- Beranda
- Stories from the Heart
Z3 (zaky,zafran,zamrun)
...
TS
dzoeven
Z3 (zaky,zafran,zamrun)
[---Z---3---]
[---Z---3---]

Quote:
Quote:
[ PROLOG ]
Quote:
Quote:
INDEX
Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 2 suara
Your Favorit Aktor ?
Zaky
0%
Zafran
50%
Zamrun
50%
Diubah oleh dzoeven 27-11-2017 19:29
anasabila memberi reputasi
1
6.1K
62
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
dzoeven
#47
SITUASI 22 HANTU SISKA PENUNGGU GEDUNG PERPUSTAKAAN
Hari - hari di sekolah Z3 semakin berlalu , kisah cinta mereka terus berjalan seiring kegundahan dalam hati mereka masing - masing . Agaknya hanya zaky yang paling bahagia saat ini , setiap hari nya zaky bisa bertemu kekasihnya yaitu anggi disekolah . Tapi berbeda dengan zafran dan zamrun , mereka masih gundah gulana perihal kisahnya dengan wanita yang sedang di dekatnya .
Pelajaran di sekolah kian membuat semua murid kelas 3 harus belajar lebih giat , termasuk Z3 , mereka semakin dibebani oleh tugas - tugas yang diberikan oleh guru mereka , karena saat ini mereka sudah kelas 3 SMK , mereka semakin sadar akan datangnya Ujian Nasional hingga mengurangi jam bermain mereka .
Suatu hari mereka bertiga ingin mencari bahan laporan untuk tugas praktikum , maka dari itu mereka memutuskan untuk mencari bahan laporan ke perpustakaan sekolah setelah jam pulang sekolah.
Bell pulang sekolah pun terdengar , menandakan jam pulang sekolah telah tiba , lantas mereka pergi menuju ke arah pos satpam untuk meminta ijin ke Pak Kardi dengan alasan untuk mencari bahan laporan praktikum di gedung perpustakaan . Biasanya perpustakaan akan ditutup saat jam pulang sekolah , maka dari itu mereka harus meminta ijin ke Pak Kardi dulu yang notabenya sebagai satpam sekaligus pemegamg kunci semua gedung di sekolah.
Setelah meminta ijin ke pak kardi , sambil merayu - rayu sedikit ditambah dengan beberapa bungkus rokok , akhirnya Z3 diperbolehkan untuk memasuki ruang perpustakaan , dengan catatan sebelum pukul 6 malam mereka sudah harus meninggalkan ruang perpustakaan.
Z3 tidak terlalu mendengar apa yang tadi pak kardi katakan , padahal saat itu pak kardi berkata dengan sedikit cemas dan serius , terlihat dari muka pak kardi yang bimbang antara memperbolehkan atau tidak memperbolehkan ke gedung perpustakaan sekolah.
Waktu itu menunjukan pukul 4 sore , lalu Z3 berjalan menuju arah gedung perpustakaan yang terletak di lantai dua , keadaan saat itu sangat sepi , hanya mereka bertiga yang berada di sekolah , pak kardi nampaknya ke kantin , karena biasanya dia memesan kopi ke mbak jum sebelum mbak jum menutup kantinya.
Satu demi satu anak tangga mulai mereka naiki , hingga akhirnya mereka sampai di depan gedung perpustakaan . Angin sore berhembus pelan tapi dingin di lantai atas gedung , setelah membuka pintu gedung perpustakaan , lalu mereka masuk , keadaan yang gelap di ruangan mengharuskan mereka menyalakan lampu , zaky akhirnya memencet saklar lampu yang ada di ruangan itu , menyalalah lampu itu , walau masih sore , keadaan di dalam ruangan perpustakaan itu sudah terlihat gelap , untuk memudahkan mereka bertiga mencari buku dan mencatat bahan laporan maka lampu harus dinyalakan.
Mereka bertiga mulai berjalan menjelajahi setiap rak buku yang ada , zaky berjalan ke sisi deretan rak buku sebelah kanan , zafran di deretan tengah , dan zamrun dideretan sebelah kiri , setelah cukup lama mereka mencari buku , akhirnya mereka kembali berkumpul bersama lalu duduk bertiga dalam satu meja
Mereka bertiga terlihat sibuk mencatat isi buku itu , saling bertanya bagian mana yang perlu dicatat , biar nanti bisa dijadikan satu untuk satu laporan , lembar demi lembar kertas dalam buku itu mereka catat , kadang jika dalam buku itu tidak terdapat materi yang mereka cari , mereka secara bergantiyan mencari buku yang lainya di rak buku perpustakaan.
Waktu terus berlalu , hingga ternyata sudah menunjukan pukul 6 lebih 10 menit malam , tapi mereka masih terlihat sibuk membaca dan mencatat.
Langit diluar semakin gelap pertanda malam sudah tiba , entah dari mana ada angin sedikit kencang berhembus dari balik pintu , hingga menimbulkan suara geseran pintu yang saat itu sedikit terbuka menjadi semakin terbuka lebar , mereka bertiga berhenti mencatat untuk beberapa saat karena kaget . "Anjir anginya gede juga" celetuk zafran.
Mereka melanjutkan mencatat buku lagi dan tidak terlalu memperdulikan angin tadi , tiba - tiba lampu ruangan perpustakaan itu mendadak padam , lalu mereka bertiga panik karena tidak dapat melihat keadaan ruangan sekitar , cukup mengherankan lampu itu bisa padam sendiri padahal lampu yang berada diluar ruangan gedung perpustakaan masih menyala , mereka bertiga sontak bingung lalu membereskan semua buku mereka dan memasukanya ke dalam tas , tak perduli itu buku perpustakaan atau buku mereka sendiri , karena keadaan saat itu gelap sekali
Akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dari gedung perpustakaan , mereka sudah berdiri dan bersiap untuk berjalan ke luar , belum sempat mereka berjalan satu langkah tiba - tiba lampu diruangan perpustakaan menyala lagi , sontak membuat mereka bingung tapi merasa lebih tenang karena sudah ada cahaya yang menerangi mereka , akhirnya mereka meneruskan berjalan ke arah luar ruangan , setelah berjalan hampir 10 meter mendekati pintu keluar mereka dikejutkan oleh satu buku di salah satu rak perpustakaan yang terjatuh , mereka bertiga langsung kaget , reflek mereka melihat ke arah buku yang telah jatuh tepat di atas meja , sangat aneh buku itu bisa jatuh ke atas meja , harusnya ke lantai , belum sempat mereka berpikir banyak tentang hal itu , kursi yang ada di dekat buku itu mendadak bergeser seperti ada orang yang menggesernya untuk digunakan duduk , mereka bertiga masih keheranan dengan kejadian itu , masih berdiri terpaku menatap ke arah kursi dan buku itu , kejadian aneh berikutnya buku yang ada di atas meja itu tiba - tiba membuka lembar demi lembar seperti ada seseorang yang sedang membacanya , setelah melihat kejadian itu akhirnya mereka bertiga serentak berlari menuju pintu keluar ruangan perpustakaan , dengan tergesa gesa , zafran berada di posisi terdepan , didikuti zamrun di posisi kedua dan zaky posisi paling belakang.
Mereka bertiga sudah menuruni lantai , tangga demi tangga mereka berlari , hingga akhirnya sampi dilantai bawah , pas mereka bertiga mau belok menuju ke arah pintu keluar gedung aula yang letaknya di bawah gedung perpustakaan mereka dikejutkan oleh sesosok laki - laki yang berjalan ke arahnya , belum sempat mereka mengetahui siapa sosok itu reflek mereka berteriak "Setannnnnnnnnnnn......."
Pelajaran di sekolah kian membuat semua murid kelas 3 harus belajar lebih giat , termasuk Z3 , mereka semakin dibebani oleh tugas - tugas yang diberikan oleh guru mereka , karena saat ini mereka sudah kelas 3 SMK , mereka semakin sadar akan datangnya Ujian Nasional hingga mengurangi jam bermain mereka .
Suatu hari mereka bertiga ingin mencari bahan laporan untuk tugas praktikum , maka dari itu mereka memutuskan untuk mencari bahan laporan ke perpustakaan sekolah setelah jam pulang sekolah.
Bell pulang sekolah pun terdengar , menandakan jam pulang sekolah telah tiba , lantas mereka pergi menuju ke arah pos satpam untuk meminta ijin ke Pak Kardi dengan alasan untuk mencari bahan laporan praktikum di gedung perpustakaan . Biasanya perpustakaan akan ditutup saat jam pulang sekolah , maka dari itu mereka harus meminta ijin ke Pak Kardi dulu yang notabenya sebagai satpam sekaligus pemegamg kunci semua gedung di sekolah.
Setelah meminta ijin ke pak kardi , sambil merayu - rayu sedikit ditambah dengan beberapa bungkus rokok , akhirnya Z3 diperbolehkan untuk memasuki ruang perpustakaan , dengan catatan sebelum pukul 6 malam mereka sudah harus meninggalkan ruang perpustakaan.
Z3 tidak terlalu mendengar apa yang tadi pak kardi katakan , padahal saat itu pak kardi berkata dengan sedikit cemas dan serius , terlihat dari muka pak kardi yang bimbang antara memperbolehkan atau tidak memperbolehkan ke gedung perpustakaan sekolah.
Waktu itu menunjukan pukul 4 sore , lalu Z3 berjalan menuju arah gedung perpustakaan yang terletak di lantai dua , keadaan saat itu sangat sepi , hanya mereka bertiga yang berada di sekolah , pak kardi nampaknya ke kantin , karena biasanya dia memesan kopi ke mbak jum sebelum mbak jum menutup kantinya.
Satu demi satu anak tangga mulai mereka naiki , hingga akhirnya mereka sampai di depan gedung perpustakaan . Angin sore berhembus pelan tapi dingin di lantai atas gedung , setelah membuka pintu gedung perpustakaan , lalu mereka masuk , keadaan yang gelap di ruangan mengharuskan mereka menyalakan lampu , zaky akhirnya memencet saklar lampu yang ada di ruangan itu , menyalalah lampu itu , walau masih sore , keadaan di dalam ruangan perpustakaan itu sudah terlihat gelap , untuk memudahkan mereka bertiga mencari buku dan mencatat bahan laporan maka lampu harus dinyalakan.
Mereka bertiga mulai berjalan menjelajahi setiap rak buku yang ada , zaky berjalan ke sisi deretan rak buku sebelah kanan , zafran di deretan tengah , dan zamrun dideretan sebelah kiri , setelah cukup lama mereka mencari buku , akhirnya mereka kembali berkumpul bersama lalu duduk bertiga dalam satu meja
Quote:
Mereka bertiga terlihat sibuk mencatat isi buku itu , saling bertanya bagian mana yang perlu dicatat , biar nanti bisa dijadikan satu untuk satu laporan , lembar demi lembar kertas dalam buku itu mereka catat , kadang jika dalam buku itu tidak terdapat materi yang mereka cari , mereka secara bergantiyan mencari buku yang lainya di rak buku perpustakaan.
Waktu terus berlalu , hingga ternyata sudah menunjukan pukul 6 lebih 10 menit malam , tapi mereka masih terlihat sibuk membaca dan mencatat.
Langit diluar semakin gelap pertanda malam sudah tiba , entah dari mana ada angin sedikit kencang berhembus dari balik pintu , hingga menimbulkan suara geseran pintu yang saat itu sedikit terbuka menjadi semakin terbuka lebar , mereka bertiga berhenti mencatat untuk beberapa saat karena kaget . "Anjir anginya gede juga" celetuk zafran.
Mereka melanjutkan mencatat buku lagi dan tidak terlalu memperdulikan angin tadi , tiba - tiba lampu ruangan perpustakaan itu mendadak padam , lalu mereka bertiga panik karena tidak dapat melihat keadaan ruangan sekitar , cukup mengherankan lampu itu bisa padam sendiri padahal lampu yang berada diluar ruangan gedung perpustakaan masih menyala , mereka bertiga sontak bingung lalu membereskan semua buku mereka dan memasukanya ke dalam tas , tak perduli itu buku perpustakaan atau buku mereka sendiri , karena keadaan saat itu gelap sekali
Quote:
Akhirnya mereka memutuskan untuk keluar dari gedung perpustakaan , mereka sudah berdiri dan bersiap untuk berjalan ke luar , belum sempat mereka berjalan satu langkah tiba - tiba lampu diruangan perpustakaan menyala lagi , sontak membuat mereka bingung tapi merasa lebih tenang karena sudah ada cahaya yang menerangi mereka , akhirnya mereka meneruskan berjalan ke arah luar ruangan , setelah berjalan hampir 10 meter mendekati pintu keluar mereka dikejutkan oleh satu buku di salah satu rak perpustakaan yang terjatuh , mereka bertiga langsung kaget , reflek mereka melihat ke arah buku yang telah jatuh tepat di atas meja , sangat aneh buku itu bisa jatuh ke atas meja , harusnya ke lantai , belum sempat mereka berpikir banyak tentang hal itu , kursi yang ada di dekat buku itu mendadak bergeser seperti ada orang yang menggesernya untuk digunakan duduk , mereka bertiga masih keheranan dengan kejadian itu , masih berdiri terpaku menatap ke arah kursi dan buku itu , kejadian aneh berikutnya buku yang ada di atas meja itu tiba - tiba membuka lembar demi lembar seperti ada seseorang yang sedang membacanya , setelah melihat kejadian itu akhirnya mereka bertiga serentak berlari menuju pintu keluar ruangan perpustakaan , dengan tergesa gesa , zafran berada di posisi terdepan , didikuti zamrun di posisi kedua dan zaky posisi paling belakang.
Mereka bertiga sudah menuruni lantai , tangga demi tangga mereka berlari , hingga akhirnya sampi dilantai bawah , pas mereka bertiga mau belok menuju ke arah pintu keluar gedung aula yang letaknya di bawah gedung perpustakaan mereka dikejutkan oleh sesosok laki - laki yang berjalan ke arahnya , belum sempat mereka mengetahui siapa sosok itu reflek mereka berteriak "Setannnnnnnnnnnn......."
Diubah oleh dzoeven 10-02-2017 20:38
0