Kaskus

Story

justhalooAvatar border
TS
justhaloo
Returning Sunset [TAMAT]
Returning Sunset [TAMAT]

Terimakasih Untuk Cover nya quatzcoatl


Returning Sunset [TAMAT]

Terimakasih untuk Cover nya derryradhitya


Returning Sunset [TAMAT]
Terimakasih untuk Cover nya tasberjalan



KAULAH BELAHAN HATIKU YANG TERANGI AKU DENGAN CINTAMU
KAU HANGATKAN JIWAKU DAN SELIMUTI AKU DENGAN KASIHMU



Perjalanan hidupku masih berlanjut sampai akhirnya kubersamamu yang tercipta dari tulang Rusukku

Aku Sayang Kamu ! Itu, Akan selalu


Returning Sunset

Bersamamu Menikmati Indah Nya Matahari Yang Terbenam


Returning Sunset [TAMAT]
Bagus sekali Cover nya. Terimakasih Vivi :* (Titik 2 Bintang)


Kisah ini lanjutan dari PELANGI SETELAH HUJAN

Untuk menanyakan sesuatu atau Chit-Chat bisa kesini Coffe Break

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Tak kenal maka tak Sayang, ada baik nya kita buka lagi dengan perkenalan. Mungkin sebagian sudah ada yang mengenal gw dari cerita sebelumnya.
Ada baik nya baca dulu cerita sebelum nya sebelum baca yang ini agar tidak bingung dengan alur nya.

Langsung aja.
Nama Gw Deritya & Ini kisah gw.


INDEX





Spoiler for Epilog:


Spoiler for Side Story:



Terimakasih untuk kalian yang sudah mau membaca Cerita ini







Spoiler for -PDF-:

Polling
Poll ini sudah ditutup. - 937 suara
Siapakah Wanita Yang Akan Menjadi Pasangan Hidup Deri ?
Citra
17%
Resti
68%
Putri
15%
Diubah oleh justhaloo 05-12-2016 10:26
tetes.tintaAvatar border
anginutara23Avatar border
ezzasukeAvatar border
ezzasuke dan 67 lainnya memberi reputasi
66
1.6M
7.7K
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
33.1KThread•55.1KAnggota
Tampilkan semua post
justhalooAvatar border
TS
justhaloo
#7140
Epilog 2

Pertengahan bulan 8, gw bekerja sebagai supir tembak untuk nyokap nya Putri, seminggu hanya 3 kali gw mengantar nyokap Putri ke sekolah-sekolah atau ke kantor-kantor untuk menjual produk obat herbal nya, keadaan mulai membaik walaupun gw belum mendapat pekerjaan dari lamaran yang gw kirim ke berbagai perusahan.

Malam itu gw lagi duduk didepan laptop, akhir bulan 7 tahun 2015 kemarin gw sempat membuat ID kaskus tapi belum terlalu ngerti cara menggunakan nya dan di bulan 8 malam itu gw berniat untuk belajar bagaimana cara nya menggunakan Kaskus, gw tau Kaskus di tahun 2014 dari si Garong, sejauh yang gw tau, gw mengira kaskus itu hanya forum untuk menulis, gw gak tau kalau ada kegunaan lain.

“ngapain Ri..?” tanya Resti saat di baru masuk kekamar.

“aku lagi cari tau cara pake ini..” ucap gw.

“oh Kaskus..” ucap Resti “eh jual brownies disitu Ri..” lanjut nya sambil ikut duduk disebelah gw.

“apaan, ini untuk nulis, bukan untuk jualan..” jawab gw dengan sok tau nya.

“eeh kan ada fjb nya..” ucap Resti.

“sok tau..” jawab gw “kamu tau kaskus dari kapan emang nya..?” tanya gw dengan sombong nya karena merasa gw duluan yang tau kaskus ketimbang Resti.

“dari SMA..” jawab Resti.

Gw bengong sebentar “oh..” jawab gw singkat.

Sial gw kalah jauh..

“kamu mau nulis disitu..?” tanya Resti “nulis apa..?”

“ya nulis kisah hidup lah, kan aku ada janji sama Siska dulu..”

“terus ngapain di situ..? kan bisa ketik di word..” ucap Resti.

“gak seru, klau disini kan ada yang baca.. jadi tambah semangat..”

“norak banget sih Ri jangan ahh, apa-apa an sih malu-malu in aja, tulis di word aja, kan ada aku yang baca..”

“Cuma kamu doang mah ngapain.. aku suka malas kalau nulis tapi gak ada respon dari siapa-siapa..” gw berusaha memberi pembelaan.

“gak usah ahh, lagian kamu nulis disitu juga gak akan ada yang baca..” ucap Resti.

Gw bengong sebentar dan menggaruk-garuk kepala.
“iya juga sih..” ucap gw.

Akhirnya hari itu gw mengurungkan niat untuk nulis di Kaskus karena gak guna juga kalau gw nulis tapi gak ada yang mau baca, gw mencoba untuk nulis di word lagi, tapi lagi-lagi tersendat karena gw merasa jenuh. Setiap hari Resti ingatin gw kalau gw udah Janji sama almarhumah Siska, jadi harus di tepatin dan setiap hari juga Resti memberi semangat agar gw tetap nulis.

“ayo dong Ri, nulis lagi..” ucap Resti “kamu harus selesaiin Janji kamu, yuk aku bantuin..” ucap Resti.

Lagi-lagi gw bosan dan berhenti menulis, akhirnya Resti mengizinkan gw nulis di Kaskus dengan beberapa syarat yang gak boleh gw langgar, gw pun setuju, dan gw mulai mencari kontak teman gw satu persatu untuk meminta izin, tapi ternyata sangat sulit mencari kontak mereka sehingga gw kembali menunda sampai gw mendapat izin.

Gw memilih fokus untuk bekerja dulu dan nanti akan lanjut menulis ketika sudah dapat izin dan punya waktu luang.

Kehidupan gw beralngsung datar, seminggu hanya 3 kali gw menjadi supir nyokap nya Putri, selebih nya gw membantu Resti menjual brownies nya.

Akhir bulan delapan masuk satu panggilan di handphone gw dari nomor yang tidak gw kenal.

-halo selamat siang benar dengan bapak Deri..?-

-iya benar..-

-kapan bapak mau kekantor..? ibu Lina sudah menunggu dari 2 minggu yang lalu..-

-maksud nya..?-

-pak Zul meminta bapak untuk segera masuk kantor-

-tolong sambungin saya ke Pak Zul-

Terdengar suara musik seperti di komedi putar untuk beberapa saat.

-halo bro, gimana bulan madu nya.. enak..?-

-ini maksud nya apaan Om..?-

-bokap lo minta lo pulang, semua udah tau lo nikah sama Resti-

-lo cerita ke Bokap..?-

-Bokap nya Doni yang cerita, lo mau tau kan kenapa Bokap Doni bisa langsung setuju batalin perjanjian nya sama Camer lo kemarin.. kalau lo mau tau, 3 hari lagi lo harus pulang, gw bakalan kasih jawaban nya-

-kasih tau sekarang Om..-

Terdengar suara berisik di telpon.

-halo abaaaaaang, adek kangen, abang kapan pulang...- terdengar suara teriakan Cindy di telpon.

-nanti... kasih ke Om Zul dulu telpon nya..-

-lo tega banget nikah gak ngasih kabar ke kita, kak Resti mana gw kangen sama Kak Resti, kasih ke dia dong..

-lo telpon aja ke nomor nya..-

Setelah gw memberikan No Handphone Resti yang baru, Cindy akhirnya diam dan memberikan telpon ke Om Zul lagi.

-Halo Om, ceritain sekarang..-

-hooi hebat lo ya nikah gak ngabarin kita..-

Gw menepuk jidat, tadi Cindy sekarang Kak Lina.

-iya sorry-sorry..-

-pulang lo..-

-iya nanti.. kasihin dulu telpon nya ke Om Zul..-

-pulang sekarang- kak Lina membentak.

-iya kakak, 3 hari lagi gw pulang..-

Akhirnya telpon di kasih ke Om Zul lagi.

-gimana, bener kan kata gw, lebih gampang minta maaf dari pada minta izin- ucap Om Zul.

-Bokap Doni kenapa bisa kenal sama Bokap gw..?-

-lo pulang aja dulu, entar Bokap nya si Doni yang jelasin, dia mau kerumah juga 3 hari lagi-

Dihari itu gw bersiap pulang kerumah untuk menemui Bokap dan meminta maaf atas tindakan gw, gw juga gak mungkin bisa terus lari karena keluarga adalah segalanya.

Penjualan Brownies di hentikan, gw juga berhenti kerja sama Nyokap nya Putri. Setelah menjual Motor, gw siap untuk pulang dan berkumpul lagi bersama keluarga, gw siap mempertanggung jawab kan semua keputusan yang sudah gw ambil.

“aku pingin banget ketemu Cindy sama kak Lina lagi..” ucap Resti
Diubah oleh justhaloo 02-12-2016 21:14
oktavp
mmuji1575
jenggalasunyi
jenggalasunyi dan 20 lainnya memberi reputasi
21
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.