Kaskus

Story

nursalim84Avatar border
TS
nursalim84
Bidadari Dunia 2 [TAMAT]
Bidadari Dunia 2 [TAMAT]cover by Awayaye




Bidadari Dunia 2 [TAMAT]
Quote:



Spoiler for Q&A:




Seperti judul di atas,thread ini lanjutan dari cerita Bidadari Dunia 1(silahkan klik),kisah setelah kepergian Aisyah dan perjalanan menemukan pendamping yang baru,moga tetep enjoy yah dengan cerita lanjutan Gua.

Spoiler for Jadwal Update?:



Spoiler for Indeks:
Diubah oleh nursalim84 21-12-2016 13:44
santet72Avatar border
risqigunAvatar border
garingwewAvatar border
garingwew dan 12 lainnya memberi reputasi
7
194.4K
1.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.5KAnggota
Tampilkan semua post
nursalim84Avatar border
TS
nursalim84
#154
Part 9




Rasa penasaran Gua begitu besar tentang apa yang terjadi dengan Annisa,Gua ikuti doi dari belakang dan melihat cara doi berjalan seperti terpincang pincang menuju ke dapur.

Merasa ada yang mengikuti akhirnya Annisa membalik badan dan melihat Gua di belakangnya seraya heran menatap Gua,sedangkan Gua malah kaya salah tingkah karna kepergok mengikuti doi.

Annisa : "ada apa Kak?kok kaya salah tingkah gitu?emoticon-Bingung (S)"

Gua : "ehhh....emoticon-Big Grinhehehe enggak kok Nis,cuman minta di bikinin kopi aja"

Annisa : "kenapa enggak manggil aja Kak?kok malah diem diem ngikutin aku kaya gitu?hayo kakak kayaknya nyembunyikan sesuatu nih?emoticon-Confused"

Gua : "hmmm....sebenernya sih aku penasaran kenapa tingkahmu tadi datang enggak kaya biasanya?emoticon-EEK!"


Mendengar jawaban Gua tadi Annisa yang sudah mulai tersenyum malah kembali murung dan membalikan badannya lagi menuju ke dapur.

Gua : "eh Nis?kok enggak di jawabemoticon-Confused?"

Annisa : "udah lah kak aku males bahas itu?ini masalah keluarga aku,enggak sepantasnya untuk di kasih tau orang lain"

Gua : "dan enggak sepantasnya lelaki yang masa bodo melihat wanita yang dia sayangi terluka fisik dan hati nyaemoticon-Cool"


Annisa terkejut dengan pernyataan Gua tadi dab berbalik badan lagi,setelah itu tersipu malu dan berjalan cepat ke dapur.tumben nih mulut ngoming bener bisa bikin wanita tersipu maluemoticon-Hammer.

Gua duduk di ruang tamu seraya menunggu Annisa membuatkan segelas kopi pesanan Gua,enggaj lama doi datang dengan segelas kopi susu seraya berjalan tertunduk dan menghidangkan kopi itu di meja depan Gua seraya berbalik ingin kembali.

Gua : "tunggu Nis"Buru buru Gua stop langkah doi yang ingin kembali kedapur

Annisa : "ada yang bisa aku bantu lagi kakemoticon-Roll Eyes (Sarcastic)?"

Gua : "ada,bantu aku jawab rasa penasaran tentang apa yang terjadi di dengan kamu?dan siapa yang membuat biru tangan mu"


Annisa pun akhir nya duduk di bangku yang agak jauh dari Gua,dan tertunduk lesu.

Gua : "tenangin dulu diri mu baru cerita,aku siap nunggu kokemoticon-Smilie"

1menit,5menit,10menit hingga setengah jam Gua menunggunya hingga yang tadi wajahnya tertunduk kembali mengakat dan memandang ke arah Gua.

Annisa : "aku di pukul Abang ku Kak"

Gua : "HAH...!!emoticon-Kagets,kok bisa Nis?salah kamu apa!"

Annisa : "kemaren malam malam banget Abang dateng gedor gedor pintu dan berteriak memanggil aku,setelah aku bukakan pintu tiba tiba tangan Abang ku menjambak rambut ku dan menyenderkan tubuh ki ke dinding seraya berkata "GUA BUTUH DUIT,MANA DUIT JATAH GUA...!!" Aku bilang kalau enggak ada uang karna aku baru kerja di rumah Kak rendra,Abang ku bukannya ngerti malah memukul dan meremas tangan ku dengan kuat,namanya wanita Kak aki cuman pasrah aja jadi bulan bulanan Abang Ku,aku takut kak?emoticon-Frown"seraya menangis terisak

Gua : "br*ngsek kenapa Abang mu kok bisa seperti ituemoticon-Mad (S)?sepertinya aku harus ngomong deh sama Abang muemoticon-Mad (S)"

Annisa : "jangan Kak,please aku enggak mau ada keributan,Abang aku itu orangnya nekatan,aku takut Kakak kenapa kenapa entaremoticon-Frown"

Gua : "udah tenang aja aku enggak bakal kenapa kenapa kokemoticon-Smilie"

Annisa : "jangan Kak please biar ini jadi urusan aku aja,aku enggak mau ngelibatin orang lain"

Gua : "tapi kalau urusan memukul wanita aku enggak sukaemoticon-Mad,pokoknya entar sore aku yang anter"paksa Gua

Annisa : "tapi Kak?emoticon-Malu"

Gua : "enggak ada tapi tapi an pokoknya harus!emoticon-army"


Gua dengan pede nya mengatakan itu enggak tau resikonya yang bakal Gua tanggung nantinya ketika bertemu Abangnya Annisa.sorenya setelah pulang dari Toko Gua bergegas kerumah untuk menjemput Annisa seperti rencana awal yaitu melindungi Annisa dari Abangnya,resiko mati belakangan dah pokoknya Tawwakaltu Allah bak seperti nabi Musa 'alaihissalam mengahadapi Fir'aun laknatullah.

Annisa : "Kak di pikir lagi deh untuk ngantar aku kerumah,takut entar Kakak kenapa kenapa?"

Gua : "udah itu gampang,urusan laki laki ini yang penting kamu enggak di ganggu Abang muemoticon-Cool"Gua menenangkannya


Perjalanan 30 menit menuju ke kampung Annisa akhirnya sampai juga di depan rumahnya,Tiba tiba keluar lah Abangnya yang tinggi besar berbadan kekar berkumis tebal dan tatonya banyak di tubuhnya memandang ke arah Gua dengan penuh emosi yang meluap luap,sebut saja namanya Dodik.

Gua sendiri sih santai santai aja memandangnya dengan senyum pertemanan,di hati Gua berdoa memohon perlindungan yang Maha Kuasa.

Dodik : "HEH NISA MANA JATAH UANG KU!!emoticon-Mad (S)"bentaknya ke Annisa

Annisa : "Bang aku enggak ada uang,kan Abang tau kalau aku baru kerja,sebulan baru nerima gaji"

Dodik : "AHH GUA ENGGAK PERDULI LEPAS TUH ANTING EMAS LO!!emoticon-Mad (S)"

Annisa : "jangan Bang,ini pemberian Almarhumah ibuemoticon-Frown,jangan di jual,ini aja hp aku abang jual Gih tapi jangan anting ini"seraya memberikan hp itu ke Abangnya

Karna Gua enggak tahan akhir ikut berbicara.

Gua : "Bang tolong kalay sama Adiknya jangan kasar,apa sih bang gunanya mabuk mabukan?manfaatnya buat Abang apa?"

Dodik : "EH SIAPA LO?BERANI CERAMAHIN GUA?USTADZ AJA GUA BACOK ELO SOK SOK AN MAU JADI USTADZ,BERANI LO AMA GUA?emoticon-Blue Guy Bata (S)"

Gua : "kalem Bang,Gua kesini enggak mau ngajak ribut,Gua mau nyadarin kelakuan Abang yang udah di luar batas kepada adiknya,taubat lah Bang,nyawa kita tidak tau kapan datangnya"

Dodik : "AH BANYAK BACOT LOemoticon-Bata (S) "BUUGHH...!!"


Tendangan Dodik mengenai dada Gua dan sukses membuat Gua terjatuh dari motor,engak sampai di situ dada Gua di injak Kakinya yang besar hingga Gua susah untuk bernafas,Dodik lalu menduduki perut Gua dab menampar Gua berkali kali di muka hingga pandangan Gua menjadi berkunang kunang,tamparannya sumpah lebih sakit dari pada pukulan dari Bang Nur,hampir saja membuat Gua tidak sadarkan diri,untung ada warga yang memisahkan kami hingga Gua tidak terlalu parah di pukuli oleh Dodik.

Dodik : "denger yah,sekali lagi Lo urusin hidup Gua,Lo bakal "seraya telunjuknya mengarah kelehernya mengisyaratkan Gua bakal di mampusin

Gua : "Lo juga denger selama ini nyawa masih di badan Gua enggaj bakal nyerah ngadepin Lo,dan menyadarkan Lo dari sifat sayithon yang sudah merasuk di dalam diri Lo"


doi ingin kembali mendekati Gua namun tubuhnya di halangi beberapa warga hingga susah untuk menghajar Gua,

Annisa : "Kak baiknya kamu pergi deh biar situasinya enggak makin panas"

Gua : "tapi kamu enggak apa apa kan?"

Annisa : "udah aku enggap apa apa Kak,pulang aja yah"

Gua : "beneran ?aku enggak mau entar kamu kenapa kenapa"

Annisa : "menganggug seraya tersenyum"


Gu yang melihat wajah Annisa meyakinkan akhirnya dengan jalan yang seperti orang mabuk karna kepala Gua masih pusing akibat hantaman dari Dodik masih terasa di kepala.

gila emang bener kalau Gua ladenin lagi berantem dengan Dodik bakal mampus,pukulannya kayak petinju hanya Bang Nur yang sanggup menghadapi doi,tapi Gua enggak mau mengikut sertakan Bang Nur dalam masalah Gua.


sesampainya dirumah Gua melihat muka di kaca ternyata udah enggak berbentuk muka lagi,bengep semua pipi Gua,dan bibir Gua di dalam robek yang bikin Gua enggak bisa makan 3 hari,hanya mengkonsumsi bubur doang,




pagi itu Gua seperti biasa nongkrong di muka rumah karna habis bersih bersih halaman yang banyak daun berguguran di rumah Gua,terdengarlah suara motor kharisma yang familiar banget suaranya di telinga Gua,pasti ini Annisa,Gua pun membukakan Pager rumah dan betapa terkejutnya Gua karna di belakang Annisa ada sesosok pria yang bikin Gua hampir pingasan
kadalbuntingzzz
kadalbuntingzzz memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.