Kaskus

Story

taucolamaAvatar border
TS
taucolama
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
Quote:




Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.
Diubah oleh taucolama 28-02-2017 07:49
junti27Avatar border
ichamkbkAvatar border
afrizal7209787Avatar border
afrizal7209787 dan 47 lainnya memberi reputasi
42
1M
1.8K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
taucolamaAvatar border
TS
taucolama
#1005
Sesuatu yang tertunda part 6


Aku memacu motor menuju rumah Irfan. Setelah beberapakali menanyakan alamat pada orang orang yang kujumpai, akhirnya aku sampai di rumah Irfan. Tenyata didepan rumah Irfan banyak orang berkerumun.

"Pa apa betul ini rumah Irfan?": tanyaku pada salah satu orang yang berkerumun didepan rumah.
"Betul, adek siapa ya?": tanya Bapak itu.
"Saya temen Irfan ada apa pak koq rame gini?": tanyaku.
"Nah itu dek tadi Irfan kesurupan dan belum sadar": kata Bapak itu.

Aku coba masuk kedalam rumah coba menyelip diantara kerumunan rumah. Didepan rumah ada Ani dan Arif, mereka segera menghampiriku.

"Ka, terimakasih kamu mau datang coba liat Irfan kasian dia": kata Ani.
"ya udah anter aku kedalem": kataku.

Kami bertiga menuju dalam rumah. Aku dikenalkan oleh Ani pada orangtua Irfan yang keliatan sedang cemas. Kulihat Irfan sedang dipegangi 4 orang dan ada seorang sedang berdoa disampingnya.

"Ka, ayo tolong Irfan kasian dia udah sejam lebih kesurupan.": kata Ani.
"Maaf pak saya coba bantu Irfan": kataku
"oh silahkan dek": kata Bapaknya Irfan.

Kudekati Irfan yang sedang meronta ronta. Kubaca doa sambil merasakan makhluk apa yang berada ditubuh Irfan. Kurasakan aura hitam kuat dari makhluk seperti kera hitam tapi bertanduk layaknya kerbau.

"Aku tidak ada urusan dengan kamu": kata sosok itu melalui mulut Irfan. Mulut Irfan yang terbuka tapi yang keluar bukan suara Irfan, melainkan suara kakek kakek yang membuat merinding.
"Jadi urusanku bila kamu ganggu saudaraku": kataku.
"Hahahahaha kamu nangtang aku penunggu hutan larangan": kata makhluk ditubuh Irfan
"Kamu yang menantang dengan mengganggu saudaraku": kataku.
"Kuhabisi kau": kata makhluk itu.

Dan tiba tiba Irfan meronta sekuat tenaga dan tubuh Irfan lepas dari pegangan
Irfan langsung loncat kebelakang dan mengambil posisi menyerang dan tiba tiba Irfan loncat kearahku seperti hendak menerkam.

Bruuuukkkk..... tubuh Irfan terjengkang kebelakang dan sosok yang menempel ditubuh Irfan pun mental jauh. Ternyata Eyang hadir tanpa diminta dan menghajar makhluk yang menempel ditubuh Irfan.

"Pantas kau berani punya pelindung hebat rupanya, tapi awas aku akan lapor pemimpinku": kata sosok seperti kera yang kemudian menghilang.

Ku hampiri Irfan kutepuk tepuk pipi Irfan agar sadar. Irfan membuka matanya.

"Alhamdulillah kamu sudah sadar Irfan": kataku
"Aduh dadaku sakit, aku dimana?": kata Irfan.
"Kamu dirumah": kata Ani
"Ka, makasih yah maaf tadi aku hubungi kamu": kata Irfan.
"Gapapa udah kewajiban saling tolong sekarang kamu istahat dulu aja": kataku.

Orang orang yang berkerumun mulai membubarkan diri, begitu pula bapak bapak yang memegangi dan mendoakan Irfan pamit pulang.

"Terimakasih sudah mau bantu dek.": kata Bapaknya Irfan.
"sama sama, tapi kita mesti hati hati makhluk yg tadi nempel di Irfan akan balik lagi bawa kekuatan lebih banyak": kataku.
"Dek, tolong bantu anak bapak": kata Bapak nya Irfan
"saya bantu seasuai dengan kemampuan saya pak": kataku

Aku belum tau sekuat apa malhluk penganggu irfan.



update lagi malam
Diubah oleh taucolama 07-01-2017 14:38
disya1628
khuman
jenggalasunyi
jenggalasunyi dan 7 lainnya memberi reputasi
8
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.