- Beranda
- Supranatural
Misteri Mahabbah Ayat Lima
...
TS
kisawung
Misteri Mahabbah Ayat Lima
Quote:

Almarhum Mpu Wesi Geni, guruku , semoga Allah merahmatinya,

ketika itu tahun 1985 aku silaturrahmi ke padepokannya yang berada tepat didepan Goa Lalay Cipatuguran Pelabuhan Ratu ,

beliau bercerita tentang sahabatnya, dan sahabatnya itu mengatakan, ketika itu ia tengah rajin mengamalkan Ayat2 yg unik yakni awalannya dimulai dari Kaf ha ya 'ain shod yang bersambung diakhirannya Ha mim 'ain sin qof .

sehingga suatu ketika telah terjadi suatu pengalaman yg sulit untuk dilupakan.. karena ketika mengamalkannya ia tidak mempunyai target. hanya setelah mendapatkan ijazah itu langsung saja dijadikan amalan hariannya. waktu itu ditengah perjalanannya dia mampir ke tempat saudaranya ialah orang yg berada. ia disambut dengan sangat ramah dan antusias. padahal selama ini saudaranya tidak begitu. biasanya saudaranya itu hanya biasa-biasa saja cenderung acuh tak acuh. namun kali ini seisi rumah telah menyambutnya sangat luar biasa. sehinga malampun larut dan ia berangkat tidur di kamar tamu..
sedari siang rupanya telah dilihatnya ada gelagat yg aneh namun tidak diindahkannya pembantu di rumah saudaranya itu tak henti-hentinya mencuri kesempatan meliriknya lalu malam itu pintu kamarnya diketuk perlahan, dan masuklah si pembantu dengan alasan yg dicari-cari, namun tak lama segera memeluknya dan meminta utk bercumbu sehingga ditolaklah pembantu dengan cara kasar baru bisa lepas dan diusirnya keluar.
tak lama kemudian , ada lagi ketukan pintu, kali ini isteri saudaranya yg muncul dan berkelakuan sama seperti si pembantu, namun segera ditolaknya.. ketika saat subuh tiba, karena tidak bisa tidur di malam itu segeralah ia berpamitan kepada saudaranya itu dan segera pergi..
iapun akhirnya mencari tempat dimana bisa melanjutkan tidurnya namun tak lama ada seorang wanita yg membangunkannya dalam keadaan birahi demikianlah, dalam perjalanannya selanjutnya, tak henti-hentinya dia digoda dan dipaksa oleh perempuan mana saja yang memandangnya dan semua perempuan yg melihatnya ialah menjadi birahi luar biasa.. sampai-sampai ia lari dan mencari tempat untuk bersembunyi..
sehingga akhirnya bertemulah ia dengan Mpu Wesi Geni dan menceritakan kisahnya, sedang ia sudah dalam keadaan lemah dan ketakutan kemudian oleh Mpu Wesi Geni segera di obati dan sambil menyatakan sudahilah amalan itu jangan diamalkan lagi.. demikianlah setelahnya amalan itu tidak diamalkannya lagi, maka keadaan kembali normal.

Kitab Khozinatul Asror
( Kitab kumpulan perbendaharaan ilmu-ilmu rahasia yang sangat dahsyat dan tersembunyi )
inilah didalamnya terdapat penjelasan tentang keilmuan dahsyat Mahabbah ayat lima

Babun Khowasul Aayatul Khomsu Fi Awwalihinna Kaf Ha Ya 'Ain Shod wa Fi Akhirihinna Ha Mim 'Ain Sin Qof
( Bab yang menjelaskan Ayat Lima yang diawalinya dengan awalan Kaf Ha Ya 'Ain Shod dan diakhirinya dengan akhiran Ha Mim 'Sin Qaf)
Misteri Mahabbah Ayat lima berlangsung selanjutnya dengan perbedaan dan kontroversi berbagai Versi , yakni antara Versi KH Zakhwan Anwar (Kitab Mahabbah, Kitab Majemuk Azim) dan Versi As Sayyid Muhammad Haqqi An Nazily (Kitab Khozinatul Asror) dan kaitannya dengan keilmuan Khotamus Sulaiman dan Isim Kholisoh Jariyah , serta berbagai jenis Wafaq Mahabbah Ayat Lima bagi mereka yang payah dan kesulitan dalam mengamalkan amalannya , namun tidak dijelaskan yang mana wafaq yang sebenarnya.
Kisah Biografi siapa itu Mpu Wesi Geni ( seorang santri meunasah yg kelak menjadi Pawang Harimau Sumatera Aceh yang akhirnya berkelana ke Tanah Jawa, dan berhasil membuka tabir rahasia Kitab Api yang tersembunyi di Pustaka Keraton ... hanya bisa dibaca setelah melaksanakan Tapa Menatap Matahari selama 40 hari)
Diubah oleh kisawung 27-11-2017 13:30
teaarip30620 dan 5 lainnya memberi reputasi
4
299K
Kutip
494
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Supranatural
15.9KThread•14.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kisawung
#392
Quote:
Original Posted By dr.pitchfork►ki, klo wifiq versi perang ini, ada nggak? share jg donk! saya sent fatihah 11 x utk mahar y
kalau membaca thread ini secara keseleuruhan sudah tertulis dipostingan sebelumnya , tapi ga apa-apa saya quote kan lagi
Quote:
Ayat Lima Perang
![kaskus-image]()
Taken By Kitab Khozinatul Asror , Kitab Majemuk Syarif, Senjata Mukmin
Bismillahir rahmaanir rahiim,
أَلَمْ تَرَ إِلَى الْمَلَإِ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَىٰ إِذْ قَالُوا لِنَبِي لَهُمُ ابْعَثْ لَنَا مَلِكًا نُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ الهِ ۖقَالَ هَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ أَلا تُقَاتِلُوا ۖقَالُوا وَمَا لَنَا أَلا نُقَاتِلَ فِي سَبِيلِ الهِ وَقَدْ أُخْرِجْنَا مِنْ دِيَارِنَا وَأَبْنَائِنَا ۖفَلَما كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ تَوَلوْا إِلا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۗوَالهُ عَلِيمٌ بِالظالِمِينَ
Alam tara ilalmala-i min banii israa-liila min ba'di muusaaidz qaalu linnabiyyi lahu-mub'ats lanaa malikan nuqaatil fii sabiilil-laahi qaala hal 'asaitum in kutiba 'alaiku-mul qitaalu an laa tuqaatiluu qaaluu wa maa lanaa an laa nu qaatila fi sabiilillaahi wa qad ukhrijnaa min diyaarinaa wa abnaa-inaa, falammaa kutiba 'alaihimul qitaalu tawallau illaa qaliillan-minhum wallaahu 'aliimun bidl dlaalimiin.
Artinya : Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka: "Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah". Nabi mereka menjawab:"Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang." Mereka menjawab:"Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari kampung halaman kami dan dari anak-anak kami?". Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa orang saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim.
[Qs.Al-Baqarah : (246) ]
لَقَدْ سَمِعَ اللهُ قَوْلَ الذِينَ قَالُوا إِن اللهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘسَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَق وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ
Laqad sami' allaahu qaulal ladziina qaaluu innallaaha faqiirun wa nahnu aghniyaa-u sanaktubu maa qaaluu wa qatlahumul-anbiyaa-a bi ghairi haqqin wa naquulu dzuuquu a'dzaabal hariiqin.
Artinya : Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan: " Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya ". Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka):" Rasakanlah olehmu azab yang membakar." [Qs.Ali-'Imraan : (181) ]
أَلَمْ تَرَ إِلَى الذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصلَاةَ وَآتُوا الزكَاةَ فَلَما كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ الناسَ كَخَشْيَةِ اللهِ أَوْ أَشَد خَشْيَةً ۚوَقَالُوا رَبنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَ لَوْلَا أَخرْتَنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ ۗقُلْ مَتَاعُ الدنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتقَىٰ وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا
Alam tara ilal ladziina qiila lahum kuffuu aidiyakum wa aqiimuush shalaata wa aatuz zajaata falammaa kutiba 'alaihi mul qitaalu idzaa fariiqun minhum yakhsyaunan naasa kakhasy-yatillaahi au asyadda khasy-yatan wa qaaluu rabbanaa li ma tabta 'alainaal qitaala laulaa akhkhartanaa ilaa alain qariibin qul mataa'ud dunyaa qaliilun wal aakhiratu khairun limanit taqaa wa laa tudl-lamuuna fatiilan.
Artinya : Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: "Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?" Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.[Qs.An-Nisaa' : (77) ]
۞ وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَق إِذْ قَربَا قُرْبَانًا فَتُقُبلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنكَ ۖقَالَ إِنمَا يَتَقَبلُ اللهُ مِنَ الْمُتقِينَ
Watlu 'alaihim naba-abnai aadama bil haqqi idz qarraba qurbaanan fa tuqubbila min ahadi himaa walam yutaqabbal minal -aakhari qaala laa aqtulannaka qalaa innamaa yataqabbalullaa hu minal muttaqiin.
Artinya : Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil:"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa". [Qs.Al-Maaidah : (27) ]
قُلْ مَنْ رَب السمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ قُلِ اللهُ ۚقُلْ أَفَاتخَذْتُمْ مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ لَا يَمْلِكُونَ لِأَنْفُسِهِمْ نَفْعًا وَلَا ضَرا ۚقُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ أَمْ هَلْ تَسْتَوِي الظلُمَاتُ وَالنورُ ۗأَمْ جَعَلُوا لِلهِ شُرَكَاءَ خَلَقُوا كَخَلْقِهِ فَتَشَابَهَ الْخَلْقُ عَلَيْهِمْ ۚقُلِ اللهُ خَالِقُ كُل شَيْءٍ وَهُوَ الْوَاحِدُ الْقَهارُ
Qul man rabbus samaawaati wal ardhi? Qul afattakhadztummin duunihii auliyaa-a laa yamlikuuna li anfusihim naf'an wa laa dlarram qul hal yastawill a'maa wal bashiiru amhal tastawidl dlulumaatu wan nuuruam ja'aluu lillaahisyurakaa-a khalaquu laihim qulillaahu khaaliqu kulli syai-in wa huwal waahidul wahhaaru.
Artinya : Katakanlah:" Siapakah Tuhan langit dan bumi?"Jawabnya: " Allah ". Katakanlah: " Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri? ". Katakanlah:" Adakah sama orang buta dan orang yang melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?"Katakanlah: " Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa ". [Qs.AR-Ra'd : (16) ]
Di nukil dari kitab ( Khozinatul Asror ) karya Syeikh Al Ustad Muhammad Haqqi An Nazili R.A.waliyyulloh Hal 73 Dalam bab "Aqwalul Aimmah wal Masyayiikh Fi Khowasil Khomsil Ayatil Qur'aniyyah Fi Kulli Ayatin' Asyra Qoofan wa laha Khowasun ghoribah wa asrorun 'Ajiibah wa fadoilun katsirotun wa manafi'un 'adiidah.
Ucapan - Ucapan para Imam dan para guru Mursyid yang membahas ke khususan 5 Ayat Al-Qur'an, Yg terdapat 10 huruf Qof pada masing - masing ayatnya, Bagi 5 ayat ini mempunyai berbagai macam ke khususan yg langka, Rahasia-Rahasia yang Ajaib, Keutamaan yg banyak serta mempunyai manfa'at- manfa'at yg tidak terhitung''.
Telah berkata sebagian Ulama ahli Khowas ( Yg mempunyai ke khususan ), salah satu khasiat dari ayat 5 ini adalah untuk bertemu dengan musuh, Barang siapa yang membawa serta tulisan Ayat 5 ini dengan wifiqnya maka Alloh S.W.T akan menolong orang tsb dari semua musuh-musuhnya, Dan dia tidak akan mendapatkan dari keburukkan musuh2 nya, Tipu daya musuh2 nya, Senjata musuh2 nya, apabila ada seseorang yg memusuhinya kecuali Alloh S.W.T telah mengalahkan musuh tersebut, Dan salah satu khasiat ayat 5 ini akan membuatnya mempunyai kewibawaan yg luar biasa pada hati-hati nya manusia, Jika orang tersebut masuk menghadap pada seorang raja/Penguasa yg dzolim maka dia akan aman dari segala keburukannya perangai si zalim tersebut, Ayat 5 merupakan Hijab benteng dari segala gangguan Manusia, Jin Setan, dan Iblis yg membangkang, Sangat baik sekali di tulis wifiqnya serta dibaca ayatnya. Diriwayatkan dari Al-Faqiih Al-Kabiir Al-Wali Al- Makin Ahmad Bin Musa Bin 'Ajil R.A, " 5 Ayat Al- Qur'an yg terdapat 50 huruf Qof, Tidaklah ayat 5 tsb dibaca didepan musuhnya kecuali musuh tsb kalah dan takluk, Dan tidaklah Ayat 5 ini dibaca oleh seseorang yg takut padea musuhnya kecuali Alloh akan memeliharanya dari segala keburukan musuhnya dan Alloh S.W.T menjaganya dari kesalahan dan segala macam penyakit ".
Diriwayatkan oleh Syeikh Najmuddin Al-Qubra menerima dari Sayyid Ma'ruf Al-Karkhi menerima dari Syeikh Nidzom Al-Aulia menerima dari Syeikh Fariduddin menerima dari Syeikh Hamiduddin Nakuury menerima dari penghulunya para guru Syeikh Ahmad Kabiru Ar-Rifa'i menerima dari Syeikh Musa As-Sidraany menerima dari Syeikh Madyan Al-Magribi menerima dari Sulthon Aulia Sayyid Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani menerima dari amirul Mu'miniin Sayyidina Ali bin Abi Tholib menerima dari Rosulululloh S.A.W, Sesungguhnya Rosululloh S.A.W telah bersabda: " Barang siapa yg senantiasa membaca 5 Ayat yg agubg serta mulia ini yg terdapat 10 huruf Qof pada tiap ayatnya, Atau barang siapa yg menulis Wifiq dari 5 Ayat ini dan dibawa serta olehnya, Maka sesungguhnya Alloh S.W.T akan mengirimkan baginya 12000 Malaikat yg menggenggam Alat alat perang yg berupa cahaya yg bersinar, Ke 12000 malaikat tsb senantiasa akan menjaga orang tsb dari berbagai macam mara bahaya serta penyakit, Dan Alloh S.W.T akan membangun untuknya di surga Firdaus 600 gedung yg terbuat dari permata Yaqut merah, jika Ayat 5 ini dibaca oleh seorang Raja/Penguasa maka Alloh S.W.T akan menetapkan kekuasaanya dan alloh S.W.T akan membuka kan baginya pintu2 pertolongan, Dan Alloh S.W.T sempurnakan kewibawaannya, dan Alloh S.W.T tundukkan baginya semua para Umaro'/Pemimpin dan
wazir/Mentri serta Alloh S.W.T akan mengalahkan untuknya semua musuh-musuhnya sehingga tidak akan sampai terhadapnya semua hal2 yg membahayakannya dan yg menggangunya".
Dan telah berkata Syeikh Majduddin Al-Kirmany R.A ( Yg Mempopulerkan Do'a Nurun Nubuwwat / Nur Buat ) " Didunia ini ada 4000 Rijalul Ghoib, 4000 Wali Budala' ( Jama' dari Abdal ), 4000 Wali Autad dan 4000 Wali Qutub, Yang semuanya menggunakan dan membaca Ayat 5 ini, Maka barang siapa yang senantiasa membaca dan membawa serta Wifiq dari Ayat 5 ini, Maka dia akan menjadi ahli hikmah yg mumpuni baik lahir maupun batin dan disegani baik oleh penduduk langit maupun bumi, Dan dia akan berjumpa dengan para wali Qutub dan Rijalul Ghoib".
Berkata Shohibul 'Arais Barang siapa yang membaca Ayat 5 dan membawa serta Wifiqnya, maka Alloh S.W.T akan menjaganya dari segala macam jenis bisa dan racun, kejahatan Ilmu Sihir/Hitam,Mara bahaya, Segala yg menggangu dan Alloh S.W.T akan memberinya seorang Khodam dari golongan Jin sehingga menjadikannya Ahli Hikmah dengan keberkahan nya 5 Ayat ini.
Sayyidina Al- Imam Asy-Syeikh Al- Qutub Abu Hasan Asyadzili R.A ( Beliau Yang Mempopuler kan ber Bagai Hizib antara lain Hizib Nasr,Bahr, dan beliau penyusun kitab '' Sirrul Jalil '' dan masih banyak lagi karya-karya beliau) "Sayyidina Al-Imam Asy-Syeikh Al-Qutub Abu Hasan Asyadzili R'A beliau berkata '' Pada suatu hari aku telah melihat Qutbul Aqtob ( Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani ) dan memberiku wasiat agar aku senantiasa membaca ayat 5 ini dan menulis Wifiqnya, dan aku bertanya kepada beliau tentang rahasia2 ayat 5 in, Maka Syeikh Abdul Qodir Al-jaelani berkata " Barang siapa yang senantiasa membaca dan membawa serta wifiqnya, Maka Alloh S.W.T akan memberikan keamanan, Menjaganya Dari semua musuh2 nya, Orang2 Hasud, tipudaya para musuh2 nya, dan tidak akan menang musuh2 nya walaupun musuhnya sebanyak peduduk langit dan bumi, dan dibuka kan baginya pintu - pintu pertolongan dan kemenangan, dan dia akan mendapatkan derajatnya Qutub.
Dan telah berkata Syeikh Jamil Al-Yumna R.A " Aku telah berjumpa dengan Qutbul Aqtob Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani R.A, Beliau berkata kepadaku dan mengajarkan padaku Ayat 5 ini , berkata Syeikh Jamil " aku telah mendapatkan segala sesuat dengan barokahnya Ayat 5 ini.
Dari Sayyidatina 'Aisyah R.A Menerima dari Rosululloh S.A.W, telah bersabda Rosululloh S.A.W " Barang siapa yang menulis Ayat 5 yang terdapat 10 huruf Qof pada tiap ayat nya pada hari Jum'at, kemudian tulisan tsb diminumnya, maka masuk kedalam perutnya 1000 kesembuhan ,1000 obat, 1000 kesehatan. 1000 Rohamat, 1000 kelembutan, 1000 kekuatan, 1000 keyaqinan, 1000 cahaya, dan dicabut dari dirinya setiap penyakit, ikatan, sedih, bingung serta kesusahan ".
source : dari berbagai sumber

Taken By Kitab Khozinatul Asror , Kitab Majemuk Syarif, Senjata Mukmin
Bismillahir rahmaanir rahiim,
أَلَمْ تَرَ إِلَى الْمَلَإِ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ بَعْدِ مُوسَىٰ إِذْ قَالُوا لِنَبِي لَهُمُ ابْعَثْ لَنَا مَلِكًا نُقَاتِلْ فِي سَبِيلِ الهِ ۖقَالَ هَلْ عَسَيْتُمْ إِنْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ أَلا تُقَاتِلُوا ۖقَالُوا وَمَا لَنَا أَلا نُقَاتِلَ فِي سَبِيلِ الهِ وَقَدْ أُخْرِجْنَا مِنْ دِيَارِنَا وَأَبْنَائِنَا ۖفَلَما كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ تَوَلوْا إِلا قَلِيلًا مِنْهُمْ ۗوَالهُ عَلِيمٌ بِالظالِمِينَ
Alam tara ilalmala-i min banii israa-liila min ba'di muusaaidz qaalu linnabiyyi lahu-mub'ats lanaa malikan nuqaatil fii sabiilil-laahi qaala hal 'asaitum in kutiba 'alaiku-mul qitaalu an laa tuqaatiluu qaaluu wa maa lanaa an laa nu qaatila fi sabiilillaahi wa qad ukhrijnaa min diyaarinaa wa abnaa-inaa, falammaa kutiba 'alaihimul qitaalu tawallau illaa qaliillan-minhum wallaahu 'aliimun bidl dlaalimiin.
Artinya : Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka: "Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah". Nabi mereka menjawab:"Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang." Mereka menjawab:"Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari kampung halaman kami dan dari anak-anak kami?". Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa orang saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim.
[Qs.Al-Baqarah : (246) ]
لَقَدْ سَمِعَ اللهُ قَوْلَ الذِينَ قَالُوا إِن اللهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘسَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَق وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ
Laqad sami' allaahu qaulal ladziina qaaluu innallaaha faqiirun wa nahnu aghniyaa-u sanaktubu maa qaaluu wa qatlahumul-anbiyaa-a bi ghairi haqqin wa naquulu dzuuquu a'dzaabal hariiqin.
Artinya : Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang yang mengatakan: " Sesungguhnya Allah miskin dan kami kaya ". Kami akan mencatat perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh nabi-nabi tanpa alasan yang benar, dan Kami akan mengatakan (kepada mereka):" Rasakanlah olehmu azab yang membakar." [Qs.Ali-'Imraan : (181) ]
أَلَمْ تَرَ إِلَى الذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصلَاةَ وَآتُوا الزكَاةَ فَلَما كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ الناسَ كَخَشْيَةِ اللهِ أَوْ أَشَد خَشْيَةً ۚوَقَالُوا رَبنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَ لَوْلَا أَخرْتَنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ ۗقُلْ مَتَاعُ الدنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتقَىٰ وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا
Alam tara ilal ladziina qiila lahum kuffuu aidiyakum wa aqiimuush shalaata wa aatuz zajaata falammaa kutiba 'alaihi mul qitaalu idzaa fariiqun minhum yakhsyaunan naasa kakhasy-yatillaahi au asyadda khasy-yatan wa qaaluu rabbanaa li ma tabta 'alainaal qitaala laulaa akhkhartanaa ilaa alain qariibin qul mataa'ud dunyaa qaliilun wal aakhiratu khairun limanit taqaa wa laa tudl-lamuuna fatiilan.
Artinya : Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: "Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?" Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.[Qs.An-Nisaa' : (77) ]
۞ وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَق إِذْ قَربَا قُرْبَانًا فَتُقُبلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبلْ مِنَ الْآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنكَ ۖقَالَ إِنمَا يَتَقَبلُ اللهُ مِنَ الْمُتقِينَ
Watlu 'alaihim naba-abnai aadama bil haqqi idz qarraba qurbaanan fa tuqubbila min ahadi himaa walam yutaqabbal minal -aakhari qaala laa aqtulannaka qalaa innamaa yataqabbalullaa hu minal muttaqiin.
Artinya : Ceriterakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil:"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa". [Qs.Al-Maaidah : (27) ]
قُلْ مَنْ رَب السمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ قُلِ اللهُ ۚقُلْ أَفَاتخَذْتُمْ مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ لَا يَمْلِكُونَ لِأَنْفُسِهِمْ نَفْعًا وَلَا ضَرا ۚقُلْ هَلْ يَسْتَوِي الْأَعْمَىٰ وَالْبَصِيرُ أَمْ هَلْ تَسْتَوِي الظلُمَاتُ وَالنورُ ۗأَمْ جَعَلُوا لِلهِ شُرَكَاءَ خَلَقُوا كَخَلْقِهِ فَتَشَابَهَ الْخَلْقُ عَلَيْهِمْ ۚقُلِ اللهُ خَالِقُ كُل شَيْءٍ وَهُوَ الْوَاحِدُ الْقَهارُ
Qul man rabbus samaawaati wal ardhi? Qul afattakhadztummin duunihii auliyaa-a laa yamlikuuna li anfusihim naf'an wa laa dlarram qul hal yastawill a'maa wal bashiiru amhal tastawidl dlulumaatu wan nuuruam ja'aluu lillaahisyurakaa-a khalaquu laihim qulillaahu khaaliqu kulli syai-in wa huwal waahidul wahhaaru.
Artinya : Katakanlah:" Siapakah Tuhan langit dan bumi?"Jawabnya: " Allah ". Katakanlah: " Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri? ". Katakanlah:" Adakah sama orang buta dan orang yang melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?"Katakanlah: " Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa ". [Qs.AR-Ra'd : (16) ]
Di nukil dari kitab ( Khozinatul Asror ) karya Syeikh Al Ustad Muhammad Haqqi An Nazili R.A.waliyyulloh Hal 73 Dalam bab "Aqwalul Aimmah wal Masyayiikh Fi Khowasil Khomsil Ayatil Qur'aniyyah Fi Kulli Ayatin' Asyra Qoofan wa laha Khowasun ghoribah wa asrorun 'Ajiibah wa fadoilun katsirotun wa manafi'un 'adiidah.
Ucapan - Ucapan para Imam dan para guru Mursyid yang membahas ke khususan 5 Ayat Al-Qur'an, Yg terdapat 10 huruf Qof pada masing - masing ayatnya, Bagi 5 ayat ini mempunyai berbagai macam ke khususan yg langka, Rahasia-Rahasia yang Ajaib, Keutamaan yg banyak serta mempunyai manfa'at- manfa'at yg tidak terhitung''.
Telah berkata sebagian Ulama ahli Khowas ( Yg mempunyai ke khususan ), salah satu khasiat dari ayat 5 ini adalah untuk bertemu dengan musuh, Barang siapa yang membawa serta tulisan Ayat 5 ini dengan wifiqnya maka Alloh S.W.T akan menolong orang tsb dari semua musuh-musuhnya, Dan dia tidak akan mendapatkan dari keburukkan musuh2 nya, Tipu daya musuh2 nya, Senjata musuh2 nya, apabila ada seseorang yg memusuhinya kecuali Alloh S.W.T telah mengalahkan musuh tersebut, Dan salah satu khasiat ayat 5 ini akan membuatnya mempunyai kewibawaan yg luar biasa pada hati-hati nya manusia, Jika orang tersebut masuk menghadap pada seorang raja/Penguasa yg dzolim maka dia akan aman dari segala keburukannya perangai si zalim tersebut, Ayat 5 merupakan Hijab benteng dari segala gangguan Manusia, Jin Setan, dan Iblis yg membangkang, Sangat baik sekali di tulis wifiqnya serta dibaca ayatnya. Diriwayatkan dari Al-Faqiih Al-Kabiir Al-Wali Al- Makin Ahmad Bin Musa Bin 'Ajil R.A, " 5 Ayat Al- Qur'an yg terdapat 50 huruf Qof, Tidaklah ayat 5 tsb dibaca didepan musuhnya kecuali musuh tsb kalah dan takluk, Dan tidaklah Ayat 5 ini dibaca oleh seseorang yg takut padea musuhnya kecuali Alloh akan memeliharanya dari segala keburukan musuhnya dan Alloh S.W.T menjaganya dari kesalahan dan segala macam penyakit ".
Diriwayatkan oleh Syeikh Najmuddin Al-Qubra menerima dari Sayyid Ma'ruf Al-Karkhi menerima dari Syeikh Nidzom Al-Aulia menerima dari Syeikh Fariduddin menerima dari Syeikh Hamiduddin Nakuury menerima dari penghulunya para guru Syeikh Ahmad Kabiru Ar-Rifa'i menerima dari Syeikh Musa As-Sidraany menerima dari Syeikh Madyan Al-Magribi menerima dari Sulthon Aulia Sayyid Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani menerima dari amirul Mu'miniin Sayyidina Ali bin Abi Tholib menerima dari Rosulululloh S.A.W, Sesungguhnya Rosululloh S.A.W telah bersabda: " Barang siapa yg senantiasa membaca 5 Ayat yg agubg serta mulia ini yg terdapat 10 huruf Qof pada tiap ayatnya, Atau barang siapa yg menulis Wifiq dari 5 Ayat ini dan dibawa serta olehnya, Maka sesungguhnya Alloh S.W.T akan mengirimkan baginya 12000 Malaikat yg menggenggam Alat alat perang yg berupa cahaya yg bersinar, Ke 12000 malaikat tsb senantiasa akan menjaga orang tsb dari berbagai macam mara bahaya serta penyakit, Dan Alloh S.W.T akan membangun untuknya di surga Firdaus 600 gedung yg terbuat dari permata Yaqut merah, jika Ayat 5 ini dibaca oleh seorang Raja/Penguasa maka Alloh S.W.T akan menetapkan kekuasaanya dan alloh S.W.T akan membuka kan baginya pintu2 pertolongan, Dan Alloh S.W.T sempurnakan kewibawaannya, dan Alloh S.W.T tundukkan baginya semua para Umaro'/Pemimpin dan
wazir/Mentri serta Alloh S.W.T akan mengalahkan untuknya semua musuh-musuhnya sehingga tidak akan sampai terhadapnya semua hal2 yg membahayakannya dan yg menggangunya".
Dan telah berkata Syeikh Majduddin Al-Kirmany R.A ( Yg Mempopulerkan Do'a Nurun Nubuwwat / Nur Buat ) " Didunia ini ada 4000 Rijalul Ghoib, 4000 Wali Budala' ( Jama' dari Abdal ), 4000 Wali Autad dan 4000 Wali Qutub, Yang semuanya menggunakan dan membaca Ayat 5 ini, Maka barang siapa yang senantiasa membaca dan membawa serta Wifiq dari Ayat 5 ini, Maka dia akan menjadi ahli hikmah yg mumpuni baik lahir maupun batin dan disegani baik oleh penduduk langit maupun bumi, Dan dia akan berjumpa dengan para wali Qutub dan Rijalul Ghoib".
Berkata Shohibul 'Arais Barang siapa yang membaca Ayat 5 dan membawa serta Wifiqnya, maka Alloh S.W.T akan menjaganya dari segala macam jenis bisa dan racun, kejahatan Ilmu Sihir/Hitam,Mara bahaya, Segala yg menggangu dan Alloh S.W.T akan memberinya seorang Khodam dari golongan Jin sehingga menjadikannya Ahli Hikmah dengan keberkahan nya 5 Ayat ini.
Sayyidina Al- Imam Asy-Syeikh Al- Qutub Abu Hasan Asyadzili R.A ( Beliau Yang Mempopuler kan ber Bagai Hizib antara lain Hizib Nasr,Bahr, dan beliau penyusun kitab '' Sirrul Jalil '' dan masih banyak lagi karya-karya beliau) "Sayyidina Al-Imam Asy-Syeikh Al-Qutub Abu Hasan Asyadzili R'A beliau berkata '' Pada suatu hari aku telah melihat Qutbul Aqtob ( Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani ) dan memberiku wasiat agar aku senantiasa membaca ayat 5 ini dan menulis Wifiqnya, dan aku bertanya kepada beliau tentang rahasia2 ayat 5 in, Maka Syeikh Abdul Qodir Al-jaelani berkata " Barang siapa yang senantiasa membaca dan membawa serta wifiqnya, Maka Alloh S.W.T akan memberikan keamanan, Menjaganya Dari semua musuh2 nya, Orang2 Hasud, tipudaya para musuh2 nya, dan tidak akan menang musuh2 nya walaupun musuhnya sebanyak peduduk langit dan bumi, dan dibuka kan baginya pintu - pintu pertolongan dan kemenangan, dan dia akan mendapatkan derajatnya Qutub.
Dan telah berkata Syeikh Jamil Al-Yumna R.A " Aku telah berjumpa dengan Qutbul Aqtob Syeikh Abdul Qodir Al-Jaelani R.A, Beliau berkata kepadaku dan mengajarkan padaku Ayat 5 ini , berkata Syeikh Jamil " aku telah mendapatkan segala sesuat dengan barokahnya Ayat 5 ini.
Dari Sayyidatina 'Aisyah R.A Menerima dari Rosululloh S.A.W, telah bersabda Rosululloh S.A.W " Barang siapa yang menulis Ayat 5 yang terdapat 10 huruf Qof pada tiap ayat nya pada hari Jum'at, kemudian tulisan tsb diminumnya, maka masuk kedalam perutnya 1000 kesembuhan ,1000 obat, 1000 kesehatan. 1000 Rohamat, 1000 kelembutan, 1000 kekuatan, 1000 keyaqinan, 1000 cahaya, dan dicabut dari dirinya setiap penyakit, ikatan, sedih, bingung serta kesusahan ".
source : dari berbagai sumber
Diubah oleh kisawung 29-01-2017 20:50
0
Kutip
Balas