- Beranda
- Stories from the Heart
Kisah Petualangan Mistis Ane (Horor dan Cinta)
...
TS
randik590
Kisah Petualangan Mistis Ane (Horor dan Cinta)
Hai, Salam kenal semua, gue salah satu SR di kaskus heheh, gue baca-baca banyak thread horor dikaskus jadi gue pengen berbagi cerita gue ke agan-agan semua, oke langsung aja kita mulai.
Dikasih
enak ya sambil ngetik update-an selanjutnya
apalagi
wuhuhuhu. makasih buat reader yang udah
Spoiler for Perhatian:
Quote:
Quote:
Spoiler for Warning:
Dikasih
enak ya sambil ngetik update-an selanjutnya
apalagi
wuhuhuhu. makasih buat reader yang udah
Diubah oleh randik590 13-12-2016 11:27
0
44.8K
144
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
randik590
#124
Part 15 : Feriska
"Ehh?"
"Kenapa Ran? Gak suka ya?" Ucap Riska sambil senyum
"Aku baru pertama kali lho Ran. Ciuman pertama ku buat orang yang bener-bener aku cinta." Sambungnya
"Makasih ya Ka, bukannya gue gak suka, gue harap ciuman pertama gue buat calon istri gue ka." Ucap gue seadanya
"Yaudah kalau gitu mulai sekarang aku bakal berprinsip supaya kamu mau jadiin aku calon istri aku Ran." Ucapnya
Gue terdiam (Speechless lah)
.................
Hari sudah sore riska pamit buat pulang, setelah itu gue langsung mandi.
Malam harinya gue dan anak-anak ke kostan laen, menonton film horor dimarkas alias kamar agung
Para cewek teriak histeris karna ketakutan apalagi si putri ampe nutupin muka sambil teriak-teriak.
"Put lu mau nonton apa gimana?" Ucap agung
"gue takutt bego." Ucap Putri
"Peluk gue aja put kalo gitu?" Ucap angga
"Ihh orang takut masa meluk setan haha." Ucap putri sambil ketawa
"Sama gue aja put." Ucap gue
"Huhhh mau dongg dipeluk Randi." Ucap Lisa
"iyaa eike mau jyugaaa dipelukk sama Randi." Ucap agung pake nada banci gitu
"Najis gung."
Dughhhh Dughhhh (Suara pintu seperti ditendang, bikin horny aj)
"Yaallah apaan dah tuh dah." Ucap agung
Seketika menjadi senyap cuma terdengar suara dari tv
"Mungkin kucing." Ucap gue mencoba menenangkan
Akhirnya kita melanjutkan kembali menonton
Dughhh Dughhhh
Kembali suara terdengar
"Kucing ya Ran."
"Kenapa ya dah ini." Ucap gue
Dughh Dughh kembali terdengar
Tiba-tiba listrik mat
Gelap gulita, semua yang ada diruangan ini pun teriak karna ketakutan bahkan cowokpun gak kalah histerisnya
"PERGILAH SETAN, YAALLAH BANTU KAMI YAALLAH." Ucap Angga (Gak tau angga apa bukan intinya suara nya suara angga)
"Huhuhuh." Suara cewek-cewek yang lagi nangis ketakutan
"NGAAAAAAAA" Ucap agung
Tepp lampu kembali menyala, gue liat ekpresi yang lain pada kaget semua keringetan, yang paling wow itu agung sama angga mereka berpelukan. (Gak berpelukan amat sih cuma kayak berpelukan)
"Dasar maho." ucap gue nyindir mereka
"Anjingg lu ran." Ucap agung
"Udahan ah nonton nya, balik ke kamar dah." Ucap Putri
Akhirnya kamipun kembali ke kamar masing-masing.
...........
Paginya gue bangun langsung aja mandi, setelah mandi gue bikin mie rebus aja buat sarapan, intinya gue bersiap buat berangkat ke sekolah
Setelah siap langsung aja gue berangkat kesekolah
............
Towettt (Bel berbunyi, bikin horny dah belnya)
Hari itu juga tempat duduk diacak alias dirandom
Sialnya gue terpilih duduk di pojok kiri depan dan baiknya sebelah gue murid pindahan baru namanya feriska
"Salam kenal ya, nama kamu randi kan?" Ucapnya
"Kok bisa tau?" Tanya gue
"Ya walaupun kita gak dekat tapi gue tau soalnya gue denger temen kamu pada saat ngomong sama kamu nyebutin randi, intinya gitu." Ucap nya
"Ohh iya gue ngerti, berarti lu ini cewek yang perhatian ya?" Ucap gue
"Kenapa gitu?" Tanyanya penasaran
"Ya kan, hal kecil begitu lu amati, jadi bisa diambil kesimpulan lu itu orangnya perhatian walaupun itu hal yang kecil, oh iya nama lu Feriska kan? Salam kenal juga." Ucap gue
"Eh tau darimana nama aku?" Ucapnya
"Kan kemaren udah diperkenalin ama guru."
"Oh ya lupa." Ucapnya
"Halah muda-muda kok pikun." Sindir gue
"Aku gak pikunnnn!" Ucapnya
Akhirnya obrolan itu berakhir karna gak mungkin ngobrol panjang lebar sewaktu jam pelajaran
......
Jam istirahat tiba, karna gue males banget keluarkelas gue memilih menetap dikelas.
"Eh Ran, bisa minta no hpnya gak?" Ucap Feriska
"Bisabisa, catet aja 085>%}《\"
"Sip makasih ya Ran." Ucap Feriska
Lalu dia izin mau keluar mungkin kekantin, dan Riska masuk ke kelas gue
"Ciee siapa tadi?" Tanyanya
"Temen sebangku doang Ka." Ucap gue
"Jangan nakal ya, haha." Ucapnya
"Eh kenapa gak kantin?" Ucapnya lagi
"Males ka, hehe." Ucap gue
"Kebetulan aku masak sesuatu buat kamu." Ucapnya
"eh apaan ih? mana?" ucap gue
"Nih, dimakan ya?" Ucap nya
Langsung gue buka ternyata nasi goreng.
"Boleh dimakan nih?" Tanya gue
"Boleh kok." Ucapnya
Lalu gue makan nasi goreng buatan riska, beneran enak gan.
Akhirnya nasi goreng itupun habis
"Enak gak Ran?" Tanyanya
"Enak banget Ka, makasih banget ya." Ucap gue sambil senyum
"Sama-sama Ran."
"Kenapa Ran? Gak suka ya?" Ucap Riska sambil senyum
"Aku baru pertama kali lho Ran. Ciuman pertama ku buat orang yang bener-bener aku cinta." Sambungnya
"Makasih ya Ka, bukannya gue gak suka, gue harap ciuman pertama gue buat calon istri gue ka." Ucap gue seadanya
"Yaudah kalau gitu mulai sekarang aku bakal berprinsip supaya kamu mau jadiin aku calon istri aku Ran." Ucapnya
Gue terdiam (Speechless lah)
.................
Hari sudah sore riska pamit buat pulang, setelah itu gue langsung mandi.
Malam harinya gue dan anak-anak ke kostan laen, menonton film horor dimarkas alias kamar agung
Para cewek teriak histeris karna ketakutan apalagi si putri ampe nutupin muka sambil teriak-teriak.
"Put lu mau nonton apa gimana?" Ucap agung
"gue takutt bego." Ucap Putri
"Peluk gue aja put kalo gitu?" Ucap angga
"Ihh orang takut masa meluk setan haha." Ucap putri sambil ketawa
"Sama gue aja put." Ucap gue
"Huhhh mau dongg dipeluk Randi." Ucap Lisa
"iyaa eike mau jyugaaa dipelukk sama Randi." Ucap agung pake nada banci gitu
"Najis gung."
Dughhhh Dughhhh (Suara pintu seperti ditendang, bikin horny aj)
"Yaallah apaan dah tuh dah." Ucap agung
Seketika menjadi senyap cuma terdengar suara dari tv
"Mungkin kucing." Ucap gue mencoba menenangkan
Akhirnya kita melanjutkan kembali menonton
Dughhh Dughhhh
Kembali suara terdengar
"Kucing ya Ran."
"Kenapa ya dah ini." Ucap gue
Dughh Dughh kembali terdengar
Tiba-tiba listrik mat
Gelap gulita, semua yang ada diruangan ini pun teriak karna ketakutan bahkan cowokpun gak kalah histerisnya
"PERGILAH SETAN, YAALLAH BANTU KAMI YAALLAH." Ucap Angga (Gak tau angga apa bukan intinya suara nya suara angga)
"Huhuhuh." Suara cewek-cewek yang lagi nangis ketakutan
"NGAAAAAAAA" Ucap agung
Tepp lampu kembali menyala, gue liat ekpresi yang lain pada kaget semua keringetan, yang paling wow itu agung sama angga mereka berpelukan. (Gak berpelukan amat sih cuma kayak berpelukan)
"Dasar maho." ucap gue nyindir mereka
"Anjingg lu ran." Ucap agung
"Udahan ah nonton nya, balik ke kamar dah." Ucap Putri
Akhirnya kamipun kembali ke kamar masing-masing.
...........
Paginya gue bangun langsung aja mandi, setelah mandi gue bikin mie rebus aja buat sarapan, intinya gue bersiap buat berangkat ke sekolah
Setelah siap langsung aja gue berangkat kesekolah
............
Towettt (Bel berbunyi, bikin horny dah belnya)
Hari itu juga tempat duduk diacak alias dirandom
Sialnya gue terpilih duduk di pojok kiri depan dan baiknya sebelah gue murid pindahan baru namanya feriska
"Salam kenal ya, nama kamu randi kan?" Ucapnya
"Kok bisa tau?" Tanya gue
"Ya walaupun kita gak dekat tapi gue tau soalnya gue denger temen kamu pada saat ngomong sama kamu nyebutin randi, intinya gitu." Ucap nya
"Ohh iya gue ngerti, berarti lu ini cewek yang perhatian ya?" Ucap gue
"Kenapa gitu?" Tanyanya penasaran
"Ya kan, hal kecil begitu lu amati, jadi bisa diambil kesimpulan lu itu orangnya perhatian walaupun itu hal yang kecil, oh iya nama lu Feriska kan? Salam kenal juga." Ucap gue
"Eh tau darimana nama aku?" Ucapnya
"Kan kemaren udah diperkenalin ama guru."
"Oh ya lupa." Ucapnya
"Halah muda-muda kok pikun." Sindir gue
"Aku gak pikunnnn!" Ucapnya
Akhirnya obrolan itu berakhir karna gak mungkin ngobrol panjang lebar sewaktu jam pelajaran
......
Jam istirahat tiba, karna gue males banget keluarkelas gue memilih menetap dikelas.
"Eh Ran, bisa minta no hpnya gak?" Ucap Feriska
"Bisabisa, catet aja 085>%}《\"
"Sip makasih ya Ran." Ucap Feriska
Lalu dia izin mau keluar mungkin kekantin, dan Riska masuk ke kelas gue
"Ciee siapa tadi?" Tanyanya
"Temen sebangku doang Ka." Ucap gue
"Jangan nakal ya, haha." Ucapnya
"Eh kenapa gak kantin?" Ucapnya lagi
"Males ka, hehe." Ucap gue
"Kebetulan aku masak sesuatu buat kamu." Ucapnya
"eh apaan ih? mana?" ucap gue
"Nih, dimakan ya?" Ucap nya
Langsung gue buka ternyata nasi goreng.
"Boleh dimakan nih?" Tanya gue
"Boleh kok." Ucapnya
Lalu gue makan nasi goreng buatan riska, beneran enak gan.
Akhirnya nasi goreng itupun habis
"Enak gak Ran?" Tanyanya
"Enak banget Ka, makasih banget ya." Ucap gue sambil senyum
"Sama-sama Ran."
0
