- Beranda
- Stories from the Heart
You changed me, change everything about me
...
TS
orang.intorvert
You changed me, change everything about me
Halo agan dan sista yang suka nongkrong disfth, kali ini gua mau berbagi cerita. Cerita kehidupan gua yang udah gua jalani hehehe
Ga selamanya jalan kehidupan itu selalu lurus, pasti selalu ada lika-liku. Oleh karena itu, bijak lah dalam menghadapi lika-liku tersebut. Jangan sampai salah pilih.
Sorry kalo tulisan atau ketikan gua berantakan, soalnya gua jarang banget ngetik apalagi ngetik cerita-cerita, ngetik tugas aja udah males duluan. Oh iya, kalo ada anak kecil yang baca cerita ini jangan diikutin TS yang gabener. Ikutin yang baik-baik aja, ambil hikmahnya hehehe.
Kalo kalian nanya ini cerita real story atau engga, kalian tebak aja menurut kalian gimana. Trus kalo ada yang nanya-nanya foto tokoh disini, gabakal gua kasih fotonya karena itu privasi. Bukannya gua pelit, gua takutnya mereka risih fotonya dishare. Lagian kan kalian bisa bayangin sendiri gimana, soalnya sebisa mungkin gua jelasin sedetail-detail mungkin tokohnya.
Buat yang silent reader, kalo bisa tinggalin jejak atau kasih komentar
apapun komentar kalian bakal gua jawab apalagi kalo saran dan kritikan.
Happy reading
Ga selamanya jalan kehidupan itu selalu lurus, pasti selalu ada lika-liku. Oleh karena itu, bijak lah dalam menghadapi lika-liku tersebut. Jangan sampai salah pilih.
Sorry kalo tulisan atau ketikan gua berantakan, soalnya gua jarang banget ngetik apalagi ngetik cerita-cerita, ngetik tugas aja udah males duluan. Oh iya, kalo ada anak kecil yang baca cerita ini jangan diikutin TS yang gabener. Ikutin yang baik-baik aja, ambil hikmahnya hehehe.
Kalo kalian nanya ini cerita real story atau engga, kalian tebak aja menurut kalian gimana. Trus kalo ada yang nanya-nanya foto tokoh disini, gabakal gua kasih fotonya karena itu privasi. Bukannya gua pelit, gua takutnya mereka risih fotonya dishare. Lagian kan kalian bisa bayangin sendiri gimana, soalnya sebisa mungkin gua jelasin sedetail-detail mungkin tokohnya.
Buat yang silent reader, kalo bisa tinggalin jejak atau kasih komentar
apapun komentar kalian bakal gua jawab apalagi kalo saran dan kritikan.Happy reading
Spoiler for Index:
Diubah oleh orang.intorvert 20-03-2017 22:36
anasabila memberi reputasi
1
6.4K
69
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Tampilkan semua post
TS
orang.intorvert
#13
Part 2
Suatu hari, sesudah istirahat disekolahku. Saat aku berjalan memasuki kelasku, ada seorang teman kelasku yang tidak sengaja mendorongku hingga menyebabkan mainan congklak jatuh dari tempatnya. Lalu temanku yang lain saat mendengar suara jatuh segera melihat dan mulai menyoraki aku yang membuat mainan terjatuh.
“Hayoloh angga”
“Hayoloh nanti dimarahin bu sephia”
“Hayoloh mainannya rusak”
Semacam itulah mereka menyorakiku. Awalnya aku membela, tapi lama-kelamaan kupingku panas mendengarnya. Akupun menangis karena diledek terus menerus oleh temanku.
Lalu tiba-tiba teman-temanku dudk ketempatnya masing-masing meninggalkanku yang masih menangis. Seperti ada tangan yang mengelus kepalaku dengan lembut dan aku segera melihatnya. Ternyata itu Bu Sephia.
“Sudah-sudah gak usah menangis” katanya kepadaku
“Tatatapi bu… kan mainannya jatuh karena aku” ujarku
“Udah gapapa angga”
“Kan mainannya rusak bu gara-gara jatuh”
“Coba ibu liat”
Lalu Bu Sephia mengambil mainan yang terjatuh tidak jauh dari tempatku menangis. Bu Sephia melihat-lihat mainan tersebut, lalu berkata kepadaku yang masih menangis.
“Tuh angga lihat, ada gak yang rusak mainannya ?”
Mendengar Bu Sephia berbicara seperti itu, aku berhenti menangis dan mencoba melihat apakah ada yang rusak atau tidak pada mainan tersebut.
“Engga ada bu”
“Yaudah kamu gak usah nangis lagi kan gak ada yang rusak”
“Tapi kan mainannya jatuh karena angga bu”
“Udah gapapa itumah, sekarang angga duduk ya ketempat duduk angga”
“Iya bu, makasih ya bu”.
Lalu proses belajarpun dimulai. Saat itu adalah pelajaran berhitung. Aku yang memang bodoh didalam pelajaran tersebut diajari dengan sangat sabar oleh Bu Sephia. Dia sangat sabar saat mengajari aku yang salah dalam menjawab pertanyaannya
“1+2 berapa angga ?”
Aku berpikir sejenak lalu kemudian menjawab
“4 bu”
Murid-murid yang lain pun menertawakanku karena salah menjawab. Akupun malu dan berusaha tidak menangis.
“Sudah-sudah jangan menertawakan angga”kata Bu Sephia membelaku
“Jawabannya 3 angga, bukan 4”ujarnya lagi
Lalu bel pulang pun berbunyi menandakan sudah waktunya pulang. Kami semua segera merapihkan alat-alat tulis kami lalu melakukan membaca doa pulang. Sesudah selesai membaca doa, kami segera keluar dari kelas dan mencari yang menjemput kami.
Aku yang sudah keluar, lalu mencari ibuku seperti biasa. Aku celinguk kanan-kiri dan tidak menemukan ibuku. 10 menit aku mencari aku belum bisa menemukan ibuku. Akupun menangis karena terlihat sekolah sudah mulai sepi. Lalu lagi-lagi ada Bu Sephia yang mengelus rambutku.
“Kenapa nangis lagi angga ?” Katanya
“Ibu aku gak ada bu”
“Mungkin ibu kamu telat jemput kamu”
Akupun masih menangis saat Bu Sephia berbicara.
“Daripada kamu nangis, mending kamu main dulu yuk sama ibu sambil nunggu ibu kamu”
Lalu Bu Sephia pun mengambil bola boneka. Akupun mencoba berhenti menangis dan bermain bersama Bu Sephia. 10 menit kemudian ibu datang menjemputku.
“Nah itu ibu kamu datang” kata Bu Sephia
“Maaf ya bu, saya telat. Jadi ngerepotin nih” kata ibuku
“Iya gapapa bu, tadi angga nangis nyariin ibunya. Daripada nangis saya ajak main aja kasian udah nangis tadi pas istirahat”
“Oh iya bu, makasih ya bu. Saya pulang dulu ya, yuk angga pulang”
Akupun mendengar ajakan ibuku untuk pulang segera menghampiri ibuku.
Quote:
Diubah oleh orang.intorvert 15-03-2017 20:20
0