- Beranda
- Stories from the Heart
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
...
TS
taucolama
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.Diubah oleh taucolama 28-02-2017 07:49
afrizal7209787 dan 47 lainnya memberi reputasi
42
1M
1.8K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
taucolama
#1545
Roda kehidupan 2
"Kak, maafin aku. Aku yang ngajak ka Viona pergi beli makanan": kata Tania.
"Bukan salah kamu, semuanya sudah terjadi, tak perlu mencari kesalahan. Bantu doain Viona ya": kataku.
"Pasti kak, aku akan selalu mendoakan kak Viona": kata Tania.
"Bu, sebaiknya ibu pulang dulu aku khawatir kasian Anisa dirumah": kataku.
"Iya nak, ibu juga kepikiran Anisa takut nangis nyariin ibunya": kata ibu.
"Bareng aja sama kami, Tania sudah boleh pulang"' kata mama Shinta.
Tak lama kemudian Ibu, mama Shinta, Tania pulang. Pak Rt pamit padaku dan memberitahu motor Viona yang tertabrak di titipkan dibengkel. Aku berterimakasih pada pak Rt atas segala bantuannya.
Aku sendiri menunggu kabar dari ruang operasi. Indri menelponku menanyakan kabar Viona. Ku memberitahukan bahwa sedang dioperasi. Indri mendoakan untuk kesembuhan Viona.
Waktu serasa berjalan lambat. Hingga seorang dokter menemuiku memberitahu bahwa operasi berhasil. Anak keduaku lahir dengan selamat dan seorang laki laki. Tapi Viona masih dalam kondisi tidak baik dan harus dirawat di ICU. Rasa bahagia memiliki putra bercampur dengan rasa sedih atas kondisi Viona membuatku tak bisa berkata kata. Aku berdiri terdiam hingga tepukan dibahuku menyadarkanku. Kulihat Joko dan Irene ada disini.
"Bagaimana keadaan Viona": tanya Joko.
"Masih harus dirawat di ICU. Tapi putra ku sudah lahir lewat operasi cesar": kataku.
"Sabar ya ka, aku yakin kamu mampu lewati ini semua": kata Irene.
"Bisa nengok Viona?": kata Joko.
"Belum bisa paling jam besuk malam": kataku.
"Kalo putramu, bisa kami melihatnya": kata Joko.
"Bisa ada diruang untuk bayi, ayo kita liat aku juga belum liat": kataku.
Kami berjalan menuju ruang khusus bayi. Sesampainya disana kami melihat dari kaca diluar ruangan. Ada beberapa bayi dalam inkubator. Kucari yang ada namaku disana. Kulihat bayi yang disisi namanya ada namaku. Rasa bahagia terbesit dalam hatiku. Tapi sedih kurasa ketika ku ingat Viona. Aku berjalan menuju bangku dan duduk. Joko dan Irene duduk disampingku.
"Sabar ya ka, kamu harus kuat demi kedua anakmu": kata Irene.
"Iya ka, gue akan bantu semampu gue": kata Joko.
Hp Joko berdering, Joko menjawab telpon.
"Ka, kamu pasti belum makan": kata Irene.
"Belum, aku belum ingin makan": kataku.
"Kamu harus makan, jangan sampai sakit kamu harus sehat biar bisa jaga keluarga kamu, aku pergi cari makanan dulu jangan kemana mana": kata Irene.
"Ka aku kedepan dulu jemput Erni. Dia sudah sampe didepan": kata Joko.
"Iya": jawabku.
Aku termenung sendiri. Tiba tiba harum semerbak bunga melati tercium kuat. Dan kulihat disisiku tiba tiba muncul wanita cantik berbaju hijau.
"Jangan khawatir anakmu akan kujaga": kata wanita itu.
Aku jadi teringat ancaman makhluk yang dulu pernah mengatakan menginginkan anakku.
"Kak, maafin aku. Aku yang ngajak ka Viona pergi beli makanan": kata Tania.
"Bukan salah kamu, semuanya sudah terjadi, tak perlu mencari kesalahan. Bantu doain Viona ya": kataku.
"Pasti kak, aku akan selalu mendoakan kak Viona": kata Tania.
"Bu, sebaiknya ibu pulang dulu aku khawatir kasian Anisa dirumah": kataku.
"Iya nak, ibu juga kepikiran Anisa takut nangis nyariin ibunya": kata ibu.
"Bareng aja sama kami, Tania sudah boleh pulang"' kata mama Shinta.
Tak lama kemudian Ibu, mama Shinta, Tania pulang. Pak Rt pamit padaku dan memberitahu motor Viona yang tertabrak di titipkan dibengkel. Aku berterimakasih pada pak Rt atas segala bantuannya.
Aku sendiri menunggu kabar dari ruang operasi. Indri menelponku menanyakan kabar Viona. Ku memberitahukan bahwa sedang dioperasi. Indri mendoakan untuk kesembuhan Viona.
Waktu serasa berjalan lambat. Hingga seorang dokter menemuiku memberitahu bahwa operasi berhasil. Anak keduaku lahir dengan selamat dan seorang laki laki. Tapi Viona masih dalam kondisi tidak baik dan harus dirawat di ICU. Rasa bahagia memiliki putra bercampur dengan rasa sedih atas kondisi Viona membuatku tak bisa berkata kata. Aku berdiri terdiam hingga tepukan dibahuku menyadarkanku. Kulihat Joko dan Irene ada disini.
"Bagaimana keadaan Viona": tanya Joko.
"Masih harus dirawat di ICU. Tapi putra ku sudah lahir lewat operasi cesar": kataku.
"Sabar ya ka, aku yakin kamu mampu lewati ini semua": kata Irene.
"Bisa nengok Viona?": kata Joko.
"Belum bisa paling jam besuk malam": kataku.
"Kalo putramu, bisa kami melihatnya": kata Joko.
"Bisa ada diruang untuk bayi, ayo kita liat aku juga belum liat": kataku.
Kami berjalan menuju ruang khusus bayi. Sesampainya disana kami melihat dari kaca diluar ruangan. Ada beberapa bayi dalam inkubator. Kucari yang ada namaku disana. Kulihat bayi yang disisi namanya ada namaku. Rasa bahagia terbesit dalam hatiku. Tapi sedih kurasa ketika ku ingat Viona. Aku berjalan menuju bangku dan duduk. Joko dan Irene duduk disampingku.
"Sabar ya ka, kamu harus kuat demi kedua anakmu": kata Irene.
"Iya ka, gue akan bantu semampu gue": kata Joko.
Hp Joko berdering, Joko menjawab telpon.
"Ka, kamu pasti belum makan": kata Irene.
"Belum, aku belum ingin makan": kataku.
"Kamu harus makan, jangan sampai sakit kamu harus sehat biar bisa jaga keluarga kamu, aku pergi cari makanan dulu jangan kemana mana": kata Irene.
"Ka aku kedepan dulu jemput Erni. Dia sudah sampe didepan": kata Joko.
"Iya": jawabku.
Aku termenung sendiri. Tiba tiba harum semerbak bunga melati tercium kuat. Dan kulihat disisiku tiba tiba muncul wanita cantik berbaju hijau.
"Jangan khawatir anakmu akan kujaga": kata wanita itu.
Aku jadi teringat ancaman makhluk yang dulu pernah mengatakan menginginkan anakku.
jenggalasunyi dan 7 lainnya memberi reputasi
8
![Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/12/02/9119792_201612020532230372.jpg)
![Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]](https://dl.kaskus.id/i1109.photobucket.com/albums/h440/awtian/ob9bzx9x-1.gif)
A :
INDEX