"hi dira"
gw menoleh, ternyata disana, anita berdiri dengan memegang dua buah botol minuman, dan sesaat kemudian berjalan ke arah gw yang sedak duduk di tangga lobby ini.
"hai nit,

" gw meminggirkan jaket gw yang tergeletak di sebelah
"aku duduk disini yah.."
gw mengangguk, gw lihat penampilan nya pagi ink, sedikit berubah dari saat kami bertemu pagi tadi...
entah kenapa gw merasa tak ada lagi kemarahan di dalam hati gw, perasaan nyaman pun datang...
tak ada sepatah kata keluar dari mulut kami, hanya ada suara deruan bus yang beriringan, saat ini bukan perasaan awkward yang gw rasakan tetapi berdamai dengan hati, anita pun begitu, sekilas gw lihat matanya, tatapan itu tak seperti saat itu lagi, sekarang bola mata itu menatap dengan jelas walaupun kami hanya berdiam satu sama lain,
kami masing2 sedang menikmati pemandangan didepan kami....
"gimana kabar kamu?" kami mengucapkan nya secara bersamaan
kami menoleh.... dan sedetik kemudian ada senyuman tersungging di bibir anita,
"aku baik dira... how about you?"
"yaah begini lah

walaupun sedikit mabuk laut tadi"
"hehehe aku juga sedikit mabuk waktu di kapal kok"
"ah tapi leni di bis sempet mabok, ga kuat jalan jauh kayanya"
"iya aku denger kok ceritanya, bis kalian sampe telat gitu,"
"kabar om sama tante gmn nit?"
"mereka sehat kok, kamu kemarin2 sering ditanyain sama mama, aku bilang kalo kita udah putus"
"

"
"leni beruntung ya dir"
"..."
"kamu juga udah berubah dira, kalian cocok pokok nya"
"makasih nit, aku berubah juga karena kamu, harus nya aku yang terimakasih"
anita menggeleng pelan "

kamu berubah karena ada leni disana, aku ga bisa buat kamu lebih baik, aku malah nyakitin dan mengkhianatin kamu"
"tapi kalo aku ga kenal kamu aku ga mungkin ngalamin dan sampe seperti ini nita...

"
"kamu bisa aja hahaha

"
"kamu gmn? udah ada yang deket lagi sekarang"
anita mengangguk pelan
ada perasaan aneh yang tiba2 datang di dada gw..
"sukur lah kalo kamu ada yang suka lagi, kirain mau jadi perawan tua"
"enak aja.... gini2 aku banyak yang suka tauuk

"
"pfffffftttt

"
"issshhhhhh " anita memukul pelan lengan gw
"hahahaha iya deh percaya yang primadona... banyak yang suka"
"kok omongan kamu barusan nyebelin sih"
"hahahaa kamu aja yang ngerasa gitu berarti"
"lhehehe... dir lama ya kita ga ngobrol

"
"iya... walaupun kita sekali2 ketemu di kelas kalo aku nyamperin doni, tapi kita ga pernah ngobrol ya nit"
"ehehehe kapan ya terakhir kita ngobrol?"
"kapan ya.... waktu awal semester dulu kayanya.. yang kamu nanyain dina.."
"setengah tahun dir..."
"yep kayanya setengah tahun"
"setengah tahun itu juga aku mulai membiasakan diri. dan akhirnya disinilah aku... sudah bisa berbicara lagi sama kamu dira"
deeeeg....
"so thats mean you've been move on?"
"ya, dan ayo kita temenan lagi

" anita menjulurkan tangannya
"sebentar2... tadi kata kamu kita ga ngobrol kan dari januari waktu nanyain dina.... itu kan waktu kita bari pulang dari liburan"
"

yep.. sejak kamu pacaran sama leni lebih tepat nya"
"aaaahhhh, lalu siapa yang ngisi hati kamu nit?"
" ish.. salaman dulu... tangan aku pegel nih..

: "
"eh iya hehehehe" gw membalas uluran tangan anita
kami berdua kembali mengobrol dan menceritakan semua yang berhubungan dengan kami, hingga tak terasa kami menghabiskan waktu hingga hampir tengah hari.. berdua dibawah terik surya pulau jawa dan sebotol soda yang sudah tersisa embunnya...
anita.... terbanglah... carilah kebahagian mu... karena aku disini selalu mendukung mu, seseorang layak mendapatkan cinta dan kasih sayang mu, perasaan kita yang tertinggal kini sudah tersapu oleh ombak masa lalu, menghilang ditengah samudera cerita berhiaskan bias cahaya mentari
- Your First Love
anita pun pergi meninggalkan gw untuk beristirahat, ya saat ini gw sudah benar benar berdamai dengan hati, tidak ada lagi kabur atau lari ketika berpapasan dengan anita, yang ada sekarang hanyalah leni dan perasaan gw....
gw bangkit dari duduk dan berjalan kearah kamar, namun.... gw kembali dikejutkan dengan sesuatu yang hampir membuat gw teriak.... gw yang berpikir awal nya kamar gw terbakar ternyata....
Regi Chandra Agung dan beberapa anak lain sedang merokok di kamar......
"Mau Coba Dir?"