Kaskus

Story

akaaoriginalAvatar border
TS
akaaoriginal
Gw butuh teman ! Broken Home Story.
Gw butuh teman ! Broken Home Story.


Halo semua reader kaskus yang senang nangkring di forum 'story from the heart'.
Di thread ini gw akan membagikan kisah masa kecil gw hingga sekarang yang dipenuhi dengan lika-liku kehidupan.

Gw adalah seorang anak tunggal yang lahir dari keluarga sederhana, keluarga yang memutuskan untuk memilih jalannya masing-masing.
Senang, sedih, kesal, bahagia, pahit dan manis sudah gw rasakan sejak kecil. Tapi gw masih bersyukur, karena masih banyak orang diluar sana yang lebih kurang beruntung dibanding kehidupan yang gw jalani ini.
Teman, Sahabat, Cinta dan Kasih Sayang akan menjadi bumbu penyedap dari kisah yang gw alami ini.


Jika kalian bertanya ini kisah nyata atau bukan. Bacalah, dan nikmati.
Gw gak selalu mengingat kejadian yang sudah lalu, akan tetapi kenangan ini menjadi kenangan pahit yang selalu terukir di memori otak dan hati gw.


Dan untuk kalian yang sudah bersiap menjadi calon ayah dan ibu, belajarlah dari kisah seorang Raka di thread ini.



Main Story

Quote:


Cerita Selingan [Update disaat ingat kenangan lama]

Quote:


Spoiler for About this story:


Thanks buat yg udah subscribe, komeng, ngerate, nyendol, dll

emoticon-Toastemoticon-Toast emoticon-Toast
emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star
Diubah oleh akaaoriginal 30-12-2016 09:37
0
22.8K
115
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54KAnggota
Tampilkan semua post
akaaoriginalAvatar border
TS
akaaoriginal
#106
Part 1a. Janji
PART 1

"Byeee Inda ! Sampe ketemu di Flores ya" Ucap gw sambil turun dari dalam mobil yang kami tumpangi, lega rasanya karena sudah melunasi janji gw untuk datang ke acara pengutusan PKL sahabat SMP gw.
Ya, Inda menjadi seorang sahabat yang selalu mendengarkan keluh kesah gw sejak SMP, seorang yang mau menerima sahabat seperti gw, orang yang pertama kali mendengarkan kisah masa lalu gw dan menaruh simpati didalamnya.

"Thankyou yaaa, ka. Udah mau jauh-jauh dateng. Pokoknya gue tunggu disana, ka!" Sahut Inda, mengucapkan kata-kata perpisahan dengan gw dikota ini.

"Tante makasih banyak ya, udah ditraktir mulu dari semalem, jadi ngerepotin. Next Time, aku yang traktir ya tan" Ucap gw sambil mencium tangan Mama nya Inda, yang dari semalam menemani kami jalan-jalan ke beberapa lokasi wisata di kota ini.

"Sama-sama, Raka.. Aduh makasih banyak ya, tante tunggu loh. Hehe" Ucap tante Yolanda sambil melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan.

"Jems, thanks ya udah mau anter kesana kemari. Sorry ngerepotin, see ya!" Ucap gw kepada temannya Gereja Inda semasa di Jakarta.

"Sip, ka. Hati-hati ya!" Sahut jems sambil melambaikan tangannya dan melanjutkan menyetir mobil menuju kedalam asrama tempat mereka singgah sementara, selama menghadiri acara pengutusan Inda untuk melakukan pelayanan di Flores.

"Byeee, kaaa!" Kata Inda sambil melambaikan tangannya dari dalam mobil yang semakin lama semakin menjauh dari tempat gw berdiri mematung.

"Hah... akhirnya, sendiri lagi dikota yang asing ini. Mama udah pulang hari Jumat lalu, sendiri lagi di homestay" Batin gw sambil berjalan menuju motor gw yang diparkiran disamping gedung yang digunakan untuk acara pengutusan PKL nya Inda.

"Mbak, aku otw homestay. Tapi mau cari oleh-oleh dulu di jalan" Ucap gw dalam pesan text yang gw kirim kepada mbak Hida, seorang teman yang menjadi guide gw selama di Malang, melalui salah satu mesenger dengan lambang berwarna hijau.

"BRRMMMM....!!!!" Suara motor yang gw sewa selama 4 hari di kota Malang menyala.
Ya, gw sekarang sedang berlibur di kota Malang dalam rangka melunasi janji gw untuk menghadiri acara pengutusan PKL sahabat gw sejak SMP.

Gw pakai helm, dan mulai menancap gas untuk meninggalkan lokasi dimana Sahabat gw sudah 3 tahun menimba ilmu di Universitas Swasta tersebut. Gw berjalan pelan menuju gerbang keluar, untuk menghormati orang-orang yang tinggal disana selama masa perkuliahan.

"Permisi ya, pak. Terimakasih" Ucap gw kepada 2 orang petugas keamanan yang sejak pagi tadi juga sudah menyambut kedatangan gw, karena Inda sebelumnya bilang kalau gw mau mampir ke tempatnya.

"Iya mas, silahkan. Hati-hati" Ucap satpam tersebut sambil melakukan sikap hormat dan melempar senyum ke arah gw.

**

10 menit berlalu, sekarang gw ada di sekitar alun-alun kota Batu. Karena lokasi kampus sahabat gw sebenarnya ada di Kota Batu, butuh waktu sekitar 30-40 menit untuk sampai ke homestay yang ada didekat salah satu universitas ternama dipusat kota Malang.

"Duh mana ya tokonya, kayaknya gw search kemarin ada yang jual strudel dideket sini deh." Ucap gw sambil menepi kepinggir jalan untuk mengecek lokasi toko tersebut dari internet.

"Lah, ini gimana bacanya sih map. kok gw malah ngejauh sih dari alun-alun. Padahal tokonya ada di deket sana" Ucap gw agak sedikit kesal karena salah baca maps.

"Balik lagi deh ini mah" ucap gw kesal sambil memutar balikan motor menunggu jalanan sepi untuk putar balik.

sekitar 5 menit gw memacu motor lagi menuju ke alun-alun kota Batu, sambil memegang hp dan mengecek posisi toko tersebut. (jangan ditiru ya gan sis, bawa motor sambil ngeliatin hp. hehe..)

Sekitar 5 menitan gw puter-puter daerah situ, clingak clinguk sana sini. Sampai akhirnya gw menemukan salah satu toko yang menjual oleh-oleh khas Malang, dan terlihat dengan jelas kalau toko tersebut menjual strudel pesanan Mama gw yang kemarin buru-buru pulang dan gak sempat beli strudle untuk oleh-oleh.

Gw langsung tancap gas menuju toko tersebut dan memarkirkan motor yang selama beberapa hari ini udah menemani gw.
Gw merogoh kantung celana untuk mengambil hp dan memastikan kembali apa saja pesanan yang diminta sama Mama gw, karena kalau salah bisa dapet ceramah gratis sampe rumah.

*KREEK* Gw membuka pintu dan disambut oleh pelayan toko tersebut.

"Selamat datang, ada yang bisa dibantu?" Ucapnya sambil tersenyum kearah gw.

"Mas, aku mau beli strudel rasa Taro, Mixfruit sama strawberry. Yang Mixfruitnya 2 kotak ya." Ucap gw dengan tersenyum senang karena akhirnya bisa menemukan toko yang menjual strudel Malang. Akan tetapi senyum yang terpahat diwajah gw hanya bertahan sampai beberapa detik karena jawaban dari pelayan toko tersebut.

"Mohon maaf mas, strudelnya sudah habis dari siang tadi. Kalau mau pesan sekarang, besok baru ada lagi." Jawab mas-mas pelayan toko tersebut dengan halus dan muka yang merasa tidak enak dengan jawabannya kepada gw.

"Kampret lah" Batin gw dalam hati.

"Makasih ya mas" Ucap gw sambil membalikan badan gw dan menuju keluar toko tersebut.

Sampai luar, tukang parkir sudah senyum-senyum ke arah gw sambil berkata.

"Loh, cepet banget toh mas?" Kata tukang parkir tersebut.

"Gajadi mas, abis" Jawab gw ketus sambil naik motor dan meninggalkan tempat tersebut. Tapi gw sempat tersenyum kepada tukang parkir tersebut karena tidak enak sudah tidak bayar parkir. Dia pun membalas senyum gw dengan ikhlas.

"Kalo di Jakarta, udah ribut ini gw sama tukang parkir hahaha" Ucap gw sambil tertawa.

**
Diubah oleh akaaoriginal 28-12-2016 14:06
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.