Kaskus

Story

neopoAvatar border
TS
neopo
Mata Terkutuk - The Dark Side (REBORN) [TAMAT]
Mata Terkutuk - The Dark Side (REBORN) [TAMAT]


Mata Terkutuk - The Dark Side (REBORN) [TAMAT]


Semua yang bisa terlihat belum tentu adalah yang sebenarnya. Kebanyakan orang hanya melihat apa yang ingin mereka lihat. Namun ada satu bagian yang tidak akan pernah bisa berbohong, yaitu CERMINAN HATI


Setidaknya begitulah yang dikatakan oleh wanita yang kulihat selalu memancarkan aura bercahaya. Tapi maksudku apa manfaat sebenarnya dari kelebihan yang kumiliki saat ini? Sampai saat ini aku masih mencari tahu, hingga berbagai macam kejadian-kejadian aneh yang selalu ku alami. Semua berawal dari mimpi yang pernah kualami saat aku masih duduk di bangku sekolah.



Tokoh :
  • Khaidar Ekanetra - Aku, pria dengan tinggi 170cm berkulit kecoklatan dengan rambut pendek lurus, dan pendiam
  • Heri Arisyandi - Sahabatku sejak SMA, tinggi badan sepantarku, kulit putih rambut pendek keriting, orang paling gokil dan terkadang ceroboh
  • Dirga Leo - Seorang anak laki-laki yang merupakan atlit hebat sejak SMA dengan tinggi 165cm berkulit putih bersih, rambut pendek
  • Syilainun Dessari - Wanita berhijab, adik kelasku dari SMP tinggi sekitar 160cm berkulit putih, sangat pemalu tapi begitu anggun
  • Syahla Kirana - Wanita cantik nan pintar, berambut panjang hingga punggungnya, wanita yang sedikit tomboy tapi tetap anggun dan pintar
  • Razeeta - Wanita modis dengan rambut panjang, berkacamata. So cool namun elegan


SMA
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44

KULIAH
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Ending?

Kisah ini akan dilanjutkan dalam thread yang berbeda, bukan apa-apa, agar judul dan cerita dapat berjalan sesuai dengan yang semestinya emoticon-SmilieMohon dimaklum. Jika kalian sadar, cerita ini sudah keluar jauh dari judul emoticon-Smilie


Jumpa Jodoh

Merupakan kisah lanjutan dari cerita ini. Dan disana semua akan terjawab dengan siapa seorang Netra menikah emoticon-Big Grin
Jika ada yang mau memberi masukan, dengan senang hati akan saya baca


Polling
0 suara
Siapakah yang akan menikah dengan Netra?
Diubah oleh neopo 03-04-2017 20:19
meydiariandiAvatar border
junti27Avatar border
ugalugalihAvatar border
ugalugalih dan 19 lainnya memberi reputasi
20
465.8K
1.2K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.1KAnggota
Tampilkan semua post
neopoAvatar border
TS
neopo
#250
Part 22 - Razeeta
Quote:


Tanpa banyak bertanya lagi, aku hanya berjalan mengikuti Anna dari belakang. Hingga akhirnya kami tiba di sebuah toko buku. Waah . . . jelas Anna pintar, main nya aja ke toko buku, beda denganku, pulang main PS emoticon-Ngakak (S).

Quote:


Kami berkeliling ga jelas, Anna yang terus saja mengambil buku dan memasukkannya kembali ke jajaran, sementara aku sedari tadi mondar-manding mencari tempat duduk. Kebanyakan orang-orang disini membaca sambil berdiri, ko mereka kuat ya? Hmm . . . jika sudah cinta terhadap sesuatu apapun dilakukan . . . 1 Jam sudah berlalu, Anna masih sibuk dengan bacaannya, sementara aku hanya mendengarkan lagu-lagu dari Hpku.

Quote:


Anna mengajakku untuk makan disebuah tempat gerobak pinggir jalan. Aku heran, baru kali ini lihat cewe ngajak makan ditempat seperti ini.

Quote:


Kamipun makan bersama, aku yang memang sudah kelaparan makan dengan begitu lahap. Sesekali Anna melihatku ia tertawa karena cara makanku yang sudah seperti orang ga makan selama sebulan. Setelah kami makan, aku mengatarkan Anna pulang. Jam 5 sore, kami tiba dirumah Anna.

Quote:


Akupun kembali berjalan pulang. Hari ini berlalu begitu saja, tak ada hal menarik lainnya yang terjadi selepas jalan-jalan bersama Anna.


*Hari ketiga ospek


Aku teringat dengan seseorang yang keberadaannya baru aku ketahui kemarin. Razeeta . . . seorang gadis berkaca mata yang merupakan siswa dari SMP yang sama denganku. Selama 2 tahun ini aku baru tahu kalau dia sekolah di tempat yang sama denganku. Lalu apa maksud dia berkata, dia tahu apa yang aku lakukan? Apa dia menyadari aku yang terkadang menutup mata kananku?


Tanpa terasa sedari tadi memikirkan Zee, aku tengah tiba di sekolah. Aku langsung menuju ruang OSIS untuk menyimpan barang-barangku. Disana belum ada siapapun, mungkin aku datang terlalu pagi. Saat beberapa siswa mulai berdatangan, bertepatan dengan kedatangan perempuan yang kubicarakan tadi. Zee sedang ngobrol dengan temannya di kantin. Aku terus memperhatikannya, dan tiba-tiba seseorang menghampirinya, kemudian memberikan sesuatu pada Zee. Apa yang ia kasih . . .? Aku mencoba menggunakan kekuatan mata kiriku, hanya sekedar ingin tahu bagaimana dia.


Apa yang kulihat berbeda, ia mengenakan sebuah mahkota layaknya seorang ratu, dengan mengenakan gaun berwarna merah dan dipunggungnya terdapat sayap seperti kelelawar dengan warna hitam pekat. Apa sebenarnya dia. Seketika ia melihatku, aku langsung menurunkan tanganku. Astagfirullah . . . kenapa aku jadi memata-matai orang lagi, dulu aku sudah mulai tak melakukannya karena aku takut dianggap menyalahgunakan kekuatan ini.Tapi aku masih penasaran dengan Zee . . .


“Salah satu tanda bahwa Allah berpaling pada hamba Nya adalah, Allah akan sibukan hamba nya dengan perkara yang tidak bermanfaat pada diri nya”

Kalau kita sibuk ngurusin orang, itu tanda bahwa Allah berpaling dari diri kita. Kenapa?
Karena akhirnya kita menjadi lupa zikir, sholat, doa, dll. Yang kita lakukan hanya sibuk ngurusin kehidupan orang lain.



*Kriiiiiing . . . . . * suara bel berbunyi pertanda kelas akan dimulai

Quote:


Kamipun melaksanakan kegiatan ospek kembali. Kegiatan berlangsung dengan lancar. Saat jam istirahat, aku berjalan ke kantin sendirian. Ya . . . sendirian, tidak dengan Sari . . . Seketika itu aku melihat seorang anak yang tadi pagi menghampiri Zee. Iseng-iseng aku menggunakan mata kiriku lagi. Ia tak terlihat jauh berbeda, sosok manusia biasa namun wajahnya begitu gelap, bahkan aku tak dapat melihatnya.


Ia berjalan ke arah kantin tempat dimana aku sedang berdiam diri. Sambil menikmati es jeruk pesananku, aku mendengarkan lagu di Hpku. Tiba-tiba ia berjalan kearahku, karena kursi kosong yang tersisa hanya didekatku. Aku mencoba membuka topik dan mengajaknya ngobrol

Quote:


Diapun pergi menuju kelasnya yang entah dimana. Sementara makanan yang ia pesanpun malah berpindah tangan padaku, tapi baiknya ia belum membayarnya, jadi anggaplah aku yang memesan. Sedang asyiknya makan, seseorang datang dan merebut mangkok yang ada didepanku

Quote:


Hari-hari berlalu, aku tak melihat adanya aktivitas yang aneh lagi dari para siswa. OSPEK telah berlalu, kini saatnya kami menjalani pembelajaran untuk persiapan dalam menghadapi ujian nasional. Hari ini adalah hari jum’at dimana pembelajaran dimulai. Aku duduk sebangku dengan Anna. Meski pada awalnya ada orang yang mengejek karena mengira aku berpacaran dengan Anna, tapi aku tak peduli apa kata orang. Saat di kelas, Anna menjadi sedikit pendiam dibanding sebelum-sebelumnya. Setahuku dulu ia sangatlah aktif di kelas.

Quote:


Sepulang sekolah, aku dan Anna pulang bersama, seperti sebelumnya, ia memintaku mengantarnya ke toko buku. Awalnya aku tak ingin memenuhi keinginannya tapi hati dan tawaran di traktir mengalahkanku emoticon-Big GrinHanya saja kali ini kami tak jalan kaki, kami menggunakan sepeda yang aku bawa dari rumah. Waaa . . . romantis emoticon-Big Grin Ga juga sih . . . Dipikir ngegoes bawa orang ga pegel emoticon-Ngakak (S) tapi bawa Anna ko terasa ringan ya . . . mungkin saja dia kurus

Quote:


Kami berjalan ke arah toko buku itu . . .


*BRUGG* aku bertubrukan dengan seseorang

Quote:

khuman
JabLai cOY
junti27
junti27 dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.