Kaskus

Story

nursalim84Avatar border
TS
nursalim84
Bidadari Dunia 2 [TAMAT]
Bidadari Dunia 2 [TAMAT]cover by Awayaye




Bidadari Dunia 2 [TAMAT]
Quote:



Spoiler for Q&A:




Seperti judul di atas,thread ini lanjutan dari cerita Bidadari Dunia 1(silahkan klik),kisah setelah kepergian Aisyah dan perjalanan menemukan pendamping yang baru,moga tetep enjoy yah dengan cerita lanjutan Gua.

Spoiler for Jadwal Update?:



Spoiler for Indeks:
Diubah oleh nursalim84 21-12-2016 13:44
santet72Avatar border
risqigunAvatar border
garingwewAvatar border
garingwew dan 12 lainnya memberi reputasi
7
194.6K
1.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.5KAnggota
Tampilkan semua post
nursalim84Avatar border
TS
nursalim84
#748
Part 28




setelah melihat foto foto yang barusan di perlihatkan Bang Nur ke Gua entah kenapa Gua seperti enggak percaya,Gua shock ngeliat bini Gua jalan bareng dengan lelaki yang sama bahkan melakukan maksiat lagi untuk yang ke dua kalinya,serasa kaki ini tak sanggup untuk berdiri.Gua sandarkan tubuh ini ke bangku di luar rumah seraya memandang kosong kedepan.

Bang Nur yang melihat Gua seperti depresi berat akhirnya mendekat dan munepuk pundak Gua dan menyabarkan Gua.

"Kuatin hati Elo Ren,semua keputusan ada di tangan Elo"

"Gua enggak tau lagi Bang harus bagaimana?"seraya tertunduk lemas

"Gua sebenernya setelah tau bini Lo kayak gitu juga heran sama Lo,tapi yah mau gimana lagi karna Gua enggak berhak ngatur rumah tangga Lo"

"Iyah Bang,Gua tau Gua salah,maaffin atas sifat Gua dulu yang pernah nuduh Lo yang enggak enggak"

"Its oke bre,gak masalah buat Gua,yang terpenting sekarang Lo kudu kuat dah,masih banyak wanita di luar sana yang lebih layak menjadi Istri dan ibu buat anak Lo"

"Iyah Bang makasih atas nasehat Lo,dan makasih udah buka mata Gua lebar lebar tentang siapa sebenarnya si Devi"

"Sama sama,oke Lo istirahat gih,kayaknya Lo kecapean,Gua balik dulu ye,Assamu'alaikum"

"Wa'alaikumsalam"sahut Gua


Gua beralih dari kursi depan rumah menuju sopa ruang Tamu,sambil menunggu ke datangan Devi,setengah jam kemudian datang lah Devi,sebelum masuk rumah doi mengucap salam ke Gua.

"Assalamu'alaikum"

"Wa'alaikumsalam,tumben dek udah pulang?"Gua pura pura santai di depannya

"Iyah nih Mas,tadi di ajak nengok guru yang sakit jadi yah terpaksa aku ikut"

"Oh,terus kok aku enggak di kabarin?"emosi Gua sebenernya udah enggak bisa di tahan tapi Gua tetep santai sampai sejauh mana doi berbohong sama Gua.

"Iyah Mas,batrenya low bat mana enggak bawa ces lagi,mau minjem hp temen juga enggak enak"

"Oh begitu?"jawab Gua singkat

"Mas udah makan belum?"

"Belum"

"Kok jawabnya kayak gitu banget Mas?Mas marah sama aku?aku minta maaf demi Allah aku enggak bohong kok"

"Astaghfirullah Dev,kamu berani bersumpah bawa nama Allah?padahal kamu tau kalau kamu sebenernya kemana!!"nada Gua makin tinggi karna Gua bener bener gedeg doi berani bersumpah dusta atas nama Allah

"Maksud Mas apa?Mas enggak percaya sama Aku?"ikut meninggi suaranya

"Masih juga ngelak?dasar MUNAFIK!!!"bentak Gua

"Maksudmu apa manggil manggil aku kasar banget?"

"Ini liat sendiri?"seraya menyerahkan Hp Gua yang berisi foto fotonya dengan Lelaki lain

Setelah melihat foto foto nya terungkap,doi terdiam lama sekali dan bersandar di tembok,entah malu atau bagaimana perasaan doi.

"Kenapa diem?masih mau nyebut nama Allah dalam sumpah mu?enggak malu Dia maha melihat apa yang sedang hambaNya kerjakan,dan Dia Allah enggak akan rela hambaNya di sakiti dan di khianati makanya kebongkar kan kebusukan mu sebenarnya?"

"...."doi enggak bisa berkata kata hanya terdiam seraya menunduk penuh penyesalan

"Ambil semua baju bajumu,dan semua barangmu aku anter kamu kerumah habis isya karna mulai detik ini aku talak 3"

Doi setelah mendengar kata kata dari Gua langsung masuk kamar dan mengambil semua barang barangnya,sedang emak yang baru dateng bersama Zizza di gendongannya bingung atas apa yang barusan terjadi.

"Loh Nak Devi kok semua pakaiannya di masukin ke Tas?"

"Udah enggak betah dia disini Mak biarin aja"

"Emangnya ada apa Ren?"

Sebenernya Gua berat untuk memperlihatkan kelakuan Devi ama Emak tapi apa boleh buat dari pada Emak bingung terpaksa Gua lihatin perbuatan Devi.benar saja setelah melihat kebejatan Devi Emak Gua duduk lemas bersender di sopa.

"Ya Allah Ya Robby kenapa Devi bisa kayak gini?padahal orang tuanya terpandang,tapi anaknya Masya Allah "seraya mengelus dada

"Entar Emak sama Ayah ikut yah nganter Devi sekalian jadi saksi kalau aku udah mentalak 3 Devi"

Emak hanya manggut manggut karna enggak sanggup lagi berkata kata,

*********

Setelah sholat isya Gua,emak,Ayah dan zizza naik mobil bareng nganterin si Devi untuk kembali ke rumahnya,dibperjalanan Doi hanya terdiam sesekali menangis,namun enggak mengendorkan tekat Gua untuk menceraikan nya.sesampainya di rumah orang tuanya Doi langsung lari masuk ke rumah.

Ayah Devi kebingungan di buat karna enggak mengetahui prihal yang terjadi,

"Ada apa ini?tumben pada rame disini?"

"Lebih baik biar Anak saya saja yang ngejelasinnya"pinta Ayah Gua

"Jadi gini Pak,niatan saya kesini baik baik untuk mengembalikan si Devi ke Bapak"

"Loh emang Devi kenapa Nak?"

"Maaf Pak,bukannya saya menuduh atau lancang tapi lebik baik lagi Bapak liat deh di foto ini"serata menunjukan beberapa foto kelakuan Devi ke Bapak nya.

Setelah beberapa saat memandang foto foto tersebut tangan Bapaknya mulai bergetar,air matanya menetes dan jatuh di pipinya,sepertinya beliau begitu terpukul atas apa yang beliau liat dengan mata nya,

"Dasar ini anak bikin malu!!!"suara Bapaknya meninggi

"Maaf pak bukannya saya mau memotong pembicaraan,saya sekarang sudah mentalak 3 Devi,sekali lagi mohon maaf atas ucapan saya karna anak Bapak sudah enggak bisa lagi saya bimbing,jadi lebih baik saya pulangkan"

"Maaffin atas semua kesalahan putri Bapak Nak ren,dan Nak rendra berhak mentalaknya"

Karna urusan Gua ama Devi selesai akhirnya Gua dan orang tua pamit pulang,namun belum lama Gua dan ortu naik mobil terdengar lah suara teriakan Devi yang seperti di pukul oleh Ayahnya namun enggak Gua perdulikan dan mobil pun Gua jalankan menuju arah pulang,pulang dengan rasa yang sedikit lega karna akhirnya Gua sudah bisa terlepas dari belenggu perempuan yang mengaku baik namun hatinya munafik
kadalbuntingzzz
kadalbuntingzzz memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.