- Beranda
- Stories from the Heart
From Baseball With Love
...
TS
andichisti
From Baseball With Love
INTRODUCE
Selamat datang buat gansis yang udah mampir ke thread pertama ane...
Disini ane pengen belajar menulis cerita gansis, setelah ane sering baca2 cerita di SFTH jadi hati ane tergerak ingin menulis cerita juga.
Ane mohon maaf gansis, kalo cerita ane masih berantakan karena ane baru pertama kali nulis cerita dan ane masih awam banget di kaskus, tapi ane bakal belajar gansis gimana caranya biar tulisan ane jadi lebih baik.
Jadi, mohon kasih masukan buat ane, kritik dan saran juga boleh biar ane bisa introspeksi sama tulisan ane..... Terima kasih gan sis, happy reading!

Spoiler for "Q&A":
Cover akan menyusul ya gansis!
Thanks to: agan sayabaik46 dan semua agansis yang ada disini telah memberikan apa yang seharusnya layak diberi, iloveyou all!

nih indeksnya gaaan~
Spoiler for "index":
Diubah oleh andichisti 27-02-2017 21:02
anasabila memberi reputasi
1
2.8K
23
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
andichisti
#22
1. Ekstrakulikuler
“one night i stand i remind of you our hope and dream, tears in my eyes. When you gone so fast when i realize, you know i can’t be perfect” –Still Virgin, hate to miss someone
“hoy! Kapten! Denger gak yang gw omong?”
Ujar dimen sahabatku sejak SMP
“apaan dah, gw gak denger”
balasku
“ah karpet! Makannya telinga tuh jangan di sumpel mulu, nanti istirahat anak-anak baseball di suruh bikin stand di lapangan, buat merekrut anak-anak kelas 10”
Jelas dia
“ oh iya gw lupa bro sekarang kan hari terakhir anak kelas X mos ya, hahahaha”
Seraya menampol kepala dimen
“eh rese main nampol aja, kalo gw jadi oon lu mau tanggung jawab? Udah ah gw mau ke kantin, mau ikut kagak lu sekalian lihat dede gemeshhh hahahaha”
Protes dimen
“gw dikelas ajalah men, mager gw ke kantin”
Dimen pun meninggalkan ku sambil memberikan ku jari tengah.
“jancuk lu men, awas aja”
Aku melempar tipex ke dimen tapi sayangnya gak kena-_-
Flashback On.
Sedikit cerita tentang Dimen, Dimen adalah sahabatku sejak aku masih kelas 1 SMP. Awal aku bisa dekat dengan dimen karena aku dan dimen pernah terlibat masalah dengan kakak kelasku pas SMP, awal masalahnya sih sepele, aku dan dimen menolak di palak oleh kakak kelas, aku dan dimen pun digiring ke wc untuk di hajar bareng-bareng. Jujur aku sudah siap bonyok karena lawan kami tidak sebanding, 5 lawan 2.
“woy, kalo ada celah ntar kita kabur aja, lu kan badannya gede, itu dorong kakak kelas yang badannya paling kurus”
Bisik dimen seraya menoel lenganku
“yohh siap gw, lu juga dorong kakak kelas yang pake kaca mata kaya orang cupu itu”
Aku pun setuju dengan dimen
“gw itung sampe tiga, lu dorong ye. 1,2,3!”
Aku dan dimen pun mendorong kakak kelas yang di maksud, yang rencana awal cuma 2 orang kakak kelas yang di dorong, malah semua jatuh. Ternyata kakak kelas yang di belakang jatoh juga akibat slip di sepatunya.
Aku pun berlari, namun aku tersadar setelah aku agak jauh berlari di depan dimen. Ternyata dimen tidak berlari, dan aku kembali ke tempat dimen berada.
“ g*bl*k lu!”
Teriak dimen pada kakak kelas yang jatuh itu, lalu berlari sekencang-kencangnya dan meninggalkanku di tempat tadi, kalo tau gitu mending gausah disamperin balik-_-
Tapi sudahlah, sudah terlanjur aku juga ingin mengucapkan kata perpisahan pada kakak-kakak kelas jagoan ini.
“g*bl*k juga lu!”
Teriak ku sambil berlari menyusul dimen yang entah sudah pergi kemana-_-
Semenjak kejadian itu, aku dan dimen bersahabat. Aku tau rahasia A-Z dimen, begitu juga dimen tau rahasia A-Z nya aku. Tak terasa sudah 6 tahun kita bersahabat dan sebentar lagi mau lulus SMA.
Flascback Off
“We Are Baseball Softball SMA NEGERI NUSANTARA, We fight! We win!”
Semua anak ekskul baseball softball pun kumpul di lapangan. Kami sibuk menata stand kami, mengambil piala untuk di pajang di stand kami, mengambil perlengkapan baseball softball dan lain-lain. Sebentar lagi waktunya anak kelas X dikumpulkan di lapangan untuk mendaftar ekskul yang mereka inginkan
“oy kapten melamun aja lu, kenapa sih?”
Senggolan Raja seketika membuat lamunanku buyar. Raja adalah teman satu timku, dia tidak sekelas denganku, aku XII IPS 3 dia XII IPA 6. Oh iya, dia pitcher utama di tim ini, lebih tepatnya dia adalah partnerku di lapangan, dan aku seorang catcher.
“gapapa Ja, gw cuma terharu aja. udah berapa kali kita berjuang buat tim ini ya ja? itu piala sama medali sampe numpuk gitu. Latihan keras kita gak sia-sia ya ja. pulang sekolah lanjut latihan, selesai latihan pasti pulangnya maghrb, besoknya langsung sekolah. Tapi kita semua tetep semangat, gw bangga sama tim ini ja:’)”
Jelasku kepada raja, iya aku orangnya gampang mellow, mellow dalam arti sesuatu yang sangat berharga dihidupku pasti akan ku kenang terus, entah itu menyakitkan atau membahagiakan *ntapsoul~
“ unchhhh kaptenku tersayaang:* (sambil monyong-monyong jijay) hahahahha jujur dah selama gw ikut ekskul olahraga, baru kali ini ndi gw ngerasa klop sama suatu tim. Dimana rasa kekeluargaan tuh erat banget di tim ini nih. Tapi inget jangan lengah kapten walau kita sudah sering juara, ada turnamen terakhir abis lebaran kapten, harus lebih rajin lagi latihannya!”
Ucap Raja panjang lebar. Perkataan raja mengingatkan ku suatu hal, bahwa sebentar lagi aku akan lulus dan pertandingan terakhirku akan segera dimulai setelah lebaran. Itu artinya aku harus mempersembahkan kado yang terbaik buat tim ini yaitu “JUARA”
“btw ayo siap-siap, bentar lagi anak kelas X dateng”
“ kuy, ayo sekalian cari dede emeshshh suruh masuk softball bray hahahaha”
Kompak kami berdua.
Akhirnya acara pun dimulai, semua anak-anak organisasi sibuk saling berlomba membanggakan standnya, aku sih hanya membagikan brosur dan kembali ke stand. Biarkan anak-anak lain saja yang sibuk sana sini hahahaha.
Tiba-tiba.....
“kak aku mau daftar softball”
“iya, itu tulis dulu nama, kelas, dan.....”
-to be continued
“one night i stand i remind of you our hope and dream, tears in my eyes. When you gone so fast when i realize, you know i can’t be perfect” –Still Virgin, hate to miss someone
“hoy! Kapten! Denger gak yang gw omong?”
Ujar dimen sahabatku sejak SMP
“apaan dah, gw gak denger”
balasku
“ah karpet! Makannya telinga tuh jangan di sumpel mulu, nanti istirahat anak-anak baseball di suruh bikin stand di lapangan, buat merekrut anak-anak kelas 10”
Jelas dia
“ oh iya gw lupa bro sekarang kan hari terakhir anak kelas X mos ya, hahahaha”
Seraya menampol kepala dimen
“eh rese main nampol aja, kalo gw jadi oon lu mau tanggung jawab? Udah ah gw mau ke kantin, mau ikut kagak lu sekalian lihat dede gemeshhh hahahaha”
Protes dimen
“gw dikelas ajalah men, mager gw ke kantin”
Dimen pun meninggalkan ku sambil memberikan ku jari tengah.
“jancuk lu men, awas aja”
Aku melempar tipex ke dimen tapi sayangnya gak kena-_-
Flashback On.
Sedikit cerita tentang Dimen, Dimen adalah sahabatku sejak aku masih kelas 1 SMP. Awal aku bisa dekat dengan dimen karena aku dan dimen pernah terlibat masalah dengan kakak kelasku pas SMP, awal masalahnya sih sepele, aku dan dimen menolak di palak oleh kakak kelas, aku dan dimen pun digiring ke wc untuk di hajar bareng-bareng. Jujur aku sudah siap bonyok karena lawan kami tidak sebanding, 5 lawan 2.
“woy, kalo ada celah ntar kita kabur aja, lu kan badannya gede, itu dorong kakak kelas yang badannya paling kurus”
Bisik dimen seraya menoel lenganku
“yohh siap gw, lu juga dorong kakak kelas yang pake kaca mata kaya orang cupu itu”
Aku pun setuju dengan dimen
“gw itung sampe tiga, lu dorong ye. 1,2,3!”
Aku dan dimen pun mendorong kakak kelas yang di maksud, yang rencana awal cuma 2 orang kakak kelas yang di dorong, malah semua jatuh. Ternyata kakak kelas yang di belakang jatoh juga akibat slip di sepatunya.
Aku pun berlari, namun aku tersadar setelah aku agak jauh berlari di depan dimen. Ternyata dimen tidak berlari, dan aku kembali ke tempat dimen berada.
“ g*bl*k lu!”
Teriak dimen pada kakak kelas yang jatuh itu, lalu berlari sekencang-kencangnya dan meninggalkanku di tempat tadi, kalo tau gitu mending gausah disamperin balik-_-
Tapi sudahlah, sudah terlanjur aku juga ingin mengucapkan kata perpisahan pada kakak-kakak kelas jagoan ini.
“g*bl*k juga lu!”
Teriak ku sambil berlari menyusul dimen yang entah sudah pergi kemana-_-
Semenjak kejadian itu, aku dan dimen bersahabat. Aku tau rahasia A-Z dimen, begitu juga dimen tau rahasia A-Z nya aku. Tak terasa sudah 6 tahun kita bersahabat dan sebentar lagi mau lulus SMA.
Flascback Off
“We Are Baseball Softball SMA NEGERI NUSANTARA, We fight! We win!”
Semua anak ekskul baseball softball pun kumpul di lapangan. Kami sibuk menata stand kami, mengambil piala untuk di pajang di stand kami, mengambil perlengkapan baseball softball dan lain-lain. Sebentar lagi waktunya anak kelas X dikumpulkan di lapangan untuk mendaftar ekskul yang mereka inginkan
“oy kapten melamun aja lu, kenapa sih?”
Senggolan Raja seketika membuat lamunanku buyar. Raja adalah teman satu timku, dia tidak sekelas denganku, aku XII IPS 3 dia XII IPA 6. Oh iya, dia pitcher utama di tim ini, lebih tepatnya dia adalah partnerku di lapangan, dan aku seorang catcher.
“gapapa Ja, gw cuma terharu aja. udah berapa kali kita berjuang buat tim ini ya ja? itu piala sama medali sampe numpuk gitu. Latihan keras kita gak sia-sia ya ja. pulang sekolah lanjut latihan, selesai latihan pasti pulangnya maghrb, besoknya langsung sekolah. Tapi kita semua tetep semangat, gw bangga sama tim ini ja:’)”
Jelasku kepada raja, iya aku orangnya gampang mellow, mellow dalam arti sesuatu yang sangat berharga dihidupku pasti akan ku kenang terus, entah itu menyakitkan atau membahagiakan *ntapsoul~
“ unchhhh kaptenku tersayaang:* (sambil monyong-monyong jijay) hahahahha jujur dah selama gw ikut ekskul olahraga, baru kali ini ndi gw ngerasa klop sama suatu tim. Dimana rasa kekeluargaan tuh erat banget di tim ini nih. Tapi inget jangan lengah kapten walau kita sudah sering juara, ada turnamen terakhir abis lebaran kapten, harus lebih rajin lagi latihannya!”
Ucap Raja panjang lebar. Perkataan raja mengingatkan ku suatu hal, bahwa sebentar lagi aku akan lulus dan pertandingan terakhirku akan segera dimulai setelah lebaran. Itu artinya aku harus mempersembahkan kado yang terbaik buat tim ini yaitu “JUARA”
“btw ayo siap-siap, bentar lagi anak kelas X dateng”
“ kuy, ayo sekalian cari dede emeshshh suruh masuk softball bray hahahaha”
Kompak kami berdua.
Akhirnya acara pun dimulai, semua anak-anak organisasi sibuk saling berlomba membanggakan standnya, aku sih hanya membagikan brosur dan kembali ke stand. Biarkan anak-anak lain saja yang sibuk sana sini hahahaha.
Tiba-tiba.....
“kak aku mau daftar softball”
“iya, itu tulis dulu nama, kelas, dan.....”
-to be continued
Diubah oleh andichisti 27-02-2017 21:06
0
tapi kalo agan nanya ane anak baseball atau bukan, ane bakal jawab ane beneran anak baseball