Kaskus

Story

taucolamaAvatar border
TS
taucolama
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
Quote:




Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.
Diubah oleh taucolama 28-02-2017 07:49
junti27Avatar border
ichamkbkAvatar border
afrizal7209787Avatar border
afrizal7209787 dan 47 lainnya memberi reputasi
42
1M
1.8K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.9KAnggota
Tampilkan semua post
taucolamaAvatar border
TS
taucolama
#976
Sesuatu yang tertunda part 4

Kenapa ini terjadi kembali, mimpi yang kelam berulang kali. Adakah arti semua ini?. Kutatap wajah Viona, wajah yang bertahun tahun menemaniku. Dia yang membantu ku mengerti hidup ini. Aku sudah cerita semua sisi kelamku sisi dimana aku terkadang melihat kejadian kejadian yang telah berlalu, kadang kejadian yang akan terjadi, kepedihan seseorang. Sisi gelap diriku yang terkadang mengundang makhluk tak kasat mata menemuiku membuat alur hidupku berubah. Untung ada Viona yang mengerti dan sabar menerimaku dikedua sisi kehidupanku sisi suka dan sisi duka.

Hpku berdering sms dari Irfan yang mengajak ku bertemu di taman kota. Aku pamit pada Viona untuk menemui Irfan. Viona mengijinkan dan berkata agar aku hati hati dijalan. Kini aku tak kuatir meninggalkan Viona dirumah karena ibu setuju tinggal dengan kami sampai lahiran. Dan yang membuatku bahagia Viona dan Ibu akrab mungkin Viona menemukan sosok pengganti mama didiri ibuku.

Setelah memacu sekian lama motorku aku sampai di taman kota. Setelah memarkirkan motorku aku masuk ketaman kota. Irfan melambaikan tangannya. Aku pun menghampirinya. Irfan mengenalkan teman dan sepupunya. Ani kembaran Anna dan temannya Irfan adalah Arif.

"Aka kamu tau kenapa aku ngajak kamu ketemu disini?": kata Irfan.
"Karena disini tempat favorit Anna?": tebakku.
"benar, ini aneh semua yang pernah dikatakan Anna terjadi. Dia pernah bilang ada orang yang akan mengembalikan kalungnya dan orang itu akan membimbing kami": kata Irfan.
"Membimbing kalian?": kataku
"Iya, kami semua sama terkadang bisa melihat makhluk tak kasat mata": kata Arif
"Bahkan kak Anna sudah menggambar ini 3 bulan sebelum kematiannya": kata Ani.

Ku mengambil buku gambar yang diberikan Ani.
Astaga sketsa gambar itu bertanggalkan tiga bulan sebelum hari ini. Sketsa itu menggambarkan 4 orang berkumpul ditaman ini. Sketsa ini sama persis dengan kami. Bahkan baju kami dan dengan sketsa buatan Anna sama.

"coba lihat halaman lainnya": kata Ani

Kubalik halamannya ada sketsa yang mirip denganku. Dan halaman lain ada sketsa mirip dengan Ibu Ratu. Siapakah Anna ini? perjalanan semasa hidupnya hampir sama denganku,ya sosok sosok yg menemuinya sama dengan sosok yg menemuiku.

"Aka kami minta bantuan kamu, kami semua dihantui sosok yang sama dan seperti akan mencelakai kami": kata Irfan.
"tadi malam makhluk itu meninggalkan bekas ditanganku": kata Arif sambil menunjukkan tangannya yangbada bekas lebam membiru seperti tapak tangan.
"Dan ini titipan dari ka Anna dia pernah bilang tolong berikan pada orang yang mengembalikan kalungnya": kata Ani.

Sebuah cupu manik. Benda yang dicari cari orang.

"Sebenarnya apa fungsi benda itu?": kata Irfan.
"kalo menurut cerita pewayangan cupu manik ini untuk melihat seluruh dunia, kalau yang ini tempat menyimpan beberapa pusaka kecil dan bersemayamnya beberapa khodam": kataku.
"apakah ka Anna mendapatkan penglihatan masa depan dari benda ini hingga tau akan bertemu kaka Aka": kata Ani.
"bisa jadi, lebih baik benda ini dilarung ketempat asalnya": kataku
"kenapa mesti dilarung benda ini kan pusaka yang bisa kita manfaatkan": kata Arif.
"Kita ga tau seberapa besar efek sampingnya. Kekuatan besar butuh tanggung jawab besar. Kalo kita belum siap memegang ,kekuatan tersebut akan berbalik menyerang diri kita.": kataku.
"berarti ka Anna belum sanggup memegang benda itu": kata Ani.
"Aku tak mau spekulasi yang jelas semua yang terjadi takdir Ilahi.": kataku.
"Terus bagaimana dengan makhluk yang menghantui kami": kata Irfan.
"Semua kejadian ada penyebabnya, kalian telah melakukan apa": kataku.
"Kami tak melakukan yang aneh aneh": kata Arif.
"Ani, coba pegang tanganku": kataku.
Ani memegang tanganku kurasakan getaran getaran .

"Kalian minta tolong agar dijauhkan dari gangguan makhluk itu, tapi kalian tidak jujur. Kalian melakukan ritual pemanggilan apa hingga makhluk itu mengejar kalian?": kataku.

Irfan,Arif dan Ani terdiam

"Kasian Anna membantu kalian tapi kalian menyembunyikan sesuatu, bila kalian tak jujur aku tak bisa bantu": kataku sambil melangkah pergi.
"ka tunggu, kami akan cerita": kata Irfan.
"Kami takut, maafkan kami": kata Arif.
"Kami melakukan ritual pemanggilan makhluk penunggu gunung untuk membuktikan ada tidaknya makhluk halus": kata Ani.
"Di gunung mana kalian melakukannya": kataku
"Digunung ******,": jawab Arif.

Astaga itu tempat makhluk yang berniat mencelakakan aku tempo hari.
Diubah oleh taucolama 05-01-2017 19:55
Araka
khuman
jenggalasunyi
jenggalasunyi dan 8 lainnya memberi reputasi
9
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.