- Beranda
- Stories from the Heart
T University 2 (Season 2)
...
TS
anism
T University 2 (Season 2)

Cover Super Keren by Awayaye <Ane minta
> Terima banyak untuk respon positif agan dan aganwati di thread sebelumnya. T University.
Bagi yang belum membacanya. Bisa mengklik judul dibawah ini.
T University
Spoiler for Daftar Isi/Case 1 : Lost Son:
Case 1 Finish
Spoiler for Case 2 : Lativa's Twins Terror:
Case 2 Finish
Spoiler for Case 3 : Arelia And Edward:
Case 3 Finish
Spoiler for Samantha And Mom:
Finish
Spoiler for Case 4 : Johnny Comes Back To China or England:
Case 4 Finish
Spoiler for Case 5 : King Killer's Son:
Case 5 Finish
Spoiler for Case 6 : Losing In A Plane:
Diubah oleh anism 30-05-2019 17:56
anasabila memberi reputasi
1
21.8K
198
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
anism
#7
Small Talk
Arelia tampak memainkan ujung penanya sambil bersenandung.
“Kamu tampaknya senang sekali. Kamu yakin kita akan memperolehnya?”, Tanya Gerald. –“Apa? Maksudmu.. Izin dari Sir Johnson?”, Arelia balik bertanya.
Gerald mengangguk mengiyakan. Wanita dipenghujung usia dua puluh tahunan itu tersenyum penuh arti.
“Sir Reynard. Sejak dari awal kita masuk ke universitas T. Dia adalah satu-satunya tim pengajar yang berbeda. Kalau ia mendengar yang namanya pembunuhan, ataupun yang berbau kejahatan. Adrenalinnya akan terpacu dan ia menjadi berbeda.
Aku meminta rekomendasi darinya, tanpa sepengetahuan Sir Johnson. Tidak ada gunanya menunggu Mr Murphey itu. Dia keras kepala, dia tidak akan pernah melakukan apa yang tidak disetujui sebelumnya. Kalimat ‘saya akan pertimbangkan dulu’ itu adalah arti bahwa ia akan berpikir tapi tidak akan sampai pada hasilnya. Aku tidak mau menunggu sesuatu yang tidak jelas.”, dengus Arelia.
“Dia seorang risk taker.”, suara Johnny tiba-tiba.
“Bukan.”, tandas Arelia kembali.
Johnny kelihatan bingung.
“Kau lupa dengan ceritamu sendiri, saat kalian dibawa keruangan asrama kita. Kata-katanya ‘ kalau dia juga melakukan hal yang sama dengan kita dan dia lakukan dengan lebih cerdas’?”
Johnny mengangguk-angguk mengiyakan kalimat terakhir Arelia.
“Kau mau tahu bagaimana ceritanya aku mendapat izin?”, Arelia mengecilkan suaranya untuk membuat kesan misteri didalamnya.
Johnny mengangguk dengan mata berbinar yang dibuat-buat.
Arelia tampak memainkan ujung penanya sambil bersenandung.
“Kamu tampaknya senang sekali. Kamu yakin kita akan memperolehnya?”, Tanya Gerald. –“Apa? Maksudmu.. Izin dari Sir Johnson?”, Arelia balik bertanya.
Gerald mengangguk mengiyakan. Wanita dipenghujung usia dua puluh tahunan itu tersenyum penuh arti.
“Sir Reynard. Sejak dari awal kita masuk ke universitas T. Dia adalah satu-satunya tim pengajar yang berbeda. Kalau ia mendengar yang namanya pembunuhan, ataupun yang berbau kejahatan. Adrenalinnya akan terpacu dan ia menjadi berbeda.
Aku meminta rekomendasi darinya, tanpa sepengetahuan Sir Johnson. Tidak ada gunanya menunggu Mr Murphey itu. Dia keras kepala, dia tidak akan pernah melakukan apa yang tidak disetujui sebelumnya. Kalimat ‘saya akan pertimbangkan dulu’ itu adalah arti bahwa ia akan berpikir tapi tidak akan sampai pada hasilnya. Aku tidak mau menunggu sesuatu yang tidak jelas.”, dengus Arelia.
“Dia seorang risk taker.”, suara Johnny tiba-tiba.
“Bukan.”, tandas Arelia kembali.
Johnny kelihatan bingung.
“Kau lupa dengan ceritamu sendiri, saat kalian dibawa keruangan asrama kita. Kata-katanya ‘ kalau dia juga melakukan hal yang sama dengan kita dan dia lakukan dengan lebih cerdas’?”
Johnny mengangguk-angguk mengiyakan kalimat terakhir Arelia.
“Kau mau tahu bagaimana ceritanya aku mendapat izin?”, Arelia mengecilkan suaranya untuk membuat kesan misteri didalamnya.
Johnny mengangguk dengan mata berbinar yang dibuat-buat.
0