- Beranda
- Stories from the Heart
Bidadari Dunia 2 [TAMAT]
...
TS
nursalim84
Bidadari Dunia 2 [TAMAT]
cover by Awayaye![Bidadari Dunia 2 [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/12/08/9227165_201612080728060559.jpg)
Quote:
Spoiler for Q&A:
Seperti judul di atas,thread ini lanjutan dari cerita Bidadari Dunia 1(silahkan klik),kisah setelah kepergian Aisyah dan perjalanan menemukan pendamping yang baru,moga tetep enjoy yah dengan cerita lanjutan Gua.
Spoiler for Jadwal Update?:
Spoiler for Indeks:
Diubah oleh nursalim84 21-12-2016 13:44
garingwew dan 12 lainnya memberi reputasi
7
194.6K
1.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
nursalim84
#96
Part 7
Gua sih sebenernya sanggup untuk menuruti apa kemauan si Zainab tapi apa iyah tuh cewek bisa jadi ibu yang baik buat Azziza?Gua sih enggak terlalu mentingin diri sendiri yang sangat terpenting itu untuk Azziza jadi wajar ketika Zainab mengajukan syarat yang enggak wajar pikiran Gua jadi negatif ke doi.anak itu titipan dan amanah dari Allah kepada hambaNya ketika anak itu tidak terawat dan tidak di didik dengan baik otomatis Ayahnya lah yang menjadi tumbalnya di neraka.
Gua : "Mbak kalau Lo memang balas dendam atas ke matian Aisyah oke Gua terima,tapi coba Lo pikir deh untuk anak Gua?dia masih kecil,masih butuh kasih sayang seorang ibu,masa Lo tega nyariin seorang ibu yang kaya begini?Lo cewek pasti mikir kan kalau punya anak tapi anak Lo enggak terurus?dan akhirnya besarnya jadi anak yang enggak bener, jujur Gua sendiri sangat kehilangan Aisyah,Gua seperti orang Gila ketika Aisyah wafat.tapi yang Gua minta bukan untuk kesenangan diri sendiri tapi anak Gua Azziza Mbak"seraya pergi meninggalkan mereka berdua karna hati rada gedeg kaya di mainin sama Ummi.
Bang Nur : "Ren...Ren..tunggu bentar,maaffin bini Gua dah,insya Allah kami bakal ngasih jalan keluar buat masalah Lo dan anak Lo"
Gua : "Bang Gua enggak marah kok,wajar mungkin Ummi memang masih kecewa dengan sifat dan tingkah laku Gua dulu,tapi apakah enggak ada kesempatan buat Gua untuk berubah?
"Ummi : "maaffin Gua Ren,kayaknya Gua emang egois ke elo,Gua tau kok niatan Lo memang baik,insya Allah Gua carikan yang lebih baik sebisa Gua yah"
Gua : "enggak apa apa kok Mbak,Gua pamit yah semua Assalamu'alaikum
"Bang Nur&Ummi : "wa'alaikumsalam"
Gua dijalan masih rada gedeg atas perlakuan mereka,sepertinya Gua hanya manusia yang wajib di salahkan terus terusan,dan sepertinya mereka berhak menjudge Gua padahal Allah saja Maha pengampun lagi Maha penyayang,ahh sh*t lah emang sebagian manusia menilai sesama cuman dari segi luarnya saja mereka enggak terlalu perduli dengan apa yang ada di dalam hati sehingga dengan mudah nya berkata kata yang tidak pantas di ucapkan.
Sesampainya dirumah Gua parkirin Motor,dan enggak lupa sms karyawan Gua supaya kunci dan uang Toko biar di titipin di rumah Bokap,karna kalau lagi emosi terkadang Gua enggak konsen kerja.
[b][i]"TOK...TOK...TOK..."Gua mengetok pintu rumah enggak lama "Ceklek..."terbuka lah pintu rumah Gua di sambut senyun oleh Annisa yang terlihat tidak memakai cadar.
Gua : "Assalamu'alaikum"
Annisa : "wa'alaikumsalam,udah pulang yah Kak?enggak ke toko?"
Gua : "enggak Nis,aku lagi males pengen istirahat sejenak"
Annisa : "mau aku bikinin teh Kak?"
"DEEGG" kata kata ini bikin Gua teringat lagi oleh Almarhumah yang biasa membikinkan Teh hangat
Gua : "boleh tuh,makasih yah"seraya duduk di kursi tamu
Annisa : "tunggu yah Kak aku bikinin sebentar"
Doi segerab ke belakang untuk membikinkan teh sedang Gua duduk santai merenggangkan otot kaku yang tadi rada gedeg akibat emosi merasuk kedalam tubuh Gua.
Annisa : "ini teh nya Kak,silahkan"
Gua : "makasih"seraya meminumnya dan ternyata begitu manis buatan Annisa beda dengan Aisyah yang tau kalau Gua enggaj begitu suka yang manis manis.
Annisa : "kenapa Kak?enggak enak yah?apa terlalu manis?l"
Gua : "ah enggak kok,pas aja cuman agak kelebihan gula Nis,tapi enak kok"
Annisa : "syukur deh takutnya kemanisan"
Gua : "oh iyah nisa udah punya pacar?"entah kenapa mulut Gua yang rada soe ini mengucapkan kata kata yang enggak pantas di ucapkan
Annisa : "....."terdiam menunduk malu
Buset Gua salah ngomong ah elah ini mulut kok bisa bisanya tiba tiba mengucapkan kata kata sakral itu.
Gua : "maaf Nis kalau aku rada lancang ngomongnya hehehe
"nyengir kaya orang bodohAnnisa : "sebenernya aku hampir menikah tahun kemaren,tapi...?"
Gua : "tapi kenapa Nis
?"Annisa : "kak Ren belum tau yah kalau aku punya kakak cowok?"
Gua : "wah aku belum tau Nis,Aisyah juga enggak cerita"
Annisa : "jadi gini,dulu ada lelaki sholeh ingin meminang aku,sampai waktu dan tanggal udah di tentuin namun kakak aku yang menghancurkan nya
"seraya tertunduk sedihGua : "emang kakak mu ngapain ?kok sampai jadi penyebab batalnya pernikahan mu?"gua makin penasaran
Annisa : "kakak ku seorang pemabuk Kak,disuruh kerja enggak mau,kadang suka malak keluarga lelaki yang ingin menikahi ku kalau tidak memberi akan mengancam membatalkan pernikahan aku dan lelaki itu
"Gua : "waduh kok kakak mu dan kamu kaya beda gitu bagai minyak dan air?"
Annisa : "aku enggak tau kak mungkin dia salah pergaulan,karna semua teman temannya pemabuk dan preman jadi dia ikut ikutan,padahal dulu rajin sholat tapi sekarang malah enggak bener kelakuannya,itu lah yang bikin orang tua ku sakit sakitan karna mikirin Kakak ku"seraya menangis menutupi mukanya
Gua : "kamu yang sabar yah Nis,jangan lupa di setiap sholat selalu doakan dia supaya di kasih hidayah"
Annisa : "iyah kak,eh maaf aku malah curhat gini"seraya menghapus air matanya
Gua : "enggak apa apa Nis,kalau perlu bantuan aku siap kok insya Allah kalau aku mampu bantu bakal aku bantu(modus basi)
"Annisa : "makasih Kak,aku pamit pulang udah jam makan Bapak nih"
Gua : "perlu uang enggak?buat beli obat Bapak?"
Annisa : "maaf kak bukannya nolak tapi aku di ajarkan sama Mbak Aisyah untuk tidak jadi peminta
"Gua : "oh begitu,yasudah telpon aja kalau memang ada apa apa"
Annisa : "iyah Kak,assalamu'alaikum"
Gua : "wa'alaikumsalam"
Gua memandangnya dari jauh seraya berpikir tentang cewek seperti Annisa yang di uji dengan kelakuan kakaknya yang enggak bener,dan sangat berbakti kepada orang tuanya,dan yang membuat Gua makin takjub adalah dia seorang wanita yang tidak punya banyak harta namun sangat anti terhadap meminta minta belas kasihan dari orang lain.
efti108 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
"
"

![Bidadari Dunia 2 [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/12/10/9227165_201612100624060071.gif)