- Beranda
- Stories from the Heart
[KISAH NYATA] Kejadian ganjilku[REAL STORY]
...
TS
november3belas
[KISAH NYATA] Kejadian ganjilku[REAL STORY]
Hayyy kenalin gansis semuanya. . . . . kenlain namaku Devi hehehe. Ini merupakan thread pertama ku.
Thread ini itu isinya tentang kisah-kisah horor ku gansis .
Dan ini adalah REAL STORY ya. Sebelumnya aku hanya sebagai pembaca kisah-kisah gansis yang ada di kaskus. Setelah aku itu demen banget baca cerita gansis dimari yang kebanyakan horor, aku tertarik untuk ikutan nulis kisah ku ini . Tapi ini bukan hanya cerita ku aja ya gansis
, tapi nantinya aku juga akan mencantumkan kisah-kisah horor lainnya yang dialamin oleh orang-orang terdekat ku.Tapi karna ceritanya cukup banyak jadi akan aku buat menjadi beberapa part ya gansis
Tapi maaf ya kalau thread nya masih acak-acakan baru pertama kali soalnya . hehehe.
Part 1 Hotel Horor di Bali (Perkenalan)
Part 2 Hotel Horor di Bali (Angin Ribut)
Part 3 Hotel Horor di Bali (Ketukan Pintu)
Thread ini itu isinya tentang kisah-kisah horor ku gansis .
Dan ini adalah REAL STORY ya. Sebelumnya aku hanya sebagai pembaca kisah-kisah gansis yang ada di kaskus. Setelah aku itu demen banget baca cerita gansis dimari yang kebanyakan horor, aku tertarik untuk ikutan nulis kisah ku ini . Tapi ini bukan hanya cerita ku aja ya gansis
, tapi nantinya aku juga akan mencantumkan kisah-kisah horor lainnya yang dialamin oleh orang-orang terdekat ku.Tapi karna ceritanya cukup banyak jadi akan aku buat menjadi beberapa part ya gansis
Tapi maaf ya kalau thread nya masih acak-acakan baru pertama kali soalnya . hehehe.Semoga agan-agan dan sist semua yang ada disini gak bosan ya dengan ceritanya . Dan semoga juga agan-agan dan sist bisa menikmati dengan penuh imajinasi dan maaf kalo gak serem hehe. Oke let's read guys !! 



Part 1 Hotel Horor di Bali (Perkenalan)
Part 2 Hotel Horor di Bali (Angin Ribut)
Part 3 Hotel Horor di Bali (Ketukan Pintu)
Diubah oleh november3belas 22-01-2017 19:50
anasabila memberi reputasi
1
5.4K
21
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
november3belas
#20
Part 3 Hotel Horor di Bali (Ketukan Pintu)
Nah gansis ini merupakan hari kedua aku ada di Bali dan hari ini kita akan menuju ke pantai dreamland yeyyyy. Meskipun kejadian tadi malem masih membuatku bertanya-tanya tapi aku ingin melupakan kejadian itu. Tapi sebelum berangkat ke pantai dream land. Aku, Febri, Risky dan irma siap-siap dulu, maklum lah cewek pasti lama dan ribet hehe. Belum lagi make up nya, belum lagi rambutnya. Setelah selesai siap-siap Aku, Febri, Risky dan irma turun untuk menuju bus.
Skip Skip
Akhirnya kita sampai juga di pantai, aku lihat pemandangan disana itu ya pemandangan pantai hehe. Tapi sayangnya disana panas banget sampai akhirnya aku dan anak lain berteduh di bangunan dekat pantai. Selagi aku duduk aku bertemu dengan dani, akhirnya kami ngobrol sama-sama. Dan ternyata dani juga mengalami kejadian aneh tadi malam. Jadi setelah kejadian angin ribut tadi malam dani beserta temannya yaitu Pascal(nama samaran), Sodiq(nama samaran), Rehan(nama samaran) dan Dana(nama samaran) berjalan ke kamar mereka yang letaknya dibelakang agak jauh dari posisi kamar anak cewe dan guru-guru. Saat mereka berjalan Dani kemudian meminjam kamera milik pascal...
Dani :”Cal, boleh pinjem kamera nya gak ?”
Pascal : “Nih” (Sambil ngasih kamera)
Dani kemudian menyorotkan kamera yang dipinjamnya dari pascal ke kamar yang ada disebelah kamar mereka. Jadi kamar tersebut sepertinya memang sengaja dikosongkan gansis dan delam keadaan yang sangat kotor. Maklum aja namanya juga kamar gak di pake.
Pascal :”Ngapain dan ?”
Dani :”Nih lagi vidio-vidio siapa tau aja ada penampakan”
Pascal :”Ada-ada aja ni anak”
Namun selama beberapa menit dani menyorotkan kamera kearah kamar tersebut, dia gak mendapatkan apa-apa (ya terang aja, dikira ngeliat hantu itu gampang) dan penampakan yang diharapkannya gak muncul. Akhirnya merekapun melanjutkan perjalanannya ke kamar. Tapi mereka pada saat itu gak langsung tidur (namanya juga anak cowo) melainkan main kartu sampai malam. Bahkan Pascal dan Dana malah asik-asikan minum bir di kamar(maklum namanya juga masih remaja jadi pasti rasa ingin tau nya besar). Jam pun sudah menunjukkan semakin malam, begitu juga Dana dan Pascal yang sudah tidur duluan karena mungkin mereka merasakan pusing setelah minum bir . Akhirnya Dani , Rehan, dan Sodiq pun memutuskan untuk mengakhiri permainan kartu mereka dan memutuskan untuk tidur. Beberapa jam kemudian Dani terbangun karna mendengar suara ketokan pintu tokk....tokk...tokk. Karna pada saat itu posisi dani tidur di dekat cendala yang dekat dengan pintu kamar, dani pun memeriksa terlebih dahulu kira-kira siapa yang mengetok pintu malam-malam begini. Setelah dia membuka tirai cendela dan memeriksanya tenyata tidak ada siapapun di depan pintu. Tapi dani tidak langsung berfikiran negatif dia melanjutkan tidurnya lagi, tapi belum sempat dia tertidur suara ketukan pintu kembali muncul tokk...tokk..tokk. Karena suara yang terus berulang akhirnya dani membangunkan pascal dengan cara menyenggol-nyenggol kakinya, karna memang pascal saat itu tidur satu ranjang dengan dani .Jadi dialah yang dibangunkan duluan karna memang jaraknya yang dekat. Pada saat pascal bangun, pascal pun juga mendengar suara ketokan dari pintu kamar. Akhirnya mereka berdua membangunkan anak-anak yang lain untuk coba memeriksa kira-kira siapa yang berada diluar dan mengetok pintu. Namun, setelah pintu kamar di buka bareng-bareng, merekapun gak mendapati seorang pun di luar. Awalnya mereka mengira bahwa ada anak dari kamar lain yang iseng untuk mengerjai mereka. Tapi setelah dilihat lagi keadaan benar-benar sepi dan tidak ada seorangpun yang lalu lalang disana. Apalagi jarak kamar mereka dengan kamar anak lain berjarak satu kamar dengan kamar yang dikosongkan tadi, dan kamar mereka adalah kamar yang paling ujung ditempatin. Dan gak mungkin juga ada anak yang iseng karna kondisinya sudah pukul 2 pagi jadi anak-anak lain pasti udah pada tidur. Awalnya saat mendengar pengakuan dani aku sempat terkejut, karna ternyata gak hanya aku aja yang ngalamin tapi yang lainnya juga. Dan aku juga timbul pertanyan difikiranku “Sebenarnya ada apa dengan hotel ini”?.
Skip skip
Setelah cukup berwisata untuk hari ini , kami pun kembali ke hotel. Setelah ada kejadian kemarin malam temanku Ayu(nama samaran) dan Mitha(nama samaran) memutuskan untuk bergabung bersama ku, Febri, Risky dan irma ke dalam satu kamar. Jadilah kami berenam dalam satu kamar. Jadi di dalam satu kamar itu, ada dua ranjang berukuran sedang, dan di tengah-tengahnya terdapat meja kecil sebagai batasan, dan sebagai tempat untuk sekedar meletakkan barang-barang kecil seperti handphone. Meskipun agak sempit karna satu ranjang ditempatin bertiga, tapi aku merasa lega. Karna kita rame-rame dan yang pasti bisa mengurangi rasa kekhawatiranku akan kejadian kemarin. Pada malam itu kita cewe-cewe bukanya langsung tidur malah ngrumpi dulu sambil nonton acara masih dunia lain di trans7. Sebenernya kalau aku sendirian sih pasti gak berani nonton itu, tapi karna berhubung kamar ku hari itu rame jadilah nonton barneg-bareng. Setelah semakin malem mata pun gak bisa boong, kita satu persatu tumbang dan tidur. Tapi kami sepakat tidak mematikan tv karna biar saat tidur kita bisa denger suara tv dan gak denger suara aneh-aneh lagi. Akhirnya pagi pun tiba dan kita bangun satu persatu. Pada saat itu aku yang bangun duluan, karna memang aku itu kalo tidur ditempat lain (bukan dirumah sendiri) aku selalu gak nyenyak kalo tidur. Pas itu aku heran liat tv yang udah mati tapi aku kira itu anak lain yang matiin. Setelah beberapa saat mereka pada bangun, dan aku mulai menanyakan tentang tv . . .”Siapa yang matiin tvnya ?” . Dan kalian tau gansis ternyata anak-anak lain gak ada yang matiin tv. Tapi disini aku gak berfikiran negatif dulu. Aku tanya lagi ke mereka “Apa mungkin ada yang timer pake remot biar tvnya mati otomatis?” dan lagi-lagi jawaban mereka enggak . Dan aku sedikit kaget “lalu siapa kira-kira yang mematikan tv itu ??” fikirku dalam hati.
(Bersambung) . . . ...................
Nah gansis ini merupakan hari kedua aku ada di Bali dan hari ini kita akan menuju ke pantai dreamland yeyyyy. Meskipun kejadian tadi malem masih membuatku bertanya-tanya tapi aku ingin melupakan kejadian itu. Tapi sebelum berangkat ke pantai dream land. Aku, Febri, Risky dan irma siap-siap dulu, maklum lah cewek pasti lama dan ribet hehe. Belum lagi make up nya, belum lagi rambutnya. Setelah selesai siap-siap Aku, Febri, Risky dan irma turun untuk menuju bus.
Skip Skip
Akhirnya kita sampai juga di pantai, aku lihat pemandangan disana itu ya pemandangan pantai hehe. Tapi sayangnya disana panas banget sampai akhirnya aku dan anak lain berteduh di bangunan dekat pantai. Selagi aku duduk aku bertemu dengan dani, akhirnya kami ngobrol sama-sama. Dan ternyata dani juga mengalami kejadian aneh tadi malam. Jadi setelah kejadian angin ribut tadi malam dani beserta temannya yaitu Pascal(nama samaran), Sodiq(nama samaran), Rehan(nama samaran) dan Dana(nama samaran) berjalan ke kamar mereka yang letaknya dibelakang agak jauh dari posisi kamar anak cewe dan guru-guru. Saat mereka berjalan Dani kemudian meminjam kamera milik pascal...
Dani :”Cal, boleh pinjem kamera nya gak ?”
Pascal : “Nih” (Sambil ngasih kamera)
Dani kemudian menyorotkan kamera yang dipinjamnya dari pascal ke kamar yang ada disebelah kamar mereka. Jadi kamar tersebut sepertinya memang sengaja dikosongkan gansis dan delam keadaan yang sangat kotor. Maklum aja namanya juga kamar gak di pake.
Pascal :”Ngapain dan ?”
Dani :”Nih lagi vidio-vidio siapa tau aja ada penampakan”
Pascal :”Ada-ada aja ni anak”
Namun selama beberapa menit dani menyorotkan kamera kearah kamar tersebut, dia gak mendapatkan apa-apa (ya terang aja, dikira ngeliat hantu itu gampang) dan penampakan yang diharapkannya gak muncul. Akhirnya merekapun melanjutkan perjalanannya ke kamar. Tapi mereka pada saat itu gak langsung tidur (namanya juga anak cowo) melainkan main kartu sampai malam. Bahkan Pascal dan Dana malah asik-asikan minum bir di kamar(maklum namanya juga masih remaja jadi pasti rasa ingin tau nya besar). Jam pun sudah menunjukkan semakin malam, begitu juga Dana dan Pascal yang sudah tidur duluan karena mungkin mereka merasakan pusing setelah minum bir . Akhirnya Dani , Rehan, dan Sodiq pun memutuskan untuk mengakhiri permainan kartu mereka dan memutuskan untuk tidur. Beberapa jam kemudian Dani terbangun karna mendengar suara ketokan pintu tokk....tokk...tokk. Karna pada saat itu posisi dani tidur di dekat cendala yang dekat dengan pintu kamar, dani pun memeriksa terlebih dahulu kira-kira siapa yang mengetok pintu malam-malam begini. Setelah dia membuka tirai cendela dan memeriksanya tenyata tidak ada siapapun di depan pintu. Tapi dani tidak langsung berfikiran negatif dia melanjutkan tidurnya lagi, tapi belum sempat dia tertidur suara ketukan pintu kembali muncul tokk...tokk..tokk. Karena suara yang terus berulang akhirnya dani membangunkan pascal dengan cara menyenggol-nyenggol kakinya, karna memang pascal saat itu tidur satu ranjang dengan dani .Jadi dialah yang dibangunkan duluan karna memang jaraknya yang dekat. Pada saat pascal bangun, pascal pun juga mendengar suara ketokan dari pintu kamar. Akhirnya mereka berdua membangunkan anak-anak yang lain untuk coba memeriksa kira-kira siapa yang berada diluar dan mengetok pintu. Namun, setelah pintu kamar di buka bareng-bareng, merekapun gak mendapati seorang pun di luar. Awalnya mereka mengira bahwa ada anak dari kamar lain yang iseng untuk mengerjai mereka. Tapi setelah dilihat lagi keadaan benar-benar sepi dan tidak ada seorangpun yang lalu lalang disana. Apalagi jarak kamar mereka dengan kamar anak lain berjarak satu kamar dengan kamar yang dikosongkan tadi, dan kamar mereka adalah kamar yang paling ujung ditempatin. Dan gak mungkin juga ada anak yang iseng karna kondisinya sudah pukul 2 pagi jadi anak-anak lain pasti udah pada tidur. Awalnya saat mendengar pengakuan dani aku sempat terkejut, karna ternyata gak hanya aku aja yang ngalamin tapi yang lainnya juga. Dan aku juga timbul pertanyan difikiranku “Sebenarnya ada apa dengan hotel ini”?.
Skip skip
Setelah cukup berwisata untuk hari ini , kami pun kembali ke hotel. Setelah ada kejadian kemarin malam temanku Ayu(nama samaran) dan Mitha(nama samaran) memutuskan untuk bergabung bersama ku, Febri, Risky dan irma ke dalam satu kamar. Jadilah kami berenam dalam satu kamar. Jadi di dalam satu kamar itu, ada dua ranjang berukuran sedang, dan di tengah-tengahnya terdapat meja kecil sebagai batasan, dan sebagai tempat untuk sekedar meletakkan barang-barang kecil seperti handphone. Meskipun agak sempit karna satu ranjang ditempatin bertiga, tapi aku merasa lega. Karna kita rame-rame dan yang pasti bisa mengurangi rasa kekhawatiranku akan kejadian kemarin. Pada malam itu kita cewe-cewe bukanya langsung tidur malah ngrumpi dulu sambil nonton acara masih dunia lain di trans7. Sebenernya kalau aku sendirian sih pasti gak berani nonton itu, tapi karna berhubung kamar ku hari itu rame jadilah nonton barneg-bareng. Setelah semakin malem mata pun gak bisa boong, kita satu persatu tumbang dan tidur. Tapi kami sepakat tidak mematikan tv karna biar saat tidur kita bisa denger suara tv dan gak denger suara aneh-aneh lagi. Akhirnya pagi pun tiba dan kita bangun satu persatu. Pada saat itu aku yang bangun duluan, karna memang aku itu kalo tidur ditempat lain (bukan dirumah sendiri) aku selalu gak nyenyak kalo tidur. Pas itu aku heran liat tv yang udah mati tapi aku kira itu anak lain yang matiin. Setelah beberapa saat mereka pada bangun, dan aku mulai menanyakan tentang tv . . .”Siapa yang matiin tvnya ?” . Dan kalian tau gansis ternyata anak-anak lain gak ada yang matiin tv. Tapi disini aku gak berfikiran negatif dulu. Aku tanya lagi ke mereka “Apa mungkin ada yang timer pake remot biar tvnya mati otomatis?” dan lagi-lagi jawaban mereka enggak . Dan aku sedikit kaget “lalu siapa kira-kira yang mematikan tv itu ??” fikirku dalam hati.
(Bersambung) . . . ...................
0