- Beranda
- Stories from the Heart
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
...
TS
taucolama
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
Quote:
Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.Diubah oleh taucolama 28-02-2017 07:49
afrizal7209787 dan 47 lainnya memberi reputasi
42
1M
1.8K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
taucolama
#207
Final Part 2
Dalam mobil Viona terlihat cemas. Sesekali tangannya meremas tanganku. Ku bercoba memejamkan mata. Ku berdoa membaca doa perlindungan. Kurasa sosok lelaki hadir disebelahku dan sosok itu minta ijin membantu aku hanya mengangguk dan sosok itu terbang menghilang. Kurasa dari jauh sosok itu mengusir beberapa makhluk dari rumah Viona. Sedendam itu kah pengirim santet sehingga menginginkan Om Hadi gila lalu mati. Siapakah sebenarnya pengirim santet. Tak lama mobil sampai di rumah Om Hadi. Pintu pagar dibuka penjaga rumah mobil maju ke depan Rumah. Pa yayat turun membuka pintu mobil,aku dan Viona turun dan kami segera masuk menuju kamar Om Hadi.
Aku memandang foto keluarga Viona diruangan ini. Foto itu cukup besar ada foto Om Hadi,Rara,Viona,dan satu lagi ku pikir Mama Viona.
Kulit putih mama Viona menurun pada Viona. Sempat berdiri bulu kudukku melihat foto itu melihat foto Rara tersenyum yang sosok mirip dengannya suka hadir dihidupku.
Tiba tiba aku seperti terbawa ke masa lalu ketika kulihat om Hadi dengan seseorang wanita lain, mama Viona sakit kemudian meninggal, kematian Rara, kepedihan Viona, rasa kehilangan Om Hadi.... Dendam ya dendam itu terasa dendam itu .... dendam orang yang bersama Om Hadi wanita yang menuntut dinikahi om Hadi.. Dendamnya yang membuat mama Viona sakit kemudian meninggal.. dan beberapa kejadian mengerikan lainnya... aku yakin dendam itu bukan karena cinta tapi karena hawa nafsu tak terkendali.
Bahkan flashback ini membawa cerita dimana mama Viona yang keturunan menikah dengan Om Hadi yang waktu itu masih orang biasa baru memulai usaha.. Bagaimana mama Viona diasingkan keluarga bagaimana perjuangan keras om Hadi menikahi mama Viona. Bahkan cerita wanita yg menggoda om Hadi dengan guna gunanya ingin menguasai harta om Hadi...
Flash back ini membuatku kepalaku pusing baru seumur hidupku melihat begitu jelas flash back yang biasanya hanya bayang bayang... Aku terduduk disofa..
aku melap darah dari hidungku kepalaku masih pusing. Suara bel terdengar dan Viona pergi kedepan dan kemudian beberapa langkah mendekatiku. Kulihat Deni dan abah panca datang. Ku bersalaman dengan abah panca.
Viona menyuruh bibi membuat kopi dan membawa cemilan. Kemudian Viona ke kamar om Hadi.
Viona keluar dari kamar om Hadi dan mengajak kami menemui om Hadi.
Kami berjalan menuju kamar om Hadi. Kamar itu cukup luas dan berisi perabot mahal.
Kulihat Om Hadi tergolek lemas. Viona memperkenalkan deni dan abah panca ke om Hadi dan om Hadi hanya bisa mengangguk.
Abah Panca meminta kamar kosong untuk mengobati om Hadi dan meminta aku diam di kamar om Hadi untuk menjaga dibelakang dan pengobatan dilakukan setelah magrib.
Viona menunjukkan kamar kosong untuk dipakai abah Panca mengobati. Aku dan Deni kembali keruang keluarga. Aku memejamkan mata istirahat sejenak agar setelah magrib kondisi fisikku kuat. Aku tertidur dan bermimpi.
bersambung
Dalam mobil Viona terlihat cemas. Sesekali tangannya meremas tanganku. Ku bercoba memejamkan mata. Ku berdoa membaca doa perlindungan. Kurasa sosok lelaki hadir disebelahku dan sosok itu minta ijin membantu aku hanya mengangguk dan sosok itu terbang menghilang. Kurasa dari jauh sosok itu mengusir beberapa makhluk dari rumah Viona. Sedendam itu kah pengirim santet sehingga menginginkan Om Hadi gila lalu mati. Siapakah sebenarnya pengirim santet. Tak lama mobil sampai di rumah Om Hadi. Pintu pagar dibuka penjaga rumah mobil maju ke depan Rumah. Pa yayat turun membuka pintu mobil,aku dan Viona turun dan kami segera masuk menuju kamar Om Hadi.
Quote:
Aku memandang foto keluarga Viona diruangan ini. Foto itu cukup besar ada foto Om Hadi,Rara,Viona,dan satu lagi ku pikir Mama Viona.
Kulit putih mama Viona menurun pada Viona. Sempat berdiri bulu kudukku melihat foto itu melihat foto Rara tersenyum yang sosok mirip dengannya suka hadir dihidupku.
Tiba tiba aku seperti terbawa ke masa lalu ketika kulihat om Hadi dengan seseorang wanita lain, mama Viona sakit kemudian meninggal, kematian Rara, kepedihan Viona, rasa kehilangan Om Hadi.... Dendam ya dendam itu terasa dendam itu .... dendam orang yang bersama Om Hadi wanita yang menuntut dinikahi om Hadi.. Dendamnya yang membuat mama Viona sakit kemudian meninggal.. dan beberapa kejadian mengerikan lainnya... aku yakin dendam itu bukan karena cinta tapi karena hawa nafsu tak terkendali.
Bahkan flashback ini membawa cerita dimana mama Viona yang keturunan menikah dengan Om Hadi yang waktu itu masih orang biasa baru memulai usaha.. Bagaimana mama Viona diasingkan keluarga bagaimana perjuangan keras om Hadi menikahi mama Viona. Bahkan cerita wanita yg menggoda om Hadi dengan guna gunanya ingin menguasai harta om Hadi...
Flash back ini membuatku kepalaku pusing baru seumur hidupku melihat begitu jelas flash back yang biasanya hanya bayang bayang... Aku terduduk disofa..
Quote:
aku melap darah dari hidungku kepalaku masih pusing. Suara bel terdengar dan Viona pergi kedepan dan kemudian beberapa langkah mendekatiku. Kulihat Deni dan abah panca datang. Ku bersalaman dengan abah panca.
Viona menyuruh bibi membuat kopi dan membawa cemilan. Kemudian Viona ke kamar om Hadi.
Quote:
Viona keluar dari kamar om Hadi dan mengajak kami menemui om Hadi.
Kami berjalan menuju kamar om Hadi. Kamar itu cukup luas dan berisi perabot mahal.
Kulihat Om Hadi tergolek lemas. Viona memperkenalkan deni dan abah panca ke om Hadi dan om Hadi hanya bisa mengangguk.
Abah Panca meminta kamar kosong untuk mengobati om Hadi dan meminta aku diam di kamar om Hadi untuk menjaga dibelakang dan pengobatan dilakukan setelah magrib.
Viona menunjukkan kamar kosong untuk dipakai abah Panca mengobati. Aku dan Deni kembali keruang keluarga. Aku memejamkan mata istirahat sejenak agar setelah magrib kondisi fisikku kuat. Aku tertidur dan bermimpi.
bersambung
itkgid dan 11 lainnya memberi reputasi
12
![Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/12/02/9119792_201612020532230372.jpg)
![Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]](https://dl.kaskus.id/i1109.photobucket.com/albums/h440/awtian/ob9bzx9x-1.gif)
A :
INDEX