- Beranda
- Stories from the Heart
MATAHARI DAN BULAN (Sebuah Kisah Pencarian Cinta)
...
TS
pompa.air
MATAHARI DAN BULAN (Sebuah Kisah Pencarian Cinta)
Selamat datang semuanya, disini ane akan menceritakan sebuah pengalaman hidup gua. Yang mudah-mudahan dapat kalian ambil hikmahnya. Gua ga akan memakai prime ID karena kendala privasi dan juga yang lainnya. Cerita ini gua share disini agar nanti cucu-cicit gua tau kalo ternyata kakeknya dulu ganteng.
. Selanjutnya,gua cuman mau nyaranin tolong buat yang nanya ini fiksi apa bukan,silahkan pikir sendiri.
Gua udah pernah nulis cerita ini sebenernya,tapi gua delete karena tulisan gua pada saat itu masihacak-acakan dan jauh dari kata seni. Jadi mudah-mudahan tulisan gua yang sekarang bisa lebih mudah dipahami agar semua orang bisa membaca cerita gua
. Selanjutnya,gua cuman mau nyaranin tolong buat yang nanya ini fiksi apa bukan,silahkan pikir sendiri.Gua udah pernah nulis cerita ini sebenernya,tapi gua delete karena tulisan gua pada saat itu masihacak-acakan dan jauh dari kata seni. Jadi mudah-mudahan tulisan gua yang sekarang bisa lebih mudah dipahami agar semua orang bisa membaca cerita gua
Spoiler for F.A.Q\:
Quote:
Spoiler for Daftar Isi:
Diubah oleh pompa.air 05-02-2017 13:44
nona212 dan anasabila memberi reputasi
2
2.5K
13
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
pompa.air
#2
Part 1
*Gua percepat menjadi kelas 3 smp karena pada masa sebelumnya tidak ada yang perlu diceritakan selain kenakalan bocah pada zamannya.
Pada masa pubertas ini,sudah saatnya gua tertarik oleh lawan jenis. Suara yang mulai berat,kumis yang sudah tumbuh,bulu ketek, dan tentu saja j*mb*t yang membuat gatal sudah menjadi momok mengerikan bagi jomblo (ganteng) yang belum punya cewe seperti gua ini. Pengaruh lingkungan menjadikan gua semakin frustasi akan keadaan memprihatinkan gua saat ini. Misalnya 8 dari 10 orang teman satu geng gua sudah mempunyai wanita. Dan parahnya lagi pacar mereka merupakan stok cewe cakep yang ada di sekolah gua saat itu
. Intinya gua kalah cepat! Hanya menyisakan remah-remah rengginang di sekolah gua
. Sebut saja namanya, Alvin dia merupakan leader dari kita semua. Sekilas tentang Alvin,tinggi sekitar 170an,putih,c*na(no offense),dan ikut basket membuatnya menjadi populer. Mantannya udah hampir ga keitung,mulai dari adek kelas, temen seangkatan, kakak kelas, bahkan alumni pun pernah.
Ada juga Aldo, sekilas tentangnya. Tingginya 176. Spek lainnya persis dengan Alvin. Cewenya? Gausah ditanya juga ini.
Ada Hafiz,sekilas tingginya dibawah gua sekitar 168,hitam kecoklat-coklatan,manis sih,cewenya? Dia adalah junior yang pertama kali jadian pada saat MOS! Iyee...yang lain takut sama senior yang galak tapi dia malah jadian kebayang gak tuh?!.
Karena terlalu banyak yang harus disebutin jadi langsung aja.Terakhir adalah Gue,tinggi 170,ganteng? Banget!,eskul? Oh...jelas basket!,hobi? Motor!,cewe? Hmm...ahh..gapunya!!!
. Kadang gua bingung sendiri apa sih yang salah sama gua?. Pernah sih dideketin sama beberapa cewe, tapi ya gitu gua nya yang grogi maka tidak bisa melancarkan jurus jurus gombalan gua. Sampai pada suatu ketika terjadi kejadian yang tidak akan gua lupakan.
Pertama kalinya gua ditembak oleh cewe,didepan kelas dan diliat temen gua semua
. Sebut saja namanya Indri, speknya tinggi 160an,keturunan,dsb. Dari fisik sih emg oke tapi ya namanya ga cinta buat apa?
Kemudian semua penonton membubarkan diri. Ada yang menyoraki gua,ada juga yang menyabarkan Indira yang sudah pergi ke tempat duduknya sekarang. Gua pun memilih ke pojok kelas bersama teman teman gua.
Hari itu diakhiri dengan canda oleh teman teman gua yang otaknya rada miring semua. Membuat gua lupa akan kejadian tadi.
Setelah pulang sekolah,seperti biasa gua dan yang lainnya bakal nongkrong dulu di warung depan sekolah.
Gua: “Ce, Es susu satu, esnya jangan banyak-banyak ya!” Disini adalah tempat untuk menghabiskan waktu bagi gua. Selain banyak warung untuk makan, dan para pemiliknya yang ramah membuat gua betah untuk disini. Gua pun menjadi topik pembicaraan kali ini. Gara-gara masalah tadi gua berasa jadi lawakan yang menurut gua galucu banget buat ditertawakan. Bahkan, anak kampung sebelah yang juga sering nongkrong ikut-ikutan ngetawain gua. Maksudnya apa coba -_-.
Drrttt...Drrttt... Ternyata ada sms dari nyokap

Sampai dirumah gua ganti baju, niatnya sih mau maen ps tapi keburu diteriakin lagi sama nyokap. Akhirnya gua ikut nonton diruang tengah. Ya, men! Nonton acara ibu-ibu!.
Dan akhirnya gua pun mengalah. Daripada gua diusir mendingan nurut aja deh. Gamau kan lu pada liat gua yang unyu gini jadi gelandangan terus mungutin sampah?
. Tibalah dimana saatnya gua menemani nyokap keacara tsb yang membuat pandagan gua berubah kepada acara kondangan.
Pada masa pubertas ini,sudah saatnya gua tertarik oleh lawan jenis. Suara yang mulai berat,kumis yang sudah tumbuh,bulu ketek, dan tentu saja j*mb*t yang membuat gatal sudah menjadi momok mengerikan bagi jomblo (ganteng) yang belum punya cewe seperti gua ini. Pengaruh lingkungan menjadikan gua semakin frustasi akan keadaan memprihatinkan gua saat ini. Misalnya 8 dari 10 orang teman satu geng gua sudah mempunyai wanita. Dan parahnya lagi pacar mereka merupakan stok cewe cakep yang ada di sekolah gua saat itu
. Intinya gua kalah cepat! Hanya menyisakan remah-remah rengginang di sekolah gua
. Sebut saja namanya, Alvin dia merupakan leader dari kita semua. Sekilas tentang Alvin,tinggi sekitar 170an,putih,c*na(no offense),dan ikut basket membuatnya menjadi populer. Mantannya udah hampir ga keitung,mulai dari adek kelas, temen seangkatan, kakak kelas, bahkan alumni pun pernah.Ada juga Aldo, sekilas tentangnya. Tingginya 176. Spek lainnya persis dengan Alvin. Cewenya? Gausah ditanya juga ini.
Ada Hafiz,sekilas tingginya dibawah gua sekitar 168,hitam kecoklat-coklatan,manis sih,cewenya? Dia adalah junior yang pertama kali jadian pada saat MOS! Iyee...yang lain takut sama senior yang galak tapi dia malah jadian kebayang gak tuh?!.

Karena terlalu banyak yang harus disebutin jadi langsung aja.Terakhir adalah Gue,tinggi 170,ganteng? Banget!,eskul? Oh...jelas basket!,hobi? Motor!,cewe? Hmm...ahh..gapunya!!!
. Kadang gua bingung sendiri apa sih yang salah sama gua?. Pernah sih dideketin sama beberapa cewe, tapi ya gitu gua nya yang grogi maka tidak bisa melancarkan jurus jurus gombalan gua. Sampai pada suatu ketika terjadi kejadian yang tidak akan gua lupakan.Pertama kalinya gua ditembak oleh cewe,didepan kelas dan diliat temen gua semua
. Sebut saja namanya Indri, speknya tinggi 160an,keturunan,dsb. Dari fisik sih emg oke tapi ya namanya ga cinta buat apa?Quote:
Kemudian semua penonton membubarkan diri. Ada yang menyoraki gua,ada juga yang menyabarkan Indira yang sudah pergi ke tempat duduknya sekarang. Gua pun memilih ke pojok kelas bersama teman teman gua.
Quote:
Hari itu diakhiri dengan canda oleh teman teman gua yang otaknya rada miring semua. Membuat gua lupa akan kejadian tadi.
Setelah pulang sekolah,seperti biasa gua dan yang lainnya bakal nongkrong dulu di warung depan sekolah.
Gua: “Ce, Es susu satu, esnya jangan banyak-banyak ya!” Disini adalah tempat untuk menghabiskan waktu bagi gua. Selain banyak warung untuk makan, dan para pemiliknya yang ramah membuat gua betah untuk disini. Gua pun menjadi topik pembicaraan kali ini. Gara-gara masalah tadi gua berasa jadi lawakan yang menurut gua galucu banget buat ditertawakan. Bahkan, anak kampung sebelah yang juga sering nongkrong ikut-ikutan ngetawain gua. Maksudnya apa coba -_-.
Drrttt...Drrttt... Ternyata ada sms dari nyokap
Quote:
Isinya gitu doang,serius! Setelah pamitan,gua buru-buru ngacir kerumah takut diceramahin lagi karena gua paling eneg sama yang namanya ceramah 
Sampai dirumah gua ganti baju, niatnya sih mau maen ps tapi keburu diteriakin lagi sama nyokap. Akhirnya gua ikut nonton diruang tengah. Ya, men! Nonton acara ibu-ibu!.
Quote:
Dan akhirnya gua pun mengalah. Daripada gua diusir mendingan nurut aja deh. Gamau kan lu pada liat gua yang unyu gini jadi gelandangan terus mungutin sampah?
. Tibalah dimana saatnya gua menemani nyokap keacara tsb yang membuat pandagan gua berubah kepada acara kondangan.0