Kaskus

Story

taucolamaAvatar border
TS
taucolama
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
Quote:




Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.
Diubah oleh taucolama 28-02-2017 07:49
junti27Avatar border
ichamkbkAvatar border
afrizal7209787Avatar border
afrizal7209787 dan 47 lainnya memberi reputasi
42
1M
1.8K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
taucolamaAvatar border
TS
taucolama
#1474
Hitam part 3

Ular itu tiba tiba seperti bicara. Bicara dengan bahasa yang tidak kumengerti. Perlahan lahan desisan suara ular itu berubah jadi suara seorang wanita.

"Salah satu diantara kalian harus jadi pengikutku": kata ular itu.

Aku berdoa memohon perlindungan. Perlahan rasa dingin mulai menghilang. Dan berganti kehangatan. Tiba tiba aku terbangun dikamarku. Kudengar adan magrib berkumandang aku bangkit dan menuju kamar mandi. Aku mandi lalu mengambil wudhu dan kemudian sholat magrib. Beres sholat magrib aku berdoa mohon perlindungan untukku, keluargaku, dan orang orang terdekat dari segala gangguan. Selesai berdoa aku menghampiri putriku yang sedang dipangku ibuku. Putriku terlihat senang mendengarkan ibuku mengaji. Kutinggalkan mereka berdua, aku menuju ruang tengah kulihat Viona sedang asik menonton tv kuhampiri dan duduk disampingnya. Viona menyandarkan dirinya padaku.

"Yang apa kamu udah baikan?": tanya Viona.
"Udah, Anisa lucu deh lagi dipangku ibu, terus seperti mau ngikutin ibu ngaji belum bisa mulutnya komat kamit ga jelas": kataku.
"Iya, semoga jadi anak sholehah. Yang sebenarnya aku ingin kasih tau sesuatu sama kamu": kata Viona.
"Kasih tau apa?": tanyaku.
"Anggota keluarga kita akan bertambah, aku hamil": kata Viona.
"Alhamdulillah, udah dicek ke dokter?": kataku.
"Sudah kemarin, kata dokter udah dua bulan. Tadi siang mau cerita eh kamunya sakit kepala": kata Viona.
"Semoga kita bisa menjaga amanah yang diberikan amanah": kataku.
"Ya yang, sekarang aku mau ganti manggilnya ga ayang lagi ganti aa aja boleh?, kalo ayang ayangan kaya masih pacaran ": kata Viona sambil tertawa kecil.
"Gapapa panggil ayang juga kan biar romantis": kataku.
"Malu ah romantis kan udah mau punya anak dua": kata Viona.
"Biarin aja ngapain malu, toh kalo jalan berdua banyak orang yang kira kita masih pacaran. Umurmu juga belum genap 24 tahun": kataku.
"Hihihi iya, masa pas keundangan sama ibu, dikira anak ibu dan belum menikah sama temen pengajian ibu": kata Viona.
"Waduh bahaya ntar kalo keluar rumah mesti diperhatiin takut banyak yang godain kamu, apalagi kamu cantik masih kaya gadis": kataku.
"Hihihi gak lah, apalagi ntar perutku buncit karena hamil": kata Viona.
Kupeluk Viona kuusap rambutnya dengan lembut. Wanita terbaik yang kini mengisi hari hariku dan memberiku kebahagiaan.

Tidak, jangan, jangan lagi ada penglihatan. Ah penglihatan itu muncul kembali ... Bayi laki laki ..tidak tidak jangan... Jangan ganggu.... Astaga berarti ada makhluk yang mengincar jabang bayi dalam rahim istriku.

Aku berdoa mohon agar Tuhan melindungi keluargaku, menjauhkan kami dari segala gangguan dan perbuatan jahat.
Terdengar suar bel. Ada tamu didepan rumahku.

"Yang, aku kedepan dulu kayanya ada tamu": kataku.
"Iya yang": kata Viona.

Aku melangkah kedepan menuju pintu depan. Suara bel terdengar lagi. Kubuka pintu. Tiba tiba saja seorang wanita memelukku sambil menangis.
Viona muncul dari belakangku.
"Ada apa yang?": tanya Viona.
arip1992
khuman
jenggalasunyi
jenggalasunyi dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.