- Beranda
- Stories from the Heart
Generation With No Mythologies To Follow
...
TS
konigswood
Generation With No Mythologies To Follow
Love? What is that? Seems legit, can I have some on it?
Everybody talk about love, but what the true love mean?
Everybody sayin love more than his/her love
But I have Love for You more than words I can say
It is real? Nope maybe it is rael
Everybody talk about love, but what the true love mean?
Everybody sayin love more than his/her love
But I have Love for You more than words I can say
It is real? Nope maybe it is rael
Hai untuk seseorang disana, Aku sayang padamu ketika aku benar benar membencimu saat ini, maafkan aku yang terlalu angkuh untuk mengatakan aku sayang padamu, maafkan aku yang ternyata tidak berusaha saat engkau hendak meninggalkan ku terdampar disini
Just enjoy it, If there was same name, same place, same stories (Copy Paste) at this story, i just said So sorry im to terrible to hear that, cz My stories gonna using similar name similar place, if you wanna share it, please dont forgot the copyright
Moral? I dont give a fuck with it, so here we go!
Kita coba sedikit pengindexan ya, sebelumnya ga ada indexnya
Spoiler for Sop Iler:
Diubah oleh konigswood 11-01-2018 11:35
0
92.1K
501
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
konigswood
#132
"Apa kabar? Hope you good, ur turn is over, so this is my turn, i hope u will hear what i want to tell u, like i hear you for last moment"
"Sorry Graham, aku mematahkan kepercayaanmu, tapi.." Selanya saat ia mendengar perkataanku, hanya kalimat itu yang dapat kudengar jelas, sisanya beradu dengan suaraku sendiri hingga gaduh
"Banyak hal yang, maybe i can share it with you, but i lost the moment, mungkin aku bukanlah orang yang mudah membagi kebersamaan, aku tumbuh dari keluarga broken home, hari - hariku sendiri sebagai anak tunggal, u know what i feel right? Saat kita ketemu di showroom, aku merasa ada sosok keibuan yang selama ini aku cari, ya! Kamu mirip sekali dengan Mama, aku yakin tebakan ku saat itu benar, benar seperti Mama dan aku harus seperti Papa, beruntungnya aku ketika Mengetahui belahan jiwanya telah membagi hati sebelum ke jenjang berikutnya" kemudian semua memori tentang Mama, memutar di otakku kembali, aku ingat masa - masa pertengkaran Papa dan Mama, jatuhlah air mataku, dan bagian kepala belakangku sedikit sakit, mungkin belum saatnya untuk banyak berfikir
"Tell me about you more, are you still in line?" Tanyanya
"Did you know?, my head bleeding just now, semua memori buruk tentang Mama dan Papa berputar, Aku sudah 3 hari ini tidak berkuliah, tidak juga pulang kerumah, aku kesepian aku butuh yang bisa menghiburku, at least hanya dengan mendengar suaramu saja, aku tahu mungkin ini konyol, aku menghubungi orang yang menyakitiku, hahaha, ya konyol sekali Graham Xaphier ini? Apakah tidak ada wanita lagi di dunia ini? Maybe it will be my last time to hear ur voice, and u too, the old Graham has been slain by a girl, and the new Graham will forgetting all about that girl belong with the memories, I love you, meet me a hour from now in somewhere place, so the old ne never die, and the old can keep loving a bad girl who have wreck him"
Ucapku kemudian ku taruh ponselku di meja, tanpa mematikan telephone
"Ham, kamu dimana? Tunggu aku, aku di Jakarta kok sekarang, kamu dimana?" Ah musim liburan di winter ternyata
"Meet me in 58 minutes"
"Where are you" ku dengar suara raungan mobil milik om Aji
"That roof, i come to that roof, wait me there" masih ingat ternyata dengan rooftop pertama kali kita dating
"48 minutes"
"Stoppp it, you make me headache" ucapnya setengah teriak
"Please ham, say it, where are you" terusnya, yayas tahu tentang apartment ini, entahlah
Ku dengar suara raungan mesinnya semakin kencang dan, bruk.... Terdengar keras, sangat keras kemudian terdengar bunyi alarm mobil, Laras.... What happen yas?
"30 minutes"
Cukup lama, hingga waktu tersebut habis
"Halo, dengan siapa saya bicara?" Ucap seorang asing di ujung sana
"Saya Pacarnya, ini siapa?" Tanyaku
"Pacar mas, mengalami kecelakaan di Ciater, sekiranya mas bisa hadir ke tkp saat ini, untuk dimintai keterangan"
Oh shit......
"Sorry Graham, aku mematahkan kepercayaanmu, tapi.." Selanya saat ia mendengar perkataanku, hanya kalimat itu yang dapat kudengar jelas, sisanya beradu dengan suaraku sendiri hingga gaduh
"Banyak hal yang, maybe i can share it with you, but i lost the moment, mungkin aku bukanlah orang yang mudah membagi kebersamaan, aku tumbuh dari keluarga broken home, hari - hariku sendiri sebagai anak tunggal, u know what i feel right? Saat kita ketemu di showroom, aku merasa ada sosok keibuan yang selama ini aku cari, ya! Kamu mirip sekali dengan Mama, aku yakin tebakan ku saat itu benar, benar seperti Mama dan aku harus seperti Papa, beruntungnya aku ketika Mengetahui belahan jiwanya telah membagi hati sebelum ke jenjang berikutnya" kemudian semua memori tentang Mama, memutar di otakku kembali, aku ingat masa - masa pertengkaran Papa dan Mama, jatuhlah air mataku, dan bagian kepala belakangku sedikit sakit, mungkin belum saatnya untuk banyak berfikir
"Tell me about you more, are you still in line?" Tanyanya
"Did you know?, my head bleeding just now, semua memori buruk tentang Mama dan Papa berputar, Aku sudah 3 hari ini tidak berkuliah, tidak juga pulang kerumah, aku kesepian aku butuh yang bisa menghiburku, at least hanya dengan mendengar suaramu saja, aku tahu mungkin ini konyol, aku menghubungi orang yang menyakitiku, hahaha, ya konyol sekali Graham Xaphier ini? Apakah tidak ada wanita lagi di dunia ini? Maybe it will be my last time to hear ur voice, and u too, the old Graham has been slain by a girl, and the new Graham will forgetting all about that girl belong with the memories, I love you, meet me a hour from now in somewhere place, so the old ne never die, and the old can keep loving a bad girl who have wreck him"
Ucapku kemudian ku taruh ponselku di meja, tanpa mematikan telephone
"Ham, kamu dimana? Tunggu aku, aku di Jakarta kok sekarang, kamu dimana?" Ah musim liburan di winter ternyata
"Meet me in 58 minutes"
"Where are you" ku dengar suara raungan mobil milik om Aji
"That roof, i come to that roof, wait me there" masih ingat ternyata dengan rooftop pertama kali kita dating
"48 minutes"
"Stoppp it, you make me headache" ucapnya setengah teriak
"Please ham, say it, where are you" terusnya, yayas tahu tentang apartment ini, entahlah
Ku dengar suara raungan mesinnya semakin kencang dan, bruk.... Terdengar keras, sangat keras kemudian terdengar bunyi alarm mobil, Laras.... What happen yas?
"30 minutes"
Cukup lama, hingga waktu tersebut habis
"Halo, dengan siapa saya bicara?" Ucap seorang asing di ujung sana
"Saya Pacarnya, ini siapa?" Tanyaku
"Pacar mas, mengalami kecelakaan di Ciater, sekiranya mas bisa hadir ke tkp saat ini, untuk dimintai keterangan"
Oh shit......
0