harap tidak memberi tahu yang lainnya. Anda boleh komentar asal bagus dan sopan serta ambil hikmah atau sisi positif dari kisah ini.Nama dan tempat disini saya samarkan. Lebih baiknya anggap saja ini fiksi, daripada ribet balas tanya ini itu, Selamat membaca.
Kali ini aku akan mengajak para pembaca kaskuser agar bisa berimajinasi atau membayangkan dan merasakan apa yang telah ane, Bapak ane dan Para penduduk ketika melihat hantu penghuni rumah setan.
"Sebuah kampung yang mayoritas penduduknya masih kental dengan adat - adat jawa dan sangat mempercayai hal hal mistis. Ada satu rumah yang dulunya nyaman, tenang dan tentram. Namun, seiring bergilirnya waktu, Seorang manusia merusak benang merah yang menjadi penghubung dan pembatas dua dunia. Disitulah hawa hawa negatif bermunculan, inilah RUMAH SETAN"
kurang lebih seperti ini.

INDEKS
1. KAMPUNG DESA ANE
2. WANITA PENGHUNI RUMAH SETAN
3. CERITA HANTU WANITA
4. MANUSIA API (BANASPATI)
5. DI JEGAT MAKHLUK HITAM
6. ULAR GHAIB DAN JARANAN KUDA LUMPING
7. SINDEN DAN KENYATAAN RUMAH KYAI AHMAD
8. ASAL MULA RUMAH KYAI AHMAD PAGE 14
9. PEMBATAIAN PARA SETAN PAGE 16 (UPDATE BERKALA)
1. KAMPUNG DESA ANE
kejadian ini terjadi pada tahun 2000-an, tepatnya di Jawa Timur, untuk kotanya maaf saya tidak bisa menyebutkan. Anggap saja namanya Desa Delik karena tempatnya yang terpencil. Di desa ini mayoritas penduduknya masih kental dengan adat atau tradisi tanah Jawa dan masih sangat mempercayai hal hal yang bersifat klenik, Pamali dan mistis lainnya.
Sebagai contoh jika di desa ane ada yang hajatan entah itu menikah atau sunat. Pasti di jembatan yang di lewati ini akan di taruh sesajen berupa segi empat yang terbuat dari daun pisang yang didalamnya berisi beras ketan, kembang, telur ayam kampung dan uang recehan.
Contoh lainnya ketika musim panen pari (beras), sebelum dipanen pasti di bancak i (di do'a i) dulu dan dipojok sawah akan ada sesajen. Itu sudah menjadi adat di desa ane untuk menghormati para leluhur.
Contoh lainnya yang masih sangat di percaya yaitu ketika malam hari ada suara burung hantu. krek... Didesa ane pertanda akan ada orang mati. Kalo di tanya, apakah percaya?? jujur, aku percaya, dalam artian mungkin burung hantu yang ada di desa ane (tidak semua burung hantu) memang sudah di takdirkan oleh tuhan untuk menjadi pertanda akan ada orang meninggal. Kejadian burung hantu ini sudah berulang kali terjadi di desa ane jadi bukan suatu kebetulan. Memang sulit dipercaya bagi yang belum pernah mengalaminya.
Ane kasih sedikit gambaran pendapatku tentang sebuah kepercayaan adat yang bisa dibilang masih bisa diterima oleh akal sehat manusia.
Gambaran adat ane saat dikota.
Pada malam hari ane kumpul bersama teman teman yang berada dikota. Tiba tiba terdengar suara burung hantu.krek.. ane langsung bilang,wah besok pasti ada yg meninggal di daerah ini. Apa kata mereka (orang orang kota), mereka tidak percaya sama sekali dan besoknya memang tidak ada yang meninggal. Pertanyaannya mengapa didesaku burung hantu bisa menjadi pertanda orang meninggal sedangkan dikota tidak?? jawabannya adalah kepercayaan, ya karena kepercayaanlah sudah menjadi tradisi di desa ane dan semua di desa ane percaya akan hal itu. Itulah sebabnya mengapa semua itu bisa terjadi.
Intinya jika suatu kumpulan telah memercayai hal tersebut maka itu memang terjadi. beda dengan yg anggotanya tidak mempercayai, maka tidak akan terjadi. Bahas apa sih ane, oke kembali.
Tentang rumah setan (rumah kyai Ahmad).
Di desa ane ada tetua desa yang bernama kyai Ahmad. Kyai Ahmad ini dulunya pernah mondok di Pesantren. Tidak heran jika kyai Ahmad ini ilmu agamanya tinggi dan mempunyai do'a do'a untuk membuat pagar gaib rumahnya. Hampir semua warga disini belajar mengaji sama Kyai Ahmad. Sekilas rumah kyai Ahmad ini sederhana dengan latar depan yg lebar.
dibelakangnya rumahnya ada pohon mangga yg besar dan
ada pohon bambu yg lebat, 100 meter di kirinya ada
mushola dan sebelah kanannya ada kuburan desa yg dipisah dengan aliran sungai. Jika dihitung jaraknya sekitar 5 rumah dari rumah kyai Ahmad dan kuburan. namun disitu kebanyakan bukan rumah melainkan sawah yg lapang.
pada malam hari pukul 01.00 dinihari, Bapak ane berada di depan rumah setan. Untuk bisa apa yang Bapak ane rasakan saat itu. Coba anda bayangkan, anda sendirian dimalam hari, anda berada di suatu jalan desa, suasananya sangat sepi, suara angin saja tidak ada, disitu tidak ada satu orang pun. Disebelah kiri kanan anda ada banyak pohon randu yg menjulang tinggi di sepanjang jalan desa itu, pohon randu itu seolah olah melihat gerak gerik anda. Kemudian, perlahan tercium bau bunga melati, bau busuk, dan bau daging terbakar silih berganti. Disaat seperti itu bulukuduk mulai berdiri dan meremang, kaki dan tangan bergetar, jantung mulai berdetak lebih kencang. muncul perasaan takut yg berlebihan.
Cahaya lampu rumah setan tiba tiba berkedip (mati nyala mati nyala terus menerus). Dibawah lampu itu muncul banyak asap seperti adegan difilm film. Perlahan asap tadi berubah menjadi beberapa sosok setan. Tubuh bapak ane terdiam, mematung, dan tak bisa berlari. Disitu terlihat ada pocong yg loncat loncat,ada wanita yg mukanya hancur, ada anak kecil yg aneh dengan salah satu tangannya hilang dan tidak ada kepalanya. Bapak ane mukanya pucat dan sangat ketakutan ketika puluhan penghuni rumah setan melihat ke arah bapak ane dan perlahan mereka mulai mendekat.
Di depan bapak ane berdiri sudah ada kepala yg berjalan. glundung glundung terdengar bunyi seperti itu. kemudian kepala itu tertawa hihihi.. terlihat matanya merah, rambutnya gondrong, wajahnya penuh dengan darah, dilehernya ada daging merah mengeluarkan darah. Bapak ane menelan ludah. Dari belakang bahu bapak ane ada yang menepuk. Reflek bapak ane menoleh, terlihat hanya ada satu tangan melayang, tanpa ada tubuhnya, jemari tangan itu bergerak gerak sendiri, dan di ujung bahu tangannya mengeluarkan darah merah yg segar. tes tes tes darah segar merah itu berjatuhan di baju bapak ane. Bapak ane langsung berteriak sangat kencang.
"Aaaa.... Setan.. " skip dulu.
itu sedikit cuplikan bapak ane saat melihat puluhan penunggu rumah setan.
ketika menulis ini, ane sendirian. Ane merasa ada seseorang yang tak terlihat di dekat ane. dia juga ikut melihat dan membaca tulisan ane. Mungkin ini hanya perasaanku saja yang sedang parno atau anda juga ikut merasakan. coba anda berhenti sejenak. Perhatikan di sekeliling anda, Rasakan hawa dingin atau panas sekitar anda, apakah suhunya normal?, atau mungkin coba lihat benda disekitar anda, apakah ada yg aneh. Jika iya berarti ada seseorang yg tak terlihat di sekitar anda yg ikut membaca tulisan ane.
Jangan lupa rate 5 dan sundul.
Bagaimana mungkin rumah kyai Ahmad yg notabenenya pernah mondok pesantren bisa menjadi rumah setan??
Semuanya ada sebabnya.
Update selanjutnya akan ane ajak kalian semua merasakan saat melihat wanita penunggu rumah setan. tunggu updatenya
Diubah oleh yasjudan 08-06-2017 19:36
destinationbali dan 12 lainnya memberi reputasi
13
139K
454
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
yasjudan
#201
5.DIJEGAT MAKHLUK HITAM
"Tenang pak, selama ini yang di ganggu kan hanya orang luar bukan warga kita" kata Tetua desa mencoba menenangkan.
"Mungkin mereka marah karena tempatnya terusik" Lanjut
tetua desa sambil mengingat kejadian mesum 3 hari lalu.
"apa nggak sebaiknya kita ambil tindakan pak" usul Bapakk ane.
"Jangan dulu, pak hasan merasa tidak enak sama keluarga Kyai Ahmad, orang yang beragama tinggi, apa mungkin harus bilang rumahnya dihuni setan. Kan tidak pantas, apalagi sekarang keluarganya ada diluar kota." terang Tetua desa.
"Kurasa benar juga pak" sahut Bapak ane mengalah.
Matahari sudah mulai nampak, akhirnya Bapak,Tetua desa
dan para warga bubar melanjutkan aktivitasnya.
untuk mempermudah dan memperjelas pembaca, mungkin
lebih baik dikasih nama biar lebih enak.
Bapak ane Pak Heri (samaran)
Tetua Desa Pak Hasan (samaran)
Pada sore hari, Ane dan anak anak desa bermain layang
layang, rata rata umurnya 10-16 tahunan. Ane termasuk salah satu hobi bermain layang layang ini. Gini gini ahlinya
sambitan (permainan layangan, siapa layangnya yg putus
berarti kalah). Anak anak berkumpul di sawah yang lapang
dibelakang rumah setan kira kira 200 meter, masih agak jauh memang.
Waktunya pertandingan sambitan dimulai ane melawan
teman ane. . Yang lainnya pada berjaga jaga untuk berebut
layangan yg putus. Bagi yang rumahnya didesa pasti tahu
permainan ini. Ane mulai menarik narik benang layangan agar bisa mengoper ke layangan teman ane. Akhirnya kathoq
(benang layangan ane dan teman ane tertempel).
Pertandingannya seru dan imbang. Ane semakin cepat
mengulur benangnya sampai jari ane berdarah karena tergores benang. akhirnya.. hore.. ane menang. Anak anak desa berlari mengejar layangan yg putus itu. Riko tetangga ane yg larinya paling cepat akhirnya berhasil menggapai benangnya.
layangan itu jatuh tersangkut di atas pohon mangga
dibelakang rumah setan. Riko mencoba menari narik layangannya.
Setelah dapat layangannya riko tiba tiba kebelet pipis (buang air kecil). Dia berlari menuju ke belakang rumah pohon mangga agar tidak dilihat teman temannya. Didesa ane kalo ingin pipis (buang air kecil) memang suka sembarangan. maklum didesa ane belum ada WC umum. Riko kembali keteman temanya dengan bangga mempertontonkan layangan yg baru dia dapat. Sudah hampir petang, anak anak pulang kerumahnya masing masing.
Malam hari pukul 07.00, Riko (usianya 10 tahun) dan bapak riko pergi ke pasar malam yang ada di seberang desa. Riko dan Bapaknya melewati rumah setan dengan biasa (tidak ada yg aneh) . Ane dan bapak ane juga nggak mau ketinggalan.
Jujur pasar malam saat itu sangat jarang ada. Jadi, banyak warga yang berbondong bondong melihatnya. meskipun hampir semua warga naik sepeda ontel dan jarak yang di tempuh hampir 30 menit. Tidak menyulitkan tekadnya untuk melihat pasar malam. jam 9 malam ane,bapak ne, dan warga
desa pulang karena takut kemaleman. namun tidak untuk
Riko dan bapaknya , mereka melihat sampai selesai sekitar
jam setengah 11.
Riko dan bapaknya pulang dengan sepeda ontelnya. riko ada
di depan (sepeda ontel yg ada boncengannya didepan).
Ketika hampir sampai di depan rumah setan. Perlahan bau
busuk bangkai tercium.
"ini bau busuk bangkai apa pak"kata riko dengan takut.
"tidak tahu nak"kata bapak riko mulai panik. berdasarkan
pengalaman bapak riko kalo ada bau busuk seperti ini
pertanda ada setan. suasananya sepi, Bapak riko menatap lurus kedepan mencoba meyakinkan diri. Sepedanya di kayuh secepat mungkin agar cepat sampai rumah. Tepat di depan rumah setan. Terdengar suara buah mangga jatuh dari belakang rumah setan. krosak... Bug,
Bapak riko tetap fokus kedepan. meski bau busuk malah
bertambah parah. Tiba-tiba tangan besar mencengkeram
bahu anaknya. Sepedanya berhenti, meskipun sudah dikayuh
dengan sekuat tenaga. Bapak riko melihat pundak anaknya.
Ada tangan sebesar jagak tiang listrik, warnanya hitam,
bulunya sangat lebat, dan kukunya tajam. Bapak riko
merinding, tubuhnya bergetar. Dia tidak berani menengok ke
belakang, samar samar terdengar suara besar yang
menggema dari belakang.
"mengapa kamu mengotori rumahku anak kecil" Dengan
mencengkeram bahu riko dengan erat.
"Si si siapa kamu" kata bapak riko dengan terbata-bata
perlahan sambil menengok ke belakang. Hah apa itu, mata
bapak riko melotot, tangannya bergetar menunjuk makhluk
itu, jantungnya berdetak sangat kencang, kakinya ingin
mencoba lari tapi tidak bisa. Ada makhluk hitam besar yg
tingginya hampir sama dengan tiang jagak listrik, berbulu
lebat dan hitam, matanya 1 lepek (ukuran cangkir) berwarna
merah menyala menatap dengan marah ke arah riko. Bapak riko langsung berteriak sangat kencang..
"tolong.. ada genderuwo..
Beberapa warga yg mendengar jeritan keras langsung datang berlari menuju ke asal suara. ketika ada yg datang,
genderuwo itu hilang seketika. Pertama kali yang sampai,
Ane, bapak ane dan ikuti 5 warga.
"Ada apa pak" tanya bapak ane ketika sampai.
"Ada genderuwo pak, dia mencengkeram bahu riko anakku dan matanya merah menatap riko" jawab bapak riko dengan menata nafasnya.
semuanya terdiam sedikit merinding dengan jawaban pak
riko.
"lalu, dimana pak genderuwonya sekarang" tanya bapak ane lagi
"waktu kalian datang, tiba tiba genderuwo itu hilang seketika" jawab bapak riko.
Bapak ane (Pak heri) dan 5 warga melihat bahu riko, ternyata ada bekas goresan kuku di bahunya.
#hati hati kalo buang air kecil, kita tidak tahu tempat mereka berada, namun yang pasti kita memang hidup berdampingan dengan mereka. Apalagi berkata kotor di suatu tempat.
ini ada sedikit gambaran fakta tentang mereka (makhluk halus) Sekarang sedang maraknya pembangunan jalan tol. Pernahkah anda mendengar pada saat penggusuran rumah atau pohon desa. tiba tiba rumah/pohon tadi tidak bisa di gusur. karena merasa sudah tugas dari pemerintah dan tetap memaksa untuk di gusur.
Apa yg terjadi?? biasanya pegawai yg menggusur tadi akan terkena penyakit tiba tiba. kalo dibiarkan bisa bisa pegawai tadi meninggal. Biasanya tim pembangunan akan memanggil orang pintar untuk mencari jalan keluar (diberi sesajen untuk minta izin).
Ada juga pembangunan tol yg ngotot tetap membangun tol melewati daerah itu. padahal oleh desa daerah itu tidak boleh dirusak (dibuat jalan tol). karena memaksa terkadang pegawai tol ada yg terpeleset jatuh (meninggal) karena melihat makhluk halus. Terkadang mereka marah karena tempatnya dirusak sehingga meminta tumbal.
Tidak heran jika di jalan tol sering muncul makhluk halus sehingga banyak memakan korban jiwa.
.......................................................................
"itu itu apa pak.. ada kepala sebesar rumah, dengan sangat
panjang, kira kira panjangnya 5-6 rumah warga, mengawang diatas rumah setan dan beberapa rumah warga" kata ane sambil menunjuk rumah setan, dengan terbata bata karena takut bergidik ngeri, ada makhluk sebesar itu.
jangan lupa rate 5 dan sundul gan..
cerita selanjutnya horornya akan aku naikkan 1 level.
kira kira apa makhluk itu???
"Tenang pak, selama ini yang di ganggu kan hanya orang luar bukan warga kita" kata Tetua desa mencoba menenangkan.
"Mungkin mereka marah karena tempatnya terusik" Lanjut
tetua desa sambil mengingat kejadian mesum 3 hari lalu.
"apa nggak sebaiknya kita ambil tindakan pak" usul Bapakk ane.
"Jangan dulu, pak hasan merasa tidak enak sama keluarga Kyai Ahmad, orang yang beragama tinggi, apa mungkin harus bilang rumahnya dihuni setan. Kan tidak pantas, apalagi sekarang keluarganya ada diluar kota." terang Tetua desa.
"Kurasa benar juga pak" sahut Bapak ane mengalah.
Matahari sudah mulai nampak, akhirnya Bapak,Tetua desa
dan para warga bubar melanjutkan aktivitasnya.
untuk mempermudah dan memperjelas pembaca, mungkin
lebih baik dikasih nama biar lebih enak.
Bapak ane Pak Heri (samaran)
Tetua Desa Pak Hasan (samaran)
Pada sore hari, Ane dan anak anak desa bermain layang
layang, rata rata umurnya 10-16 tahunan. Ane termasuk salah satu hobi bermain layang layang ini. Gini gini ahlinya
sambitan (permainan layangan, siapa layangnya yg putus
berarti kalah). Anak anak berkumpul di sawah yang lapang
dibelakang rumah setan kira kira 200 meter, masih agak jauh memang.
Waktunya pertandingan sambitan dimulai ane melawan
teman ane. . Yang lainnya pada berjaga jaga untuk berebut
layangan yg putus. Bagi yang rumahnya didesa pasti tahu
permainan ini. Ane mulai menarik narik benang layangan agar bisa mengoper ke layangan teman ane. Akhirnya kathoq
(benang layangan ane dan teman ane tertempel).
Pertandingannya seru dan imbang. Ane semakin cepat
mengulur benangnya sampai jari ane berdarah karena tergores benang. akhirnya.. hore.. ane menang. Anak anak desa berlari mengejar layangan yg putus itu. Riko tetangga ane yg larinya paling cepat akhirnya berhasil menggapai benangnya.
layangan itu jatuh tersangkut di atas pohon mangga
dibelakang rumah setan. Riko mencoba menari narik layangannya.
Setelah dapat layangannya riko tiba tiba kebelet pipis (buang air kecil). Dia berlari menuju ke belakang rumah pohon mangga agar tidak dilihat teman temannya. Didesa ane kalo ingin pipis (buang air kecil) memang suka sembarangan. maklum didesa ane belum ada WC umum. Riko kembali keteman temanya dengan bangga mempertontonkan layangan yg baru dia dapat. Sudah hampir petang, anak anak pulang kerumahnya masing masing.
Malam hari pukul 07.00, Riko (usianya 10 tahun) dan bapak riko pergi ke pasar malam yang ada di seberang desa. Riko dan Bapaknya melewati rumah setan dengan biasa (tidak ada yg aneh) . Ane dan bapak ane juga nggak mau ketinggalan.
Jujur pasar malam saat itu sangat jarang ada. Jadi, banyak warga yang berbondong bondong melihatnya. meskipun hampir semua warga naik sepeda ontel dan jarak yang di tempuh hampir 30 menit. Tidak menyulitkan tekadnya untuk melihat pasar malam. jam 9 malam ane,bapak ne, dan warga
desa pulang karena takut kemaleman. namun tidak untuk
Riko dan bapaknya , mereka melihat sampai selesai sekitar
jam setengah 11.
Riko dan bapaknya pulang dengan sepeda ontelnya. riko ada
di depan (sepeda ontel yg ada boncengannya didepan).
Ketika hampir sampai di depan rumah setan. Perlahan bau
busuk bangkai tercium.
"ini bau busuk bangkai apa pak"kata riko dengan takut.
"tidak tahu nak"kata bapak riko mulai panik. berdasarkan
pengalaman bapak riko kalo ada bau busuk seperti ini
pertanda ada setan. suasananya sepi, Bapak riko menatap lurus kedepan mencoba meyakinkan diri. Sepedanya di kayuh secepat mungkin agar cepat sampai rumah. Tepat di depan rumah setan. Terdengar suara buah mangga jatuh dari belakang rumah setan. krosak... Bug,
Bapak riko tetap fokus kedepan. meski bau busuk malah
bertambah parah. Tiba-tiba tangan besar mencengkeram
bahu anaknya. Sepedanya berhenti, meskipun sudah dikayuh
dengan sekuat tenaga. Bapak riko melihat pundak anaknya.
Ada tangan sebesar jagak tiang listrik, warnanya hitam,
bulunya sangat lebat, dan kukunya tajam. Bapak riko
merinding, tubuhnya bergetar. Dia tidak berani menengok ke
belakang, samar samar terdengar suara besar yang
menggema dari belakang.
"mengapa kamu mengotori rumahku anak kecil" Dengan
mencengkeram bahu riko dengan erat.
"Si si siapa kamu" kata bapak riko dengan terbata-bata
perlahan sambil menengok ke belakang. Hah apa itu, mata
bapak riko melotot, tangannya bergetar menunjuk makhluk
itu, jantungnya berdetak sangat kencang, kakinya ingin
mencoba lari tapi tidak bisa. Ada makhluk hitam besar yg
tingginya hampir sama dengan tiang jagak listrik, berbulu
lebat dan hitam, matanya 1 lepek (ukuran cangkir) berwarna
merah menyala menatap dengan marah ke arah riko. Bapak riko langsung berteriak sangat kencang..
"tolong.. ada genderuwo..
Beberapa warga yg mendengar jeritan keras langsung datang berlari menuju ke asal suara. ketika ada yg datang,
genderuwo itu hilang seketika. Pertama kali yang sampai,
Ane, bapak ane dan ikuti 5 warga.
"Ada apa pak" tanya bapak ane ketika sampai.
"Ada genderuwo pak, dia mencengkeram bahu riko anakku dan matanya merah menatap riko" jawab bapak riko dengan menata nafasnya.
semuanya terdiam sedikit merinding dengan jawaban pak
riko.
"lalu, dimana pak genderuwonya sekarang" tanya bapak ane lagi
"waktu kalian datang, tiba tiba genderuwo itu hilang seketika" jawab bapak riko.
Bapak ane (Pak heri) dan 5 warga melihat bahu riko, ternyata ada bekas goresan kuku di bahunya.
#hati hati kalo buang air kecil, kita tidak tahu tempat mereka berada, namun yang pasti kita memang hidup berdampingan dengan mereka. Apalagi berkata kotor di suatu tempat.
ini ada sedikit gambaran fakta tentang mereka (makhluk halus) Sekarang sedang maraknya pembangunan jalan tol. Pernahkah anda mendengar pada saat penggusuran rumah atau pohon desa. tiba tiba rumah/pohon tadi tidak bisa di gusur. karena merasa sudah tugas dari pemerintah dan tetap memaksa untuk di gusur.
Apa yg terjadi?? biasanya pegawai yg menggusur tadi akan terkena penyakit tiba tiba. kalo dibiarkan bisa bisa pegawai tadi meninggal. Biasanya tim pembangunan akan memanggil orang pintar untuk mencari jalan keluar (diberi sesajen untuk minta izin).
Ada juga pembangunan tol yg ngotot tetap membangun tol melewati daerah itu. padahal oleh desa daerah itu tidak boleh dirusak (dibuat jalan tol). karena memaksa terkadang pegawai tol ada yg terpeleset jatuh (meninggal) karena melihat makhluk halus. Terkadang mereka marah karena tempatnya dirusak sehingga meminta tumbal.
Tidak heran jika di jalan tol sering muncul makhluk halus sehingga banyak memakan korban jiwa.
.......................................................................
"itu itu apa pak.. ada kepala sebesar rumah, dengan sangat
panjang, kira kira panjangnya 5-6 rumah warga, mengawang diatas rumah setan dan beberapa rumah warga" kata ane sambil menunjuk rumah setan, dengan terbata bata karena takut bergidik ngeri, ada makhluk sebesar itu.
jangan lupa rate 5 dan sundul gan..
cerita selanjutnya horornya akan aku naikkan 1 level.
kira kira apa makhluk itu???
Diubah oleh yasjudan 03-06-2017 10:51
kemintil98 memberi reputasi
3