- Beranda
- Stories from the Heart
Belalang Berlalu lalang [Based on True Story]
...
TS
inxdix
Belalang Berlalu lalang [Based on True Story]
Cuma cewe perantau yang pendiem dan tertutup yang sebelumnya suka ngemper di thread2 kaskus, dan sekarang gue jadi kepikiran buat nulis thread ini, dimana tujuan gue nulis ini adalah buat media curhat ehehehehe. jadi thread ini benar2 ditulis berdasarkan apa yang gue alami.
Kenapa gue milih judul 'Belalang Berlalu lalang'? disini belalang gue ibaratin buat orang2 yang (pernah) mampir dihidup gue, dan pasti tau dong berlalu lalang itu gimanaaaa, yup! datang dan pergi, menetap atau tak kembali, berhenti atau hanya melewati. Dan di thread ini bakal ada cerita tentang Keluarga, Cinta, Persahabatan, Horror (dikit) dan 18+ (dikit rada panjang)
1. Panggil Gue Bella
2. Kuliah dan Bertemu dengan Dia
3. Biyan
4. Kapan Kepastian Itu Datang?
*NB : Beberapa nama disini ada yang gue samarkan
BTW thanks buat yg udah ngintip atau baca di thread gue.
Kenapa gue milih judul 'Belalang Berlalu lalang'? disini belalang gue ibaratin buat orang2 yang (pernah) mampir dihidup gue, dan pasti tau dong berlalu lalang itu gimanaaaa, yup! datang dan pergi, menetap atau tak kembali, berhenti atau hanya melewati. Dan di thread ini bakal ada cerita tentang Keluarga, Cinta, Persahabatan, Horror (dikit) dan 18+ (dikit rada panjang)
1. Panggil Gue Bella
2. Kuliah dan Bertemu dengan Dia
3. Biyan
4. Kapan Kepastian Itu Datang?
*NB : Beberapa nama disini ada yang gue samarkan
BTW thanks buat yg udah ngintip atau baca di thread gue.
Diubah oleh inxdix 02-03-2017 17:39
anasabila memberi reputasi
1
2.2K
31
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
inxdix
#29
Biyan
Judul yang terlalu singkat buat part ini, tapi sesuatu yang pernah menjadi yang istimewa dihidup gue,
yup! Biyan, seorang bassis (cukup terkenal) berkulit sawo matang dengan tinggi 170, berambut hitam dengan bibir tipis. setahun lebih tua dari gue, dan sedang kuliah di Tekindus kampus sebelah
Setelah gue deket dengan doi seperti yang gue tuliskan sebelumnya, gue membranikan diri buat nanya
"Bi, kamu tiap hari ke kos aku gaada yang marah?" pesan singkat gue ke biyan
"siapa yang marah? mantan? hahaha" jawabnya
dannnnnn gue langsung berasa bego nanya gitu, ppffffff
tapi yaudahlah tanpa gue bales, yang penting gue udah tau klo doi lagi sendiri ~
hari demi harii gue lewati sama Biyan, Canda, Tawa, dan Kebersamaan, (Belum ada cinta
)
tapi semenjak gue nanya masalah itu ke Biyan, doi jadi sering cerita soal mantannya, mantan yang pernah menjalin hubungan selama 4tahun bersama doi (udah kayak kredit motor)
hampir setiap malem, apa yg lagi kita bahas, doi selalu mengaitkan dengan mantannya, dan gue mulai risih. Gue menyimpulkan, mungkin doi belum move on????
suatu hari, pas dikosan gue, gue duduk disebelah biyan sambil ditemenin pak usman yang sedang nonton tivi.
waktu itu karna gue udah muak denger tentang mantan, mantan, mantan, dan mantannya terus, gue branikan lagi buat nanya
"kamu belom bisa move on ya, bi?" tanya gue tanpa memandangnya
"ya nggaklah, buat apa menetap ke cewe yg kayak dia, lagian aku putus udah setahun yang lalu, kamu jangan kuatir"
setelah jawaban itu, dia berdiri dan pamit untuk pulang.
dengan pandangan kosong gue berjalan mengantarkan dia menuju mobilnya
"ngga usah dipikirin, Bellaaaaaa" tegur dia sembari mengecup keningku
gue terkejut!!!!!! demi apaaa doi ngecupp kening gueeee
gue terbelalak mandangin diaaa sampai dia udah ga kliatan lagiiiii, gue kaya orang begooo,
gue terus berfikir atas jawaban itu, dan kecupan itu, gue nangis, entah kenapa gue bukannya seneng tapi malah sedihhh
dua bulan berlalu,
gue sama biyan makin dekat, perhatian biyan ke gue udah kyk orang pacaran, tapi kenapa gue masih ragu? kenapa gue masih takut?
terkadang biyan dingin sama gue, tapi banyak perhatiannya, gue cuman pengen tau, apa dia sayang sama gue? apa malah nggak sama sekali? gue sebagai cewek meng-iyakan keadaan ini, mungkin memang butuh waktu untuk tau atas jawaban dari kegelisahan gue,
Hari kamis, Bulan September
*Chat Line*
Biyan: Bell, temenin aku ngeband dong, pengen tau rasanya ngeband ditemenin cewe niiihhhh wkwk
gue : serius pengen? boleh kok, mumpung ngga ada tugas. dimana?
Biyan : di Cafe *a*****a, prepare aja dulu, habis ini aku jemput"
gue : "iya dehhh,"
jam menunjukkan pukul 19.00
Biyan udah di depan kosan gue, tanpa berlama2 gue langsung sampering dia, dan menuju ke tempat tujuan
disana rame banget, banyak temen2nya lagi ngumpul, dan disitu gue krik banget! benci situasi kek gini!
disana temen2nya pada ngecengin gue sama biyan "akhirnya, biyan punya pacar lagi!" teriak salah satu temannya yang kurus dan setinggi 180an dan diikuti sorakan yang lainnya. pfffttt
gue maluu, tapi seneng juga, wkwkwk
Jam 22.30
Biyan nganterin gue balik ke kosan,
dannn setelah kejadian tadi gue bimbang "mungkinkah ini menjadi sebuah kepastian, bi?"
segitu dulu yak, mau nugasss wkwkwk
thanks yang udah baca sampai sinii, laaaaffffff
Judul yang terlalu singkat buat part ini, tapi sesuatu yang pernah menjadi yang istimewa dihidup gue,
yup! Biyan, seorang bassis (cukup terkenal) berkulit sawo matang dengan tinggi 170, berambut hitam dengan bibir tipis. setahun lebih tua dari gue, dan sedang kuliah di Tekindus kampus sebelah
Setelah gue deket dengan doi seperti yang gue tuliskan sebelumnya, gue membranikan diri buat nanya
"Bi, kamu tiap hari ke kos aku gaada yang marah?" pesan singkat gue ke biyan
"siapa yang marah? mantan? hahaha" jawabnya
dannnnnn gue langsung berasa bego nanya gitu, ppffffff
tapi yaudahlah tanpa gue bales, yang penting gue udah tau klo doi lagi sendiri ~
hari demi harii gue lewati sama Biyan, Canda, Tawa, dan Kebersamaan, (Belum ada cinta
)tapi semenjak gue nanya masalah itu ke Biyan, doi jadi sering cerita soal mantannya, mantan yang pernah menjalin hubungan selama 4tahun bersama doi (udah kayak kredit motor)
hampir setiap malem, apa yg lagi kita bahas, doi selalu mengaitkan dengan mantannya, dan gue mulai risih. Gue menyimpulkan, mungkin doi belum move on????
suatu hari, pas dikosan gue, gue duduk disebelah biyan sambil ditemenin pak usman yang sedang nonton tivi.
waktu itu karna gue udah muak denger tentang mantan, mantan, mantan, dan mantannya terus, gue branikan lagi buat nanya
"kamu belom bisa move on ya, bi?" tanya gue tanpa memandangnya
"ya nggaklah, buat apa menetap ke cewe yg kayak dia, lagian aku putus udah setahun yang lalu, kamu jangan kuatir"
setelah jawaban itu, dia berdiri dan pamit untuk pulang.
dengan pandangan kosong gue berjalan mengantarkan dia menuju mobilnya
"ngga usah dipikirin, Bellaaaaaa" tegur dia sembari mengecup keningku
gue terkejut!!!!!! demi apaaa doi ngecupp kening gueeee
gue terbelalak mandangin diaaa sampai dia udah ga kliatan lagiiiii, gue kaya orang begooo,
gue terus berfikir atas jawaban itu, dan kecupan itu, gue nangis, entah kenapa gue bukannya seneng tapi malah sedihhh
dua bulan berlalu,
gue sama biyan makin dekat, perhatian biyan ke gue udah kyk orang pacaran, tapi kenapa gue masih ragu? kenapa gue masih takut?
terkadang biyan dingin sama gue, tapi banyak perhatiannya, gue cuman pengen tau, apa dia sayang sama gue? apa malah nggak sama sekali? gue sebagai cewek meng-iyakan keadaan ini, mungkin memang butuh waktu untuk tau atas jawaban dari kegelisahan gue,
Hari kamis, Bulan September
*Chat Line*
Biyan: Bell, temenin aku ngeband dong, pengen tau rasanya ngeband ditemenin cewe niiihhhh wkwk
gue : serius pengen? boleh kok, mumpung ngga ada tugas. dimana?
Biyan : di Cafe *a*****a, prepare aja dulu, habis ini aku jemput"
gue : "iya dehhh,"
jam menunjukkan pukul 19.00
Biyan udah di depan kosan gue, tanpa berlama2 gue langsung sampering dia, dan menuju ke tempat tujuan
disana rame banget, banyak temen2nya lagi ngumpul, dan disitu gue krik banget! benci situasi kek gini!
disana temen2nya pada ngecengin gue sama biyan "akhirnya, biyan punya pacar lagi!" teriak salah satu temannya yang kurus dan setinggi 180an dan diikuti sorakan yang lainnya. pfffttt
gue maluu, tapi seneng juga, wkwkwk
Jam 22.30
Biyan nganterin gue balik ke kosan,
dannn setelah kejadian tadi gue bimbang "mungkinkah ini menjadi sebuah kepastian, bi?"
segitu dulu yak, mau nugasss wkwkwk
thanks yang udah baca sampai sinii, laaaaffffff
Diubah oleh inxdix 02-03-2017 16:18
0