- Beranda
- Stories from the Heart
Your Love As Pandora's Box
...
TS
muhmadsandi
Your Love As Pandora's Box
Selamat Datang diThread Pertamax saya.....
Sedikit bercerita tentang kehidupan saya...
Tentang segalanya yang pernah terjadi...
Mari Simak saja kisahnya dibawah ini...



Ada yang mau editin lagi ?
atau gambar yang lain juga bolehlah asal temanya 3 gadis 1 pria dengan background contoh kaya diataslah ya hhehe makasih
Source : Google
Edited : Arna Maheswara
Edited : Arna Maheswara
Spoiler for OpeningSong:
Your Love As Pandora's Box
- Cintamu Seperti Kotak Pandora
- Cintamu Seperti Kotak Pandora
Malapetaka Dan Penderitaan
Begitulah Nadanya
....................
Pandora's Box
Q n A
Spoiler for QnA:
Pandora's Box

PROLOG
Story 1 - Hidup itu ketentuan
Story 2 - Hidup Itu Keterikatan 1
Story 3 - Hidup itu Keterikatan 2
Story 4 - RATAPAN 1
Story 5 - RATAPAN 2
Story 6 - Hidup itu Misteri
Story 7- Hidup itu Misteri 2
Story 8 - Hidup itu Misteri 3
Story 9 - Hidup itu Misteri 4
Story 9.1 - Detik Dan Waktu
Pandora's Girl's
Story 1 - Three Pandora's Girl
Story 2 - Kehangatan Hujan New Updated
----Side Story-------
Cerita ini akan tersusun Maju - Mundur alurnya
SORAK HENING - 1
TANGAN KIRI DAN KANAN New
Terimakasih... telah sekilas bisa menjadi Top Threads
Om kok malam-malamku selalu gelap ngga ada
Jika menghibur agan-agan , boleh dong
Diubah oleh muhmadsandi 14-02-2017 18:25
Richy211 dan 8 lainnya memberi reputasi
9
8.3K
68
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•54KAnggota
Tampilkan semua post
TS
muhmadsandi
#42
Hidup itu Misteri 4
" Dimana ini.... ! Raia.... Raiaa.... " teriakku entah di dimensi mana memandang Raia seakan mundur Menjauh...
" Apa kamu rela,melihat raia,Pergi ." Ucap seorang gadis dibelakangku didimensi lain
Lalu Gelap dihampiri Terang ....
*Haaa *haaa
Gue terbangun.... Menatap seseorang sedang berbicara menampar-nampar pipiku
" Heh,ny*t gue kira mati lo,haha." ucap joni dihadapan gue yang telah duduk bersandar dibatang pohon
*gue liat dua orang tergeletak sedang disadarkan salah satu kawannya dan raia sedang terduduk lemas dibawah joni yang berdiri diatasnya
" si An*ing ini !, tunggu gue ngumpulin tenaga ya nye*t." gumamku dalam hati dengan menatap joni dengan sinis
" heh,sekarang masih berani lo sama gue hah..! ." bentak joni mengangkat kerah jaketku
*gue masih menatap joni dengan penuh emosi
*10menitan joni bacot ga jelas sambil sesekali mempermainkan wajah Raia yang pucat penuh air mata dan dua orang yang tergeletak tadi telah sadar namun terlihat masih lemas
" diem aja lu sekarang hah ? , ngga ngebacot lagi lu ny*t ! ." bentak joni pas depan muka gue ..
" An*eeeng!! ." Teriak gue ngebenturin kepala gue ke kepala joni dan langsung berdiri
* gue langsung lari ke 1 orang yang lagi ngasih minuman ke dua orang kawannya itu gue tendang kepalanya dari samping sekenceng-kencengnya dan dua orang lagi bengong ga jelas masih pusing kayanya tapi maaf sob kepaksa lu harus pingsan lagi satu orang gue tendang lagi dan satu lagi gue pukulin dibawah sampe terkapar lalu sontak sijoni teriak..
" WOI ! An*ing! ." teriak joni dengan sebuah pisau lipat yang diarahkan kelehernya Raia
*Chuih
Gue meludah...
" Pengecut!! amat lu jadi laki hah." bentak gue dihadapan joni dan gue hampir hilang keseimbangan
*gue liat raia nangis bersendu-sendu dan memanggil nama gue
Sijoni malah ketawa-ketawa sinis sambil sesekali mempermainkan pisau lipatnya dileher Raia
" *SENSOR Berkata kasar beberapa kali " gumamku dalam hati
" Ngga ada cara lain,gue harus ambil resiko!." masih gumamku dalam hati
" jarak gue sama joni hanya 3 meter oke gue bisa " pikirku
*langsung gue lari kearah joni dengan cepatnya dan tiba-tiba 1 meter lagi gue nyentuh tangannya joni. kaki gue dibuat lemes tiba-tiba langsung buat gue tersungkur saat itu juga ..
" hahaha,bikin kaget gue aja lu ny*t!! " bentak joni langsung melepaskan raia dan menghampiri gue yang tersungkur itu
*kini joni telah berdiri dihadapan gue memandang rendah dan hendak menginjak punggung gue
" nah si An*jing!! kena juga." pikirku langsung spontan berdiri mencekik joni dan memegang erat tangan joni yang membawa pisau lipat
" Kena lu Mo**et !! ." bentakku mencekik dan mendorong joni kepohon dan membenturkan kepalanya membuat pisau yang dipegangnya lepas jatuh ketanah
*Gue lepasin semua emosi gue buat mukulin joni sampe babak belur dan tergeletak lemas dibawah pohon
" Na! udah na cukuup.... " ucap Raia megang salah satu tangan gue yang hendak memukul joni lagi
" Iya!! Gue udah puas sekarang!." bentak gue dihadapan joni dan meludahinya
Sampe gue melangkah mundur sempoyongan mungkin mau hilang kesadaran lalu dengan cepat raia nahan gue buat ngga terjatuh
" Maaf,na kamu jadi begini... Maaf,Maaf." ucap raia nangis memeluk erat gue dari belakang
" Ayo pulang...." kataku tanpa banyak basa-basi lagi sambil mengelus kepala Raia , jujur saja gue masih emosi saat itu .
" iiiiya.... " ucap raia dengan nada pelan mengikutiku dari belakang
*setelah dihadapan motor gue , lalu gue naik begitu juga raia dan tangan gue bergetar sejadi-jadinya
" Ah... kenapa lagi ini! , gue harus paksain! sebelum semua sakitnya kerasa!." gumamku dalam hati
*akhirnya gue nyalain motor dan melaju dengan pelan untuk berjaga-jaga kalo gue hilang kesadaran dan kalau gue jatuh paling jatuhnya ngga terlalu parah ditambah raia ngga bisa make motor!
*Raia hanya diam memeluk erat gue dan beberapa kali tersendu-sendu menangis sambil sesekali meminta maaf....
*Hingga 40 menitan sampe kost'an gue karena melaju dengan sempoyongan pake motor........
langsung gue tergeletak lemas dilantai tanpa ingin tau lagi apa masalah Raia sama Laki-laki itu.....
.........................
Hidup itu Misteri Selesai....
Selanjutnya nerusin cerita yang ngegantung disini....
Next Story - Three Pandora's Girl
.....PANDORA....
Quote:
" Dimana ini.... ! Raia.... Raiaa.... " teriakku entah di dimensi mana memandang Raia seakan mundur Menjauh...
" Apa kamu rela,melihat raia,Pergi ." Ucap seorang gadis dibelakangku didimensi lain
Lalu Gelap dihampiri Terang ....
*Haaa *haaa
Gue terbangun.... Menatap seseorang sedang berbicara menampar-nampar pipiku
" Heh,ny*t gue kira mati lo,haha." ucap joni dihadapan gue yang telah duduk bersandar dibatang pohon
*gue liat dua orang tergeletak sedang disadarkan salah satu kawannya dan raia sedang terduduk lemas dibawah joni yang berdiri diatasnya
" si An*ing ini !, tunggu gue ngumpulin tenaga ya nye*t." gumamku dalam hati dengan menatap joni dengan sinis
" heh,sekarang masih berani lo sama gue hah..! ." bentak joni mengangkat kerah jaketku
*gue masih menatap joni dengan penuh emosi
*10menitan joni bacot ga jelas sambil sesekali mempermainkan wajah Raia yang pucat penuh air mata dan dua orang yang tergeletak tadi telah sadar namun terlihat masih lemas
" diem aja lu sekarang hah ? , ngga ngebacot lagi lu ny*t ! ." bentak joni pas depan muka gue ..
" An*eeeng!! ." Teriak gue ngebenturin kepala gue ke kepala joni dan langsung berdiri
* gue langsung lari ke 1 orang yang lagi ngasih minuman ke dua orang kawannya itu gue tendang kepalanya dari samping sekenceng-kencengnya dan dua orang lagi bengong ga jelas masih pusing kayanya tapi maaf sob kepaksa lu harus pingsan lagi satu orang gue tendang lagi dan satu lagi gue pukulin dibawah sampe terkapar lalu sontak sijoni teriak..
" WOI ! An*ing! ." teriak joni dengan sebuah pisau lipat yang diarahkan kelehernya Raia
*Chuih
Gue meludah...
" Pengecut!! amat lu jadi laki hah." bentak gue dihadapan joni dan gue hampir hilang keseimbangan
*gue liat raia nangis bersendu-sendu dan memanggil nama gue
Sijoni malah ketawa-ketawa sinis sambil sesekali mempermainkan pisau lipatnya dileher Raia
" *SENSOR Berkata kasar beberapa kali " gumamku dalam hati
" Ngga ada cara lain,gue harus ambil resiko!." masih gumamku dalam hati
" jarak gue sama joni hanya 3 meter oke gue bisa " pikirku
*langsung gue lari kearah joni dengan cepatnya dan tiba-tiba 1 meter lagi gue nyentuh tangannya joni. kaki gue dibuat lemes tiba-tiba langsung buat gue tersungkur saat itu juga ..
" hahaha,bikin kaget gue aja lu ny*t!! " bentak joni langsung melepaskan raia dan menghampiri gue yang tersungkur itu
*kini joni telah berdiri dihadapan gue memandang rendah dan hendak menginjak punggung gue
" nah si An*jing!! kena juga." pikirku langsung spontan berdiri mencekik joni dan memegang erat tangan joni yang membawa pisau lipat
" Kena lu Mo**et !! ." bentakku mencekik dan mendorong joni kepohon dan membenturkan kepalanya membuat pisau yang dipegangnya lepas jatuh ketanah
*Gue lepasin semua emosi gue buat mukulin joni sampe babak belur dan tergeletak lemas dibawah pohon
" Na! udah na cukuup.... " ucap Raia megang salah satu tangan gue yang hendak memukul joni lagi
" Iya!! Gue udah puas sekarang!." bentak gue dihadapan joni dan meludahinya
Sampe gue melangkah mundur sempoyongan mungkin mau hilang kesadaran lalu dengan cepat raia nahan gue buat ngga terjatuh
" Maaf,na kamu jadi begini... Maaf,Maaf." ucap raia nangis memeluk erat gue dari belakang
" Ayo pulang...." kataku tanpa banyak basa-basi lagi sambil mengelus kepala Raia , jujur saja gue masih emosi saat itu .
" iiiiya.... " ucap raia dengan nada pelan mengikutiku dari belakang
*setelah dihadapan motor gue , lalu gue naik begitu juga raia dan tangan gue bergetar sejadi-jadinya
" Ah... kenapa lagi ini! , gue harus paksain! sebelum semua sakitnya kerasa!." gumamku dalam hati
*akhirnya gue nyalain motor dan melaju dengan pelan untuk berjaga-jaga kalo gue hilang kesadaran dan kalau gue jatuh paling jatuhnya ngga terlalu parah ditambah raia ngga bisa make motor!
*Raia hanya diam memeluk erat gue dan beberapa kali tersendu-sendu menangis sambil sesekali meminta maaf....
*Hingga 40 menitan sampe kost'an gue karena melaju dengan sempoyongan pake motor........
langsung gue tergeletak lemas dilantai tanpa ingin tau lagi apa masalah Raia sama Laki-laki itu.....
.........................
Hidup itu Misteri Selesai....
Selanjutnya nerusin cerita yang ngegantung disini....
Next Story - Three Pandora's Girl
Diubah oleh muhmadsandi 08-02-2017 02:19
0
