- Beranda
- Stories from the Heart
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
...
TS
taucolama
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.Diubah oleh taucolama 28-02-2017 07:49
afrizal7209787 dan 47 lainnya memberi reputasi
42
1M
1.8K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
taucolama
#995
Sesuatu yang tertunda part 5
Aku pulang kerumah. Sampai didepan rumah kulihat Viona sedang menyirami bunga. Sekilas seperti tak ada yang janggal tapi tak seperti biasanya Viona diam saja ketika aku pulang. Ku biarkan saja aku masuk kedalam rumah. Dan benar saja didalam ada Viona yang langsung menyambutku. Ku menengok ke halaman dan sosok yang menyerupai Viona hilang. Ada sosok yang coba mengganggu pikiranku.
"bagaimana udah ketemu sama Irfan dan kembaran Ana": kata Viona
"sudah": kataku
"terus ada apa mereka ingin bertemu?": tanya Viona.
"mereka minta tolong karena diganggu makhluk halus": kataku
"ayang tolong kan": kata Viona.
"aku belum tau": kataku.
"harus lah ditolong selama bisa menolong kita wajib menolong": kata Viona.
Ada benarnya kata Viona. Kewajiban manusia saling tolong menolong tapi aku masih belum menerima diriku sendiri. Kenapa aku harus mengalami ini. Berulangkali menghadapi masalah dengan hal ghaib yang kadang bukan aku sendiri yang membuat masalah itu
"ya udah yang makan dulu, itirahat nanti kalau udah tenang pikirkan lagi": kata Viona
"iya, eh ibu kemana?": tanyaku.
"ibu sama mama shinta lagi pengajian": kata Viona.
"aku mandi dulu baru makan": kataku.
Aku mandi, lalu setelah mandi makan. Beres makan aku dan Viona menonton TV diruang tengah sambil tiduran di sofa tak lama aku tertidur.
Aku bermimpi sosok Anna mengajakku ke suatu padang rumput luas. Dia menceritakan bahwa dia sama denganku. Dia berusaha mengingkari sering mendapatkan penglihatan hingga suatu saat ia menemukan cupu manik itu. Berkat cupu manik itu ia bisa tau tentang saudari kembarnya yang diganggu makhluk ghaib. Anna bercerita takdirnya hanya sampai disini dan bagianku meneruskannya. Anna menghilang dan berganti sosok eyang yang memintaku berdamai dengan takdirku. Takdirku menolong mereka dan aku harus berdamai dengan diriku sendiri.
Aku terbangun hari sudah gelap. Kulihat Viona juga tertidur disisiku. Aku bangung menyalakan lampu ruangan ini. Viona terbangun dari tidurnya.
"Yang udah bangun, tadi aku bermimpi aneh sekali": kata Viona
"mimpi apa yang?": tanyaku.
"aku mimpi anak kita sudah lahir dan ada sosok wanita cantik bermahkota ikut menggendong anak kita terus bilang akan ikut menjaga anak kita, wanita itu juga bilang agar aku sabar dan beri semangat pada ayang": kata Viona.
"semoga aja mimpi itu berarti baik": kataku.
"yang pada kemana koq sepi rumah ini": kata Viona
"ibu dan bibi mungkin lagi sholat": kataku.
Aku mencium wangi harum yang sangat khas. Aku sudah hapal wangi ini. Tiba tiba terdengar bisikan halus ditelingaku.
"hati hati siluman yang mengganggu Ani,Irfan,dan Arif mulai menyerang mereka kini mengincar mereka untuk dibawa": suara bisikan itu.
Aku melihat Viona, aku takut Viona diganggu siluman itu juga.
"jangan takut aku menjaga istri dan jabang bayi dalam perutnya": suara bisikan itu pula.
Tiba tiba hpku bergetar ada bbm masuk.
ka, tolong aku diganggu makhluk tinggi besar bermata merah menyala bbm dari Irfan.
Aku balas bbm Irfan dan meminta alamatnya
Irfan membalas dengan memberi Alamatnya..
bersambung
Aku pulang kerumah. Sampai didepan rumah kulihat Viona sedang menyirami bunga. Sekilas seperti tak ada yang janggal tapi tak seperti biasanya Viona diam saja ketika aku pulang. Ku biarkan saja aku masuk kedalam rumah. Dan benar saja didalam ada Viona yang langsung menyambutku. Ku menengok ke halaman dan sosok yang menyerupai Viona hilang. Ada sosok yang coba mengganggu pikiranku.
"bagaimana udah ketemu sama Irfan dan kembaran Ana": kata Viona
"sudah": kataku
"terus ada apa mereka ingin bertemu?": tanya Viona.
"mereka minta tolong karena diganggu makhluk halus": kataku
"ayang tolong kan": kata Viona.
"aku belum tau": kataku.
"harus lah ditolong selama bisa menolong kita wajib menolong": kata Viona.
Ada benarnya kata Viona. Kewajiban manusia saling tolong menolong tapi aku masih belum menerima diriku sendiri. Kenapa aku harus mengalami ini. Berulangkali menghadapi masalah dengan hal ghaib yang kadang bukan aku sendiri yang membuat masalah itu
"ya udah yang makan dulu, itirahat nanti kalau udah tenang pikirkan lagi": kata Viona
"iya, eh ibu kemana?": tanyaku.
"ibu sama mama shinta lagi pengajian": kata Viona.
"aku mandi dulu baru makan": kataku.
Aku mandi, lalu setelah mandi makan. Beres makan aku dan Viona menonton TV diruang tengah sambil tiduran di sofa tak lama aku tertidur.
Aku bermimpi sosok Anna mengajakku ke suatu padang rumput luas. Dia menceritakan bahwa dia sama denganku. Dia berusaha mengingkari sering mendapatkan penglihatan hingga suatu saat ia menemukan cupu manik itu. Berkat cupu manik itu ia bisa tau tentang saudari kembarnya yang diganggu makhluk ghaib. Anna bercerita takdirnya hanya sampai disini dan bagianku meneruskannya. Anna menghilang dan berganti sosok eyang yang memintaku berdamai dengan takdirku. Takdirku menolong mereka dan aku harus berdamai dengan diriku sendiri.
Aku terbangun hari sudah gelap. Kulihat Viona juga tertidur disisiku. Aku bangung menyalakan lampu ruangan ini. Viona terbangun dari tidurnya.
"Yang udah bangun, tadi aku bermimpi aneh sekali": kata Viona
"mimpi apa yang?": tanyaku.
"aku mimpi anak kita sudah lahir dan ada sosok wanita cantik bermahkota ikut menggendong anak kita terus bilang akan ikut menjaga anak kita, wanita itu juga bilang agar aku sabar dan beri semangat pada ayang": kata Viona.
"semoga aja mimpi itu berarti baik": kataku.
"yang pada kemana koq sepi rumah ini": kata Viona
"ibu dan bibi mungkin lagi sholat": kataku.
Aku mencium wangi harum yang sangat khas. Aku sudah hapal wangi ini. Tiba tiba terdengar bisikan halus ditelingaku.
"hati hati siluman yang mengganggu Ani,Irfan,dan Arif mulai menyerang mereka kini mengincar mereka untuk dibawa": suara bisikan itu.
Aku melihat Viona, aku takut Viona diganggu siluman itu juga.
"jangan takut aku menjaga istri dan jabang bayi dalam perutnya": suara bisikan itu pula.
Tiba tiba hpku bergetar ada bbm masuk.
ka, tolong aku diganggu makhluk tinggi besar bermata merah menyala bbm dari Irfan.
Aku balas bbm Irfan dan meminta alamatnya
Irfan membalas dengan memberi Alamatnya..
bersambung
Diubah oleh taucolama 06-01-2017 13:57
jenggalasunyi dan 8 lainnya memberi reputasi
9
![Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/12/02/9119792_201612020532230372.jpg)
![Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]](https://dl.kaskus.id/i1109.photobucket.com/albums/h440/awtian/ob9bzx9x-1.gif)
A :
INDEX