- Beranda
- Sejarah & Xenology
Habib keturunan Nabi?
...
TS
bangsajin
Habib keturunan Nabi?

Dalam Kekaisaran Ottoman , keturunan Nabi Muhammad membentuk semacam bangsawan dengan hak istimewa mengenakan turban hijau.
Quote:
Sayyid (bahasa Arab: سيد ) (jamak : Sadah) (Bahasa Indonesia : Tuan) adalah gelar kehormatan yang diberikan kepada orang-orang yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW melalui cucu dia, Hasan bin Ali dan Husain bin Ali, yang merupakan anak dari anak perempuan Nabi Muhammad SAW, Fatimah az-Zahra dan menantunya Ali bin Abi Thalib. Keturunan wanita mendapatkan gelar berupa Sayyidah, Alawiyah, Syarifah atau Sharifah.
Beberapa kalangan muslim juga menggunakan gelar sayyid untuk orang-orang yang masih keturunan Abu Thalib, paman Nabi Muhammad, yaitu Abbas, serta Ja'far, Aqil dan Thalib.
Gelar ini tidak sama dengan nama yang lebih populer seperti "Sa'íd" atau "Said", yang berasal dari bahasa Arab, yang berarti bahagia. kata lain yang sering disalahpahami sebagai sayyid adalah syahid, istilah dalam bahasa Arab untuk seorang martir.
Kata ini (sayyid) secara harfiah berarti Tuan, kata dalam bahasa Inggris yang artinya paling mendekati adalah Sir atau Lord. Dalam dunia Arab sendiri. Kata ini sering ditukar dengan "Pak..", misal : Sayyid John (Pak John). Kata yang mempunyai konsep yang sama (dengan sayyid) adalah sidi (berasal dari bahasa Arab sayyidi) yang digunakan di Arab bagian Barat.
Alevis menggunakan seyyid (di Turki) sebagai penghormatan pada nama dan diletakkan sebelum nama orang-orang yang dianggap suci di kalangan mereka.
Kata lain dalam bahasa Arab yang mirip adalah syekh dan syarif. Keturunan dari Hasan bin Ali yang pernah memerintah Makkah, Madinah, Iraq pada masa Kesultanan Turki Utsmaniyah dan sekarang di Yordania, yaitu Hasyimiyah juga menggunakan gelar Syarif.
Dalam Dunia Arab istilah Syarif digunakan oleh keturunan Hasan bin Ali, sedangkan gelar Sayyid digunakan oleh keturunan Husain bin Ali.
Penguasa Kerajaan-Kerajaan di Nusantara ini yang berdasarkan kajian sejarah adalah keturunan Ahlul Bayt (Sharif / Sayyid) adalah Kesultanan Brunei, Kesultanan Sambas, Kesultanan Sulu, Kesultanan Perlis, Kesultanan Siak Sri Indrapura, Kesultanan Cirebon, Kesultanan Banten, Kesultanan Pontianak dan Ketuanan Kubu.
Beberapa kalangan muslim juga menggunakan gelar sayyid untuk orang-orang yang masih keturunan Abu Thalib, paman Nabi Muhammad, yaitu Abbas, serta Ja'far, Aqil dan Thalib.
Gelar ini tidak sama dengan nama yang lebih populer seperti "Sa'íd" atau "Said", yang berasal dari bahasa Arab, yang berarti bahagia. kata lain yang sering disalahpahami sebagai sayyid adalah syahid, istilah dalam bahasa Arab untuk seorang martir.
Kata ini (sayyid) secara harfiah berarti Tuan, kata dalam bahasa Inggris yang artinya paling mendekati adalah Sir atau Lord. Dalam dunia Arab sendiri. Kata ini sering ditukar dengan "Pak..", misal : Sayyid John (Pak John). Kata yang mempunyai konsep yang sama (dengan sayyid) adalah sidi (berasal dari bahasa Arab sayyidi) yang digunakan di Arab bagian Barat.
Alevis menggunakan seyyid (di Turki) sebagai penghormatan pada nama dan diletakkan sebelum nama orang-orang yang dianggap suci di kalangan mereka.
Kata lain dalam bahasa Arab yang mirip adalah syekh dan syarif. Keturunan dari Hasan bin Ali yang pernah memerintah Makkah, Madinah, Iraq pada masa Kesultanan Turki Utsmaniyah dan sekarang di Yordania, yaitu Hasyimiyah juga menggunakan gelar Syarif.
Dalam Dunia Arab istilah Syarif digunakan oleh keturunan Hasan bin Ali, sedangkan gelar Sayyid digunakan oleh keturunan Husain bin Ali.
Penguasa Kerajaan-Kerajaan di Nusantara ini yang berdasarkan kajian sejarah adalah keturunan Ahlul Bayt (Sharif / Sayyid) adalah Kesultanan Brunei, Kesultanan Sambas, Kesultanan Sulu, Kesultanan Perlis, Kesultanan Siak Sri Indrapura, Kesultanan Cirebon, Kesultanan Banten, Kesultanan Pontianak dan Ketuanan Kubu.
Alih Bahasa
Quote:
Orang memilih alih bahasa Latin berdasarkan bahasa yang sering mereka gunakan, tidak tergantung dari tempat mereka tinggal. Sebagai contoh imigran Muslim dari berbagai negara yang berbeda yang tinggal di London, Britania Raya. Imigran dari Yaman menggunakan kata sayyid, dan imigran dari Pakistan atau India menggunakan syed.
Di antara para intelektual dan sarjana barat, kadang mereka menggunakan kata sayyid atau sayed dalam tulisan mereka.
Habib di kalangan Arab-Indonesia adalah gelar bangsawan Timur Tengah yang merupakan kerabat Nabi Muhammad (Bani Hasyim) dan secara khusus dinisbatkan terhadap keturunan Nabi Muhammad melalui Fatimah az-Zahra (yang berputera Husain dan Hasan) dan Ali bin Abi Thalib. Habib yang datang ke Indonesia mayoritas adalah keturunan Husain bin Ali bin Abi Thalib bin Abdul Muthalib dan Fatimah binti Nabi Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib.
Di lain ada pendapat bahwa pihak Ali bin Abi Thalib juga memiliki keturunan dari isteri-isteri lainnya, tetapi mereka bukan termasuk dzurriyyah atau keturunan Nabi Muhammad, karena bukan dilahirkan dari Rahim Fatima, yang mana anak kandung Nabi Muhammad.
Gelar Habib tersebut terutama ditujukan kepada mereka yang memiliki pengetahuan agama Islam yang mumpuni dari golongan keluarga tersebut. Gelar Habib juga berarti panggilan kesayangan dari cucu kepada kakeknya dari golongan keluarga tersebut. Diperkirakan di Indonesia terdapat sebanyak 1,2 juta orang yang masih hidup yang berhak menyandang sebutan ini. Berdasarkan catatan organisasi yang melakukan pencatatan silsilah para habib ini, Ar-Rabithah, ada sekitar 20 juta orang di seluruh dunia yang dapat menyandang gelar ini (disebut Sayyid) dari 114 marga. Hanya keturunan laki-laki saja yang berhak menyandang gelar habib.
Wan (Ahlul Bait) ialah gelaran melayu bagi keturunan Nabi Muhammad SAW dikalangan warga Arab-Melayu di Indonesia, Thailand dan Malaysia. Sampai saat ini, peranan warga Arab-Melayu dalam dunia keagamaan Islam masih dapat terasakan. Mereka yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW mendapat berbagai panggilan (gelar) penghormatan, seperti Syekh, Syed, Sayyid, Syarif (di beberapa daerah di Indonesia menjadi kata Wan atau Habib dari masyarakat Indonesia lainnya. Para Ahlul Bait sangat dihormati pada masyarakat muslim khususnya di Nusantara karena dianggap sebagai tali pengetahuan yang murni, karena garis keturunannya yang langsung dari Nabi Muhammad. Penghormatan ini sangat membuat gusar para kelompok anti-sunnah yang mengkait-kaitkan hal ini dengan bid'ah. Para Ahlul Bait di Indonesia sangatlah banyak memberikan pencerahan dan pengetahuan akan agama islam.
Di antara para intelektual dan sarjana barat, kadang mereka menggunakan kata sayyid atau sayed dalam tulisan mereka.
Habib di kalangan Arab-Indonesia adalah gelar bangsawan Timur Tengah yang merupakan kerabat Nabi Muhammad (Bani Hasyim) dan secara khusus dinisbatkan terhadap keturunan Nabi Muhammad melalui Fatimah az-Zahra (yang berputera Husain dan Hasan) dan Ali bin Abi Thalib. Habib yang datang ke Indonesia mayoritas adalah keturunan Husain bin Ali bin Abi Thalib bin Abdul Muthalib dan Fatimah binti Nabi Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib.
Di lain ada pendapat bahwa pihak Ali bin Abi Thalib juga memiliki keturunan dari isteri-isteri lainnya, tetapi mereka bukan termasuk dzurriyyah atau keturunan Nabi Muhammad, karena bukan dilahirkan dari Rahim Fatima, yang mana anak kandung Nabi Muhammad.
Gelar Habib tersebut terutama ditujukan kepada mereka yang memiliki pengetahuan agama Islam yang mumpuni dari golongan keluarga tersebut. Gelar Habib juga berarti panggilan kesayangan dari cucu kepada kakeknya dari golongan keluarga tersebut. Diperkirakan di Indonesia terdapat sebanyak 1,2 juta orang yang masih hidup yang berhak menyandang sebutan ini. Berdasarkan catatan organisasi yang melakukan pencatatan silsilah para habib ini, Ar-Rabithah, ada sekitar 20 juta orang di seluruh dunia yang dapat menyandang gelar ini (disebut Sayyid) dari 114 marga. Hanya keturunan laki-laki saja yang berhak menyandang gelar habib.
Wan (Ahlul Bait) ialah gelaran melayu bagi keturunan Nabi Muhammad SAW dikalangan warga Arab-Melayu di Indonesia, Thailand dan Malaysia. Sampai saat ini, peranan warga Arab-Melayu dalam dunia keagamaan Islam masih dapat terasakan. Mereka yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW mendapat berbagai panggilan (gelar) penghormatan, seperti Syekh, Syed, Sayyid, Syarif (di beberapa daerah di Indonesia menjadi kata Wan atau Habib dari masyarakat Indonesia lainnya. Para Ahlul Bait sangat dihormati pada masyarakat muslim khususnya di Nusantara karena dianggap sebagai tali pengetahuan yang murni, karena garis keturunannya yang langsung dari Nabi Muhammad. Penghormatan ini sangat membuat gusar para kelompok anti-sunnah yang mengkait-kaitkan hal ini dengan bid'ah. Para Ahlul Bait di Indonesia sangatlah banyak memberikan pencerahan dan pengetahuan akan agama islam.
Indikasi Keturunan
Quote:
Sayyid sering dimasukkan pada awalan nama yang mengindikasikan dari keturunan mana mereka berasal. Jika mereka merupakan keturunan lebih dari satu Imam Syi'ah, mereka akan menggunakan gelar yang paling dekat.
NOTE: (Untuk pembicara non-Arab) ketika mengalihbahasakan dari Bahasa Arab ke Bahasa Inggris, terdapat dua pendekatan.
1. Anda dapat mengalihkan kata itu, huruf demi huruf, seperti "الزيدي" menjadi "a-l-z-ai-d-i".
2. Anda dapat mengalihkan lafal pengucapan dari kata, seperti "الزيدي" menjadi "a-z-z-ai-d-i". Ini karena tata bahasa Arab, beberapa konsonan (n, r, s, sh, t dan z) membatalkan huruf l (ل) dari kata al (ال) . Ketika anda melihat awalan an, ar, as, ash, at, az, dll... ini berarti kata ini merupakan alih bahasa dari lafal pengucapan.
i, wi (Bahasa Arab), atau vi (Bahasa Persia) akhirannya mungkin dapat dialihbahasakan dengan akhiran Bahasa Inggris ite atau ian. Akhiran menggunakan nama, atau nama tempat, menjadi nama group dari orang yang tersambung dari tempat kelahirannya. Seperti Ahmad al-Hashimi dialihbahasakan Ahmad keturunan Hassan dan Ahmad al-Harrani seperti Ahmad dari kota Harran.
¹Juga, El-Husseini, Husseini, dan Hussaini.
²Mereka yang menggunakan gelar sayyid untuk seluruh keturunan dari Ali bin Abi Talib menggunakan Allawi atau Alavis sebagai sayyid. Walaupun Allawi bukan keturunan dari Muhammad, mereka keturunan dari anak Ali bin Abi Thalib dan wanita yang dinikahinya setelah meninggalnya Fatimah az-Zahra, seperti Ummu Banin. Mereka yang membatasi gelar sayyid hanya untuk keturunan Muhammad melalui Fatimah az-Zahra, tidak akan memasukkan Allawi/Alavis kedalam sayyid.
NOTE: (Untuk pembicara non-Arab) ketika mengalihbahasakan dari Bahasa Arab ke Bahasa Inggris, terdapat dua pendekatan.
1. Anda dapat mengalihkan kata itu, huruf demi huruf, seperti "الزيدي" menjadi "a-l-z-ai-d-i".
2. Anda dapat mengalihkan lafal pengucapan dari kata, seperti "الزيدي" menjadi "a-z-z-ai-d-i". Ini karena tata bahasa Arab, beberapa konsonan (n, r, s, sh, t dan z) membatalkan huruf l (ل) dari kata al (ال) . Ketika anda melihat awalan an, ar, as, ash, at, az, dll... ini berarti kata ini merupakan alih bahasa dari lafal pengucapan.
i, wi (Bahasa Arab), atau vi (Bahasa Persia) akhirannya mungkin dapat dialihbahasakan dengan akhiran Bahasa Inggris ite atau ian. Akhiran menggunakan nama, atau nama tempat, menjadi nama group dari orang yang tersambung dari tempat kelahirannya. Seperti Ahmad al-Hashimi dialihbahasakan Ahmad keturunan Hassan dan Ahmad al-Harrani seperti Ahmad dari kota Harran.
¹Juga, El-Husseini, Husseini, dan Hussaini.
²Mereka yang menggunakan gelar sayyid untuk seluruh keturunan dari Ali bin Abi Talib menggunakan Allawi atau Alavis sebagai sayyid. Walaupun Allawi bukan keturunan dari Muhammad, mereka keturunan dari anak Ali bin Abi Thalib dan wanita yang dinikahinya setelah meninggalnya Fatimah az-Zahra, seperti Ummu Banin. Mereka yang membatasi gelar sayyid hanya untuk keturunan Muhammad melalui Fatimah az-Zahra, tidak akan memasukkan Allawi/Alavis kedalam sayyid.
jadi penasaran ya gaes. bagaimana hasil studi genetik tentang silsilah ini yang konon masih berlangsung...
no SARA

BONUS
Spoiler for BONUS:
0
86.4K
Kutip
167
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sejarah & Xenology
6.5KThread•11.6KAnggota
Tampilkan semua post
beaufighter
#39
Quote:
Original Posted By cumi2got►
Kalo agan liat dimari
https://upload.wikimedia.org/wikiped...ite_Tree_2.PNG
Yang paling pertama adalah bani Hashim (Hashemite dari Hashim ibn Abd Manaf).
Bani Ummaya (didirikan oleh Umayya ibn Abd Shams, masih terhitung keponakan dari Hashim ibn Abd Manaf).
Trus yang lain-lain adalah keturunan dari Hasan ibn Ali dan Husayn ibn Ali.
Garis utama bani Hashim sampe sekarang masih ada di Raja Yordania.
Sebelumnya Irak, Syria dan Hejaz juga dikuasai bani Hashim.
Namun Irak lepas saat Faisal II digulingkan tahun 1958 dan Irak menjadi Republik.
Syria lepas saat Raja Faisal I berkuasa, dan Syria menjadi mandat Prancis di tahun 1920.
Hejaz lepas saat ditaklukkan Raja Abdulaziz Ibn Saud dari Nejd ditahun 1925 dan ia menggabungkan Nejd dan Hejaz menjadi kerajaan Saudi Arabia modern.
Kalo agan liat dimari
https://upload.wikimedia.org/wikiped...ite_Tree_2.PNG
Yang paling pertama adalah bani Hashim (Hashemite dari Hashim ibn Abd Manaf).
Bani Ummaya (didirikan oleh Umayya ibn Abd Shams, masih terhitung keponakan dari Hashim ibn Abd Manaf).
Trus yang lain-lain adalah keturunan dari Hasan ibn Ali dan Husayn ibn Ali.
Garis utama bani Hashim sampe sekarang masih ada di Raja Yordania.
Sebelumnya Irak, Syria dan Hejaz juga dikuasai bani Hashim.
Namun Irak lepas saat Faisal II digulingkan tahun 1958 dan Irak menjadi Republik.
Syria lepas saat Raja Faisal I berkuasa, dan Syria menjadi mandat Prancis di tahun 1920.
Hejaz lepas saat ditaklukkan Raja Abdulaziz Ibn Saud dari Nejd ditahun 1925 dan ia menggabungkan Nejd dan Hejaz menjadi kerajaan Saudi Arabia modern.
sip bro.. btw gw masih bingung soal family tree dan usia suatu generasi
di Hashemite tree yang di link agan (dan beberapa link lain misalnya ini), dari Nabi Muhammad hingga ke Raja Abdullah ll yang sekarang ada antara 40 - 43 generasi.
sedangkan Habib Rizieq:
Quote:
Nasabnya hingga ke Rasulullah S A W
Nasab Al Habib Muhammad Rizieq Syihab bin Husein bin Muhammad bin Husein bin Abdullah bin Husein bin Muhammad bin Syeikh bin Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Ahmad Syihabuddin Al-Asghar bin Abdurrahman Al-Qadhi bin Ahmad Syihabuddin Al-Akbar bin Abdurrahman bin Syeikh Ali bin Abu Bakar As-Sakran bin Abdurrahman As-Segaf …bin Muhammad Maulad Daawilah bin Ali bin Alwi Ibnul Faqih bin Muhammad Al-Faqihil Muqaddam bin Ali Walidil Faqih bin Muhammad Shahib Murbath bin Ali Khala’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa An-Naqib bin Muhammad Djamaluddin bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far As-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein As-Sibth bin Ali bin Abi Thalib wa Fathimah Az-Zahra binta Rasulullah Muhammad SAW
Nasab Istrinya
Nasab Istri Habib Rizieq Syihab adalah Syarifah Fadhlun Yahya binti Faadhil bin Hasan bin Utsman bin Abdullah bin Aqil bin Umar bin Aqil bin Syeikh bin Abdurrahman bin Aqil bin Ahmad bin Yahya bin Hasan bin Ali bin Alwi bin Muhammad Maulad Daawilah bin Ali bin Alwi Ibnul Faqih bin Muhammad Al-Faqihil Muqaddam bin Ali Walidil Faqih bin Muhammad Shahib Murbath bin Ali Khala’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa An-Naqib bin Muhammad Djamaluddin bin Ali Al-Uraidhi bin Ja’far As-Shadiq bin Muhammad Al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein As-Sibth bin Ali bin Abi Thalib wa Fathimah Az-Zahra binta Rasulullah Muhammad SAW.
Beliau memang keturunan Nabi Muhammad Saw yang ke-38. Beliau mewarisi ketegasan datuknya, kesantunan serta akhlaknya yang baik dan ilmunya yang luas. Meskipun begitu Al Habib Muhammad Rizieq pernah berkata :
“garis keturunan bukan untuk tujuan pamer. Jika itu adalah tujuan, maka harus merupakan kesombongan, dan itu adalah dosa,”
artikel pic asli di http://arrohim.com/biografi-ringkas-...-husein-syihab
beliau/ Habib Rizieq berasal dari generasi ke 38 dar Nabi Muhammad SAW.
usia Habib Rizieq dan raja Abdullah II dari Yordaniakebetulan juga sepantaran hanya selisih 3 tahun lebih tua raja Abdullah.
kalau ada selisih 3 generasi lebih tua Habib Rizieq dari raja Abdullah maka pangkat Habib Rizieq dalam silisilah keluarga masih kakek sepupu raja Abdullah dari Yordania.
yang ingin ditanyakan:
1. kenapa bisa ada selisih sekitar 3 - 5 generasi antara beliau berdua ?
2. berapa lazimnya usia sebuah generasi sebelum berganti atau ada patokan patokannya ?
thanks.
0
Kutip
Balas