- Beranda
- Stories from the Heart
Your Love As Pandora's Box
...
TS
muhmadsandi
Your Love As Pandora's Box
Selamat Datang diThread Pertamax saya.....
Sedikit bercerita tentang kehidupan saya...
Tentang segalanya yang pernah terjadi...
Mari Simak saja kisahnya dibawah ini...



Ada yang mau editin lagi ?
atau gambar yang lain juga bolehlah asal temanya 3 gadis 1 pria dengan background contoh kaya diataslah ya hhehe makasih
Source : Google
Edited : Arna Maheswara
Edited : Arna Maheswara
Spoiler for OpeningSong:
Your Love As Pandora's Box
- Cintamu Seperti Kotak Pandora
- Cintamu Seperti Kotak Pandora
Malapetaka Dan Penderitaan
Begitulah Nadanya
....................
Pandora's Box
Q n A
Spoiler for QnA:
Pandora's Box

PROLOG
Story 1 - Hidup itu ketentuan
Story 2 - Hidup Itu Keterikatan 1
Story 3 - Hidup itu Keterikatan 2
Story 4 - RATAPAN 1
Story 5 - RATAPAN 2
Story 6 - Hidup itu Misteri
Story 7- Hidup itu Misteri 2
Story 8 - Hidup itu Misteri 3
Story 9 - Hidup itu Misteri 4
Story 9.1 - Detik Dan Waktu
Pandora's Girl's
Story 1 - Three Pandora's Girl
Story 2 - Kehangatan Hujan New Updated
----Side Story-------
Cerita ini akan tersusun Maju - Mundur alurnya
SORAK HENING - 1
TANGAN KIRI DAN KANAN New
Terimakasih... telah sekilas bisa menjadi Top Threads
Om kok malam-malamku selalu gelap ngga ada
Jika menghibur agan-agan , boleh dong
Diubah oleh muhmadsandi 14-02-2017 18:25
Richy211 dan 8 lainnya memberi reputasi
9
8.2K
68
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
muhmadsandi
#38
PROLOG
Pagi,kota kembang bersama
Hawa dingin menyentuh tubuh
Mencari-cari sentuhan kehangatan
Karena sang fajar tak kunjung muncul
Para pejuang kebun sedang bersorak-sorak
Dan para pejuang ilmu sedang menyepi disofa hangatnya….
Lihatlah pelataran langit telah menjingga
Jangan jadikan suara ayam berkokok
Sebagai nyanyian tidurmu
Bangunlah
PEMUDA
Menguap lebar
Kawat-kawat penyangga berdecit-decit
Dibalik sofa empuk yang telah berufuk
Nyawanya belum sepenuhnya hadir
Ingatannya masih dengan alam mimpi
Hanya butuh lima menit sadarkan diri
Awakan tubuhnya tinggi kurus
Rambutnya panjang tak tersisir
Kumis tipis agar terlihat bengis
Pemuda Akademis teknik
Yang Senang sendiri agar bisa mandiri
Bukannya mandiri melainkan tak tau diri
Buku-bukunya tak pernah tertata rapih
Lembaran kertas bukunya selalu suci
Seragamnya lusuh tak pernah dicuci
Hanya aroma parfum yang diandalkan.
Pemuda Kritis……
Arna....
Seorang mahasiswa disalah satu unviersitas bandung
Mengejar pendidikan S1 Sarjana Teknik
Dengan Nasibnya yang masih belum ditentukan arahnya
Arna,Sangat tertarik dengan buku-buku novel maupun buku puitis
Genggaman tangannya tak pernah lepas dari buku-buku penulis ternama maupun penulis terlupakan
Kemana Arna pergi....
Tujuannya selalu kepada tempat yang sunyi dan sepi
Sayangnya Arna seorang penyendiri
Padalah dirinya selalu banyak hal yang ingin dibagikan
Kawan-kawan dikampusnya tak pernah nyaman berdiam disisinya
Mungkin selalu dihiraukan keberadaannya disamping Arna
Namun terkadang Arna selalu menjadi andalan saat ada tugas rumah ataupun pekerjaan kelompok
Arna selalu berpikir kritis dalam segala hal
Namun prossesnya tak selalu praktis
Selalu perlu banyak pengujian agar hasil yang didapat sempurna
Jangan pernah ada sedikit kesalahan karena bagi Arna kesalahan adalah kelemahan terbesar dirinya
Arna takut akan kesalahan,karena ketika ia melakukan kesalahan sedikit saja,orang tuanya akan marah dan memukulinya
Namun itu masa lalu
Hari ini Arna adalah orang dengan penuh kesalahan
Bukan menuju kesalahan Yang berakhir negatif
Tapi menuju kesalahan yang berakhir positif
Arna
Pemuda penyendiri,selalu berpikir kritis dan hidup penuh cobaan dengan raut wajahnya yang sendu.
Pemuda berjiwa Melankolis.
Next Story => Click Me
Pagi,kota kembang bersama
Hawa dingin menyentuh tubuh
Mencari-cari sentuhan kehangatan
Karena sang fajar tak kunjung muncul
Para pejuang kebun sedang bersorak-sorak
Dan para pejuang ilmu sedang menyepi disofa hangatnya….
Lihatlah pelataran langit telah menjingga
Jangan jadikan suara ayam berkokok
Sebagai nyanyian tidurmu
Bangunlah
PEMUDA
Menguap lebar
Kawat-kawat penyangga berdecit-decit
Dibalik sofa empuk yang telah berufuk
Nyawanya belum sepenuhnya hadir
Ingatannya masih dengan alam mimpi
Hanya butuh lima menit sadarkan diri
Awakan tubuhnya tinggi kurus
Rambutnya panjang tak tersisir
Kumis tipis agar terlihat bengis
Pemuda Akademis teknik
Yang Senang sendiri agar bisa mandiri
Bukannya mandiri melainkan tak tau diri
Buku-bukunya tak pernah tertata rapih
Lembaran kertas bukunya selalu suci
Seragamnya lusuh tak pernah dicuci
Hanya aroma parfum yang diandalkan.
Pemuda Kritis……
Arna....
Seorang mahasiswa disalah satu unviersitas bandung
Mengejar pendidikan S1 Sarjana Teknik
Dengan Nasibnya yang masih belum ditentukan arahnya
Arna,Sangat tertarik dengan buku-buku novel maupun buku puitis
Genggaman tangannya tak pernah lepas dari buku-buku penulis ternama maupun penulis terlupakan
Kemana Arna pergi....
Tujuannya selalu kepada tempat yang sunyi dan sepi
Sayangnya Arna seorang penyendiri
Padalah dirinya selalu banyak hal yang ingin dibagikan
Kawan-kawan dikampusnya tak pernah nyaman berdiam disisinya
Mungkin selalu dihiraukan keberadaannya disamping Arna
Namun terkadang Arna selalu menjadi andalan saat ada tugas rumah ataupun pekerjaan kelompok
Arna selalu berpikir kritis dalam segala hal
Namun prossesnya tak selalu praktis
Selalu perlu banyak pengujian agar hasil yang didapat sempurna
Jangan pernah ada sedikit kesalahan karena bagi Arna kesalahan adalah kelemahan terbesar dirinya
Arna takut akan kesalahan,karena ketika ia melakukan kesalahan sedikit saja,orang tuanya akan marah dan memukulinya
Namun itu masa lalu
Hari ini Arna adalah orang dengan penuh kesalahan
Bukan menuju kesalahan Yang berakhir negatif
Tapi menuju kesalahan yang berakhir positif
Arna
Pemuda penyendiri,selalu berpikir kritis dan hidup penuh cobaan dengan raut wajahnya yang sendu.
Pemuda berjiwa Melankolis.
Next Story => Click Me
Diubah oleh muhmadsandi 14-02-2017 18:32
0
