Dapet Kerjaan !
“Sial kesiangan !”
Gue berlari kecil menuju lift yang akan membawa gue ke lantai 16 salah satu gedung di Jakarta. Yak, ini adalah hari pertama gue bekerja sebagai seorang Content Specialist setelah luntang – lantung tiga bulan mencari kerja kesana kemari. Pekerjaan yang sebenarnya sama sekali nggak nyambung sama latar belakang pendidikan gue. Karena, latar pendidikan gue sendiri adalah Administrasi Bisnis. Sedangkan content specialist sendiri biasanya adalah lapangan pekerjaan yang di isi oleh anak Sastra. Gue di terima di sini juga karena perusahaan ini butuh orang yang mengerti tentang game dan punya kemampuan menulis artikel yang baik. Setelah proses seleksi yang tidak terlalu panjang dan bisa dibilang mudah. Gue pun diterima di perusahaan ini. Sialnya, hari pertama bekerja gue terlambat karena jalanan saat itu macet banget ! Emang sih karena waktu itu ada pembangunan Fly Over di bilangan Kuningan. Tapi, gua ga menyangka kalo bakal telat setengah jam lebih ! Kan malu juga kalo hari pertama kerja malah terlambat.
“Mau cari siapa?” tanya respsionis kantor saat itu
“umm Aldi. Pak Aldi”
“ohhh iyaaa. Kamu anak barunya si Aldi ya? Bentar ya aku panggilkan” resepsionis itu mengangkat gagang telepon dan menekan beberapa angka.
Tidak lama kemudian dari pintu depan kantor. Keluar pria yang waktu itu menginterview gue.
“Hai. Selamat datang di kantor baru !” sapa Aldi
“Oh iyaa makasih. Maaf ya Pak saya terlambat nih”
“Ah gapapa telat juga. Yuk masuk. Biar gue kenalin sama anak – anak kantor dan semoga lu betah disini” sahutnya santai.
Setelah berkeliling kantor yang hanya berisikan sekitar 40 orang. Gue duduk disebelah Aldi dan memulai hari baru gue sebagai seorang Content Specialist. Hari pertama kerja ya cuma begitu aja. Perkenalan kantor ini bergerak di bidang apa, apa yang harus gua kerjain ke depannya nanti, sama beberapa wejangan supaya gue ga terlalu kelewatan dalam membuat konten karena masyarakat Indonesia yang mulai sensitif pada saat itu. Hari itu waktu berjalan cepat karena gue bener – bener menikmati hari pertama kerja.
Bekerja di bidang yang kita senangi, memang gak bisa membohongi hasil. Terbukti gak lama gue bekerja. Gue berhasil mencetak beberapa prestasi. Ukuran prestasi sebagai Content Specialist disini sendiri adalah naiknya Unique View dan Page View di platform yang gue kelola.
Gue pun punya julukan baru di kantor. Bonet alias Bocah Warnet. Julukan ini sendiri dibuat sama bos gua sendiri si Aldi. Alasannya karena gue selalu ke kantor dengan dandanan yang berantakan dan gue juga sering main di warnet. Awalnya cuma dia aja yang manggil gue dengan julukan begitu. Eh, akhirnya satu kantor ikutan. Gue pun gak keberatan dengan panggilan tersebut. Lucu juga soalnya.
Situasi kantor yang santai, orang – orang yang bersahabat, dan bebas ngomong kasar merupakan salah satu alasan gue betah di kantor ini. Gue ini orangnya gatel loh kalo ga ngomong Anj*ng dan B*ngsat sehari aja. Secara tidak langsung juga, situasi nyaman kayak gini akan memunculkan ide – ide untuk membuat konten ke depannya.
Jujur gue orangnya gak cepet bosen akan rutinitas. Gue mampu mengulangi rutinitas yang sama dalam jangka waktu panjang. Tapi, kerjaan yang menumpuk dan dituntut untuk tetep 100% bikin gue bosan. Perintah ini sebenarnya datang bukan dari Aldi, dari atasan lain yang posisinya di atas dia. Baru beberapa bulan gue bekerja, gue mulai bosan. Hingga suatu saat, dia datang. Manusia sayur yang membuat hari gue kembali berwarna.