Kaskus

Story

nursalim84Avatar border
TS
nursalim84
Bidadari Dunia 2 [TAMAT]
Bidadari Dunia 2 [TAMAT]cover by Awayaye




Bidadari Dunia 2 [TAMAT]
Quote:



Spoiler for Q&A:




Seperti judul di atas,thread ini lanjutan dari cerita Bidadari Dunia 1(silahkan klik),kisah setelah kepergian Aisyah dan perjalanan menemukan pendamping yang baru,moga tetep enjoy yah dengan cerita lanjutan Gua.

Spoiler for Jadwal Update?:



Spoiler for Indeks:
Diubah oleh nursalim84 21-12-2016 13:44
santet72Avatar border
risqigunAvatar border
garingwewAvatar border
garingwew dan 12 lainnya memberi reputasi
7
194.5K
1.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
nursalim84Avatar border
TS
nursalim84
#1
Part 1




2 tahun memang waktu yang sebentar namun kebersamaan dengan Almarhum begitu membekas di hati Gua,kenangan demi kenangan itu selalu terekam jelas di ingatan ketika memasak Gua teringat jelas dimana kami bercanda bareng sampai Aisyah tertawa geli ketika Gua kecipratan minyak panas akibat memasak ikan,dengan sabar doi mengajari Gua memasak itu bagaimana?hingga sampai bisa Gua masak sendiri.

Di saat duduk di ruang tamu Gua teringat akan Aisyah yang lagi menghidangkan kue dan teh hangat di meja seraya duduk tersenyum dan tangannya di lipat di paha sambil memandang dengan senyum yang menawan,ketika teringat akan hal itu Gua ketawa sendiri.

Saat pulang kerumah dari seharian penat menjaga toko usaha Bokap,Gua buka pintu rumah yang biasanya di sambut senyuman Aisyah dan mencium tangan Gua namun hanya banyangan kenangannya saja yang teringat di pikiran Gua.

Disaat malam menjelang selesai Gua menidurkan Azziza,Gua membalikan tubuh kekanan biasanya Almarhum memeluk Gua namun sekarang hanyalah bayangannya saja yang sedang memeluk Gua dan memijit tangan Gua ketika lelah seharian bekerja,Syah kamu sekarang dimana?aku merindukan senyum mu yang membuatku tegar menghadapi ujian di dunia ini,nasehatmu yang membuat aku selalu sadar bahwa kesabaran itu tidak ada batasnya,sekarang kamu pergi ketempat yang jauh disana,meninggalkan luka dan penyesalan ku ketika mengacuhkan mu,tidak menjadi imam yang baik untukmu,tidak sepenuhnya menjadi suami yang melindungi istrinya,maaffin Mas yang tidak pernah bersyukur mendapat wanita sepertimu,

Di saat tidur pun Aisyah selalu hadir di mimpi Gua,memakai pakaian Putih bercahaya yang sangat terang hingga menyilaukan mata.

Gua : "Syah ini bener kamu?"seraya mendekatinya namun doi menjauh

Aisyah : "Mas aku sudah bahagia disini dan aku harap kamu bisa menjaga anak kita"

Gua : "Syah tolong maaffin aku,maaffin atas semua perbuatan ku,aku janji enggak akan membuatmu terluka lagi,tapi kembalilah Syah kita sama sama merawat Azziza berdua"

Aisyah : "Maaf mas kita sudah berbeda,lanjutkan hidup mu Mas,dan menikah lah dengan wanita yang bisa menjagamu dan menjaga anak kita"


Setelah berucap demikian Aisyah pergi menjauhi Gua,kaki ini mencoba untuk berlari namun tidak juga bisa mengejarnya,hingga terbangun lah Gua dengan peluh keringat yang mengucur deras di kepala,leher hingga badan,ternyata Gua hanya mimpi.

Gua terbangun dan duduk di ranjang seraya melihat ranjang bayi yang disana telah tertidur Buah hati hasil dari cinta kasih Gua dan Alm.Aisyah.Gua berdiri dan berjalan mendekati tempat tidur mungil itu dan melihat Azziza tertidur pulas,wajahnya saat tertidur persis seperti Aisyah yang lagi tidur,Gua belai kulitnya yang halus dan putih sama seperti ibunya.

Gua menuju kebelakang rumah untuk berwudhu dab melaksanakan Qiyamul lail seperti dulu ketika Gua dan Aisyah selalu melakukan itu di sepertiga malam dimana Rahmat Allah turun ke bumi untuk mendengar Doa dan rintihan hambaNya yang meminta Hajat.

"Wahai Engkau Dzat yang Maha mendengar setiap keluh kesah hamba hambaMu,berikan kekuatan kepada ku untuk tetap tegar berjalan melalui ujianmu Ya Allah,jadikan anak ku kelak menajadi anak yang sholeha seperti Almarhum ibunya,dan tempatkan lah Aisyah di tempat yang paling indah di sisiMu.

Ya Allah ampunkan lah atas semua kesalahan ku yang tidak bisa menjaga istriku,dan ampun kan lah atas dosa dosa ku yang selalu menghianati janji setia pernikahan ku dengannya sesungguhnya engkau Maha penerima taubat lagi Maha Penyayang"



Pagi itu Gua terbangun dan membersihkan tempat kamar tidur sedang Azzizah di asuh dan di bawa emak Gua kerumahnya,Gua buka lemari Aisyah terlihat pakaiannya yang tersusun rapi dan tidak pernah di sentuh terakhir ketika Almarhum wafat,di hati ingin berniat memberikan baju baju bekas Aisyah kepada orang yang lebih membutuhkan,satu persatu Baju doi Gua masukin ke kardus hingga Gua menemukan buku kecil bewarna Pink di tumpukan baju tersebut yang ternyata sebuah buka Diary dari Aisyah.

Namun Gua takut membacanya karna yang ada bakal susah buat move on darinya,buku tersebut Gua taruh di Rak buku dekat ranjang,kembali Gua mengemasi semua pakaian Aisyah dan mengemasnya secara rapi,rencana bakal Gua kirim ke anak yatim di panti asuhan dan semoga buat amal jariyah Aisyah di alam sana.
maling
kadalbuntingzzz
efti108
efti108 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.