- Beranda
- Stories from the Heart
TRUE HOROR (RUMAH SETAN)
...
TS
yasjudan
TRUE HOROR (RUMAH SETAN)
RUMAH SETAN
Dilarang keras untuk mencari tahu alamat rumah setan ini dan orang yg bersangkutan karena ini menyangkut privasi orang. Jika ada yg melanggar terpaksa trit ini akan di hapus lagi. Harap tidak berkomentar yang berhungan dengan lokasi kejadian, jika anda tahu tempatnya harap tidak memberi tahu yang lainnya. Anda boleh komentar asal bagus dan sopan serta ambil hikmah atau sisi positif dari kisah ini.Nama dan tempat disini saya samarkan. Lebih baiknya anggap saja ini fiksi, daripada ribet balas tanya ini itu, Selamat membaca.
Kali ini aku akan mengajak para pembaca kaskuser agar bisa berimajinasi atau membayangkan dan merasakan apa yang telah ane, Bapak ane dan Para penduduk ketika melihat hantu penghuni rumah setan.
"Sebuah kampung yang mayoritas penduduknya masih kental dengan adat - adat jawa dan sangat mempercayai hal hal mistis. Ada satu rumah yang dulunya nyaman, tenang dan tentram. Namun, seiring bergilirnya waktu, Seorang manusia merusak benang merah yang menjadi penghubung dan pembatas dua dunia. Disitulah hawa hawa negatif bermunculan, inilah RUMAH SETAN"
kurang lebih seperti ini.

INDEKS
1. KAMPUNG DESA ANE
2. WANITA PENGHUNI RUMAH SETAN
3. CERITA HANTU WANITA
4. MANUSIA API (BANASPATI)
5. DI JEGAT MAKHLUK HITAM
6. ULAR GHAIB DAN JARANAN KUDA LUMPING
7. SINDEN DAN KENYATAAN RUMAH KYAI AHMAD
8. ASAL MULA RUMAH KYAI AHMAD PAGE 14
9. PEMBATAIAN PARA SETAN PAGE 16 (UPDATE BERKALA)
1. KAMPUNG DESA ANE
kejadian ini terjadi pada tahun 2000-an, tepatnya di Jawa Timur, untuk kotanya maaf saya tidak bisa menyebutkan. Anggap saja namanya Desa Delik karena tempatnya yang terpencil. Di desa ini mayoritas penduduknya masih kental dengan adat atau tradisi tanah Jawa dan masih sangat mempercayai hal hal yang bersifat klenik, Pamali dan mistis lainnya.
Sebagai contoh jika di desa ane ada yang hajatan entah itu menikah atau sunat. Pasti di jembatan yang di lewati ini akan di taruh sesajen berupa segi empat yang terbuat dari daun pisang yang didalamnya berisi beras ketan, kembang, telur ayam kampung dan uang recehan.
Contoh lainnya ketika musim panen pari (beras), sebelum dipanen pasti di bancak i (di do'a i) dulu dan dipojok sawah akan ada sesajen. Itu sudah menjadi adat di desa ane untuk menghormati para leluhur.
Contoh lainnya yang masih sangat di percaya yaitu ketika malam hari ada suara burung hantu. krek... Didesa ane pertanda akan ada orang mati. Kalo di tanya, apakah percaya?? jujur, aku percaya, dalam artian mungkin burung hantu yang ada di desa ane (tidak semua burung hantu) memang sudah di takdirkan oleh tuhan untuk menjadi pertanda akan ada orang meninggal. Kejadian burung hantu ini sudah berulang kali terjadi di desa ane jadi bukan suatu kebetulan. Memang sulit dipercaya bagi yang belum pernah mengalaminya.
Ane kasih sedikit gambaran pendapatku tentang sebuah kepercayaan adat yang bisa dibilang masih bisa diterima oleh akal sehat manusia.
Gambaran adat ane saat dikota.
Pada malam hari ane kumpul bersama teman teman yang berada dikota. Tiba tiba terdengar suara burung hantu.krek.. ane langsung bilang,wah besok pasti ada yg meninggal di daerah ini. Apa kata mereka (orang orang kota), mereka tidak percaya sama sekali dan besoknya memang tidak ada yang meninggal. Pertanyaannya mengapa didesaku burung hantu bisa menjadi pertanda orang meninggal sedangkan dikota tidak?? jawabannya adalah kepercayaan, ya karena kepercayaanlah sudah menjadi tradisi di desa ane dan semua di desa ane percaya akan hal itu. Itulah sebabnya mengapa semua itu bisa terjadi.
Intinya jika suatu kumpulan telah memercayai hal tersebut maka itu memang terjadi. beda dengan yg anggotanya tidak mempercayai, maka tidak akan terjadi. Bahas apa sih ane, oke kembali.
Tentang rumah setan (rumah kyai Ahmad).
Di desa ane ada tetua desa yang bernama kyai Ahmad. Kyai Ahmad ini dulunya pernah mondok di Pesantren. Tidak heran jika kyai Ahmad ini ilmu agamanya tinggi dan mempunyai do'a do'a untuk membuat pagar gaib rumahnya. Hampir semua warga disini belajar mengaji sama Kyai Ahmad. Sekilas rumah kyai Ahmad ini sederhana dengan latar depan yg lebar.
dibelakangnya rumahnya ada pohon mangga yg besar dan
ada pohon bambu yg lebat, 100 meter di kirinya ada
mushola dan sebelah kanannya ada kuburan desa yg dipisah dengan aliran sungai. Jika dihitung jaraknya sekitar 5 rumah dari rumah kyai Ahmad dan kuburan. namun disitu kebanyakan bukan rumah melainkan sawah yg lapang.
pada malam hari pukul 01.00 dinihari, Bapak ane berada di depan rumah setan. Untuk bisa apa yang Bapak ane rasakan saat itu. Coba anda bayangkan, anda sendirian dimalam hari, anda berada di suatu jalan desa, suasananya sangat sepi, suara angin saja tidak ada, disitu tidak ada satu orang pun. Disebelah kiri kanan anda ada banyak pohon randu yg menjulang tinggi di sepanjang jalan desa itu, pohon randu itu seolah olah melihat gerak gerik anda. Kemudian, perlahan tercium bau bunga melati, bau busuk, dan bau daging terbakar silih berganti. Disaat seperti itu bulukuduk mulai berdiri dan meremang, kaki dan tangan bergetar, jantung mulai berdetak lebih kencang. muncul perasaan takut yg berlebihan.
Cahaya lampu rumah setan tiba tiba berkedip (mati nyala mati nyala terus menerus). Dibawah lampu itu muncul banyak asap seperti adegan difilm film. Perlahan asap tadi berubah menjadi beberapa sosok setan. Tubuh bapak ane terdiam, mematung, dan tak bisa berlari. Disitu terlihat ada pocong yg loncat loncat,ada wanita yg mukanya hancur, ada anak kecil yg aneh dengan salah satu tangannya hilang dan tidak ada kepalanya. Bapak ane mukanya pucat dan sangat ketakutan ketika puluhan penghuni rumah setan melihat ke arah bapak ane dan perlahan mereka mulai mendekat.
Di depan bapak ane berdiri sudah ada kepala yg berjalan. glundung glundung terdengar bunyi seperti itu. kemudian kepala itu tertawa hihihi.. terlihat matanya merah, rambutnya gondrong, wajahnya penuh dengan darah, dilehernya ada daging merah mengeluarkan darah. Bapak ane menelan ludah. Dari belakang bahu bapak ane ada yang menepuk. Reflek bapak ane menoleh, terlihat hanya ada satu tangan melayang, tanpa ada tubuhnya, jemari tangan itu bergerak gerak sendiri, dan di ujung bahu tangannya mengeluarkan darah merah yg segar. tes tes tes darah segar merah itu berjatuhan di baju bapak ane. Bapak ane langsung berteriak sangat kencang.
"Aaaa.... Setan.. " skip dulu.
itu sedikit cuplikan bapak ane saat melihat puluhan penunggu rumah setan.
ketika menulis ini, ane sendirian. Ane merasa ada seseorang yang tak terlihat di dekat ane. dia juga ikut melihat dan membaca tulisan ane. Mungkin ini hanya perasaanku saja yang sedang parno atau anda juga ikut merasakan. coba anda berhenti sejenak. Perhatikan di sekeliling anda, Rasakan hawa dingin atau panas sekitar anda, apakah suhunya normal?, atau mungkin coba lihat benda disekitar anda, apakah ada yg aneh. Jika iya berarti ada seseorang yg tak terlihat di sekitar anda yg ikut membaca tulisan ane.
Jangan lupa rate 5 dan sundul.
Bagaimana mungkin rumah kyai Ahmad yg notabenenya pernah mondok pesantren bisa menjadi rumah setan??
Semuanya ada sebabnya.
Update selanjutnya akan ane ajak kalian semua merasakan saat melihat wanita penunggu rumah setan. tunggu updatenya
Dilarang keras untuk mencari tahu alamat rumah setan ini dan orang yg bersangkutan karena ini menyangkut privasi orang. Jika ada yg melanggar terpaksa trit ini akan di hapus lagi. Harap tidak berkomentar yang berhungan dengan lokasi kejadian, jika anda tahu tempatnya harap tidak memberi tahu yang lainnya. Anda boleh komentar asal bagus dan sopan serta ambil hikmah atau sisi positif dari kisah ini.Nama dan tempat disini saya samarkan. Lebih baiknya anggap saja ini fiksi, daripada ribet balas tanya ini itu, Selamat membaca.
Kali ini aku akan mengajak para pembaca kaskuser agar bisa berimajinasi atau membayangkan dan merasakan apa yang telah ane, Bapak ane dan Para penduduk ketika melihat hantu penghuni rumah setan.
"Sebuah kampung yang mayoritas penduduknya masih kental dengan adat - adat jawa dan sangat mempercayai hal hal mistis. Ada satu rumah yang dulunya nyaman, tenang dan tentram. Namun, seiring bergilirnya waktu, Seorang manusia merusak benang merah yang menjadi penghubung dan pembatas dua dunia. Disitulah hawa hawa negatif bermunculan, inilah RUMAH SETAN"
kurang lebih seperti ini.

INDEKS
1. KAMPUNG DESA ANE
2. WANITA PENGHUNI RUMAH SETAN
3. CERITA HANTU WANITA
4. MANUSIA API (BANASPATI)
5. DI JEGAT MAKHLUK HITAM
6. ULAR GHAIB DAN JARANAN KUDA LUMPING
7. SINDEN DAN KENYATAAN RUMAH KYAI AHMAD
8. ASAL MULA RUMAH KYAI AHMAD PAGE 14
9. PEMBATAIAN PARA SETAN PAGE 16 (UPDATE BERKALA)
1. KAMPUNG DESA ANE
kejadian ini terjadi pada tahun 2000-an, tepatnya di Jawa Timur, untuk kotanya maaf saya tidak bisa menyebutkan. Anggap saja namanya Desa Delik karena tempatnya yang terpencil. Di desa ini mayoritas penduduknya masih kental dengan adat atau tradisi tanah Jawa dan masih sangat mempercayai hal hal yang bersifat klenik, Pamali dan mistis lainnya.
Sebagai contoh jika di desa ane ada yang hajatan entah itu menikah atau sunat. Pasti di jembatan yang di lewati ini akan di taruh sesajen berupa segi empat yang terbuat dari daun pisang yang didalamnya berisi beras ketan, kembang, telur ayam kampung dan uang recehan.
Contoh lainnya ketika musim panen pari (beras), sebelum dipanen pasti di bancak i (di do'a i) dulu dan dipojok sawah akan ada sesajen. Itu sudah menjadi adat di desa ane untuk menghormati para leluhur.
Contoh lainnya yang masih sangat di percaya yaitu ketika malam hari ada suara burung hantu. krek... Didesa ane pertanda akan ada orang mati. Kalo di tanya, apakah percaya?? jujur, aku percaya, dalam artian mungkin burung hantu yang ada di desa ane (tidak semua burung hantu) memang sudah di takdirkan oleh tuhan untuk menjadi pertanda akan ada orang meninggal. Kejadian burung hantu ini sudah berulang kali terjadi di desa ane jadi bukan suatu kebetulan. Memang sulit dipercaya bagi yang belum pernah mengalaminya.
Ane kasih sedikit gambaran pendapatku tentang sebuah kepercayaan adat yang bisa dibilang masih bisa diterima oleh akal sehat manusia.
Gambaran adat ane saat dikota.
Pada malam hari ane kumpul bersama teman teman yang berada dikota. Tiba tiba terdengar suara burung hantu.krek.. ane langsung bilang,wah besok pasti ada yg meninggal di daerah ini. Apa kata mereka (orang orang kota), mereka tidak percaya sama sekali dan besoknya memang tidak ada yang meninggal. Pertanyaannya mengapa didesaku burung hantu bisa menjadi pertanda orang meninggal sedangkan dikota tidak?? jawabannya adalah kepercayaan, ya karena kepercayaanlah sudah menjadi tradisi di desa ane dan semua di desa ane percaya akan hal itu. Itulah sebabnya mengapa semua itu bisa terjadi.
Intinya jika suatu kumpulan telah memercayai hal tersebut maka itu memang terjadi. beda dengan yg anggotanya tidak mempercayai, maka tidak akan terjadi. Bahas apa sih ane, oke kembali.
Tentang rumah setan (rumah kyai Ahmad).
Di desa ane ada tetua desa yang bernama kyai Ahmad. Kyai Ahmad ini dulunya pernah mondok di Pesantren. Tidak heran jika kyai Ahmad ini ilmu agamanya tinggi dan mempunyai do'a do'a untuk membuat pagar gaib rumahnya. Hampir semua warga disini belajar mengaji sama Kyai Ahmad. Sekilas rumah kyai Ahmad ini sederhana dengan latar depan yg lebar.
dibelakangnya rumahnya ada pohon mangga yg besar dan
ada pohon bambu yg lebat, 100 meter di kirinya ada
mushola dan sebelah kanannya ada kuburan desa yg dipisah dengan aliran sungai. Jika dihitung jaraknya sekitar 5 rumah dari rumah kyai Ahmad dan kuburan. namun disitu kebanyakan bukan rumah melainkan sawah yg lapang.
pada malam hari pukul 01.00 dinihari, Bapak ane berada di depan rumah setan. Untuk bisa apa yang Bapak ane rasakan saat itu. Coba anda bayangkan, anda sendirian dimalam hari, anda berada di suatu jalan desa, suasananya sangat sepi, suara angin saja tidak ada, disitu tidak ada satu orang pun. Disebelah kiri kanan anda ada banyak pohon randu yg menjulang tinggi di sepanjang jalan desa itu, pohon randu itu seolah olah melihat gerak gerik anda. Kemudian, perlahan tercium bau bunga melati, bau busuk, dan bau daging terbakar silih berganti. Disaat seperti itu bulukuduk mulai berdiri dan meremang, kaki dan tangan bergetar, jantung mulai berdetak lebih kencang. muncul perasaan takut yg berlebihan.
Cahaya lampu rumah setan tiba tiba berkedip (mati nyala mati nyala terus menerus). Dibawah lampu itu muncul banyak asap seperti adegan difilm film. Perlahan asap tadi berubah menjadi beberapa sosok setan. Tubuh bapak ane terdiam, mematung, dan tak bisa berlari. Disitu terlihat ada pocong yg loncat loncat,ada wanita yg mukanya hancur, ada anak kecil yg aneh dengan salah satu tangannya hilang dan tidak ada kepalanya. Bapak ane mukanya pucat dan sangat ketakutan ketika puluhan penghuni rumah setan melihat ke arah bapak ane dan perlahan mereka mulai mendekat.
Di depan bapak ane berdiri sudah ada kepala yg berjalan. glundung glundung terdengar bunyi seperti itu. kemudian kepala itu tertawa hihihi.. terlihat matanya merah, rambutnya gondrong, wajahnya penuh dengan darah, dilehernya ada daging merah mengeluarkan darah. Bapak ane menelan ludah. Dari belakang bahu bapak ane ada yang menepuk. Reflek bapak ane menoleh, terlihat hanya ada satu tangan melayang, tanpa ada tubuhnya, jemari tangan itu bergerak gerak sendiri, dan di ujung bahu tangannya mengeluarkan darah merah yg segar. tes tes tes darah segar merah itu berjatuhan di baju bapak ane. Bapak ane langsung berteriak sangat kencang.
"Aaaa.... Setan.. " skip dulu.
itu sedikit cuplikan bapak ane saat melihat puluhan penunggu rumah setan.
ketika menulis ini, ane sendirian. Ane merasa ada seseorang yang tak terlihat di dekat ane. dia juga ikut melihat dan membaca tulisan ane. Mungkin ini hanya perasaanku saja yang sedang parno atau anda juga ikut merasakan. coba anda berhenti sejenak. Perhatikan di sekeliling anda, Rasakan hawa dingin atau panas sekitar anda, apakah suhunya normal?, atau mungkin coba lihat benda disekitar anda, apakah ada yg aneh. Jika iya berarti ada seseorang yg tak terlihat di sekitar anda yg ikut membaca tulisan ane.
Jangan lupa rate 5 dan sundul.
Bagaimana mungkin rumah kyai Ahmad yg notabenenya pernah mondok pesantren bisa menjadi rumah setan??
Semuanya ada sebabnya.
Update selanjutnya akan ane ajak kalian semua merasakan saat melihat wanita penunggu rumah setan. tunggu updatenya
Diubah oleh yasjudan 08-06-2017 19:36
destinationbali dan 12 lainnya memberi reputasi
13
139.2K
454
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
yasjudan
#200
4. BANASPATI
"itu, itu apa... "sambil terbata bata, tangan kanan bapak ane bergetar menunjuk ke arah itu, wajah bapak sangat pucat dan ketakutan..
ketiga pos ronda langsung melihat ke arah itu.
diatas rumah setan itu muncul cahaya merah seperti kobaran api yg menyala nyala ukurannya seperti ukuran segemgam tangan. bagi ketiga pos ronda itu hanyalah fenomena langkah yg menarik tapi tidak untuk bapak ane.
"Bukankah itu hanya sebongkah api kecil yg menyala pak, ya fenomena aneh" jawab Pak udin sambil melihat ke arah kobaran api itu.
"itu santet."potong bapak.
ketiga pos ronda langsung menelan ludah. glek, kaget dan
ketakutan.
"iya, bapak ane masih ingat betul kejadian 15 tahun lalu yg
menakutkan"timpal bapak dengan wajah berkerut takut.
"ayo pak ceritakan kejadian itu, ane penasaran" kata Pak anto bersemangat.
bapak ane ambil nafas dalam dalam dan bercerita:
dulu 15 tahun lalu, saat bapak masih muda,jaga pos ronda,
tepat jam 12 malam. ada segemgam bola api menyala
nyala. iya seperti yang kalian lihat tadi, Awalnya bola api
hanya diam ditempat di atas rumah warga. Bapak hanya
menganggap kejadian yg langka yg harus diperhatikan.
Beberapa menit kemudian bola api berjalan melayang
kerumah RT warga sebelah. Bapak hanya melihat saja..
karena tidak tahu apa apa waktu itu.
keesokkan harinya, pemilik rumah warga tersebut mati
dengan mengenaskan. Padahal sebelumnya sehat dan tidak ada tanda tanda sakit. jadi bapak simpulkan itu bentuk santet kiriman. menerut desas desus yg beredar, santet itu dikirim lantaran ada rasa balas dendam.
...............................................................................
ketiga pos roda menelan ludah untuk kedua kalinya. Setelah mendengar cerita Bapak ane.
"terus itu bola api yg diatas rumah setan itu gimana pak,apa yg harus kita lakukan untuk mencegah kematian lagi",kata pak haris dengan perasaan takut dan bimbang. Jika api itu adalah bentuk santet kiriman.
"tidak tahu" kata bapak dengan lesu.
"coba lihat pak, bola api itu berubah" sela Pak udin
bola api itu mulai nampak berubah menjadi..
"itu keris.. " kata Pak anto.
kobaran api itu berubah menjadi keris yg menyala merah
terang.
" itu bukan sembarangan keris karena nyalanya merah
terang dan ada simbol naga, orang memegang keris ini akan hidup senang namun mencekam. keris ini diyakini bisa mengobati berbagai macam penyakit, penolak balak dari hal negatif, bisa buat pelindung diri namun jika sampai lupa satu syarat yg telah di sepakati nyawa taruhannya"kata Pak udin, seolah dia pernah tahu keampuhan keris itu.
"alhamdulilah itu bukan santet" seolah bapak tidak
menanggapi tentang keris itu, karena bapak kurang setuju
jika apa apa harus ke dukun, dalam hati bapak sebenarnya
tahu, bahwa keris, dukun, santet itu memang nyata karena
sudah pernah mengalaminya tentang hubungan itu semua
dan itu fakta.
untuk agan agan yg belum percaya tentang santet, dukun,
kekuatan keris, tidak apa apa, tapi saya tekankan untuk
berhati hati bahwa itu semua nyata dan ada. kita boleh
percaya tapi jangan ikut ikutan minta bantuan dukun,
musyrik, jadi anggap saja ada, tapi jangan ikut ikutan, minta bantuan saja sama yg Di atas. ah mulai ngawur ini.
................................................................
kembali ke cerita keris.
Bapak dan ketiga pos ronda terus mengamati keris itu.
dipikiran ketiga pos ronda ada yg ingin memiliki keris itu.
mungkin dia capek miskin.. kalo bisa dapat keris itukan bisa cepat kaya, tapi entahlah itu hanyalah tebakan. hahaha.
tiba tiba keris itu berubah menjadi besar semakin besar.
sekarang ukurannya sudah 20 kali lebih besar dari keris itu..
bapak dan ketiga pos ronda melihat dengan melotot ke
kobaran api besar, perlahan nampak jelas berubah menjadi
kaki manusia,
jantung mereka berdetak kencang deg deg deg, tangan dan
kaki mereka ikutan bergetar hebat,
dari kaki manusia perlahan bentuklah tubuh kemudian
tangan, jantung mereka semakin berdetak lebih kencang.. karena melihat hal yg mustahil dan tak masuk akal.
matanya tajam melotot. semakin lama melihat kobaran api, semakin cepat saja detak jantung mereka. keringat mulai bercucuran deras, tangannya menunjuk bergetar hebat.. mulutnya mulai terbuka lebar dan..
"MANUSIA API.... "teriak keempatnya dengan sangat keras
dan tak sadarkan diri karena jantungnya sudah tidak kuat
menahan rasa takut di hadapinya.
Terdengar suara langkah kaki berjalan menuju pos ronda.
Suasana masih pagi, sunyi, sepi dan hening, membuat suara langkah itu semakin jelas mendekat. sreg sreg sreg, siapa yg datang???
"Pak bangun" kata salah satu orang yang mau mengumandangkan adzan sambil menggoyang goyangkan tubuh mereka. oh iya pasti sudah tahukan kalo letak pos ronda itu dekat mushola. di part awal kan sudah diceritakan.
Akhirnya mereka semua terbangun dan melaksanakan shubuh. Sehabis sholat, Bapak dan ketiga penjaga pos keamanan semalam berkumpul didepan latar mushola, sambil duduk Menunggu tetua desa selesai berdo'a.
"Pak saya mau bicara sebentar tentang kejadian aneh
semalam" kata bapak setelah tetua desa ada dihadapannya.
"Silakan pak" sambil duduk.
Semalam Bapak ane dan ketiga pos ronda yg kebagian jaga melihat kejadian aneh di rumah kosong itu (rumah kyai ahmad). Muncul segemgam kobaran api menyala nyala terang. Perlahan berubah menjadi bentuk keris. keris itupun mengeluarkan bentuk api yg menyala nyala. Beberapa menit kemudian perlahan tapi pasti mulai semakin besar. Bapak mengambil nafas dalam dalam. kemudian melanjutkan lagi.
Api semakin bertambah besar saja membuat letaknya
menjadi jelas, ada diatas pohon bambu yang lebat dibelakang rumah setan. Sampai sampai daunnya ikutan terbakar.
Dimulai dari kaki, tubuh, tangan mulai terbentuk layaknya
manusia.
Anehnya semua itu memancarkan api yg menyala
nyala. Tepat saat kepalanya terbentuk. Rambutnya
mengeluarkan percikan api, hidungnya tidak ada, mulutnya
lebar. Lidahnya menjulur ke depan mengeluarkan api merah pekat seperti darah. Sorot matanya tajam menatap kami. Hingga kami berempat pingsan tak sadarkan diri.
Tetua desa sejenak merenung. Sebenarnya tetua desa tidak terlalu banyak tahu tentang manusia api atau banaspati atau didaerah lain mungkin sejenis kemamang. Tetua desa hanya tahu sedikit dari ayahnya dulu (almarhum). Setan manusia
api sejak dulu memang sudah ada didesa ini. Terkadang
menampakkan diri di pohon, rumput sawah, tempat angker
dan kuburan. itupun munculnya juga sangat kecil. Hanya
puluhan tahun sekali. Tujuan setan ini menampakkan diri
tidak ada ada yang tahu. Apalagi asal usulnya ada didesa ini belum ada yg tahu. konon manusia setan banaspati atau kemamang suka mangsa manusia dan mengambil darahnya.
Dulu sewaktu masih kecil ayahnya (Ayah pak hasan) pernah bercerita tentang banaspati.
cerita Ayah tetua desa tentang manusia api.
Tanaman melon kebun ayahnya hampir sudah siap di panen.
Berhubung seringkali melonnya hilang di curi anak anak
muda. Ayahnya berinisiatif membuat gubug di sawahnya
untuk tempat berjaga malam hari. Malam ini sudah siap
untuk berjaga jaga. Ya malam ini terasa sangat sepi, mungkin karena ini di sawah dan agak jauh dari kampung desa. Ayah pak hasan berjaga sendirian di sawah. Jika anda yg di suruh jaga melon di sawah, sendiri, dan jauh penduduk. pasti anda tidak mau kan??, gila apa, iya pasti tidak mau lah...
sudah larut malam dan tidak ada tanda tanda pencuri akhirnya tertidur. Beberapa jam kemudian ia terbangun karena terdengar suara daun terbakar. Suasananya sangat sepi, di gubuh sawah yg lapang, sendirian, bisa kamu bayanginkan jika anda mengalami kejadian seperti bapak, pasti membuat anda merinding seketika. sambil mengucek ngucek matanya di depannya dengan jarak 100 meter terlihat sosok manusia api ada di dahan tanaman singkong dengan tubuh mengeluarkan api yg menyala terang.
Daun daun singkong yg didekatnya mulai terbakar padahal daun itu masih hijau. Menunjukkan betapa panasnya tubuh
banaspati. Ia sangat ketakutan, tubuhnya bergetar, penuh
dengan keringat basah, matanya melotot melihat itu setan, Tubuhnya merah, rambutnya mengeluarkan percikan api, tangan dan kakinya berwarna merah darah, lidahnya menjulur keluar dengan menetaskan darah segar, matanya merah menatap tajam ke arahnya. sangat menakutkan. tanpa pikir panjang, itu kaki langsung berlari meninggalkan tempat itu, (bapaknya hasan lari terbirit birit). selesai.
........................................................................
Setalah beberapa lama merenung dan terdiam. Bapak angkat bicara "pertama hantu wanita, kemudian manusia api, habis ini apalagi..?? "
Seolah olah rumah setan mulai menunjukkan penghuninya
satu persatu.
"itu, itu apa... "sambil terbata bata, tangan kanan bapak ane bergetar menunjuk ke arah itu, wajah bapak sangat pucat dan ketakutan..
ketiga pos ronda langsung melihat ke arah itu.
diatas rumah setan itu muncul cahaya merah seperti kobaran api yg menyala nyala ukurannya seperti ukuran segemgam tangan. bagi ketiga pos ronda itu hanyalah fenomena langkah yg menarik tapi tidak untuk bapak ane.
"Bukankah itu hanya sebongkah api kecil yg menyala pak, ya fenomena aneh" jawab Pak udin sambil melihat ke arah kobaran api itu.
"itu santet."potong bapak.
ketiga pos ronda langsung menelan ludah. glek, kaget dan
ketakutan.
"iya, bapak ane masih ingat betul kejadian 15 tahun lalu yg
menakutkan"timpal bapak dengan wajah berkerut takut.
"ayo pak ceritakan kejadian itu, ane penasaran" kata Pak anto bersemangat.
bapak ane ambil nafas dalam dalam dan bercerita:
dulu 15 tahun lalu, saat bapak masih muda,jaga pos ronda,
tepat jam 12 malam. ada segemgam bola api menyala
nyala. iya seperti yang kalian lihat tadi, Awalnya bola api
hanya diam ditempat di atas rumah warga. Bapak hanya
menganggap kejadian yg langka yg harus diperhatikan.
Beberapa menit kemudian bola api berjalan melayang
kerumah RT warga sebelah. Bapak hanya melihat saja..
karena tidak tahu apa apa waktu itu.
keesokkan harinya, pemilik rumah warga tersebut mati
dengan mengenaskan. Padahal sebelumnya sehat dan tidak ada tanda tanda sakit. jadi bapak simpulkan itu bentuk santet kiriman. menerut desas desus yg beredar, santet itu dikirim lantaran ada rasa balas dendam.
...............................................................................
ketiga pos roda menelan ludah untuk kedua kalinya. Setelah mendengar cerita Bapak ane.
"terus itu bola api yg diatas rumah setan itu gimana pak,apa yg harus kita lakukan untuk mencegah kematian lagi",kata pak haris dengan perasaan takut dan bimbang. Jika api itu adalah bentuk santet kiriman.
"tidak tahu" kata bapak dengan lesu.
"coba lihat pak, bola api itu berubah" sela Pak udin
bola api itu mulai nampak berubah menjadi..
"itu keris.. " kata Pak anto.
kobaran api itu berubah menjadi keris yg menyala merah
terang.
" itu bukan sembarangan keris karena nyalanya merah
terang dan ada simbol naga, orang memegang keris ini akan hidup senang namun mencekam. keris ini diyakini bisa mengobati berbagai macam penyakit, penolak balak dari hal negatif, bisa buat pelindung diri namun jika sampai lupa satu syarat yg telah di sepakati nyawa taruhannya"kata Pak udin, seolah dia pernah tahu keampuhan keris itu.
"alhamdulilah itu bukan santet" seolah bapak tidak
menanggapi tentang keris itu, karena bapak kurang setuju
jika apa apa harus ke dukun, dalam hati bapak sebenarnya
tahu, bahwa keris, dukun, santet itu memang nyata karena
sudah pernah mengalaminya tentang hubungan itu semua
dan itu fakta.
untuk agan agan yg belum percaya tentang santet, dukun,
kekuatan keris, tidak apa apa, tapi saya tekankan untuk
berhati hati bahwa itu semua nyata dan ada. kita boleh
percaya tapi jangan ikut ikutan minta bantuan dukun,
musyrik, jadi anggap saja ada, tapi jangan ikut ikutan, minta bantuan saja sama yg Di atas. ah mulai ngawur ini.
................................................................
kembali ke cerita keris.
Bapak dan ketiga pos ronda terus mengamati keris itu.
dipikiran ketiga pos ronda ada yg ingin memiliki keris itu.
mungkin dia capek miskin.. kalo bisa dapat keris itukan bisa cepat kaya, tapi entahlah itu hanyalah tebakan. hahaha.
tiba tiba keris itu berubah menjadi besar semakin besar.
sekarang ukurannya sudah 20 kali lebih besar dari keris itu..
bapak dan ketiga pos ronda melihat dengan melotot ke
kobaran api besar, perlahan nampak jelas berubah menjadi
kaki manusia,
jantung mereka berdetak kencang deg deg deg, tangan dan
kaki mereka ikutan bergetar hebat,
dari kaki manusia perlahan bentuklah tubuh kemudian
tangan, jantung mereka semakin berdetak lebih kencang.. karena melihat hal yg mustahil dan tak masuk akal.
matanya tajam melotot. semakin lama melihat kobaran api, semakin cepat saja detak jantung mereka. keringat mulai bercucuran deras, tangannya menunjuk bergetar hebat.. mulutnya mulai terbuka lebar dan..
"MANUSIA API.... "teriak keempatnya dengan sangat keras
dan tak sadarkan diri karena jantungnya sudah tidak kuat
menahan rasa takut di hadapinya.
Terdengar suara langkah kaki berjalan menuju pos ronda.
Suasana masih pagi, sunyi, sepi dan hening, membuat suara langkah itu semakin jelas mendekat. sreg sreg sreg, siapa yg datang???
"Pak bangun" kata salah satu orang yang mau mengumandangkan adzan sambil menggoyang goyangkan tubuh mereka. oh iya pasti sudah tahukan kalo letak pos ronda itu dekat mushola. di part awal kan sudah diceritakan.
Akhirnya mereka semua terbangun dan melaksanakan shubuh. Sehabis sholat, Bapak dan ketiga penjaga pos keamanan semalam berkumpul didepan latar mushola, sambil duduk Menunggu tetua desa selesai berdo'a.
"Pak saya mau bicara sebentar tentang kejadian aneh
semalam" kata bapak setelah tetua desa ada dihadapannya.
"Silakan pak" sambil duduk.
Semalam Bapak ane dan ketiga pos ronda yg kebagian jaga melihat kejadian aneh di rumah kosong itu (rumah kyai ahmad). Muncul segemgam kobaran api menyala nyala terang. Perlahan berubah menjadi bentuk keris. keris itupun mengeluarkan bentuk api yg menyala nyala. Beberapa menit kemudian perlahan tapi pasti mulai semakin besar. Bapak mengambil nafas dalam dalam. kemudian melanjutkan lagi.
Api semakin bertambah besar saja membuat letaknya
menjadi jelas, ada diatas pohon bambu yang lebat dibelakang rumah setan. Sampai sampai daunnya ikutan terbakar.
Dimulai dari kaki, tubuh, tangan mulai terbentuk layaknya
manusia.
Anehnya semua itu memancarkan api yg menyala
nyala. Tepat saat kepalanya terbentuk. Rambutnya
mengeluarkan percikan api, hidungnya tidak ada, mulutnya
lebar. Lidahnya menjulur ke depan mengeluarkan api merah pekat seperti darah. Sorot matanya tajam menatap kami. Hingga kami berempat pingsan tak sadarkan diri.
Tetua desa sejenak merenung. Sebenarnya tetua desa tidak terlalu banyak tahu tentang manusia api atau banaspati atau didaerah lain mungkin sejenis kemamang. Tetua desa hanya tahu sedikit dari ayahnya dulu (almarhum). Setan manusia
api sejak dulu memang sudah ada didesa ini. Terkadang
menampakkan diri di pohon, rumput sawah, tempat angker
dan kuburan. itupun munculnya juga sangat kecil. Hanya
puluhan tahun sekali. Tujuan setan ini menampakkan diri
tidak ada ada yang tahu. Apalagi asal usulnya ada didesa ini belum ada yg tahu. konon manusia setan banaspati atau kemamang suka mangsa manusia dan mengambil darahnya.
Dulu sewaktu masih kecil ayahnya (Ayah pak hasan) pernah bercerita tentang banaspati.
cerita Ayah tetua desa tentang manusia api.
Tanaman melon kebun ayahnya hampir sudah siap di panen.
Berhubung seringkali melonnya hilang di curi anak anak
muda. Ayahnya berinisiatif membuat gubug di sawahnya
untuk tempat berjaga malam hari. Malam ini sudah siap
untuk berjaga jaga. Ya malam ini terasa sangat sepi, mungkin karena ini di sawah dan agak jauh dari kampung desa. Ayah pak hasan berjaga sendirian di sawah. Jika anda yg di suruh jaga melon di sawah, sendiri, dan jauh penduduk. pasti anda tidak mau kan??, gila apa, iya pasti tidak mau lah...
sudah larut malam dan tidak ada tanda tanda pencuri akhirnya tertidur. Beberapa jam kemudian ia terbangun karena terdengar suara daun terbakar. Suasananya sangat sepi, di gubuh sawah yg lapang, sendirian, bisa kamu bayanginkan jika anda mengalami kejadian seperti bapak, pasti membuat anda merinding seketika. sambil mengucek ngucek matanya di depannya dengan jarak 100 meter terlihat sosok manusia api ada di dahan tanaman singkong dengan tubuh mengeluarkan api yg menyala terang.
Daun daun singkong yg didekatnya mulai terbakar padahal daun itu masih hijau. Menunjukkan betapa panasnya tubuh
banaspati. Ia sangat ketakutan, tubuhnya bergetar, penuh
dengan keringat basah, matanya melotot melihat itu setan, Tubuhnya merah, rambutnya mengeluarkan percikan api, tangan dan kakinya berwarna merah darah, lidahnya menjulur keluar dengan menetaskan darah segar, matanya merah menatap tajam ke arahnya. sangat menakutkan. tanpa pikir panjang, itu kaki langsung berlari meninggalkan tempat itu, (bapaknya hasan lari terbirit birit). selesai.
........................................................................
Setalah beberapa lama merenung dan terdiam. Bapak angkat bicara "pertama hantu wanita, kemudian manusia api, habis ini apalagi..?? "
Seolah olah rumah setan mulai menunjukkan penghuninya
satu persatu.
Diubah oleh yasjudan 03-06-2017 10:42
2