- Beranda
- Console & Handheld Games
[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE
...
TS
shiefung
[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229012307.png)
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229012539.jpg)
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2020/09/19/499514_20200919071126.jpeg)
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229013518.gif)
Please SUBSCRIBE or BOOKMARK 
this thread
Sebelum posting pertanyaan 
mohon cek Page One terlebih dahulu..
Barangkali bisa langsung mendapatkan jawabannya
Yang mau GAMER TAG/CLUB-nya 
masuk FRIENDS & CLUBS list di Page One..
Posting GT/Club name, beserta judul game MaBar-nya
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229013518.gif)
PERBANDINGAN XBOX ONE, XBOX ONE S & XBOX ONE X
Spoiler for PERBANDINGAN:
Berat & Ukuran:
Xbox One -> 13.1 x 10.8 x 3.1 in and 3.5 Kg (7.8 lbs)
Xbox One S -> 11.6 x 9.0 x 2.5 in and 2.9 Kg (6.4 lbs)
Xbox One X -> 11.8 x 9.4 x 2.4 in and 3.8 Kg (8.4 lbs)
Konektivitas:
Xbox One -> 3x USB 3.0, 1x HDMI 1.4, 1x Kinect, 802.11a/b/g/n Wi-Fi, Ethernet
Xbox One S -> 3x USB 3.0, 1x HDMI 2.0, 802.11a/b/g/n/ac Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth 4.0, Built-in IR blaster
Xbox One X -> 3x USB 3.0, 1x HDMI 2.0, 802.11a/b/g/n/ac Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth 4.0, Built-in IR blaster
Performa:
Xbox One -> CPU: 1.75GHz 8-core AMD Jaguar, GPU: 1.31 TFLOP AMD Radeon, 8GB DDR3 RAM
Xbox One S -> CPU: 1.75GHz 8-core AMD Jaguar, GPU: 1.4 TFLOP AMD Radeon, 8GB DDR3. Supporting 4K (Upscaling - Movie/Streaming only) & In-Game HDR (High Dynamic Range)
Xbox One X -> CPU: Eight custom x86 cores clocked at 2.3GHz, Integrated AMD graphics with 6 TFLOPS, 12GB DDR3. Native 4K
Kapasitas & Harga Jual di Indonesia(latest update):
Xbox One - dari Rp.3.000.000 (1TB HDD)
Xbox One S - dari Rp. 3.800.000 (500GB, 1TB and 2TB HDD)
Xbox One X - dari Rp. 6.200.000 (1TB HDD)
Xbox One -> 13.1 x 10.8 x 3.1 in and 3.5 Kg (7.8 lbs)
Xbox One S -> 11.6 x 9.0 x 2.5 in and 2.9 Kg (6.4 lbs)
Xbox One X -> 11.8 x 9.4 x 2.4 in and 3.8 Kg (8.4 lbs)
Konektivitas:
Xbox One -> 3x USB 3.0, 1x HDMI 1.4, 1x Kinect, 802.11a/b/g/n Wi-Fi, Ethernet
Xbox One S -> 3x USB 3.0, 1x HDMI 2.0, 802.11a/b/g/n/ac Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth 4.0, Built-in IR blaster
Xbox One X -> 3x USB 3.0, 1x HDMI 2.0, 802.11a/b/g/n/ac Wi-Fi, Ethernet, Bluetooth 4.0, Built-in IR blaster
Performa:
Xbox One -> CPU: 1.75GHz 8-core AMD Jaguar, GPU: 1.31 TFLOP AMD Radeon, 8GB DDR3 RAM
Xbox One S -> CPU: 1.75GHz 8-core AMD Jaguar, GPU: 1.4 TFLOP AMD Radeon, 8GB DDR3. Supporting 4K (Upscaling - Movie/Streaming only) & In-Game HDR (High Dynamic Range)
Xbox One X -> CPU: Eight custom x86 cores clocked at 2.3GHz, Integrated AMD graphics with 6 TFLOPS, 12GB DDR3. Native 4K
Kapasitas & Harga Jual di Indonesia(latest update):
Xbox One - dari Rp.3.000.000 (1TB HDD)
Xbox One S - dari Rp. 3.800.000 (500GB, 1TB and 2TB HDD)
Xbox One X - dari Rp. 6.200.000 (1TB HDD)
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229013518.gif)
PERATURAN DALAM THREAD
Untuk kenyamanan bersama mohon diperhatikan peraturan posting di thread ini:
Spoiler for RULES:
1. Tidak bersinggungan dengan hal-hal yang berbau SARA, BB17+ maupun SPAMMING
2. Tidak menggunakan forum diskusi sebagai sarana jual-beli. Mau jual-beli? Kesini gan:FJB XBOX ONE
3. Tidak menggunakan huruf besar maupun bold untuk seluruh kata-kata pada judul atau isi diskusi. Tetapi gunakan mereka hanya pada beberapa kata yang ingin ditekankan ataupun di awal kalimat. Gunakan spasi untuk setiap kata
4. Yang ingin posting gambar yang berukuran besar ataupun jumlah banyak, maupun posting video mohon dimasukkan ke dalam SPOILER. Yang ingin reply beberapa postingan mohon gunakan MULTI-QUOTE
5. Perbedaan pendapat adalah sebuah kewajaran. Namun berdiskusilah dalam suasana sikap dewasa dan saling menghargai
6. Gunakanlah forum sebagai wacana pencerdasan dan perluasan wawasan bukan sarana pertunjukan fanboy-isme, flamming maupun trolling
7. Kami akan mengadukan kepada moderator forum untuk banning member ID yang secara nyata mengganggu suasana diskusi yang ada
8. Apapun boleh didiskusikan dan diperdebatkan di sini, asal masih sesuai/sejalan dengan topik dan tidak melanggar aturan. Jika Out Of Topic (OOT), mohon infonya di Post Title atau di paling atas isi postingan anda untuk kenyamanan bersama dan jangan berkepanjangan
9. Respect each other, guys!
2. Tidak menggunakan forum diskusi sebagai sarana jual-beli. Mau jual-beli? Kesini gan:FJB XBOX ONE
3. Tidak menggunakan huruf besar maupun bold untuk seluruh kata-kata pada judul atau isi diskusi. Tetapi gunakan mereka hanya pada beberapa kata yang ingin ditekankan ataupun di awal kalimat. Gunakan spasi untuk setiap kata
4. Yang ingin posting gambar yang berukuran besar ataupun jumlah banyak, maupun posting video mohon dimasukkan ke dalam SPOILER. Yang ingin reply beberapa postingan mohon gunakan MULTI-QUOTE
5. Perbedaan pendapat adalah sebuah kewajaran. Namun berdiskusilah dalam suasana sikap dewasa dan saling menghargai
6. Gunakanlah forum sebagai wacana pencerdasan dan perluasan wawasan bukan sarana pertunjukan fanboy-isme, flamming maupun trolling
7. Kami akan mengadukan kepada moderator forum untuk banning member ID yang secara nyata mengganggu suasana diskusi yang ada
8. Apapun boleh didiskusikan dan diperdebatkan di sini, asal masih sesuai/sejalan dengan topik dan tidak melanggar aturan. Jika Out Of Topic (OOT), mohon infonya di Post Title atau di paling atas isi postingan anda untuk kenyamanan bersama dan jangan berkepanjangan
9. Respect each other, guys!
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229013518.gif)
INDEX
Daftar Isi dalam Page One:
1. FRIENDS & CLUBS
2. BEST & UPCOMING GAMES
3. FREQUENTLY ASKED QUESTIONS (FAQ)
4. THE ACCESSORIES
5. THE DEALS
6. TIPS & TRICKS
7. GAME REVIEWS
8. SPECIAL FEATURES
9. PROJECT: SCARLETT
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229013518.gif)
SPECIAL THANKS
TS hendak mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
Spoiler for ID KASKUS:
- Momod zuppaclub yang sudah menyediakan sarana pembentukan thread ini

- Bro zy3t3m sebagai TS thread terdahulu
- Bro tan0505 sebagai peracun saya untuk beli XBOX ONE
- Bro archeridn untuk support dan dukungannya

dan teman-teman lainnya yang sudah mendukung jalannya thread terdahulu.. mari gabung disini..
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229013518.gif)
COME AND JOIN US!!
![[Lounge] XBOX ONE | XBOX ONE S | XBOX ONE X - Jump ahead with XBOX ONE](https://s.kaskus.id/images/2016/12/29/499514_20161229024850.gif)
Diubah oleh shiefung 19-09-2020 07:11
erwaleste dan 28 lainnya memberi reputasi
25
617.2K
Kutip
8.1K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Console & Handheld Games
6KThread•6.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
shiefung
#7
RACUUUUN: MUST-BUY XBOX ONE GAME REVIEW
KILLER INSTINCT: DEFINITIVE EDITION
Spoiler for Killer Instinct:

Killer Instinct: When Ultra Combo meets C-C-C-Combo Breaker
A review by shiefung
Genre: Fighting Game
Apa jadinya jika game fighting klasik di aransemen ulang dengan musik fantastis dan grafik High Definition, rendering di 60FPS?
Supaya lebih fair, TS kasih tahu dulu bahwa TS memang pecinta game fighting sejak zaman-nya Street Fighter II hingga Ultimate Mortal Kombat di S3GA.

Killer Instinct, yang merupakan game eksklusif XBOX ONE, kali ini memberikan suasana yang lebih age-friendly kalau boleh dikatakan. Karena di seri pertama dan keduanya yang dirilis di SN3S, KI menyediakan fasilitas finisher, yang dinamakan "No Mercy", semacam fatality ala Mortal Kombat. Namun untuk seri terbarunya, finisher tersebut sudah ditiadakan. Diganti dengan "Ultra Combo", seperti Brutality di Mortal Kombat, combo moves-pukulan dan tendangan yang tiada henti hingga pertarungan dihentikan, dan diakhiri dengan teriakanULTRAAAA COMBOOOOO..!!
Yang menarik dari Killer Instinct kali ini adalah sistem combo yang tidak terlalu rumit, dengan hadirnya Openers, Auto-Double, Linkers dan Finishers yang membuat combo moves bisa lebih mudah dilakukan.
Memang sebaiknya, sebelum melakukan pertandingan dengan orang lain secara ONLINE/OFFLINE, kita latihan moves terlebih dahulu. Ada fitur DOJO di menu utama, yaitu mode latihan yang siap menemani dan membantu.
Berbeda dengan game-game fighting lainnya, jika lawan main kita sedang melakukan combo moves, kita bisa mencari waktu terbaik untuk men-stop mereka dengan menggunakan "Combo Breaker", jika kita berhasil meng-eksekusi-nya akan muncul teriakan C-C-C-Combo Breaker!! Menandakan kita berhasil men-stop lawan main kita.

Tidak berhenti disitu, lawan main kita bisa melakukan Counter Breaker, untuk menggagalkan Combo Breaker yang ingin kita lakukan, dengan memakai 1/2 dari total energy, dan jika waktunya tidak tepat akan memberikan peluang kepada kita untuk melakukan counter attack. Seperti bermain Mind-game, memprediksi kapan lawan main akan melakukan Combo Breaker.
Bisa kita lihat, sistem pertarungan yang diberikan Killer Instinct tidak se-simple game fighting pada umumnya. Ada pula fitur Survival, Rank matches, Leaderboard dan Shadow Lab (untuk menciptakan karakter sesuai dengan karakter bermain kita) selain dari Story Mode yang bisa kita mainkan, yang mereka namakan Shadow Lord, dengan karakter Gargos sebagai "The Last Boss" di dalam mode tersebut yang ingin menguasai Bumi.

Jujur, untuk Story Mode, memang TS rasakan sedikit kurang greget. Mungkin karena mode ini terkesan sedikit dipaksakan hadir setelah mereka meresmikan peluncuran Definitive Edition untuk menutup season 3 dan game Killer Instinct yang sudah genap berumur 3 tahun, di bulan September 2016 lalu.
Selain daripada itu, ada menu Store untuk membeli costume, skin atau accessories lainnya.
Yang paling menarik di game Killer Instinct ini adalah kehadiran Mick Gordon, sang pemusik legendaris di dunia per-game-an yang sukses membuat Soundtrack untuk game DOOM. Yes! Orang yang sama-lah yang bertanggung jawab terhadap musik OST game Killer Instinct kali ini. Walhasil... jadi makin greget main game ini..! Silakan saja dengerin sendiri lagu opening theme yang berjudul "The Instinct". Dijamin ketagihan deh!


Setelah 3 season eksis, terkumpullah 26 karakter dan 20 visually-upgraded stage. Dan sebagai penutup mereka mengeluarkan versi Definitive Edition, yang merupakan rangkuman dari kerja keras mereka selama 3 tahun ini. Ada Free Gold Gargos Costume DLC juga dimasukkan di dalam. Bukan cuma itu, mereka pun menambahkan Killer Instinct Klasik jilid 1 dan 2 di dalam BD Game Killer Instinct DE. CD Soundtrack by Mick Gordon pun diberikan secara cuma-cuma dan semuanya ada di dalam box game yang sama.
Versi DE ini bisa dibeli secara digital, di XBOX Store maupun kopi fisik. Sayangnya, di Asia Tenggara ini cukup sulit untuk menemukan versi kopi fisiknya dijual di toko game. Terbukti ketika TS coba cari di Singapura di akhir bulan November kemarin, toko2 game di sana masih belum menjualnya. Apalagi di Indonesia. Belum ada satu toko ONLINE/OFFLINE pun yang menjual versi DE ini.

TS cukup beruntung bisa menemukan game versi kopi fisiknya di Manila, Filipina. Yup, secara ga sengaja nemu game ini di toko game OFFLINE di Manila, Data Blitz nama tokonya.
Di akhir kata, TS cuma mau menyampaikan Killer Instinct, sebagai game eksklusif XBOX ONE, berhasil meng-upgrade game fighting klasik ini "to the next level". Grafis yang indah, Mode Pertarungan yang bervariasi dan Musik background yang memukau berhasil menarik banyak mata dan perhatian para gamers khususnya mereka yang ingin mengambil konsol XBOX ONE demi memainkan game2 ekslusif-nya, dan TS adalah salah satunya

TS memberikan nilai akhir 8.75 untuk game ini secara keseluruhan. (Seharusnya 10, jika Story Mode bisa lebih baik lagi alur ceritanya)
The Good:
- Smart combat system
- Fluid fighting (60FPS) & great visual and sound effects
- Excellent music background
The Bad:
- Storyline in the Story Mode
MIDDLE EARTH: SHADOW OF MORDOR
Spoiler for Shadow of Mordor:

Middle Earth - Shadow of Mordor
A review by blessedstealth
Genre
Action - Adventure Open World
Gameplay :
Third Person Open World game, dimana kita ngendaliin player yang bernama Talion yang mempunyai misi balas dendam terhadap pasukan Sauron karena ngebantai anak, isitri, dan keluarganya yang lain. Di sini kita bisa berpindah - pindah lokasi melalui Clock Tower (teleport), run and jump (parkour), ataupun naik beast (Gollum & Carragor).
Bagi yang lagi kesel sama orang, temen, client, ataupun boss, bisa dilapiaskan dengan game ini karena game ini bertipe Hack & Slash (berdarah - darah & sadist), Assasin Skill seperti Assasin Creed tapi saya bilang lebih bagus daripada Ass Creed (Blink Strike, Throw Dagger, Sneak Attack), Upgrade Hero Skill & Weapon. Untuk yang belum pernah maen Ass Creed atau sejenisnya mungkin akan kesusahan, tapi jika sudah terbiasa dan mengetahui tricknya, langsung akan menikmati.
#saran saya jangan terlalu mendalami part sadist nya, ntar takutnya jadi Psikopat.

Plot
Karena ngehabisin Sauron langsung sangat sulit, kita harus menghabisin anak buahnya satu persatu (bagi yang bertanya kenapa, gak usah protes ikutin aja jalan ceritanya
), dari level yang paling rendah sampai warchief. Tapi ingat, kita harus hati - hati karena setiap kali kita mati, maka yang ngebunuh kita nantinya akan level up. Bahkan kecoak (#lebay) ataupun pecundang bisa jadi kuat ketika berhasil bunuh kita. Jadi harus hati - hati & jangan emosi. Saya pernah mati konyol berkali - kali hanya karena kesel sama 1 musuh.
. Agar lebih mudah kita harus ikutin tips yang di tiap mission agar bisa ngebunuh musuh denga sedikit lebih mudah, jangan ngerambo please (#curcol)Kekurangan
Setting Dunianya terlalu Gelap bagi orang yang putih suci seperti saya
, Storynya terlalu pendek (masih pengen ngebantai aja nie).PS: (ini LAGI DISKON, UNDER USD20 karena game lama) Sampai sekarang saya belum bisa clear in semua achievementnya karena sudah tergoda game yang laen
FORZA HORIZON 3
Spoiler for Forza Horizon 3:
Forza Horizon 3
A review by HidefMovies
Yes....Akhirnya game ini sudah bisa dimainkan

Ane betah utak-atik sana-sini

Pertama-tama ane PO yg Standard. Berjalan pas mau hari H-nya malah ganti ke Ultimate

IMO,
WOOOWWW..itu yang pertama kali ane gumamkan ketika melihat Game ini.
Silakan dilihat sendiri

Performa Game ini sangat memuaskan..berjalan dengan mulus di 60fps dengan semua ane setting Ultra


Berharap di Patch selanjutnya bisa tambah OK deh hehehe.
Graphic dalam game ini SANGAT INDAH..nyaman..KEREN di mata

Detail dan Texture-nya sangat rapi
-> Ada fitur Rewind di Story Mode-Single Player (kecuali pada saat Racing) pada saat mobil keluar track atau tabrakan. Jadi bisa segera kembali ke posisi waktu yg diinginkan untuk memperbaiki kecepatan maupun letak mobil. Sangat membantu untuk belajar dari kesalahan dan mempersiapkan diri untuk Race Head-to-head. Story Mode-nya mirip dengan Need for Speed.
Kalau boleh jujur ada sesuatu yang sangat mengganggu di mata ane, pas Cut Scene-nya ada Black Bars yg terlalu besar
Entah kenapa dibuat sebesar itu. Ane coba pake monitor yg Wide tetap ada itu Black Barsnya.Keinginan ane untuk Patch selanjutnya: Semoga tambah stabil di Cut Scene. Black Bars jangan terlalu besar, gag wajar itu, dan semoga akan rilis versi VR-nya (yeeaaahhh, ngebanyangin di VR bisa lihat Australia lebih real lagi xixiixxi) moga2




BTW,
Expansion Pass pertama sudah resmi dirilis, besar update sekitar 10GB-an.
Kesan pertama pas udh coba Blizzard Mountain adalah DINGGINNNNNNNNNNNNNNNN..bbbbrrrrrrr

Silakan dilihat sendiri.. Settingan ane set paling LOW.

Luar biasaaaaa, kereeenn

Spoiler for BM:





Berjalan dengan sangat mulus dan indah di Native Resolusi 3840x2160p

DEAD RISING 4
Spoiler for Dead Rising 4:
Dead Rising 4
A review by Andika Tri Saputra Noor
Story
Berlatar satu tahun pasca peristiwa Dead Rising 3 dan 16 tahun pasca Dead Rising pertama, Frank West, sang mantan jurnalis yang kini berusia 52 tahun, memiliki murid bernama Vick Chu. Vick mengelabui sang guru dengan mengajaknya bermain “mini golf” ke Williamette, Colorado, tempat dimana peristiwa Dead Rising pertama terjadi. Mereka menyelediki sekelompok ilmuwan yang sedang meneliti zombie. Sayangnya, aksi mereka ketahuan dan tertangkap oleh pihak keamanan setempat.
Empat bulan pasca kejadian tersebut, Brad Park, meminta Frank West untuk menyelidiki kembali wabah zombie yang kembali terjadi di Williamette menjelang Natal. Misteri apa yang sebenarnya menyelimuti Williamette? Apakah Frank West dapat menyelamatkan Williamette sekali lagi?
Gameplay
Berbeda dengan serial Resident Evil yang cukup serius, Dead Rising adalah game bertema zombie yang menghibur dan penuh humor. Sejak seri pertamanya yang dirilis sepuluh tahun silam, Anda harus menghadapi zombie dalam jumlah masif dalam satu layar permainan. Zombie yang hadir pada setiap serinya adalah tipikal zombie klasik, dimana mereka berjalan lambat dan terlihat tidak pintar. Namun, berkat hadirnya kustomisasi karakter yang kocak, jenis senjata yang tidak biasa hingga humor yang mengundang gelak tawa, membuat game ini memiliki keunikannya tersendiri dan bertahan hingga iterasinya yang keempat. Game ini terbagi dalam tujuh misi utama dan berisi misi-misi sampingan di dalamnya.
Berikut pembahasan lengkap mengenai gameplay Dead Rising 4:
Action
Sebagai game yang penuh aksi, Frank West akan bertarung melawan ratusan zombie dalam satu layar setiap pertemuannya. Sebenarnya, terkadang Anda juga akan bertemu dengan musuh manusia, namun jumlahnya tidak sebanyak musuh zombie. Anda akan dibekali dengan senjata-senjata kuat, aneh dan nyeleneh untuk membasmi setiap zombie yang menghadangnya. Frank dapat melakukan aksi dasar seperti berlari, melompat, menyerang menggunakan senjata atau tangan kosong, berguling, merunduk dan lain-lain. Pergerakan dan animasi Frank setidaknya jauh lebih baik dari Nick Ramos pada Dead Rising 3.
Combat
Pertarungan dalam Dead Rising selalu dibuat dalam kontrol yang simpel. Anda dapat melakukan serangan normal dengan tombol X, serangan kuat dengan tombol Y, menghindar dengan menekan RB dua kali, tanpa dibekali tombol bertahan. Anda hanya perlu menekan berulang-ulang tombol X atau Y untuk menghabisi para zombie dan melakukan Hit Streak sebanyak-banyaknya untuk menghasilkan Prestige Point.
Prestige Point
Prestige Point (PP) bisa diibaratkan sebagai experience dalam game ini. Frank West akan naik level seiring jumlah PP yang Anda dapatkan dari bertarung atau memotret objek tertentu. Setiap kenaikan level, Anda akan mendapatkan satu skill point yang bisa digunakan untuk meng-upgrade skill Frank West.
Stealth
Selain menyerang secara membabi buta, Anda juga dapat melakukan stealth dengan merunduk secara diam-diam dan membungkam musuh yang lengah. Hal ini dapat Anda lakukan jika bertemu dengan musuh manusia atau zombie yang tidak dalam kerumunan.
Weapon
Anda akan dibekali tiga jenis senjata dalam pertarungan, yaitu Melee, Ranged dan Thrown Weapon. Melee weapon adalah senjata jarak dekat seperti pedang, pisau, palu, gada, pentungan, pipa dan lain-lain. Ranged Weapon adalah senjata jarak jauh seperti pistol, shotgun, busur dan lain-lain. Thrown Weapon adalah senjata lempat seperti granat, molotov, paku dan lain-lain. Anda dapat dengan mudah mengganti senjata dengan Quick Switch menggunakan D-Pad. Untuk membuka inventory senjata, Anda hanya perlu menahan tombol arah dan permainan akan terhenti sejenak, tanpa perlu takut diserang zombie. Setiap senjata memiliki daya tahannya masing-masing dan akan rusak ketika ketahanannya mencapai 0%.
Combo Weapon
Salah satu fitur unik serial Dead Rising. Combo Weapon adalah gabungan dua jenis senjata yang dapat Anda rakit jika memiliki cetak biru dari senjata tertentu. Pembuatan senjata gabungan ini cukup mudah dengan membuka inventory dan memilih senjata apa yang ingin Anda gabungkan. Pastikan Anda berada dalam posisi aman, karena Frank butuh waktu untuk merakit senjata gabungan.
Healing
Selain senjata, Anda juga akan dibekali dengan item penyembuh yang dapat Anda gunakan dengan menekan tombol bawah pada D-Pad. Pada awal permainan, Anda hanya dapat menyimpan dua item penyembuh. Namun, seiring berjalannya permainan, Anda dapat mengekspansinya melalui menu skill.
Vehicle
Terkadang Anda akan menemukan sejumlah kendaraan yang bisa Anda tunggangi untuk memberantas zombie yang menghalangi jalan. Sayangnya, kontrol kendaraan dalam game ini tidak cukup baik untuk Anda kendalikan.
Skills
Setelah mendapatkan skill point dari hasil kenaikan level, Anda dapat meningkatkan kemampuan Frank melalui menu Skills. Upgrade skills terbagi menjadi empat kategori, aitu Brawling, fortitude, shooting dan Survival. Mereka direpresentasikan seperti sebuah skill tree yang sudah cukup umum. Anda dapat meningkatkan jumlah HP, slot inventory, daya tahan senjata, kecepatan Frank dan skill-skill menarik lainnya.
Photography
Sebagai seorang jurnalis, tentu saja Frank dibekali dengan kamera. Anda dapat mengaktifkan kamera dengan menekan tombol RS. Anda dapat memotret setiap objek yang menarik untuk mendapatkan Prestige Point. Tidak hanya itu saja, kamera Frank juga dibekali dengan mode Night Vision untuk tempat gelap dan Spectrum Analyzer untuk menganalisis sidik jari, sehingga dapat membuka pintu yang dikunci dengan rangkaian kode. Satu fitur yang cukup kocak dari kamera adalah selfie. Frank dapat melakukan selfie dan memasang pose kocak bersama para zombie. Setiap foto yang Anda potret, akan mendapat penilaian dan tema tersendiri.
Investigation
Selain menghabisi para zombie, di beberapa titik tertentu, Anda akan dihadapkan dalam suatu keadaan untuk memecahkan misteri yang ada. Dengan petunjuk-petunjuk yang ada, Anda harus menyelidiki setiap sudut tempat untuk mengungkap kebenaran menggunakan kamera yang Anda bawa layaknya seorang detektif.
Blueprint
Blueprint tersebar di berbagai tempat dan cukup mudah untuk mencarinya, karena terlihat pada peta. Blueprint berguna untuk dijadikan sebagai acuan kombinasi senjata atau kendaraan. Dengan memiliki satu blueprint, Anda hanya perlu membuka inventory dan memilih bahan baku untuk merakit amunisi baru, seperti palu granat atau crossbow kembang api.
Clothing
Tidak lengkap rasanya jika karakter Anda tidak mengganti penampilannya menjadi nyentrik. Anda dapat mengumpulkan pakaian-pakaian dengan mengambilnya di toko-toko pakaian atau membelinya di vendor pada safehouse. Tidak jarang Anda akan menemukan kostum karakter Capcom seperti Zero, Morrigan, Mike Haggar, Captain Commando, topeng Blanka, topeng Servbot dan lainnya.
Panic Room
Tempat rahasia dimana item-item langka berada. Anda dapat menemukan Panic Room yang ditandai dengan ikon ungu pada peta. Panic Room biasanya butuh dianalisis menggunakan kamera terlebih dahulu sebelum dapat Anda buka.
Safehouse
Tempat aman yang dijadikan markas bagi orang-orang yang selamat dari wabah zombie. Di tempat ini, Anda dapat kembali mengisi amunisi dengan membeli item dari para penghuninya.
Side Mission
Di samping misi utama, Anda juga dapat menyelesaikan misi sampingan yang ditandai dengan ikon biru pada peta. Misi-misi sampingan ini tersebar di berbagai tempat, seperti menyelamatkan para sandera yang terkepung zombie. Dengan menyelesaikan misi sampingan ini, Anda akan mendapatkan berbagai hadiah yang cukup berguna.
Multiplayer
Anda dapat bertarung bersama melawan zombie Anda hingga empat orang pemain. Untuk memainkan mode multiplayer, Anda harus menyelesaikan Case 0 terlebih dulu. Kemudian, Anda dapat memilih berbagai jenis karakter dan episode untuk Anda mainkan. Dalam mode ini, Anda akan bekerja sama bahu membahu membasmi zombie dan bersaing pada papan skor untuk menjadi yang terbaik. Sejauh ini, fitur multiplayer Dead Rising 4 berjalan cukup menyenangkan dan stabil.
Conclusions
Sejak pertama kali dirilis di Xbox 360 sepuluh tahun silam, Dead Rising adalah salah satu judul eksklusif yang menjadi identitas Xbox. Bagi kami, kembalinya sang protagonis seri pertama, Frank West, adalah langkah cemerlang Capcom untuk mengembalikan identitas game Dead Rising sebagaimana mestinya. Dead Rising 4 melakukan banyak perubahan yang cukup signifikan dibanding Dead Rising 3. Ia bertransformasi menjadi game zombie yang menyenangkan untuk dimainkan. Mengambil tema natal dan dirilis mendekati natal adalah langkah yang sangat tepat untuk kado natal Anda. Bagi kami, ada satu hal yang tak terbantahkan dari serial ini, yaitu “Dead Rising adalah Frank West” dan “Frank West adalah Dead Rising”.
Updating...
Diubah oleh shiefung 23-01-2017 18:09
bam09 memberi reputasi
1
Kutip
Balas