- Beranda
- Stories from the Heart
Taste of Life
...
TS
fxdiray
Taste of Life
Love is like the wind, you can't see it, but you can feel it
(Nicholas Sparks)


Tujuan gw bikin cerita ya,, oh ya yang lain belum tau..
1. gw cuma pengen sharing.ada secuil cerita dan catatan dari jurnal di notebook serta mengisi waktu kalo tengah malem gw ga bisa tidur, dan update nya sering diatas jam 12
2. buat DIA, nanti juga tau, dan part terakhir cerita juga belom ada. ntah cerita ini sampai berapa part, 80 part, 90, atau 100. tetapi part terakhirnya belum ada saat ni, dan gw berharap DIA yang mengisinya.
3. gw ga ada tujuan buat ngasih makna hidup atau berceramah dari kisah gw, karna gw sadar gw belum tau apa-apa tentang hidup.
masih 25 umur gw, Nikah aja belom, kalo kaw1n mah #ahsudahlah

jadi ga usah anggep serius cerita gw ya gan

cukup dinikmati dan di jadikan selingan bacaan kalo senggang
[/QUOTE]Rules and FAQ
Spoiler for FAQ:
Quote:
oke cukup intermezo nya itu sedikit pengenalah keluarga dari Cerita gw, anggap saja ini adalah cerita FIKSI, karna SEMUA NAMA TOKOH DAN TEMPAT BUKAN YANG SEBENARNYA....
Selamat Membaca
INDEX
II
II
V
II
II
V
Spoiler for Index:
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---curcol-mere[/kaskus_video] Story - Curcol Mereka[/I][/B][/URL]
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---Dina Stri[/kaskus_video] Story - Dina Strike[/I][/B][/URL]
Polling
0 suara
Who's your Favorite Character in Here
Diubah oleh fxdiray 06-03-2017 15:32
imamarbai dan 8 lainnya memberi reputasi
9
666.4K
4.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fxdiray
#4045
♠Part Two♠ Her Smile
♠
"Kamu jalannya gimana sih? hihihi
" Ia berkomentar ketika kami sedang berjalan ditengah padatnya manusia di pasar beringharjo ini... beberapa kali gw menabrak orang yang berlalu lalang di sekitaran pasar. tak jarang sesekali gw harus mengalah memiringkan tubuh gw agar bisa lewat
"hahahaha kamu nabrak2 mulu, kaya aku nih badannya kecil jadi bisa nyelip2" saat itu chika berkata ketika ia berjalan di depan gw dan gw dibelakangnya sedang memegangi kedua pundak gadis ini.
duh gw semakin gemes sama ni anak, apalagi gw berjalan dibelakangnya sedari tadi mencium aroma parfumnya yang manis, entah wangi apa ini tetapi mampu membuat gw untuk semakin nyaman berada didekatnya.
sedetik kemudian posisi kami pun berubah, sekarang entah kenapa gw jadi yang berjalan didepan, sesaat gw bingung, mencari sosoknya yang mungil di keramaian ini, aahh nafas gw lega ketika menemukannya tepat di belakang gw
"hahaha tenang aja aku ga ilang kok
" sekali lagi, sebuah senyuman itu menghias di wajahnya. seperti tau apa yang gw pikirkan ia berbicara ketika gw menoleh"Ya ilang juga gpp kok, paling aku pulang sendiri
" gw mencoba bersikap biasa, Duuh kenapa gw kaya gini sih"oooh gitu.. yaudah nih aku pulang sendiri" sebuah suara terdengar dibelakang gw
"hahaha sini kamu nanti hilang lagi" gw melambatkan langkah gw dan berjalan disampingnya, namun itu tak bertahan lama, kami kembali harus berjalan dengan berdesak-desakan dan tak bisa untuk berjejer... sekarang giliran ia yang berjalan dibelakang gw dan memegangi kedua pundak gw
"naaah gini aja jadi aku bisa berlindung di belakang punggungmu "
Ia lo bisa berlindung dibelakang gw, tapi aku ga bisa liat kamu
sesaat gw melihat keseberang jalan. "nyebrang aja yuk, disana lengang kayanya" gw mengajak chika menyeberang dan memegangi tas nya
gw kembali panik ketika melihat ia berlari2 ditengah jalan, sesampainya di pinggi gw kembali menarik tas nya hingga ia tertahan. "kamu nih ya kalo nyebrang jalan kenapa harus lari2 sih.. " duuh ni anak bikin deg degan aja
"hahaha emang kenapa sih? kan cepet sampe
" ia berkilahgw lihat jalanan ini jauh lebih lengang daripada sisi yang lain, dan kami dapat bersebelahan disini, namun tiba2 dari arah berlawanan ada seekor kuda yang hendak menyosor chika... dengan reflek gw pegang pundak dan lengannya agar berhenti..
"hahaha tuh kuda aja doyan sama kamu
" gw tertawa melihat ekspresi nya"hahahaha" ia ikut tertawa
Namun itu tak berhenti, ketika gw berada di sebelah kiri, chika hampir diserempet oleh pengendara becak dari belakang, beruntung gw dapat menariknya kepinggir. lalu ketika gw berada di sebelah kanan, sebuah sepeda hampir menabrak chika.
Sesaat gw berfikir, ternyata pantas saja tak banyak pejalan kaki disini, kami berjalan di jalur pengendara,, hahaha biarkan sajalah yang penting jalan ini sepi dan tak berdesak desakan, dan gw mempunyai alasan untuk memegangnya ketika ada kendaraan yang hendak menyosor chika
"eh itu apaan? kok rame2" gw menunjuk sebuah keramaian di seberang jalan
"itu paling pertunjukan angklung gitu sih, kamu mau liat?" ia menjelaskan dan bertanya kepada gw
"hmm.... boleh deh..kamu mau liat juga?"
"tapi rame banget ga bisa didepan, ntar aku ga keliatan" ia berkata, namun dengan nada yang menurut gw sangat lucu
"hahaha ya nanti kamu naik ke pundak aku aja biar keliatan
""Isshh..... "Tiba-tiba ia mencubit pelan pinggang gw, bukan sakit yang gw rasakan tetapi rasa geli, jelas saja... tangan chika itu kecil, dan kuku2nya sedikit panjang....
"hahaha maen cubit aja nih
""biarin
... yaah kita ga bisa maju kedepan... ga keliatan dari sini " ia mendesah..."Yaudah kita lanjut jalan aja, siapa tau nemu lagi, yuuk" gw mengajaknya kembali berjalan
ketika kami hendak menyeberang jalan, gw dengan cepat memegang tangannya, namun posisi tangan gw yang salah, terasa sedikit awkward dan aneh,,,, bodo amat lah,... daripada si chika lari2 ditengah jalan lagi... bisa2 jantungan gw lama2
"hahahaha kamu aneh banget sih megangin tangan aku kaya gitu
"Shit.. ternyata dia sadar kalo gw megangin tangannya dengan sedikit aneh, "ya aku reflek aja biar kamu ga lari-lari..."ucap gw seadanya
kami tertawa dan bercanda, namun gw masih terasa sedikit kaku dan awkward terhadapnya, jelas saja gw merasa gugup hanya dengan berjalan disamping nya, gw seperti bukan gw sendiri, apa karena kami bertemu dengan cara yang tak biasa? ataukah karena tatapan matanya yang selalu melihat ke gw? yang gw tahu saat ini adalah....
Gw merasa senang berjalan bersama nya
"mas mampir ke indomaret dulu yuk aku haus mau bei minum"
"yaudah yuk.. tuh didepan ada indomaret" gw menunjuk indomaret yang tak sengaja gw lihat
" ya karena aku liat indomaretnya tadi aku bilang ke kamu
" ia tertawa"Wooo dasaaar hahaha" gw ikut tertawa
----------
"Sekalian Permen ya ka..." gw menyerahkan permen karet ini kepadanya
"eh ya mas bayarin dong..... Aku belum ambil duit nih
""sini sekalian aku yang antri "
"eh ya kamu ga beli rokok sekalian?" ia bertanya kepada gw ketika kami sedang berjalan di trotoar ini
"aku udah 2 hari ini ga ngerokok ka. kan aku ngunyah permen karet terus dari tadi
" "Baguuuuss
aku ga mau kamu kalo jalan sama aku ngerokok, pokoknya ngunyah permen aja Ya
"tanpa sadar gw mengusap2 kepalanya "Iyaaaa tenang aja
" "hehehe cukup di semarang aja aku menghirup asap rokok.. sampe batuk2 tau"
"
" gw hanya tersenyum mendengar ucapan chika, gw mengambil nafas panjang.... "duh ada McD disini.... " tiba2 ia berkata ketika kami melintas didepan sebuah mall di malioboro
"kamu mau mampir sebentar? apa mau beli es krim?" gw berkata kepadanya
"aku mau ke toilet
""yaudah sekalian beli es krim? mau?"
"eh entar aja deh, kita ke tugu dulu
"Oke sepertinya ini Kode

"hayoo kita mau nyebrang lagi, jangan lari2" kali ini gw pegangi tangannya dengan benar.
"hehehe
" ia hanya tertawa"Mau foto disitu dulu ga? gw menoleh ke sebelah dimana orang sedang berfoto di plang jalan bertuliskan Jln.Maliboro
"aaahh rame ga mau ah.. nanti antri lama"
"haha yaudah kita lanjut jalan, kamu ga cape kan?" gw bertanya ketika kami sudah sampai di stasiun tugu
"eh mas lengan kamu halus banget ih, cowo kok lengannya halus" tiba2 ia berkata sambil meraba-raba lengan gw
"iyakah? lengan kamu juga halus ah, mana putih banget gitu"
"putih dari mana, ini aku udah iteman tau, mana waktu pulang kemarin ibuk heran kenapa aku sampe item... "
"yee kalo kamu iteman aja gitu aku apa kabar?"
"tapi telapak tangan aku kasar banget tau... " ia berkata
"masa sih... kayanya btelapak aku juga kasar deh... " gw menggosok2 telapak tangan gw sendiri
"kasaran punya ku kali mas, kan setiap hari kerja terus
"dengan reflek gw mengambil tangannya dan mengusap2 telapak tangan itu.... tangannya terlhat kecil... jemarinya mungil dan tubuhnya sangat dekat dengan gw..
"jari kamu kecil banget yaa hahaha lucu deh" gw memainkan jari tangannya dan mengukur telapak tangannya dengan telapak tangan gw
namun sesaat kemudian, entah siapa yang memulai... jemari kami saling terselip diantara satu sama lain... membuat gw merasa sangat nyaman, sela2 jari gw terisi oleh jemarinya... dan tangan kami mengayun kebawah...
Kami bergenggaman tangan
Deg.... Deg.... gw seperti dapat mendengar suara detak jantung gw sendiri....
Shit... gw kaya anak kecil banget, pegangan tangan aja sampe deg degan... tak biasanya gw seperti ini.
sebenarnya dia siapa sih, bisa membuat gw menjadi seperti ini?
kami pun diam, tak ada yang berbicara, gw menikmati setiap moment yang gw rasakan dan genggamannya yang erat... sekilas gw melihat kearahnya.. dan benar saja, chika sedang memandang gw dengan tatapan itu....
tatapan yang membuat gw menjadi semakin deg degan....
Saat itu gw mulai menyadari. gw jatuh cinta kepadanya......
Am i Crazy? Bodo amatlah.... gw ga mau merusak momen ini, lebih baik gw simpan perasaan dan pemikiran gw yang sedikit tidak waras barusan, toh ia sering bilang dan mengatakan jangan terlalu diambil perasaan ketika bersama dengannya....
dan gw ga mau membuatnya menjadi merasa risih...
sesampainya di tugu, kami mencari tempat untuk duduk dan mengobrol, mulai dari rencana kami setelah dari tugu, bercerita mengenai gw, tentangnya dan Barisan Para Mantannya yang sudah dikoleksinya sedari SD
hahahaha gila aja, gw SD belum tau sama yang namanya pacaran, masih sibuk maenan PS, sama Tamiya... lah dia udah pacaran...
tetapi ceritanya tak pernah membosankan untuk didengar, walaupun ada sedikit suasana awkward karena gw tiba2 menjadi gugup (lagi)
Cowo kok jadi Cupu...
"Mas cerita dong....." ia berkata dengan manja ketika kami sama2 terdiam
"Cerita apa... apalagi yang mau kamu tau? toh kemarin2 aku udah cerita panjang lebar kan sama kamu
""hhmm apa ya.... apa gitu.. pokoknya aku mau denger kamu cerita
""Apa yang mau kamu tanyain? perasaan kamu ada yang masih penasaran kan? haha" ucap gw
"Apaa yaa.. tau ah lupaa...."
"yaudah kita ambil motor dulu yuk, takutnya parkiran disana tutup, apalagi sekarang udah jam sebelas. kita kan mau nongkrong di angkringan
" gw mengajaknya kembali"Yaudah yuk... aku juga udah kebelet mau Pipis nih" ia merapatkan badannya dan berjalan disebelah gw. seketika pikiran gw berkecamuk, disatu sisi gw ingin memegang tangannya kembali, dan di sisi yang lain ada sesuatu yang menahan perasaan gw...
Pegang ga ya...
Pegang tangannya ga ya
Duuhh Pegang ga ya?
Duh gw pengen megang tangannya
gw menatap tangannya byang terayun kedepan dan kebelakang... lalu ketika gw menoleh kewajahnya, ternyata ia sedari tadi memperhatikan dan menatap mata gw. seketika gw mengalihkan pandangan gw dan mencoba mengalihkan pembicaraan...
Namun Itu Sia-Sia!!!!
Fuck it Bro... terserah dia mau anggep gw agresif atau ngambil kesempatan, tapi gw udah ga bisa menahan perasaan gw, gw ambil tangannya dan gw genggam jemari mungil itu...
"Cieee.... Udah Berani pegang2 tangan aku ya
" tiba2 sebuah suara terdengar membuat gw terkena serangan jantung@#$%^&**&^%$#@! Otak gw blank dan perasaan gw kaget, ni anak bisa aja deh, ia seperti tau apa yang sedang gw pikirkan, dan entah kenapa gw menjadi semakin nyaman bersamanya
"Bodo amaaatttt... Kapan lagi gw bisa kaya gini sama lo ya kan?" gw berkata dengan nada yang gw buat2 seperti biasa
"hahahaha iya deh maaaass
" Tuhaaaan gw pengen menghilang.... biarlah gw jadi transparan saat ini juga....
Kami tertawa bersama dan sekali lagi... tak ada yang berbicara diantara kami, yang ada hanyalah suara para tukang becak yang menawarkan transportasinya
"kamu cape ga? mau naik becak sampe sana?"
"Ga usah deh mas, kita jalan aja lebih enak
" ia menjawab sembari tersenyum dengan manis... bahkan sangat manis... karena gw dapat melihat wajahnya yang sangat dekat dengan gw... Yaaaahh padahal kan gw mau naik becak ka.. biar lebih Romantis gitu... sambil Foto-Foto
"yaudah kalo kamu capek bilang y a.. biar aku gendong
" "woooo...
" ia mencolek perut gw"Becak Mas?" Seorang bapak2 yang berusia paruh baya menawari kami tumpangan, gw merasa sedikit simpati sebenarnya, ingin menggunakan jasanya hanya sekedar untuk membantu beliau, disaat orang lain terlelap bersama keluarganya di jam-jam seperti ini, mereka tanpa kenal waktu dan lelah masih menawarkan jasanya kepada para wisatawan disini... ya.. Circle of Life tak semua orang dapat menikmati kenyamanan yang sama
"Mboten Pak Matur suwun
" gw menjawab tawaran sang bapak dengan menggunakan bahasa jawa. "pieeee aku bisa ngomong bahasa jawa kan
" gw sedikit pamer kepada Chika bahwa gw pun bisa berbahasa jawa "hhmmpphh.... iya deh.. iyaa hahaha " ia tertawa dan menatap gw dengan ujung matanya
--------------
"Mas bentar mampir sebentar ya aku udah ga tahan mau ketoilet " ia berjalan mendahului gw dan tanpa berlama2 ia masuk ke dalam toilet
Kayanya udah kebelet banget tuh anak mau ke toilet... Apa dia mau ganti Roti jagungnya ya?

gw tersenyum melihatnya yang melangkah meninggalkan gw di pintu dengan begitu cepat... daripada duduk aja gw memutuskan untuk memesan 2 buah es cream di tempat ini. ketika gw sedang menunggu pesanan gw jadi, sesaat gw mencoba mencari sosoknya yang mungil di tempat yang dingin ini....
Voillaaa.... ia sedang duduk disebuah kursi tak jauh dari tempat gw berdiri, dan menatap gw dengan wajah yang berpangku tangan.
Gw tersenyum kearahnya, begitupun dengannya...
"Mas...."
"Maas.... Pesanannya mas"
gw kaget, didepan gw telah berdiri seorang wanita menggunakan topi merah dengan logo huruf M di kening nya...
"dingin banget nih disini" ia terlihat menggigil karena suhu udara disini memang sedikit lebih dingin daripada diluar... akhirnya kami memutuskan untuk duduk di tangga didepan restoran fast food ini, kami sedikit mengobrol disinii, namun kami harus rela berdiri karena tempat ini sedang dibersihkan...
"Pegangin dulu sebentar dong" ia menyerahkan Cup es krim yang sedari tadi dipegangnya..
ia seperti mencari sesuatu dari dalam tas, gw yang memperhatikannya daritadi tak sadar bahwa gw lupa memegang cup es krim nya di tangan yang mana
"Es krim ku yang mana? " ia bertanya ketika hendak mengambil es krim ditangan gw
"Yaaah... aku lupa" gw melihat isinya, ternyata porsinya sama... "yaudah nih yang mana aja, aku bingung isi nya sama soalnya
" gw menyodorkan kedua cup ke arahnya...huupp... ia mengambil cup ditangan kiri gw... dan seketika gw tersadar, bahwa es krim nya berada di tangan kanan... tetapi terlambat.. ia sudah berjalan sedikit cepat didepan gw, dengan perasaan iseng gw memperhatikan nya yang seperti hendak menyuap es krim itu kemulutnya..
namun...
Toeeeng sebuah suara terdengar di keramaian ini... Dengkul gw beradu dengan tiang lampu yang sedari tadi berdiri diam di tepi jalan ini...
Sialan, gw nabrak tiang... gara2 keasikan liatin si Chika, sontak beberapa orang dan Chika sendiri menoleh kebelakang, kearah gw... dan jelas saja ia tertawa... dengan sedikit menunduk gw berjalan lebih cepat dan tanpa sadar menghabiskan es krim (nya) ditangan gw..
"hahahaha kamu kenapa sih?
" ia tertawa melihat gw"ssstt udah ah... gara2 liatin kamu nih aku jadi nabrak2
" "Kamu nih ada2 aja... hahahaha
" ia masih saja tertawa--------------------------------------------
"Yaaaaah Angkringannya udah tutup" ia mendesah kecewa ketika mengetahui angkringan Favorit nya dikota ini telah bongkar muatan
"Hm.... yaudah kita mau kemana nih? apa pulang aja?" ucap gw
"Yah jam segini mau pulang ke kosan ga enak sama mereka... tapi mata ku udah merah nih..." ia berkata
"cari tempat nongkrong dimana ya? terus gimana dong... " gw berkata
"hhmm.... gimana ya...." ia berkata sambil menatap gw
" Mau kita cari tempat penginapan aja?" gw bertanya
♠
"Mas Mau Tanya"
"Mas, kamu frater gak sih? Klo iya aku mau minta tolong"
Diubah oleh fxdiray 28-02-2017 09:39
jiyanq memberi reputasi
1