Kaskus

Story

gridseekerAvatar border
TS
gridseeker
[TAMAT] Saat Senja Tiba
Quote:
cover by: bgs93


Quote:
poetry by: junker007

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 333 suara
Siapa tokoh yang menurut agan paling layak dibenci / nyebelin ?
Wulan
20%
Shela
9%
Vino (TS)
71%
Diubah oleh gridseeker 04-07-2017 19:00
junti27Avatar border
ugalugalihAvatar border
afrizal7209787Avatar border
afrizal7209787 dan 31 lainnya memberi reputasi
32
1.4M
5.4K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
gridseekerAvatar border
TS
gridseeker
#565
Part 26
Setelah acara perkenalan para pasangan masing-masing, acara berikutnya merupakan acara spontanitas untuk menyanyikan lagu-lagu ulang tahun bebas dari penyanyi manapun kecuali lagu Happy Birthday To You karena udah sering diputer. Awalnya sih nggak ada yang mau maju tapi setelah diiming-imingi hadiah voucher makan di resto-nya Putri seharga 200 ribu akhirnya ada beberapa yang mau maju juga. Salah satu anggota geng ane, si Donny nekat maju menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun punyanya Jamrud meskipun beberapa kali lupa lirik. Alhasil dia menjadi bahan ledekan satu ruangan. Yang lebih konyol, ada yang menyanyikan lagu berjudul Birthday Girl punya boyband Boys Who Cry, boyband fiktif yang muncul di serial kartun Spongebob Squarepants. Berhubung liriknya cuma beberapa bait, jadi lagunya diulang-ulang terus jadinya malah bikin suasana makin gerrrr.

Shela terlihat menikmati acara spontanitas ini dan beberapa kali tertawa terbahak-bahak melihat ulah temen-temen menyanyi di depan, sedangkan Wulan masih terlihat menunduk dan nggak semangat, bahkan sesekali mengucek-ucek matanya. Sangat kontras dengan teman-teman sekelilingnya yang pada tertawa.

"Kalau aku ulang tahun kamu ngasih kado apa Vin ? " tanya Shela tiba-tiba.
"Emang ulang tahunmu kapan ? " tanya ane.
"Ya cari tahu sendiri dong masa aku harus ngasih tahu. " jawab Shela.
"Oh gitu. " kata ane lalu menarik dompet Shela yang ditaruh di saku belakang dan langsung mengambil KTP-nya.
"Vino apa-apaan sih kamu ? " Shela kaget lalu berusaha mengambil dompetnya dari tangan ane tapi ane udah berhasil melihat KTP Shela.
"Ternyata tiga belas April hehehe. " jawab ane sambil ketawa.
"Kamu ini nggak sopan banget ya seenaknya ngambil dompet orang. " kata Shela sewot.
"Lho tadi katanya suruh cari tahu sendiri. "
"Dasar !! " kata Shela bersungut-sungut sambil memasukkan dompetnya ke saku belakang.
"Aku dulu Vin, selalu bermimpi kalau aku jadi putri raja dan ada pangeran yang melamar aku dengan bernyanyi lagu romantis di depan jendela kamarku, kayak di dongeng-dongeng itu. " kata Shela.
"Coba kalau kamu kayak gitu, tapi nyanyi lagu ulang tahun. Wah romantisnya. " kata Shela sambil tersenyum.
"Kayak orang gila aja. " jawab ane cuek.
"Tuh kan kamu ini bener-bener nggak ada romantis-romantisnya deh. " kata Shela sewot.
"Yee biar aku nggak romantis tapi kan aku udah bisa mendapatkan hati sang tuan putri. " kata ane sambil menyandarkan kepalaku ke pundak Shela.

Tiba-tiba ... ceprett!! Ternyata Putri memotret kami berdua pake smartphone-nya. Dia kemudian tersenyum pada kami sembari mengacungkan jempol dan kemudian dia melanjutkan memotret teman-teman yang lain. Kayaknya sih buat diposting di Facebook atau Instagram, karena ane lihat juga ada fotografer yang bawa kamera DSLR. Nggak sengaja ane melihat Wulan memanggil Putri yang lagi sibuk memotret kemudian keduanya terlihat bicara serius. Wulan sepertinya mengatakan sesuatu yang gawat karena Putri terlihat terkejut lalu keduanya berjalan keluar ruangan pesta. Selang beberapa menit Putri kembali tanpa Wulan. Lho Wulan kemana ? tanya ane dalam hati.

Acara berikutnya merupakan puncak acara yaitu doa bersama yang kemudian dilanjutkan dengan tiup lilin dan pemotongan kue, yang diikuti semua temen-temen menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Suasana menjadi sangat meriah saat penyerahan potongan kue kepada orang tua disusul pacar Putri. Lho tapi kok Wulan belum balik juga ya ? Padahal udah hampir setengah jam sejak dia keluar ruangan sama Putri. Bahkan saat acara pemotongan kue selesai, Wulan juga nggak muncul-muncul juga. Masa sih dia melewatkan momen penting di acara temen akrabnya, batin ane.

Acara selanjutnya yaitu makan-makan yang dihidangkan dengan model prasmanan yang berada di ruangan sebelah tempat acara digelar. Dan ternyata Wulan tetep nggak muncul. Karena penasaran, saat semua pada berdiri untuk mengambil makanan di meja prasmanan ane kemudian mendekati Putri yang lagi ngumpul bersama Citra dan beberapa temen cewek yang lain, tentu sebelumnya ane menyuruh Shela mengambil makanan dulu.

"Put, Wulan kemana kok nggak kelihatan ? " tanya ane.
"Tadi dia pamit pulang Vin. Katanya sih nggak enak badan. " jawab Putri.
"Pulang ? Trus dia naik apa? " tanya ane lagi.
"Dia awalnya pengen naik taksi, tapi terus aku suruh sopirku buat nganterin dia pulang. " jawab Putri.
"Aku juga bingung. Perasaan sebelum acara dia kelihatan ceria, tapi tiba-tiba kok jadi murung. Kayak mau nangis gitu. " kata Putri lagi.
"Mungkin dia cemburu liat kamu bawa cewek Vin. Kan selama ini dia deket sama kamu. " kata Citra menimpali.
"Ya nggak mungkinlah, Wulan kan udah punya cowok. " jawab Putri.
"Bener juga sih. Apa jangan-jangan Wulan ada masalah sama cowoknya ya ? Buktinya cowoknya nggak bisa nganterin kan. " kata Citra.
"Ya udahlah. Thanks ya. " kata ane lalu meninggalkan Putri dan kawan-kawan kemudian kembali ke tempat ane duduk.
"Lho kamu nggak makan Vin. ? " tanya Shela sambil membawa semangkuk sup tom yam.
"Waaahh tom yam. Suapin dong. " pinta ane.
"Sekali aja yah. " kata Shela sambil menyendok tom yam-nya ke mulut ane dan... aaeemm... mulut ane menyambutnya.
"Apaan kok cuma kuah doang ? " protes ane.
"Idih kalau mau ya ambil sendirilah. " jawab Shela cuek.

Dasar pelit. Coba kalo Wulan pasti bakalan nyuapin ane dengan sepenuh hati, gerutu ane dalam hati. Tapi ane emang lagi gak selera makan dan bener-bener kepikiran Wulan, pasti sekarang dia merasa sedih sekali bahkan mungkin lagi menangis seperti kemaren. Dan kali ini bukan Yovie penyebabnya, tapi ane. Apa yang harus ane lakukan ? Apa ntar sehabis nganter Shela pulang ane samperin ke rumahnya ? Tapi ane nggak yakin Wulan mau menemui ane lagi.
Diubah oleh gridseeker 09-12-2016 14:16
nuryadiari
JabLai cOY
Opiknh
Opiknh dan 11 lainnya memberi reputasi
12
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.