- Beranda
- Stories from the Heart
National Badass "Sebuah Cerita Aksi Kriminal"
...
TS
ahmadsolo
National Badass "Sebuah Cerita Aksi Kriminal"
Mohon maaf saya adalah Newbie baru belajar nge-post, dan bila ada kata-kata yang kurang berkenaan mohon maaf.
WARNING!
Cerita ini mengandung banyak sekali kekerasan dan brutal, diharap anda sudah dewasa untuk membaca cerita ini.
Intro:
Sebuah cerita aksi kriminal bersetting di kota Surabaya dan sekitarnya pada masa kini atau sekitarnya, tepatnya di tahun 2014-2015 (sejarah alternatif). Dimana di sana ada kelompok pembunuh bayaran yang paling ditakuti di Indonesia bahkan seluruh dunia yang bernama "Rakun 1979" atau Rakun saja. Rakun dipimpin oleh seorang pembunuh bayaran tua bernama Usman Hardiyanto. Seorang mantan elit militer yang tangguh disegani sekaligus ditakuti. Pada suatu hari Rakun yang dipimpin oleh Usman sedang menghadapi ancaman dari seluruh negeri, dikarenakan Rakun banyak mengetahui rahasia negara dan berbahaya bagi negara. Ditambah lagi rival Usman yang bernama Hendro seorang Jendral besar negara Indonesia dengan kekuatannya ingin menghancurkan Rakun beserta Usman. Dan akhirnya Rakun yang dipimpin oleh Usman pun hancur dan banyak anggotanya tewas terbunuh. Beruntunglah Usman masih selamat, dan ada anggota lain yang masih selamat walaupun sedikit. Nasib Rakun yang ada di ujung tanduk pun akhirnya membuat Usman meminta perlindungan kepada Five Dragon Wak Ceco, yaitu perkumpulan mafia yang disegani di Indonesia yang dipimpin oleh 5 bos mafia paling ditakuti. Walaupun begitu Usman tahu pada esoknya nanti perlindungan dari Wak Ceco tidak akan bertahan lama. Akhirnya untuk membangkitkan kembali Rakun, Usman pun kembali merekrut orang-orang yang paling andal dan segera Usman pun membangun kembali Rakun dari nol. Rakun pun kembali bangkit dan berubah nama menjadi "Rakun 2015" yang siap untuk membalas dendam kehancuran Rakun. Dengan anggota barunya yang lebih kuat, Rakun menebarkan teror dan ancaman ke seluruh negeri untuk menghancurkan pejabat-pejabat korup dan mafia bajingan yang ingin menghancurkan Rakun. Tapi saat pembasmian yang dilakukan oleh Rakun. Usman dan anak buahnya mengetahui suatu rahasia besar yang tersembunyi, rahasia di dalam rahasia yang bahkan Rakun pun tidak mengetahuinya. Dan rahasia itu bernama "National Badass".
Berikut daftar Chapter-nya
Ch 001 - The Hand of Brother (Part 1)
Ch 001 - The Hand of Brother (Part 2)
Ch 002 - The Cry of The Fantasy
Ch 003 - The Cry of The Sky
Ch 004 - Dream of Anarchi (Part 1)
Ch 004 - Dream of Anarchi (Part 2)
Ch 005 - Langit yang Terbakar
Ch 006 - Bangsa-bangsa Besar
Ch 007 - Children of Nabayo (Part 1)
Ch 007 - Children of Nabayo (Part 2)
Ch 008 - Basic of Dragon, Basilic of Death
Ch 009 - Impianku
Ch 010 - One Soul for Country
Ch 011 - Silver Star
Ch 012 - Alone With My Life
Ch 013 - Five Dragon Wak Ceco
Ch 014 - The Country of Madafaka
Ch 015 - Kemanusian yang Berarti
Ch 016 - Mereka yang Tua tidak dapat mengubah Negara, Mereka yang muda yang dapat merubah Negara
Ch 017 - Indonesia belum merdeka
Ch 018 - Knight of Angel, Beast of Satan
Ch 019 - Ayah Kasih
Ch 020 - Pecundang yang Terlalu Berlebihan
Ch 021 - Berdosakah Aku?
Ch 022 - Teknologi Dunia
Ch 023 - Eagle "Part 1"
Ch 024 - Eagle "Part 2"
Ch 025 - The General
Ch 026 - Ikarus
Ch 027 - Pentem
Ch 028 - Wedus
Ch 029 - Sang Pengkhianat
Ch 030 - The Freelancer
Ch 031 - When The Eagle Seeing My Pant
Ch 032 - Tiga Pelayan
Ch 033 - Ultimatum (Part 1)
Ch 034 - Ancaman
Ch 035 - Basic of Death
Ch 036 - Katomson
Ch 037 - Bambang
Ch 037 - Bambang (lanjutan)
WARNING!
Cerita ini mengandung banyak sekali kekerasan dan brutal, diharap anda sudah dewasa untuk membaca cerita ini.
Intro:
Sebuah cerita aksi kriminal bersetting di kota Surabaya dan sekitarnya pada masa kini atau sekitarnya, tepatnya di tahun 2014-2015 (sejarah alternatif). Dimana di sana ada kelompok pembunuh bayaran yang paling ditakuti di Indonesia bahkan seluruh dunia yang bernama "Rakun 1979" atau Rakun saja. Rakun dipimpin oleh seorang pembunuh bayaran tua bernama Usman Hardiyanto. Seorang mantan elit militer yang tangguh disegani sekaligus ditakuti. Pada suatu hari Rakun yang dipimpin oleh Usman sedang menghadapi ancaman dari seluruh negeri, dikarenakan Rakun banyak mengetahui rahasia negara dan berbahaya bagi negara. Ditambah lagi rival Usman yang bernama Hendro seorang Jendral besar negara Indonesia dengan kekuatannya ingin menghancurkan Rakun beserta Usman. Dan akhirnya Rakun yang dipimpin oleh Usman pun hancur dan banyak anggotanya tewas terbunuh. Beruntunglah Usman masih selamat, dan ada anggota lain yang masih selamat walaupun sedikit. Nasib Rakun yang ada di ujung tanduk pun akhirnya membuat Usman meminta perlindungan kepada Five Dragon Wak Ceco, yaitu perkumpulan mafia yang disegani di Indonesia yang dipimpin oleh 5 bos mafia paling ditakuti. Walaupun begitu Usman tahu pada esoknya nanti perlindungan dari Wak Ceco tidak akan bertahan lama. Akhirnya untuk membangkitkan kembali Rakun, Usman pun kembali merekrut orang-orang yang paling andal dan segera Usman pun membangun kembali Rakun dari nol. Rakun pun kembali bangkit dan berubah nama menjadi "Rakun 2015" yang siap untuk membalas dendam kehancuran Rakun. Dengan anggota barunya yang lebih kuat, Rakun menebarkan teror dan ancaman ke seluruh negeri untuk menghancurkan pejabat-pejabat korup dan mafia bajingan yang ingin menghancurkan Rakun. Tapi saat pembasmian yang dilakukan oleh Rakun. Usman dan anak buahnya mengetahui suatu rahasia besar yang tersembunyi, rahasia di dalam rahasia yang bahkan Rakun pun tidak mengetahuinya. Dan rahasia itu bernama "National Badass".
Berikut daftar Chapter-nya
Spoiler for List of Chapters:
Ch 001 - The Hand of Brother (Part 1)
Ch 001 - The Hand of Brother (Part 2)
Ch 002 - The Cry of The Fantasy
Ch 003 - The Cry of The Sky
Ch 004 - Dream of Anarchi (Part 1)
Ch 004 - Dream of Anarchi (Part 2)
Ch 005 - Langit yang Terbakar
Ch 006 - Bangsa-bangsa Besar
Ch 007 - Children of Nabayo (Part 1)
Ch 007 - Children of Nabayo (Part 2)
Ch 008 - Basic of Dragon, Basilic of Death
Ch 009 - Impianku
Ch 010 - One Soul for Country
Ch 011 - Silver Star
Ch 012 - Alone With My Life
Ch 013 - Five Dragon Wak Ceco
Ch 014 - The Country of Madafaka
Ch 015 - Kemanusian yang Berarti
Ch 016 - Mereka yang Tua tidak dapat mengubah Negara, Mereka yang muda yang dapat merubah Negara
Ch 017 - Indonesia belum merdeka
Ch 018 - Knight of Angel, Beast of Satan
Ch 019 - Ayah Kasih
Ch 020 - Pecundang yang Terlalu Berlebihan
Ch 021 - Berdosakah Aku?
Ch 022 - Teknologi Dunia
Ch 023 - Eagle "Part 1"
Ch 024 - Eagle "Part 2"
Ch 025 - The General
Ch 026 - Ikarus
Ch 027 - Pentem
Ch 028 - Wedus
Ch 029 - Sang Pengkhianat
Ch 030 - The Freelancer
Ch 031 - When The Eagle Seeing My Pant
Ch 032 - Tiga Pelayan
Ch 033 - Ultimatum (Part 1)
Ch 034 - Ancaman
Ch 035 - Basic of Death
Ch 036 - Katomson
Ch 037 - Bambang
Ch 037 - Bambang (lanjutan)
Diubah oleh ahmadsolo 03-11-2017 22:03
anasabila memberi reputasi
1
7.3K
Kutip
56
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
33.1KThread•55.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
ahmadsolo
#48
Ch 032 - Tiga Pelayan
Di dalam ceritaku, Indonesia adalah negara yang memiliki tingkat kriminalitas yang sangat tinggi dibanding di dunia nyata (mungkin). Tingkat kematian karena pembunuhan melebihi tingkat kematian karena kecelakaan dan penyakit, perampokan dimana-mana, pramuriaan merajalela, penggunaan obat-obatan dimana-mana bahkan anak kecil pun memakainya (yang biasanya rokok di dunia nyata), HAM cumalah omong kosong, korupsi adalah budaya Indonesia, kemiskinan adalah tulang punggung Indonesia, dll. Untuk itulah mengapa banyak sekali organisasi-organisasi panggung hitam (underground) yang bermunculan di Indonesia.
Siapa yang menyebabkan kehancuran Indonesia? Apakah karena presiden-presiden Indonesia sebelumnya? Bukan. Apakah karena para mafia yang saat ini mengatur perekonomian negara? Tidak. apakah para organisasi hitmen? Salah. Apakah karena militer Indonesia yang terlalu meneror warga negara? Tidak. Apakah para preman yang mengancam warga setempat? Bukan. Apakah karena Hendro? Bukan. Apakah karena Usman? Tidak juga. Tetapi melainkan "Tiga Pelayan" yang menyebabkan kehancuran Indonesia. Apa itu tiga pelayan. Dulunya mereka adalah tiga "godfather" yang memiliki kekuasaan penuh atas negara melebihi pemerintahan pada zaman dulu. Mereka adalah Syueb Heramir pelayan obat-obatan "Sang Raja Narkoba", John Fermyash pelayan uang "Sang Raja Judi", dan Husnan Alariq pelayan nafsu "Sang Raja pramuria". Tiga pelayan dipimpin oleh Syueb sang raja Narkoba. Kenapa mereka sampai disebut dengan nama tiga pelayan?
antara tahun 1970an
Dulunya mereka bertiga cumalah pelayan biasa, khususnya pelayan hotel (atau roomboy). Pada awal debut mereka di dunia kriminal, mereka bertiga pernah melayani pejabat-pejabat daerah pada saat pertemuan antar bupati Jawa-Bali. Kebetulan hotel dimana tempat mereka kerja dijadikan sebagai tempat pertemuan (atau mungkin ada campur tangan dari 3 pelayan itu). Tepatnya di Hotel Samudera Hijau. Entah darimana mereka dapatkan "layanan-layanan" yang dapat membuat hotel pertemuan antar Bupati menjadi sebuah "surga". Membuat Hotel Samudera Hijau yang dulunya berbintang 3 menjadi hotel bintang 5.
Hotel Samudera Hijau yang terletak di antara perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, dulunya dimiliki oleh seorang pengusaha arab. Hotel Samudera Hijau memiliki lokasi strategi yang bagus dan memiliki bangunan yang luas dengan cat hijau, tetapi sayang si pengelola tidak bisa mengelola hotel ini menjadi baik dan membuatnya di ambang kebangkrutan. Di saat cat hijaunya memudar, para calon bos kriminal ini memulai kerja. Entah darimana bisa hotel yang miskin pengunjung ini menjadi hotel yang ramai yang selalu dikunjungi oleh orang-orang berkelas. dan masih menjadi misteri apa yang membuat hotel samudera hijau menjadi terkenal.
Saat pertemuan antar bupati (tepatnya di akhir acara/makan-makan), Syueb memberikan para bupati dan pejabat-pejabat daerah dengan rokok-rokok yang tidak biasa dan nikmat untuk dihisap. Tetapi rokok yang diberikan oleh Syueb adalah rokok ganja. Bukan rokok ganja biasa, melainkan rokok ganja yang dibuat oleh ahlinya sendiri. Sebagaian orang-orang di dalam hotel tahu ini adalah rokok ganja (karena pernah mengicipi ganja), akan tetapi rokok ganja yang dibuat sangatlah beda dan memiliki aroma tersendiri dibanding ganja-ganja yang lain. Orang-orang teler itu menanyakan sesuatu kepada Syueb "siapakah pembuat rokok ganja ini? Apakah Syueb sendiri yang membuatnya?" Dan pertanyaan itu masih menjadi rahasia misteri, darimanakah Rokok ganja Syueb, apakah dibuat olehnya atau didisbrusikan dari seseorang yang sangat ahli dalam meracik ganja. Selain itu Syueb pun melayani para tamu dengan botol-botol wine buatan tahun 1900an bahkan ada buatan abad ke-18 yang benar-benar sangat langkah.
Lalu saat para pejabat tellerrr, si raja judi John memainkan perannya. Hotel yang biasa itu disulap menjadi sebuah kasino mewah layaknya kasino Las Vegas. Kebetulan para bupati yang membawa banyak uang bahkan ada yang satu koper isinya uang semua (hasil korupsi) memainkan taruhannya. Meja judi yang dibuat tidak seperti meja judi ecek-ecek, melainkan meja judi dengan ukiran-ukiran layaknya meja keraton. Kayu-kayu yang dibuat memiliki kualitas yang bagus. Dan ada juga belasan mesin judi elektronik di dalam hotel yang jarang ditemukan di Indonesia pada waktu itu. Dan lagi-lagi sebuah keberuntungan besar bagi 3 pelayan itu, karena pada hari itu juga sedang disiarkan pertandingan tinju paling legendaris. Tentu banyak orang yang membuang uangnya demi bertaruh kepada dua juara tinju kelas dunia. Dan lagi-lagi tv yang disiarkan bukan tv biasa, melainkan tv dengan layar yang sangat lebar sama dengan papan tulis sekolah. Home teather!
Saat para pejabat lelah karena habis teler dan bertaruh judi, sang mucikari beraksi. Husnan memiliki wanita-wanita pramuria yang amat sangat cantik bagaikan bidadari. Sekitar puluhan wanita sexy siap melayani nafsu para pejabat daerah itu. Wanita-wanita itu didandani pakaian-pakaian agak terbuka (dan transparan) untuk memikat lelaki-lelaki di hotel. Beruntung para pejabat di sana tidak mengajak keluarga terutama istrinya (dalam undangan cuma mereka sendiri yang harus datang dan dilarang mengajak keluarga). Setiap kamar telah dibuka untuk setiap pejabat, setiap wanita mengajak para tamu untuk melakukan gulat super. Ada yang one by one, ada yang orgi, ada yang gonta-ganti, ada yang gangbang (hemat harganya), ada yang dilayani lebih dari satu wanita (mahal harganya). Membuat para pejabat-pejabat merasakan sensasi yang amat sangat TERPUASKAN!
Akhirnya pada pagi harinya di saat para tamu benar-benar puas. Ke-tiga pelayan itu mendapat suatu kehormatan yang luar biasa hebat. Atas prestasi mereka yang hebat, mereka diberi satu-persatu sebuah lencana dengan kehormatan tertinggi bagi warga sipil, yaitu lencana "Kanca Emas". Suatu lencana yang cuma diberikan oleh segelintir orang yang memiliki prestasi tinggi untuk membuat bangga bangsa Indonesia. Sesudah kejadian itu, ketiga pelayan itu mendapatkan banyak order untuk membuat event besar bagi para pejabat dan orang kaya. Obat-obatan, judi, dan wanita sudah ada dalam stock mereka untuk melayani para raja. Karena ketekunan mereka melayani para orang-orang kaya yang berpengaruh, akhirnya mereka dijuluki sebagai "tiga pelayan".
Masih misteri, dimanakah si pengelolah sewaktu adanya pertemuan para bupati itu. Kenapa dia tidak ada, dan konon katanya menghilang dan memberikan tanggung jawabnya kepada ketiga pelayan itu (ada yang berkata sang pengelolah dibunuh oleh 3 pelayan, dan mayatnya dihilangkan). Dan darimanakah mereka mendapatkan "barang-barang yang bagus" itu? Darimanakah mereka mendapatan wanita-wanita cantik itu? Hingga sekarang rahasia awal sukses mereka sampai saat ini masih tertutup dan misteri.
Pada tahun 1980an
Mereka pun mulai mendirikan kerajaan kriminal. Para tiga pelayan itu berubah menjadi "Tiga Raja Panggung Hitam". Dan mereka membuat markas besarnya di Hotel Samudera Hijau. Jaringan yang mereka buat sangatlah luas dan melebihi jaringan-jaringan kriminal lainnya seperti Red Dragon. Syueb, John, dan Husnan memiliki kekuasaan yang tersebar di seluruh Asia Tenggara pada saat itu. Mereka mengatur jaringan narkoba dan menguasai perdagangan ekspor dan impor jalur ilegal (mirisnya paling banyak dipakai oleh pedagang yang tidak mau membayar bea cukai). Para 3 pelayan telah menyuap aparat setempat yang memungkinkan amannya bisnis ilegal mereka. Kekuasaan mereka sangat besar dan mencapai puncaknya di tahun 1980an.
Syueb pemimpin dari 3 pelayan memiliki kekuasaan untuk memonopoli perdagangan narkoba, baik narkoba jenis natural maupun sintetik. Siapa saja yang ingin memasarkan narkoba di wilayah asia tenggara saat itu, harus berurusan terlebih dahulu ke raja narkoba Syueb daripada pemerintahan. Pernah dia membantai puluhan keluarga kartel narkoba asia tenggara karena sama sekali tidak tunduk terhadap Syueb. Dia sangat ditakuti, dan mustahil untuk menghancurkan Syueb. Sia-sia mengancam Syueb dengan menyandera orang yang dicintainya, karena dia sama sekali tidak punya keluarga dan tidak mempunyai orang yang dicintainya. Dia selalu sendiri untuk berkuasa, dan memiliki anak buah yang sangat patuh terhadap dirinya. Atas kekejamannya terhadap musuhnya dia dijuluki sebagai "Basilik", seekor ular ganas yang sangat menyeramkan.
John raja judi memiliki kasino yang tersebar dimana-mana. Baik di asia maupun di lasvegas sesuai cita-citanya yang dulu. Kasinonya yang terkenal ada di Singapura, nama kasinonya adalah Kasino Raja Singa (ehhhhh...). John juga adalah salah satu anggota Red Dragon (Naga Merah) suatu kumpulan para mafia beretnis tiongkok yang beroperasi di Indonesia. Akan tetapi John berkhianat dan menghancurkan Naga Merah waktu itu sebelum pulih kembali. Rumor mengatakan pembantaian anggota Red Dragon saat kerusuhan terhadap etnis cina adalah ulah dari John dan para 3 pelayan sendiri. Itulah mengapa naga merah sangat membenci dan memusuhi 3 pelayan.
Sementara Husnan si Arab dan yang paling ganteng di antara 3 pelayan adalah seorang produser film, kebanyakan film yang dibuat adalah film dewasa yang laris manis di pasaran. Ada yang mengatakan siapa saja yang pernah berhubungan badan dengan Husnan akan merasakan sensasi seperti di surga. Dia juga menjadi lelaki idaman dan juga gigolo ibu-ibu/istri pejabat jaman dulu. Rumor mengatakan saat dia menikahi salah satu artis terkenal pada dulunya, Agustina Meisha. Dia membuat suami Agustina yang dulu mengalami kecelakaan dan meninggal, dan rumor mengatakan Agustina juga terlibat. Ada juga rumor bahwa Husnan memiliki jimat yang dapat memikat wanita. Soal catatan kriminalnya dia menguasai lokalisasi-lokalisasi di seluruh Jawa-Bali, baik yang ecek-ecek maupun berkelas. Urusan lokalisasi pada zaman dahulu harus berurusan terlebih dahulu kepada Husnan, bila tidak akan menemui ajalnya. BTW nama julukan Husnan yang terkenal bukan Raja pramuria, melainkan Om Arab Manis (disingkat OMA, terbalik bukan).
Ketiga pelayan itu memiliki reputasi yang amat mengerikan, banyak sekali para korban yang dibantai oleh mereka. Ada juga pejabat-pejabat pemerintahan negara-negara Asia tenggara yang bahkan tunduk kepada karena 3 pelayan memiliki jaringan di orang-orang pemerintahan. Banyak yang berpikir mustahil menghancurkan mereka bertiga, kecuali 3 orang yang bisa mengalahkannya yaitu Usman, Hendro, dan Faris. Akan tetapi tidak ada niat dari mereka untuk menghancurkan mereka.
Tindakan ke-3 pelayan itu mengakibatkan rusaknya moral-moral bangsa dan memiliki dampak yang sangat buruk. Para pejabat yang dulunya tidak pernah pesta hura-hura sekarang semakin liar untuk berpesta, narkoba dan sek adalah hiburannya. Anak-anak kecil yang dahulu tidak tahu apa arti dari nyimeng sekarang menjadi kebutuhan primernya. Para wanita Indonesia kebanyakan terjatuh ke dunia prostitusi. Perjudian yang marak di Indonesia membuat orang-orang yang dulunya kaya raya menjadi jatuh miskin karena sering berjudi. Perampokan dan penjarahan sudah lazim di Indonesia. Munculnya pembunuh bayaran yang sangat sadis untuk membantai musuh-musuhnya. Munculnya gangster-gangster yang terinspirasi oleh 3 pelayan. Anak-anak yang harusnya sekolah, menjadi penjual ganja. Indonesia menjadi negara yang bangkrut atas kelakuan 3 pelayan yang memiliki dampak besar dalam menghancurkan generasi muda. Mereka beralasan, yang mereka lakukan cumalah bisnis semata, persetan bagi mereka untuk respek terhadap bangsanya. Ditakuti juga dibenci, itulah label yang ada di dalam diri mereka.
Pada tahun 1990an
Akan ada waktu dimana setelah zaman keemasan akan ada yang namanya zaman kegelapan. Di tahun inilah muncullah tanda-tanda dari awal kehancuran mereka. Saat mereka ada di atas langit, para anak buahnya yang dulu patuh terhadap mereka mulai melakukan pemberontakan dan mulai mendirikan kerajaan bisnisnya. Salah satu pemberontakan yang paling parah adalah pemberontakan yang dilakukan oleh Elang, salah satu kepercayaan dan anak muda bawahan Syueb. Pernah ada suatu peristiwa dia pernah menusuk punggung Syueb dan meninggalkannya begitu saja, untungnya Syueb masih selamat. Narkoba yang dibuat oleh Syueb rasanya menjadi berbeda, rumor mengatakan mungkin saja peracik asli Narkoba Syueb meninggal, mangkanya rasa Narkoba andalanya berbeda, tetapi toh tetap ada yang mengkonsumsi Narkobanya. Saingan-saingan bisnis Syueb mulai bermunculan dan berani menentangnya, bahkan anak buahnya yang memberontak mulai berani menguasai lahan narkoba milik Syueb. Para Naga Merah mulai bangkit dipimpin oleh Ferdinand, dimana ayahnya dulu disiksa dan dibunuh oleh John. Naga Merah dibantu dengan 5 anggota mafia newbie, Wak Ceco berhasil menghancurkan pasukan-pasukan anak buah 3 pelayan di pertempuran gangster paling brutal di kota Surabaya dulu, pertempuran ini bernama "Pertempuran Salakijo". Pemerintahan yang dulunya diam-diam membantu 3 pelayan mulai membelot dan menyerang 3 pelayan itu. Kekuatan 3 pelayan makin lama-makin melemah, akan tetapi mereka masih belum bisa diremehkan dan memiliki kekuatan untuk bangkit lagi dan segera melancarkan balasan. Tetapi takdir berkata lain.
.
.
.
.
.
.
.
.
10 Januari 1995
Sang Raja Narkoba Syueb menyerahkan diri begitu saja kepada salah satu markas Polda (atau Polsek) di kota Surabaya. Dia sendirian berjalan menuju kantor kepolisian dan masuk begitu saja lalu menghadap Kapolda (atau Kapolsek) duduk di kursi tepat di depannya dan mengakui perbuatannya sebagai bos kriminal, dan berkata "hukum mati saja aku sekarang juga". Penangkapan besar-besaran langsung terjadi, seluruh elit polisi bahkan tentara pun menangkap dan mengawal Syueb untuk dibawa ke Polri*. Penyerahan diri dan penangkapan Syueb menjadi sebuah berita besar yang mengguncang tanah air. Tentu saja penangkapan ini membuat kaget salah satu temannya, Usman dan Salim. Mereka berdua mendampingi Syueb dalam menjalankan pengadilan atas dirinya. Lalu bagaimanakah dengan 2 teman Syueb lainnya? John dan Husnan? Mereka seakan tidak peduli dengan Syueb dan menganggap Syueb sudah berkhianat kepada 3 pelayan. Sudah ada keretakan hubungan antara mereka sebelum penyerahan diri Syueb. Membuka tabir siapakah sesungguhnya yang pantas disebut teman. Cuma Usman dan Salim lah yang pantas dijadikan sebagai teman.
*ehhh benar apa nggak aku nulis tentang kepolisian?
Tidak seperti yang diharapkan oleh Syueb untuk hukuman mati, melainkan hukuman 5 tahun penjara walaupun hakim tahu kejahatan-kejahatan Syueb. Hari demi hari Syueb menjalankan masa penjaranya, konon para penjahat di sana sangat takut dan segan terhadap Syueb. Tetapi dia masih tetap rendah hati, mungkin inilah dia gampang beradaptasi selama masa dipenjara. Entah apa yang terlintas di pikiran si mantan Raja Narkoba ini untuk menyerahkan diri. Apakah dia depresi, karena dikhianati oleh anak buahnya? Apakah keretakan hubungan antar 3 pelayan? Apakah dia diancam dan ada yang tahu ada orang yang dikasihinya (sebelumnya sangat sulit mengancam Syueb)? Atau apakah dia takut, takut terhadap Tuhannya karena tindakannya telah menghancurkan Indonesia? Entahlah. Dia tidak pernah berkata kepada siapapun karena alasan apa dia menyerahkan diri. Setiap minggu sekali Syueb yang tidak memiliki keluarga dijenguk oleh kerabatnya tidak lain dan tidak bukan adalah Salim dan Usman.
Di dalam penjara, Syueb merasa stress dan takut. Dia sering berteriak meraung-raun dalam penjara di malam harinya saat waktu tidur. Entah apa yang dipikirkannya itu, teriakannya sungguh seperti orang yang kesakitan. Bagaikan singa yang menakuti mangsanya. Membuat penjara menjadi suasana yang mencekam. Ada yang berkata dia kecanduan narkoba dan tidak dapat mengontrol kecanduannya, ada yang berkata dia merasa benar-benar merasa kesakitan di organ tubuhnya akibat ditusuk oleh anak buahnya dulu, ada yang berkata dia melihat orang-orang mati yang menghantuinya, ada yang berkata dia dikutuk, ada yang berkata dia merasa bersalah dan sering menangis dalam penjara. Tetapi semua hal yang mereka sebutkan benar. Semua perasaan sakit, takut, sedih bercampur menjadi satu di dalam jiwa Syueb. Membuat Syueb merasa tersiksa di malam harinya sampai dia bebas dari masa penjaranya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tahun demi tahun terlewati para 3 pelayan sudah tidak terdengar lagi akan masa kejayaannya, sekarang masa kejayaan mafia dipegang oleh Wak Ceco yang memiliki kekuatan besar yang dapat menandingi para 3 pelayan dahulu kala.
Husnan yang dulunya pemuda cakap menjadi orang tua yang memiliki rupa yang jelek (pengaruh alkohol dan narkoba, juga memiliki penyakit seksual). Pekerjaanya sekarang adalah menjadi seorang produser film-film humor dewasa murahan yang bikin "tegang". Dan dia memiliki masalah dalam keluarganya, salah satunya dengan anak laki-lakinya.
John yang tidak lain dan tidak bukan ayah dari Anthony salah satu anggota Rakun mengalami stroke dan tertidur beku di atas kasurnya, tidak bisa melakukan apa-apa dan melihat istri mudanya menghabiskan hartanya dan menunggu John mati untuk mendapatkan harta warisan.
Hotel Samudera Hijau yang dijadikan markas mereka bertiga sekarang menjadi usang dan tidak ada satupun yang menempatinya. Cuma bangunan yang berlubang yang pada suatu hari nanti akan dirobohkan. Para pelayan tidak mengurusinya.
Lalu bagaimanakah dengan nasib Syueb? Setelah keluar dari penjara pada tahun 200an, dia menghilang begitu saja, tidak ada yang tahu keberadaannya. Ada yang berkata dia dibunuh, ada yang berkata dia ke luar negeri. Bahkan Usman, teman masa kecilnya dulu yang terus mencari Syueb tidak tahu dimana keberadaanya....
01 Januari 2015, 00.01 WIB
Usman: Syueb! Kawan lamaku dimanakah kau berada? Aku berharap kau baik-baik saja, aku harap di tahun ini aku bisa menemuimu.
BERSAMBUNG.
Spoiler for cerita:
Di dalam ceritaku, Indonesia adalah negara yang memiliki tingkat kriminalitas yang sangat tinggi dibanding di dunia nyata (mungkin). Tingkat kematian karena pembunuhan melebihi tingkat kematian karena kecelakaan dan penyakit, perampokan dimana-mana, pramuriaan merajalela, penggunaan obat-obatan dimana-mana bahkan anak kecil pun memakainya (yang biasanya rokok di dunia nyata), HAM cumalah omong kosong, korupsi adalah budaya Indonesia, kemiskinan adalah tulang punggung Indonesia, dll. Untuk itulah mengapa banyak sekali organisasi-organisasi panggung hitam (underground) yang bermunculan di Indonesia.
Siapa yang menyebabkan kehancuran Indonesia? Apakah karena presiden-presiden Indonesia sebelumnya? Bukan. Apakah karena para mafia yang saat ini mengatur perekonomian negara? Tidak. apakah para organisasi hitmen? Salah. Apakah karena militer Indonesia yang terlalu meneror warga negara? Tidak. Apakah para preman yang mengancam warga setempat? Bukan. Apakah karena Hendro? Bukan. Apakah karena Usman? Tidak juga. Tetapi melainkan "Tiga Pelayan" yang menyebabkan kehancuran Indonesia. Apa itu tiga pelayan. Dulunya mereka adalah tiga "godfather" yang memiliki kekuasaan penuh atas negara melebihi pemerintahan pada zaman dulu. Mereka adalah Syueb Heramir pelayan obat-obatan "Sang Raja Narkoba", John Fermyash pelayan uang "Sang Raja Judi", dan Husnan Alariq pelayan nafsu "Sang Raja pramuria". Tiga pelayan dipimpin oleh Syueb sang raja Narkoba. Kenapa mereka sampai disebut dengan nama tiga pelayan?
antara tahun 1970an
Dulunya mereka bertiga cumalah pelayan biasa, khususnya pelayan hotel (atau roomboy). Pada awal debut mereka di dunia kriminal, mereka bertiga pernah melayani pejabat-pejabat daerah pada saat pertemuan antar bupati Jawa-Bali. Kebetulan hotel dimana tempat mereka kerja dijadikan sebagai tempat pertemuan (atau mungkin ada campur tangan dari 3 pelayan itu). Tepatnya di Hotel Samudera Hijau. Entah darimana mereka dapatkan "layanan-layanan" yang dapat membuat hotel pertemuan antar Bupati menjadi sebuah "surga". Membuat Hotel Samudera Hijau yang dulunya berbintang 3 menjadi hotel bintang 5.
Hotel Samudera Hijau yang terletak di antara perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, dulunya dimiliki oleh seorang pengusaha arab. Hotel Samudera Hijau memiliki lokasi strategi yang bagus dan memiliki bangunan yang luas dengan cat hijau, tetapi sayang si pengelola tidak bisa mengelola hotel ini menjadi baik dan membuatnya di ambang kebangkrutan. Di saat cat hijaunya memudar, para calon bos kriminal ini memulai kerja. Entah darimana bisa hotel yang miskin pengunjung ini menjadi hotel yang ramai yang selalu dikunjungi oleh orang-orang berkelas. dan masih menjadi misteri apa yang membuat hotel samudera hijau menjadi terkenal.
Saat pertemuan antar bupati (tepatnya di akhir acara/makan-makan), Syueb memberikan para bupati dan pejabat-pejabat daerah dengan rokok-rokok yang tidak biasa dan nikmat untuk dihisap. Tetapi rokok yang diberikan oleh Syueb adalah rokok ganja. Bukan rokok ganja biasa, melainkan rokok ganja yang dibuat oleh ahlinya sendiri. Sebagaian orang-orang di dalam hotel tahu ini adalah rokok ganja (karena pernah mengicipi ganja), akan tetapi rokok ganja yang dibuat sangatlah beda dan memiliki aroma tersendiri dibanding ganja-ganja yang lain. Orang-orang teler itu menanyakan sesuatu kepada Syueb "siapakah pembuat rokok ganja ini? Apakah Syueb sendiri yang membuatnya?" Dan pertanyaan itu masih menjadi rahasia misteri, darimanakah Rokok ganja Syueb, apakah dibuat olehnya atau didisbrusikan dari seseorang yang sangat ahli dalam meracik ganja. Selain itu Syueb pun melayani para tamu dengan botol-botol wine buatan tahun 1900an bahkan ada buatan abad ke-18 yang benar-benar sangat langkah.
Lalu saat para pejabat tellerrr, si raja judi John memainkan perannya. Hotel yang biasa itu disulap menjadi sebuah kasino mewah layaknya kasino Las Vegas. Kebetulan para bupati yang membawa banyak uang bahkan ada yang satu koper isinya uang semua (hasil korupsi) memainkan taruhannya. Meja judi yang dibuat tidak seperti meja judi ecek-ecek, melainkan meja judi dengan ukiran-ukiran layaknya meja keraton. Kayu-kayu yang dibuat memiliki kualitas yang bagus. Dan ada juga belasan mesin judi elektronik di dalam hotel yang jarang ditemukan di Indonesia pada waktu itu. Dan lagi-lagi sebuah keberuntungan besar bagi 3 pelayan itu, karena pada hari itu juga sedang disiarkan pertandingan tinju paling legendaris. Tentu banyak orang yang membuang uangnya demi bertaruh kepada dua juara tinju kelas dunia. Dan lagi-lagi tv yang disiarkan bukan tv biasa, melainkan tv dengan layar yang sangat lebar sama dengan papan tulis sekolah. Home teather!
Saat para pejabat lelah karena habis teler dan bertaruh judi, sang mucikari beraksi. Husnan memiliki wanita-wanita pramuria yang amat sangat cantik bagaikan bidadari. Sekitar puluhan wanita sexy siap melayani nafsu para pejabat daerah itu. Wanita-wanita itu didandani pakaian-pakaian agak terbuka (dan transparan) untuk memikat lelaki-lelaki di hotel. Beruntung para pejabat di sana tidak mengajak keluarga terutama istrinya (dalam undangan cuma mereka sendiri yang harus datang dan dilarang mengajak keluarga). Setiap kamar telah dibuka untuk setiap pejabat, setiap wanita mengajak para tamu untuk melakukan gulat super. Ada yang one by one, ada yang orgi, ada yang gonta-ganti, ada yang gangbang (hemat harganya), ada yang dilayani lebih dari satu wanita (mahal harganya). Membuat para pejabat-pejabat merasakan sensasi yang amat sangat TERPUASKAN!
Akhirnya pada pagi harinya di saat para tamu benar-benar puas. Ke-tiga pelayan itu mendapat suatu kehormatan yang luar biasa hebat. Atas prestasi mereka yang hebat, mereka diberi satu-persatu sebuah lencana dengan kehormatan tertinggi bagi warga sipil, yaitu lencana "Kanca Emas". Suatu lencana yang cuma diberikan oleh segelintir orang yang memiliki prestasi tinggi untuk membuat bangga bangsa Indonesia. Sesudah kejadian itu, ketiga pelayan itu mendapatkan banyak order untuk membuat event besar bagi para pejabat dan orang kaya. Obat-obatan, judi, dan wanita sudah ada dalam stock mereka untuk melayani para raja. Karena ketekunan mereka melayani para orang-orang kaya yang berpengaruh, akhirnya mereka dijuluki sebagai "tiga pelayan".
Masih misteri, dimanakah si pengelolah sewaktu adanya pertemuan para bupati itu. Kenapa dia tidak ada, dan konon katanya menghilang dan memberikan tanggung jawabnya kepada ketiga pelayan itu (ada yang berkata sang pengelolah dibunuh oleh 3 pelayan, dan mayatnya dihilangkan). Dan darimanakah mereka mendapatkan "barang-barang yang bagus" itu? Darimanakah mereka mendapatan wanita-wanita cantik itu? Hingga sekarang rahasia awal sukses mereka sampai saat ini masih tertutup dan misteri.
Pada tahun 1980an
Mereka pun mulai mendirikan kerajaan kriminal. Para tiga pelayan itu berubah menjadi "Tiga Raja Panggung Hitam". Dan mereka membuat markas besarnya di Hotel Samudera Hijau. Jaringan yang mereka buat sangatlah luas dan melebihi jaringan-jaringan kriminal lainnya seperti Red Dragon. Syueb, John, dan Husnan memiliki kekuasaan yang tersebar di seluruh Asia Tenggara pada saat itu. Mereka mengatur jaringan narkoba dan menguasai perdagangan ekspor dan impor jalur ilegal (mirisnya paling banyak dipakai oleh pedagang yang tidak mau membayar bea cukai). Para 3 pelayan telah menyuap aparat setempat yang memungkinkan amannya bisnis ilegal mereka. Kekuasaan mereka sangat besar dan mencapai puncaknya di tahun 1980an.
Syueb pemimpin dari 3 pelayan memiliki kekuasaan untuk memonopoli perdagangan narkoba, baik narkoba jenis natural maupun sintetik. Siapa saja yang ingin memasarkan narkoba di wilayah asia tenggara saat itu, harus berurusan terlebih dahulu ke raja narkoba Syueb daripada pemerintahan. Pernah dia membantai puluhan keluarga kartel narkoba asia tenggara karena sama sekali tidak tunduk terhadap Syueb. Dia sangat ditakuti, dan mustahil untuk menghancurkan Syueb. Sia-sia mengancam Syueb dengan menyandera orang yang dicintainya, karena dia sama sekali tidak punya keluarga dan tidak mempunyai orang yang dicintainya. Dia selalu sendiri untuk berkuasa, dan memiliki anak buah yang sangat patuh terhadap dirinya. Atas kekejamannya terhadap musuhnya dia dijuluki sebagai "Basilik", seekor ular ganas yang sangat menyeramkan.
John raja judi memiliki kasino yang tersebar dimana-mana. Baik di asia maupun di lasvegas sesuai cita-citanya yang dulu. Kasinonya yang terkenal ada di Singapura, nama kasinonya adalah Kasino Raja Singa (ehhhhh...). John juga adalah salah satu anggota Red Dragon (Naga Merah) suatu kumpulan para mafia beretnis tiongkok yang beroperasi di Indonesia. Akan tetapi John berkhianat dan menghancurkan Naga Merah waktu itu sebelum pulih kembali. Rumor mengatakan pembantaian anggota Red Dragon saat kerusuhan terhadap etnis cina adalah ulah dari John dan para 3 pelayan sendiri. Itulah mengapa naga merah sangat membenci dan memusuhi 3 pelayan.
Sementara Husnan si Arab dan yang paling ganteng di antara 3 pelayan adalah seorang produser film, kebanyakan film yang dibuat adalah film dewasa yang laris manis di pasaran. Ada yang mengatakan siapa saja yang pernah berhubungan badan dengan Husnan akan merasakan sensasi seperti di surga. Dia juga menjadi lelaki idaman dan juga gigolo ibu-ibu/istri pejabat jaman dulu. Rumor mengatakan saat dia menikahi salah satu artis terkenal pada dulunya, Agustina Meisha. Dia membuat suami Agustina yang dulu mengalami kecelakaan dan meninggal, dan rumor mengatakan Agustina juga terlibat. Ada juga rumor bahwa Husnan memiliki jimat yang dapat memikat wanita. Soal catatan kriminalnya dia menguasai lokalisasi-lokalisasi di seluruh Jawa-Bali, baik yang ecek-ecek maupun berkelas. Urusan lokalisasi pada zaman dahulu harus berurusan terlebih dahulu kepada Husnan, bila tidak akan menemui ajalnya. BTW nama julukan Husnan yang terkenal bukan Raja pramuria, melainkan Om Arab Manis (disingkat OMA, terbalik bukan).
Ketiga pelayan itu memiliki reputasi yang amat mengerikan, banyak sekali para korban yang dibantai oleh mereka. Ada juga pejabat-pejabat pemerintahan negara-negara Asia tenggara yang bahkan tunduk kepada karena 3 pelayan memiliki jaringan di orang-orang pemerintahan. Banyak yang berpikir mustahil menghancurkan mereka bertiga, kecuali 3 orang yang bisa mengalahkannya yaitu Usman, Hendro, dan Faris. Akan tetapi tidak ada niat dari mereka untuk menghancurkan mereka.
Tindakan ke-3 pelayan itu mengakibatkan rusaknya moral-moral bangsa dan memiliki dampak yang sangat buruk. Para pejabat yang dulunya tidak pernah pesta hura-hura sekarang semakin liar untuk berpesta, narkoba dan sek adalah hiburannya. Anak-anak kecil yang dahulu tidak tahu apa arti dari nyimeng sekarang menjadi kebutuhan primernya. Para wanita Indonesia kebanyakan terjatuh ke dunia prostitusi. Perjudian yang marak di Indonesia membuat orang-orang yang dulunya kaya raya menjadi jatuh miskin karena sering berjudi. Perampokan dan penjarahan sudah lazim di Indonesia. Munculnya pembunuh bayaran yang sangat sadis untuk membantai musuh-musuhnya. Munculnya gangster-gangster yang terinspirasi oleh 3 pelayan. Anak-anak yang harusnya sekolah, menjadi penjual ganja. Indonesia menjadi negara yang bangkrut atas kelakuan 3 pelayan yang memiliki dampak besar dalam menghancurkan generasi muda. Mereka beralasan, yang mereka lakukan cumalah bisnis semata, persetan bagi mereka untuk respek terhadap bangsanya. Ditakuti juga dibenci, itulah label yang ada di dalam diri mereka.
Pada tahun 1990an
Akan ada waktu dimana setelah zaman keemasan akan ada yang namanya zaman kegelapan. Di tahun inilah muncullah tanda-tanda dari awal kehancuran mereka. Saat mereka ada di atas langit, para anak buahnya yang dulu patuh terhadap mereka mulai melakukan pemberontakan dan mulai mendirikan kerajaan bisnisnya. Salah satu pemberontakan yang paling parah adalah pemberontakan yang dilakukan oleh Elang, salah satu kepercayaan dan anak muda bawahan Syueb. Pernah ada suatu peristiwa dia pernah menusuk punggung Syueb dan meninggalkannya begitu saja, untungnya Syueb masih selamat. Narkoba yang dibuat oleh Syueb rasanya menjadi berbeda, rumor mengatakan mungkin saja peracik asli Narkoba Syueb meninggal, mangkanya rasa Narkoba andalanya berbeda, tetapi toh tetap ada yang mengkonsumsi Narkobanya. Saingan-saingan bisnis Syueb mulai bermunculan dan berani menentangnya, bahkan anak buahnya yang memberontak mulai berani menguasai lahan narkoba milik Syueb. Para Naga Merah mulai bangkit dipimpin oleh Ferdinand, dimana ayahnya dulu disiksa dan dibunuh oleh John. Naga Merah dibantu dengan 5 anggota mafia newbie, Wak Ceco berhasil menghancurkan pasukan-pasukan anak buah 3 pelayan di pertempuran gangster paling brutal di kota Surabaya dulu, pertempuran ini bernama "Pertempuran Salakijo". Pemerintahan yang dulunya diam-diam membantu 3 pelayan mulai membelot dan menyerang 3 pelayan itu. Kekuatan 3 pelayan makin lama-makin melemah, akan tetapi mereka masih belum bisa diremehkan dan memiliki kekuatan untuk bangkit lagi dan segera melancarkan balasan. Tetapi takdir berkata lain.
.
.
.
.
.
.
.
.
10 Januari 1995
Sang Raja Narkoba Syueb menyerahkan diri begitu saja kepada salah satu markas Polda (atau Polsek) di kota Surabaya. Dia sendirian berjalan menuju kantor kepolisian dan masuk begitu saja lalu menghadap Kapolda (atau Kapolsek) duduk di kursi tepat di depannya dan mengakui perbuatannya sebagai bos kriminal, dan berkata "hukum mati saja aku sekarang juga". Penangkapan besar-besaran langsung terjadi, seluruh elit polisi bahkan tentara pun menangkap dan mengawal Syueb untuk dibawa ke Polri*. Penyerahan diri dan penangkapan Syueb menjadi sebuah berita besar yang mengguncang tanah air. Tentu saja penangkapan ini membuat kaget salah satu temannya, Usman dan Salim. Mereka berdua mendampingi Syueb dalam menjalankan pengadilan atas dirinya. Lalu bagaimanakah dengan 2 teman Syueb lainnya? John dan Husnan? Mereka seakan tidak peduli dengan Syueb dan menganggap Syueb sudah berkhianat kepada 3 pelayan. Sudah ada keretakan hubungan antara mereka sebelum penyerahan diri Syueb. Membuka tabir siapakah sesungguhnya yang pantas disebut teman. Cuma Usman dan Salim lah yang pantas dijadikan sebagai teman.
*ehhh benar apa nggak aku nulis tentang kepolisian?
Tidak seperti yang diharapkan oleh Syueb untuk hukuman mati, melainkan hukuman 5 tahun penjara walaupun hakim tahu kejahatan-kejahatan Syueb. Hari demi hari Syueb menjalankan masa penjaranya, konon para penjahat di sana sangat takut dan segan terhadap Syueb. Tetapi dia masih tetap rendah hati, mungkin inilah dia gampang beradaptasi selama masa dipenjara. Entah apa yang terlintas di pikiran si mantan Raja Narkoba ini untuk menyerahkan diri. Apakah dia depresi, karena dikhianati oleh anak buahnya? Apakah keretakan hubungan antar 3 pelayan? Apakah dia diancam dan ada yang tahu ada orang yang dikasihinya (sebelumnya sangat sulit mengancam Syueb)? Atau apakah dia takut, takut terhadap Tuhannya karena tindakannya telah menghancurkan Indonesia? Entahlah. Dia tidak pernah berkata kepada siapapun karena alasan apa dia menyerahkan diri. Setiap minggu sekali Syueb yang tidak memiliki keluarga dijenguk oleh kerabatnya tidak lain dan tidak bukan adalah Salim dan Usman.
Di dalam penjara, Syueb merasa stress dan takut. Dia sering berteriak meraung-raun dalam penjara di malam harinya saat waktu tidur. Entah apa yang dipikirkannya itu, teriakannya sungguh seperti orang yang kesakitan. Bagaikan singa yang menakuti mangsanya. Membuat penjara menjadi suasana yang mencekam. Ada yang berkata dia kecanduan narkoba dan tidak dapat mengontrol kecanduannya, ada yang berkata dia merasa benar-benar merasa kesakitan di organ tubuhnya akibat ditusuk oleh anak buahnya dulu, ada yang berkata dia melihat orang-orang mati yang menghantuinya, ada yang berkata dia dikutuk, ada yang berkata dia merasa bersalah dan sering menangis dalam penjara. Tetapi semua hal yang mereka sebutkan benar. Semua perasaan sakit, takut, sedih bercampur menjadi satu di dalam jiwa Syueb. Membuat Syueb merasa tersiksa di malam harinya sampai dia bebas dari masa penjaranya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Tahun demi tahun terlewati para 3 pelayan sudah tidak terdengar lagi akan masa kejayaannya, sekarang masa kejayaan mafia dipegang oleh Wak Ceco yang memiliki kekuatan besar yang dapat menandingi para 3 pelayan dahulu kala.
Husnan yang dulunya pemuda cakap menjadi orang tua yang memiliki rupa yang jelek (pengaruh alkohol dan narkoba, juga memiliki penyakit seksual). Pekerjaanya sekarang adalah menjadi seorang produser film-film humor dewasa murahan yang bikin "tegang". Dan dia memiliki masalah dalam keluarganya, salah satunya dengan anak laki-lakinya.
John yang tidak lain dan tidak bukan ayah dari Anthony salah satu anggota Rakun mengalami stroke dan tertidur beku di atas kasurnya, tidak bisa melakukan apa-apa dan melihat istri mudanya menghabiskan hartanya dan menunggu John mati untuk mendapatkan harta warisan.
Hotel Samudera Hijau yang dijadikan markas mereka bertiga sekarang menjadi usang dan tidak ada satupun yang menempatinya. Cuma bangunan yang berlubang yang pada suatu hari nanti akan dirobohkan. Para pelayan tidak mengurusinya.
Lalu bagaimanakah dengan nasib Syueb? Setelah keluar dari penjara pada tahun 200an, dia menghilang begitu saja, tidak ada yang tahu keberadaannya. Ada yang berkata dia dibunuh, ada yang berkata dia ke luar negeri. Bahkan Usman, teman masa kecilnya dulu yang terus mencari Syueb tidak tahu dimana keberadaanya....
01 Januari 2015, 00.01 WIB
Usman: Syueb! Kawan lamaku dimanakah kau berada? Aku berharap kau baik-baik saja, aku harap di tahun ini aku bisa menemuimu.
BERSAMBUNG.
0
Kutip
Balas