Kaskus

Story

tomi0706Avatar border
TS
tomi0706
TRUE STORY - Ada Apa Dengan diri Ku ( misteri , cinta , persahabatan )
Selamat Pagi kaskuser emoticon-Haidisini saya adalah newbie se-newbie newbie nya...emoticon-Maaf Agan karna lupa pass id kaskus yang lama jadi saya membuat id baru lagi.emoticon-Embarrassment
emoticon-Jempol saya sangat menyukai cerita-cerita di Forum SFTH ini , selama ini saya hanya sebagai pembaca di forum ini. dan ada 1 cerita disini yang menginspirasikan ku untuk mengungkap sedikit tentang perjalanan hidup saya. kisah ini adalah kisah nyata yang aku alami dalam hidupku.

Mohon maaf bila dalam penulisan ataupun bahasanya masih berantakan emoticon-Maaf Agan

karna saya hanyalah seorang amatiran yang ingin sedikit berbagi kisah perjalanan hidupku.

langsung saja saya mulai kisah ini emoticon-Shakehand2

** selamat membaca **
TRUE STORY - Ada Apa Dengan diri Ku ( misteri , cinta , persahabatan )
TRUE STORY - Ada Apa Dengan diri Ku ( misteri , cinta , persahabatan )


Index





Diubah oleh tomi0706 30-10-2019 21:51
junti27Avatar border
scorpiolamaAvatar border
limdarmawanAvatar border
limdarmawan dan 6 lainnya memberi reputasi
7
22.8K
100
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
tomi0706Avatar border
TS
tomi0706
#13
PART 6 ( air yang berubah menjadi merah )

“Mengetahui saja tidak cukup, kita harus menerapkan. Keinginan saja tidak cukup, kita harus melakukan.”

Pagi itu seperti biasa aku berangkat kesekolah, kali ini tidak kesiangan lagi jadi bisa sarapan dulu sebelum ke sekolah, selesai sarapan aku kayuh sepedaku menuju tempat dimana aku menuntut ilmu semasa SMP dulu, hari ini pelajaran sudah berjalan seperti biasa.

….

Tetttt…. Teettt…. Jam 13.30 bel pulang sekolah berbunyi, aku langsung menuju parkiran sepeda dan langsung pulang kerumah.

Sampai dirumah aku melihat ada mobil sedan parkir di depan , tidak salah lagi itu adalah mobil pak Lukman dan Bu ela.

“Ahh.. paling mereka tahu kalau batu itu kembali lagi kesini dan mereka akan memintanya kembali “ gumanku.

Aku langsung masuk kamar, ganti baju dan menemui pak Lukman dan ibu Ela. diruang tamu ternyata ada bapak dan ibu ku juga.

Melihat raut muka mereka aku pikir mereka sedang ngobrol masalah yang serius.
aku langsung menyalami mereka ber-4 , dan ikut duduk dengan mereka.

“Bapak mulai membuka obrolan”

BAPAK : tom … maksud kedatangan mereka ingin mengambil kembali batu yang kemarin

Bu Ela : iya nak tomi, kemarin batu itu kami masukan kedalam gelas berisi air, airnya berubah warna jadi merah dan seketika itu pula batu itu hilang. ( bu Ela menceritakan kejadian aneh itu, kejadian dimana batu itu bisa kembali lagi padaku )

AKU : terus gimana ?
Bu Ela : maksud kedatangan kami mau mengambil batu itu kembali nak tomi!


“ Tunggu….. bukannya didalam mimpi semalam kalau sampai aku memberikan batu itu ke orang lain sama saja aku memberikan nyawaku… tidak… aku belum mau mati, tapi .. tapi kenapa aku mulai percaya dengan mimpiku semalam, bukannya mimpi itu adalah bunga tidur, bukannya itu sama saja dengan musyrik, percaya dengan kekuatan selain kekuatan Allah SWT, bukannya yang menentukan hidup dan mati itu Al Hakam ( Yang Maha Menetapkan ) , tapi kenapa saya percaya dengan ucapan nenek didalam mimpi ku semalam.”


Untuk jaga-jaga aku menceritakan tentang mimpi ku semalam ke mereka, mimpi bertemu dengan nenek-nenek, dibawa ke rumah sakit tua dannn… perkataan nenek itu yang masih teringat jelas di otak ku, semua aku ceritakan dengan detail tanpa menambah ataupun mengurangi, karna mimpi itu masih sangat jelas diotak ku.

Mendengar ceritaku mereka sangat kaget, akhirnya bapak memutuskan untuk mengembalikan uang yang 20juta itu ke pak Lukman dan istrinya, mungkin beliau takut kalau terjadi sesuatu dengan anak pertamanya ini, untung saja pak Lukman dan bu Ela mau mengerti setelah mendengar ceritaku. Mereka pun menerima uang mereka kembali, 20juta tanpa dipotong sepersen pun.

Setelah ngobrol-ngobrol singkat Akhirnya tamu itu izin untuk berpamitan.

…..

Malam hari selepas solat maghrib aku mulai penasaran dengan batu itu, yang kata cerita bu Ela jika batu itu dimasukan ke gelas berisi air , air itu akan berubah menjadi warna merah, akupun menemui bapak dan meminta ijin untuk meminjam batu itu sebentar, tanpa banyak Tanya beliau pun memberikan batu itu ke aku.

Tanpa sepengetahuan bapak ibu , aku mengambil gelas kaca dan aku isi dengan air, aku bawa gelas itu kekamar dan aku kunci pintu kamar ku.

dengan sedikit rasa ragu , rasa takut dan sedikit gemetar aku masukan batu itu ke dalam gelas berisi air. 1 menit .. 2 menit bahkan sampai 10 menit warna air tetap bening tidak berubah seperti yang di ceritakan bu Ela. “Ah.. paling bu Ela bohong aja ini “ .

Karna bosan menunggu aku duduk dimeja belajar, sedikit membuka buku pelajaran tanpa memperhatikan batu yang ada digelas itu.


Sekitar 15 menit aku menengok kearah batu itu lagi….. dan ternyata benar apa yang diceritakan bu Ela ( “aku merinding pas ngetik ini” ) , air yang tadinya berwarna jernih berubah menjadi merah , seperti air yang dikasih sirup berwarna merah. Dan setelah aku perhatikan dengan jeli batu itu ternyata sudah tidak ada di tempatnya setelah warna air berubah.

Kemana… kemana batu itu? Apakah batu itu tidak suka dengan air ? kenapa wana air yang tadinya jernih berubah menjadi merah?


Dengan masih ada rasa takut dan merinding, Aku langsung membuka kunci pintu kamar dan memanggil bapak.

aku menceritakan kejadian tadi, hari itu aku sempat dimarahi sama bapak . bapak langsung mengambil gelas yang berisi air dan membuang air itu ke depan rumah…
Diubah oleh tomi0706 01-02-2017 03:58
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.