- Beranda
- Sains & Teknologi
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 1
...
TS
Lycma
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR - Part 1
MENJAWAB FLAT EARTH 101, MENGUNGKAP KEBOHONGAN PROPAGANDA BUMI DATAR.
Quote:
UPDATEI!!!!
THREAD INI SUDAH ADA VERSI YOUTUBE NYA. SILAHKAN DITONTON.
Jangan lupa, kalau setuju dan suka klik Like & Share

Kalau mau nonton bagian selanjtnya klik Subscribe
VIDEO SAYA YANG LAIN
Spoiler for Episode Berikutnya:

Quote:
PENDAHULUAN
Halo, selamat pagi, siang, sore, malam Gan, Bro, Sis, Bray dan apapun panggilannya. Belakangan ini muncul fenomena di Indonesia orang-orang yang meyakini bahwa bumi datarseperti piring. Dan orang-orang ini merasa bangga dan merasa dirinya sebagai orang yang tercerahkan. Orang yang lepas dari pembodohan sains modern yang didoktrin oleh guru-guru di sekolah. Mereka merasa dirinya bagian dari perjuangan melawan konspirasi besar para elit dunia yang disebut sebagai Globalist. Mereka adalah agen-agen yang menyebarkan kebangkitan kesadaran global atas dogma sains yang menyesatkan. Begitu pikirnya.
Kepercayaan bahwa bumi datar atau Flat Earth di era modern sudah ada sejak lama di Amerika dan Eropa dan booming sekitar tahun 2013 dengan banyaknya video di youtube yang dibuat oleh aktivis Flat Earth. Di Indonesia sendiri baru ramai belakangan ini. Dan yang mebuat banyak orang percaya adalah seri video Flat Earth101. Video berbahasa indonesia dan kemungkinan besar dibuat orang Indonesia. Yang membuat miris, banyak orang-orang bertitel sarjana ikut-ikutan percaya dan men-share video ataupun kepercayaan Flat Earth. Kemungkinan besar lebih banyak lagi orang yang terpengaruh dan percaya oleh video tersebut, hanya saja mereka tidak menunjukkannya karena takut dibully, dibilang bodoh dll.
Saya tidak menyalahkan atau menganggap bodoh orang-orang yang menonton video tersebut lalu terpengaruh. Mungkin ilmu IPA yang didapat di sekolah tidak disertai pemahaman, hanya sekedar hafalan. Maka ketika menonton video tersebut yang seolah-olah menyajikan fakta-fakta dan logika-logika, dan disajikan secara menarik mereka menganggapnya lebih benar. Yang disayangkan adalah jika mereka berhenti disitu dan tidak mau melakukan cross check atau tabayyun dengan mencari informasi lebih lanjut.
Saya sendiri karena bacaan dan tayangan dokumenter konspirasi, terus terang dulu pernah mempercayai hal-hal ini : David Copperfield menggunakan bantuan Jin sehingga bisa terbang. Pendaratan Bulan adalah Palsu. Pelaku Bom Bali bukan Imam Samudera, tetapi Agen CIA dengan bom micronuklir. Itu adalah proses belajar yang harus kita lewati. Proses agar kita bisa berfikir secara ilmiah.
Namun bagi sebagian orang, ketika mereka mendapatkan suatu keyakinan, mereka tidak mau berubah. Meskipun ditunjukkkan fakta yang bertentangan dengan keyakinan itu. Bagi Flat Earther die hard saat ditunjukkan bukti-bukti bumi bulat kebanyakan jawabannya adalah :
- Tonton dulu videonya, jangan asal ngebacot
- Haha, pasti belum nonton videonya nih
- Belum nonton kok udah bilang hoax. Tonton dulu biar nyahok
Dan semacam itu.
Intinya mereka menganggap video itu adalah referensi maha benar. Kalau nonton itu pasti tersadarkan. Dan orang yang tidak ikut-ikutan percaya bumi datar pasti dituduh belum melihat video Flat Earth 101.
untuk itu, saya membuat thread ini khusus untuk menjawab seri video Flat Earth 101 secara runut dan menyeluruh.
Quote:
Thread ini saya buat khusus untuk menjawab argumen-argumen dan klaim serta kebohongan Flat Earth 101. Kadangkala berseliweran di media sosial orang yang men-share video Flat Earth 101 dengan salah satu kutipan argumennya. Cukup merepotkan jika mengomentari satu satu. Maka dengan thread ini mudah-mudahan dengan satu komentar berisi link ke Kaskus ada argumen pembanding yang menyeluruh terhadap pengaruh Video Flat Earth 101.
Jika anda menganggap isi thread ini bermanfaat dan sejalan dengan pandangan anda, Saya mempersilahkan untuk meng-copas sebagian atau seluruh isi thread ini ke media internet lain baik itu blog, facebook, dan lain-lain.
Quote:
Pada akhirnya, saya tetaplah manusia biasa. Bukan orang yang tahu segalanya. Mungkin ada beberapa data atau argumen yang saya kemukakan salah. Saya terbuka untuk kritik dan diskusi yang ilmiah.
Baiklah, mari kita tonton videonya bersama-sama lalu kita komentari klaim-klaimnya.
Video 1 : Bangkitnya Kesadaran
Quote:
Video pertama adalah pembuka, isinya rangkuman dari argumen-argumen yang akan dijabarkan pada video selanjutnya. Jadi tidak perlu banyak dikomentari pada video pertama ini karena belum terlalu detail.
Inti dari pendahuluan di video pertama adalah teori bumi berbentuk bulat adalah sebuah kebohongan. Tapi coba dipikir, jika memang bumi bulat adalah sebuah kebohongan, berapa ratus ribu orang yang harus berbohong? Seluruh 17 ribu pegawai NASA harus berbohong, juga lembaga antariksa seluruh dunia baik Rusia, China, Perancis, Jepang termasuk pegawai LAPAN di Indonesia. Seluruh kontraktor yang berhubungan dengan lembaga antariksa, pembuat roket dan satelit. Ribuan pilot di seluruh dunia. Tentara yang KATANYA bertugas menjaga Kutub Selatan, dan masih banyak lagi.
Mengapa tak satupun membocorkan rahasia? Bukankah mereka bisa dapat uang banyak dengan memeras pembuat kebohongan? Atau kalau takut diancam keselamatannya, mengapa tidak ada yang masih punya hati nurani dan membuat wasiat yang membongkar kebohongan bumi bulat lalu dipublikasikan setelah meninggal sebagai penebus “dosa” kebohongan?
Quote:
Menit 20:10
Klaim FE : Foto-foto bumi dari luar angkasa yang dirilis NASA yang menunjukkan bumi berbentuk bulat semuanya adalah hasil dari CGI. Kalau dikumpulkan foto-foto bumi yang dirilis NASA dari tahun 1975 sampai 2015 terlihat bahwa artist yang membuat CGI NASA tidak konsisten, karena warna bumi berbeda-beda. Juga terdapat foto bumi dimana beberapa bagian awan hasil copy paste. Ada juga video yang menunjukkan bayangan kamera, artinya video tersebut dibuat di studio dengan menggunakan maket. Pertanyaanya, adakah foto bumi yang bukan hasil CGI? Silahkan anda cek sendiri, jawabanya adalah : TIDAK ADA!
Jawaban : Kalau yang dimaksud adalah foto bumi ‘seluruh badan’ memang tidak banyak. Kenapa? Karena untuk bisa memotret bumi secara keseluruhan maka harus dari jarak yang sangat jauh. Rata-rata ketinggian orbit satelit tidak memungkinkan memfoto bumi secara keseluruhan, namun hanya sebagian seperti ini.
Foto bumi dari ISS
Spoiler for Foto bumi:
Tapi bukan berarti foto bumi utuh yang asli tidak ada. Yang terkenal adalah foto bumi dari Apollo 17, juga ada beberapa foto dari lunar orbiter Kaguya milik jepang dan dari satelit Russia.
Spoiler for foto bumi:
Lalu kalau dibilang foto bumi tidak konsisten warnanya, ya jelas lah beda-beda warnanya karena difoto oleh dengan kondisi pencahayaan yang berbeda, menggunakan kamera beda, settingan kamera juga beda, jarak juga berbeda beda. Tapi pasti secara umum warna foto bumi adalah kebiru-biruan, ada foto yang biru kusam, ada yang biru jernih. Tapi nggak ada foto bumi warna pink.
Beberapa elemen awan sama persis dan hasil copy paste? Sayangnya di video tidak ditunjukkan link foto tersebut sehingga tidak bisa kita analisa bersama-sama.
Ada bayangan kamera? Itu sih bukan bayangan kamera, tapi pantulan matahari. Kalau mau membuktikan, cobalah naik motor atau sepeda di pagi hari di pinggir sawah yang daunnya masih basah. Maka pantulan sinar matahari akan berada tepat di bayangan kepala kita di daun-daun padi yang basah tadi, dan selalu mengikuti kita saat bergerak.
Quote:
Menit 21.45
Klaim FE : Ada ribuan (tepatnya 2.271) satelit di angkasa, dan ada ribuan teleskop di bumi. Apakah kita bisa melihat ribuan satelit tersebut dengan teleskop? Jawabanya adalah : TIDAK!
Semua foto satelit adalah CGI.
Silahkan anda lihat publikasi video NASA, judulnya : NASA TV Video File 2015. (You*tube.com/watch?v=Q_1SvFPeW6U)
Silahkan anda cari, adakah foto satelit yang bukan CGI, tetapi foto dari teleskop? Jawabannya adalah : TIDAK ADA!
Jawaban : Foto satelit dari teleskop? Jawabannya ADA! Tapi memang tidak bagus untuk ditampilkan.
Spoiler for foto satelit:




Saya kasih tau, nggak usah pake teleskop, beberapa satelit bisa dilihat dengan mata telanjang. Satelit low orbit yang orbitnya tidak geostasioner kadang bisa terlihat di malam hari. Sejak kecil tahun 90 an saya sudah sering melihatnya.
Bagaimana cara melihatnya? Pada malam hari yang cerah lihatlah ke langit. Jika beruntung anda akan melihat benda kecil bercahaya mirip seperti bintang. Bedanya kalau bintang diam, ini bergerak dengan kecepatan konstan. Tidak terlalu cepat, karena kalau sangat cepat dan membentuk garis itu berarti meteor. Juga tidak berkedip-kedip karena kalau berkedip-kedip berarti itu pesawat terbang dengan lampu navigasinya. Itu adalah satelit yang kebetulan terkena sinar matahari dan memantulkannya sehingga bisa terlihat dari bumi sebagai titik kecil bercahaya.
Perihal NASA TV Video File 2015, silahkan dilihat sendiri secara utuh. Memang ada banyak animasi terutama saat satelit berada di luar angkasa. Kenapa tidak video asli?
Lha kalo mau bikin video asli, terus siapa yang merekam? Agar bisa merekam maka harus meluncurkan satu roket lagi yang biayanya milliaran dollar. Atau satu roket diisi dua satelit dimana yang satu tugasnya merekam video satelit satunya. Biayanya juga milliaran. Padahal video itu juga nggak penting-penting amat. Maka animasi CGI dipakai sekedar untuk memberi gambaran yang terjadi disana.
Tetapi kalau kegiatan astronot dari pesawat ulang-alik sedang memperbaiki stasiun luar angkasa ISS atau teleskop Hubble maka videonya asli karena memungkinkan merekam dengan kamera asli. Masih tidak percaya? Kan itu bisa dipalsukan kayak di film Gravity atau Interstellar? Pesawat ulang-alik sudah ada sejak tahun 80an. Coba aja lihat kualitas film luar angkasa hollywood masa itu. Apakah sudah serealistis Gravity dan Interstellar?
Karena Video 1 hanya berisi pendahuluan, langsung saja kita lanjut ke Video 2.
Cek dibawah ya Gan.
UPDATE :
Bantahan Video 2 sampai 9 ada di Page One. Untuk Bantahan Video 10 dan seterusnya ada di halaman-halaman belakang. Untuk lebih mudahnya silahkan langsung klik link dibawah ini :
VIDEO 10 Ada di Page 45
VIDEO 10 : People Power VS Elit Global
Video Episode Bonus : Kubah Langit Selatan dan Tafsir Telur Burung Onta
Episode Bonus : Kubah Langit Selatan dan Tafsir Burung onta
Jawaban Episode 11, Part 1
Jawaban Episode 11, Part 2
FAQ (Frequently Asked Question)
FAQ 1 : Jika bumi berputar, mengapa pesawat ke barat dan ke timur waktu tempuhnya sama?
FAQ 2 : Kalau gravitasi ada, mengapa balon bisa terbang?
FAQ 3 : Mengapa tidak bisa melihat lengkungan horison di pantai?
Kelemahan Model Bumi Flat Earth
Kelemahan Model Bumi Flat Earth
Diubah oleh Lycma 25-01-2017 10:48
User telah dihapus dan udang.reborn memberi reputasi
2
675.9K
Kutip
10K
Balasan
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sains & Teknologi
15.9KThread•13.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Lycma
#24
Lanjutan....
Menit 21:00
Klaim FE : Metode menghitung jarak dan ukuran matahari dengan menggunakan rumus trigonometri. perhitungan dilakukan saat bulan separuh. Dengan perhitungan itu, matahari bisa sangat dekat atau jauh, bisa sangat besar atau kecil, tergantung asumsi bayangan dan jarak bulan. Jadi semua itu tergantung asumsi. Kalo asumsinya salah, maka hasilnya juga salah. Terbukti di video bahwa perhitungan Aristarchus salah jika dibandingkan sains modern.
Jawaban : silahkan dilihat secara utuh videonya
[youtube]just astronomical[/youtube]
Perhitungan jarak dan ukuran matahari dilakukan saat bulan separuh. Artinya pada saat itu sudut yang dibentuk oleh bumi-bulan-matahari adalah siku-siku atau 90 derajat. Dengan metode itu jika data yang kita punya hanya sudut arah matahari saja memang jarak matahari tidak menentu karena variabel yang dibutuhkan kurang. Variabel yang dibutuhkan tersebut adalah jarak dan ukuran bulan.
Tetapi ingat, jarak dan ukuran bulan sudah diketahui dengan perhitungan sebelumnya. Sehingga karena jarak dan ukuran bulan sudah diketahui, maka jarak matahari bisa dihitung dengan mudah. Ilmu trigonometri ini sudah diajarkan di sekoalh sejak SMP (CMIIW). Asal kita faham pelajaran matematika yang tergolong dasar ini, maka kita juga bisa menghitungnya.
![kaskus-image]()
![kaskus-image]()
Kemudian mengenai asumsi yang salah karena sulitnya menentukan bulan PAS separo dan hasil pengukuran jarak yang tidak akurat oleh Aristarchus. Ingat, pengukuran itu dilakukan 2000 tahun yang lalu. Di jaman modern, dengan adanya teleskop yang sangat teliti., jarak matahari bisa dihitung dengan lebih akurat menggunakan metode Solar Parallax.
Jadi jika anda menyalahkan data jarak matahari yang diketahui saat ini dengan mengungkit-ungkit kekuarang akuratan perhitungan Aristarchus, sekali lagi, Anda mundur 2000 tahun!
Menit 23:10
Klaim FE : Bumi berputar dengan kecepatan 1670 km/jam, Namun kita sama sekali tidak merasakannya. Kecepatannya di khatulistiwa dan di kutub juga berbeda. Namun kita tak merasakan perbedaannya. Bumi bergerak mengelilingi matahari dengan kecepatan 108.000 km/jam, apakah anda merasa bumi bergerak dengan kecepatan 108.000 km/jam?
Jawaban : Kita harus bisa membedakan antara kecepatan dan percepatan. Kecepatan adalah jarak yang ditempuh dalam satu satuan waktu tertentu. Sedangkan percepatan adalah laju perubahan kecepatan terhadap waktu. Bingung?
Mudahnya jika sebuah mobil dari keadaan diam kemudian di gas hingga melaju cepat, maka mobil itu mengalami percepatan. Ketika kecepatannya sudah mencapai tertentu misalnya 80 km/jam dan tidak ditambah lagi sehingga kecepatannya konstan, maka berarti mobil tersebut tidak mengalami percepatan. Pada saat itu kecepatannya 80 km/jam dan percepatannya adalah nol.
Tubuh kita hanya merasakan percepatan, namun tidak kecepatan. Selama kecepatan konstan, maka kita tidak merasakannya dan terasa seperti diam.
Pasti timbul pertanyaan, ketika mobil berjalan konstan pun, kita tetap merasakan mobil bergerak kan? Jawabanya, pertama kecepatan mobil tidak bisa benar-benar konstan. Ada perubahan kecil yang terjadi setiap waktu. Kemudian, kita merasakan getaran, baik dari getaran mesin maupun dari getaran roda yang berputar diatas aspal. Ketiga, kita melihat sekeliling kita bergerak.
Nah, pada bumi, kecepatan rotasi dan revolusi benar-benar konstan. Sama sekali tidak ada getaran di bumi. Gerak semu benda-benda langit karena perputaran bumi terlihat sangat lambat dan tidak teramati jika dilihat dalam waktu singkat.
Yang paling mendekati adalah saat kita berada dalam kapal besar yang melaju di laut yang tenang. Maka kita hampir hampir tidak bisa merasakan kalau kapal bergerak. Apalagi kalau berada di ruangan dalam kapal yang tak bisa melihat luar. Kita menganggap kapal diam.
Menit 25:00
Klaim FE : Waktu mengukur kecepatan rotasi bumi, mereka nggak menghitung pergerakan bulan. Ketika menghitung kecepatan bulan mengelilingi bumi, mereka nggak menghitung rotasi bumi. Semua hitung-hitungan rumus yang dilakukan sendiri-sendiri itu, ketika digabung, tak bakal nyambung.
Jawaban : Beberapa sudah dijelaskan di bagian sebelumnya, silahkan dibaca lagi kalau masih bingung.
Teori Bumi Bulat kalau digabung tidak nyambung? Faktanya ilmu pengetahuan modern saling berkaitan satu sama lain. Data-data astronomi sudah menjadi satu kesatuan yang saling berhubungan semuanya nyambung. Bahkan bumi berbentuk bulat juga sesuai dengan berbagai macam cabang ilmu misalnya:
Geografi: Ilmu geografi sejak jaman dahulu sudah bulat meyakini bahwa bumi berbentuk bulat. Para Ilmuwan mulai dari Filsuf Yunani dan Romawi, Cendekiawan Islam dan Kristen sepakat bahwa bumi bulat. Pertentangan yang terjadi, misalnya dalam gereja hanyalah masalah geosentris dan heliosentris. Dan pertentangan itu pun sudah selesai dan gereja mengakui bahwa heliosentris (Bumi mengelilingi matahari lah yang benar). Galileo pun akhirnya diampuni setelah 4 Abad kematiannya yaitu pada tahun 1992 di masa kepemimpinan Paus Yohanes Paulus II.
Geodesi dan Kartografi: Pembuatan peta untuk area yang luas harus memperhitungkan lengkungan bumi dan perbedaan jarak antara garis bujur yang berada di garis lintang yang berbeda. Demikian juga dalam interpretasi atau pembacaan peta untuk keperluan yang membutuhkan akurasi tinggi. Jika ingin mengetahui lokasi atau jarak secara akurat, bentuk lengkungan harus diperhitungkan. Jika bumi datar, maka tak perlu ada ilmu untuk membuat peta yang perhitungannya rumit.
Klimatologi : Ilmu yang mempelajari cuaca sangat erat kaitannya dengan fakta bahwa bumi bulat dan berotasi. Fenomena-fenomena seperti angin muson, angin siklon, perubahan musim, perubahan arah angin dalam satu tahun dan lain-lain semuanya bisa dijelaskan dengan model bumi bulat, berotasi dan berputar mengelilingi matahari.
Fenomena-fenomena diatas sampai sekarang TIDAK bisa dijelaskan dengan model bumi datar dengan kubah yang mirip tudung saji.
Geologi : Pengetahuan tentang permukaan bumi yang terdiri dari lempengan-lempengan tektonik erat kaitannya dengan bentuk bumi yang bulat. Pengetahuan dan pemetaan lempeng-lempeng tektonik ini telah membantu menemukan sumber-sumber mineral, tambang dan minyak bumi. Lebih penting lagi, pengetahuan tentang lempeng tektonik ini bisa memetakan wilayah-wilayah di dunia yang rawan terjadi gempa bumi, termasuk potensi terjadinya tsunami. Maka sistem peringatan dini bencana bisa dioptimalkan.
Sebaliknya, teori FE sama sekali tidak menyinggung dan tidak mampu menjelaskan tentang lempeng tektonik dan ilmu tentang kegempaan dan vulkanologi (gunung berapi)
Oseanografi : ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu tentang kelautan mulai dari organisme laut, gelombang laut, arus laut, perubahan dan perbedaan suhu di laut, dan permukaan dasar laut. Fenomena arus laut serta perubahan arus laut bisa dijelaskan dengan detail oleh bumi bulat. Termasuk juga pasang surut air laut bisa dijelaskan dengan bumi bulat dan gravitasi. Dan sampai sekarang Model bumi datar tudung saji TIDAK mampu menjelaskan bagaimana terjadinya arus laut dan pasang surut air laut.
Navigasi : Pelaut jaman dahulu menentukan koordinat garis lintang (latitude) dengan mengukur sudut bintang utara. Kemudian sudut ini dihitung dengan lengkungan bumi. Garis bujur ditentukan dengan waktu terbit/terbenamnya matahari.
Di jaman modern Jalur penerbangan jarak jauh antar negara memperhitungkan lengkungan bumi dan bentuk bumi bola. Jika jalur penerbangan tidak memperhitungkan bentuk bola bumi, maka maskapai penerbangan akan mengalami banyak kerugian karena jalurnya bisa menjadi lebih jauh.
Agama (Khususnya Islam) : Waktu sholat didasarkan pada penampakan fajar (subuh), posisi matahari (dzuhur), panjang bayangan (Ashar), terbenamnya matahari (Maghrib), dan menghilangnya cahaya di ufuk barat (Isya). Agar umat islam tidak repot-repot melihat langit tiap kali mau sholat, maka dibuat jadwal Sholat dalam satu tahun dan biasanya ada di kalender. Pembuatan jadwal waktu sholat ini didasarkan pada ilmu astronomi (ilmu) falak yang menyatakan bahwa bumi bulat. Selain waktu sholat, penentuan awal Ramadhan, Idul Fitri dll baik dengan metode melihat (Rukyah) maupun perhitungan (Hisab) juuga didasarkan pada fakta bahwa bumi bulat.
Militer : Jarak jangkauan radar sekuat apapun tetap terbatas karena terhalang lengkungan bumi. Maka dari itu dibutuhkan pesawat terbang radar (Airborne Warning and Control System/AWACS) sehingga posisi radar menjadi sangat tinggi dan tidak terhalang lengkungan bumi. Dan musuh tidak lagi bisa menghindar dari pantauan radar dengan bersembunyi di balik horison.
![kaskus-image]()
![kaskus-image]()
Pada teknologi artilleri (meriam) jarak jauh, Perhitungan agar peluru meriam tepat mengenai target yang berjarak berkilo-kilo meter dilakukan dengan memperhitungkan lengkungan bumi dan juga rotasi bumi.
Semua ilmu-ilmu dan bidang diatas akan menjadi kacau jika bumi dianggap datar.
Dan sampai sekarang, tidak ada satupun teori FE yang didukung oleh aplikasi riil dalam bidang apapun. Teori FE juga sangat simpang siur. Contohnya : untuk masalah benda jatuh, ada yang mengatakan karena upward universe accelleration (Bumi bergerak ngebut keatas, setiap saat kecepatannya bertambah, sehingga benda-benda "ditabrak" oleh bumi dan terlihat jatuh. Namun ada yang bilang karena medan elektromagnet. Entah elektromagnet jenis apa yang bisa mempengaruhi semua benda termasuk kayu dan batu.
Dalam menjelaskan gerhana juga simpang siur, ada yang bilang benda celestial misterius, ada yang bilang bulan transparan dan lain-lain. Ketinggian tudung saji, eh, kubah bumi juga nggak jelas. Katanya lebih tinggi dari matahari yang 5000an km. Tapi di nuklir, nuklirnya menabrak dan meledak di ketinggian 400 km. Artinya teori FE hanya teori cocoklogi yang bisa berubah-ubah sesuai keinginan dan kebutuhan argumen berdebat.
Menit 25:17
Klaim FE : Jika anda menghitung jarak, diameter dan kecepatan bumi bulan mengelilingi matahari, dibuatkan model sesuai skala, tak bakal ada siklus gerhana.
Jawaban : Kalimat diatas memang benar! Karena disini "ANDA" berarti adalah penonton video Youtube FE 101 yang rata-rata para penganut FE. Orang-orang yang mempercayai FE mana mungkin memiliki ilmu matematika untuk menghitung lintasan planet yang berbentuk melengkung. Perhitungannya harus memaka semua cabang matematika mulai Aljabar, Aritmatika, Geometri, dan Kalkulus.
Namun meskipun rumit, bukan berarti tak bisa dihitung. Salah satunya ada paper yang dibuat oleh Fabio berjudul The Saros cycle: obtaining eclipse periodicity from Newton's laws (O ciclo do Saros: como obter a periodicidade dos eclipses a partir das leis de Newton)
The Saros cycle: obtaining eclipse periodicity from Newton's laws
Paper tersebut menghitung berdasarkan data-data ukuran dan hukum gerak Newton sehingga diperoleh siklus gerhana.
Namun di jaman sekarang, semua bisa disimulasikan dengan komputer. Ada banyak simulasi dan software untuk memprediksi gerhana hingga sangat akurat sampai menit-menitnya. Beberapa software dapat diunduh secara gratis. Salah satunya adalah software yang dikembangkan oleh Ovidiu Vaduvescu di Institut Astronomi Bucharest.
Astroclub
Selain itu masih banyak lagi software untuk memprediksi gerhana
List Software Perhitungan Gerhana
Dan itu tidak menggunakan siklus Saros yang diagung-agungkan oleh penganut FE. Siklus Saros yang 18 tahun 11 hari tersebut menghitung gerhana yang akan terjadi lagi di tempat yang sama. Jadi jika tahun 2016 terjadi gerhana matahari total di Indonesia, maka gerhana yang sama akan terjadi lagi tahun 2034. Kenyataannya, gerhana matahari terjadi tiap tahun di tempat yang berbeda-beda. Dan itu tidak bisa diprediksi dengan tepat memakai siklus Saros.
Menit 25:25
Klaim FE : Pernyataan Prof. Paul Doherty, PH.D dan Matt Parker, Gerhana sangat jarang terjadi dan sangat tidak sederhana. Jadi tidak mungkin dihitung secara matematika dengan data skala jarak-ukuran bumi matahari bulan.
Jawaban : Untuk kesekian kalinya QUOTE MINING
Silahkan baca definisi tentang quote mining :
Quote Mining
Video hanya dipotong-potong dan diambil sebagian yang seolah-olah mendukung argumen Flat Earth. padahal kalau dilihat videonya secara keseluruhan, maka anda akan tahu kenyataannya tidak seperti itu.
Silahkan lihat sendiri videonya secara utuh :
Quote mining adalah senjata andalan video-video konspirasi. Dan yang percaya dengan quote mining adalah orang-orang yang malas untuk melakukan kroscek.
Menit 27:09
Klaim FE : Jika ada yang ingin berdebat soal Flat Earth, tak perlu diladeni.Kembalikan kepada 3 fokus gugatan ini:
-Jarak&Diameter matahari salah
-Gravitasi dan lengkungan bumi
-Cabut Larangan Antartika
Ajak Profesor Doktor dan Akademisi untuk meverivikasi dogma bulan dan matahari yang selama ini diajarkan di sekolah.
Jawaban : Dari pernyataan ini terlihat jelas bahwa pembuat video FE 101 sadar bahwa argumen-argumen Flat Earth sangat lemah, sehingga menolak berdebat, berdiskusi, bertukar pikiran atau apapun itu namanya. Padahal yang namanya fakta ilmiah harus bisa diuji dan dibuktikan. Ini menunjukkan bahwa argumen-argumen seperti jalur penerbangan, proyeksi peta, drone google dan sebagainya adalah kebohongan kebohongan sehingga jika didiskusikan pasti akan terbongkar. Akibatnya, bossdarling si pembuat FE 101 tak pernah mau berdiskusi secara fair. Kolom komentar di Youtube ditiadakan. Kolom discussion diawasi ketat, jika ada yang berseberangan langsung dihapus sehingga orang-orang yang membaca melihat seolah-olah semua orang mendukung Flat Earth. Di forum FE, grup FE facebook, Instagram juga sama. Berbeda, pasti di-banned.
Kemudian mengenai 3 fokus gugatan :
-Jarak dan Diameter matahari : Ini melibatkan perhitungan dari yang sederhana (dengan hasil kurang akurat) hingga perhitungan yang rumit (dengan hasil yang lebih akurat). Memang tidak semua orang menguasai hal ini. Nah, pertanyaannya, apakah kaum FE memiliki modal ilmu matematika yang mumpuni untuk menghitung bersama profesor dan akademisi? Jika matematika yang anda kuasai hanya aljabar, maka anda sama sekali tidak punya kompetensi untuk berdiskusi mengenai perhitungan matematis jarak matahari, bulan. Apalagi menghitung orbit yang lintasannya melengkung.
Sadari dan ukur dulu kemampuan diri sendiri sebelum sok-sok an beraksi. Ibaratnya orang baru belajar kickboxing dua pertemuan, sok mau melawan juara dunia MMA. Mati Konyol.
-Gravitasi dan lengkungan bumi : Gravitasi adalah sesuatu yang tak dapat dilihat, namun sangat nyata. Kita merasakannya setiap saat. Saya tidak habis fikir bagaimana orang bisa sedemikian bodohnya mengatakan gravitasi tidak ada. Apalagi melontarkan pertanyaan-pertanyaan bodoh seperti "Kalau gravitasi ada, mengapa balon bisa terbang?"
Jika menanyakan mengenai matematika gravitasi, silahkan tanyakan ke guru fisika SMA. Ada pelajaran tentang gerak jatuh bebas, gerak parabola dan lain-lain yang semuanya memakai faktor gravitasi.
Kalau mau membuktikan lengkungan bumi, datang saja ke pelabuhan. Lihat kapal BESAR yang menjauh lama-lama terlihat tenggelam karena tertutup lengkungan bumi.
-Cabut Larangan ke Antartika : Silahkan berdemo menuntut pecabutan larangan ke Antartika jika anda ingin ditertawai ayam. Itu sama anehnya seperti dulu ada orang berdemo agar Indonesia memutus hubungan diplomatik dengan Israel. Apanya yang mau diputus, sejak dulu Indonesia memang tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel.
Ribuan orang sudah ke Antarktika baik sebagai peneliti maupun turis. Tahun 2017 Peneliti dan dosen UGM Bpk. Nugroho Imam Setiawan ikut penelitian di Antarktika. Dua mahasiswi Unpar Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23), berhasil mencapai puncak Vinson Massif, puncak tertinggi di Antarktika pada tanggal 4 Januari 2017. Mereka masih hidup, tinggal di Indonesia, punya akun facebook, twitter dan instagram. Anda bisa tanya sendiri apakah ada pasukan penjaga antarktika atau tidak. Apakah ada gunung es atau tidak.
Sementara sampai disini dulu. Kapan-kapan disambung lagi.
Quote:
Menit 21:00
Klaim FE : Metode menghitung jarak dan ukuran matahari dengan menggunakan rumus trigonometri. perhitungan dilakukan saat bulan separuh. Dengan perhitungan itu, matahari bisa sangat dekat atau jauh, bisa sangat besar atau kecil, tergantung asumsi bayangan dan jarak bulan. Jadi semua itu tergantung asumsi. Kalo asumsinya salah, maka hasilnya juga salah. Terbukti di video bahwa perhitungan Aristarchus salah jika dibandingkan sains modern.
Jawaban : silahkan dilihat secara utuh videonya
[youtube]just astronomical[/youtube]
Perhitungan jarak dan ukuran matahari dilakukan saat bulan separuh. Artinya pada saat itu sudut yang dibentuk oleh bumi-bulan-matahari adalah siku-siku atau 90 derajat. Dengan metode itu jika data yang kita punya hanya sudut arah matahari saja memang jarak matahari tidak menentu karena variabel yang dibutuhkan kurang. Variabel yang dibutuhkan tersebut adalah jarak dan ukuran bulan.
Tetapi ingat, jarak dan ukuran bulan sudah diketahui dengan perhitungan sebelumnya. Sehingga karena jarak dan ukuran bulan sudah diketahui, maka jarak matahari bisa dihitung dengan mudah. Ilmu trigonometri ini sudah diajarkan di sekoalh sejak SMP (CMIIW). Asal kita faham pelajaran matematika yang tergolong dasar ini, maka kita juga bisa menghitungnya.


Kemudian mengenai asumsi yang salah karena sulitnya menentukan bulan PAS separo dan hasil pengukuran jarak yang tidak akurat oleh Aristarchus. Ingat, pengukuran itu dilakukan 2000 tahun yang lalu. Di jaman modern, dengan adanya teleskop yang sangat teliti., jarak matahari bisa dihitung dengan lebih akurat menggunakan metode Solar Parallax.
Jadi jika anda menyalahkan data jarak matahari yang diketahui saat ini dengan mengungkit-ungkit kekuarang akuratan perhitungan Aristarchus, sekali lagi, Anda mundur 2000 tahun!
Quote:
Menit 23:10
Klaim FE : Bumi berputar dengan kecepatan 1670 km/jam, Namun kita sama sekali tidak merasakannya. Kecepatannya di khatulistiwa dan di kutub juga berbeda. Namun kita tak merasakan perbedaannya. Bumi bergerak mengelilingi matahari dengan kecepatan 108.000 km/jam, apakah anda merasa bumi bergerak dengan kecepatan 108.000 km/jam?
Jawaban : Kita harus bisa membedakan antara kecepatan dan percepatan. Kecepatan adalah jarak yang ditempuh dalam satu satuan waktu tertentu. Sedangkan percepatan adalah laju perubahan kecepatan terhadap waktu. Bingung?
Mudahnya jika sebuah mobil dari keadaan diam kemudian di gas hingga melaju cepat, maka mobil itu mengalami percepatan. Ketika kecepatannya sudah mencapai tertentu misalnya 80 km/jam dan tidak ditambah lagi sehingga kecepatannya konstan, maka berarti mobil tersebut tidak mengalami percepatan. Pada saat itu kecepatannya 80 km/jam dan percepatannya adalah nol.
Tubuh kita hanya merasakan percepatan, namun tidak kecepatan. Selama kecepatan konstan, maka kita tidak merasakannya dan terasa seperti diam.
Pasti timbul pertanyaan, ketika mobil berjalan konstan pun, kita tetap merasakan mobil bergerak kan? Jawabanya, pertama kecepatan mobil tidak bisa benar-benar konstan. Ada perubahan kecil yang terjadi setiap waktu. Kemudian, kita merasakan getaran, baik dari getaran mesin maupun dari getaran roda yang berputar diatas aspal. Ketiga, kita melihat sekeliling kita bergerak.
Nah, pada bumi, kecepatan rotasi dan revolusi benar-benar konstan. Sama sekali tidak ada getaran di bumi. Gerak semu benda-benda langit karena perputaran bumi terlihat sangat lambat dan tidak teramati jika dilihat dalam waktu singkat.
Yang paling mendekati adalah saat kita berada dalam kapal besar yang melaju di laut yang tenang. Maka kita hampir hampir tidak bisa merasakan kalau kapal bergerak. Apalagi kalau berada di ruangan dalam kapal yang tak bisa melihat luar. Kita menganggap kapal diam.
Quote:
Menit 25:00
Klaim FE : Waktu mengukur kecepatan rotasi bumi, mereka nggak menghitung pergerakan bulan. Ketika menghitung kecepatan bulan mengelilingi bumi, mereka nggak menghitung rotasi bumi. Semua hitung-hitungan rumus yang dilakukan sendiri-sendiri itu, ketika digabung, tak bakal nyambung.
Jawaban : Beberapa sudah dijelaskan di bagian sebelumnya, silahkan dibaca lagi kalau masih bingung.
Teori Bumi Bulat kalau digabung tidak nyambung? Faktanya ilmu pengetahuan modern saling berkaitan satu sama lain. Data-data astronomi sudah menjadi satu kesatuan yang saling berhubungan semuanya nyambung. Bahkan bumi berbentuk bulat juga sesuai dengan berbagai macam cabang ilmu misalnya:
Geografi: Ilmu geografi sejak jaman dahulu sudah bulat meyakini bahwa bumi berbentuk bulat. Para Ilmuwan mulai dari Filsuf Yunani dan Romawi, Cendekiawan Islam dan Kristen sepakat bahwa bumi bulat. Pertentangan yang terjadi, misalnya dalam gereja hanyalah masalah geosentris dan heliosentris. Dan pertentangan itu pun sudah selesai dan gereja mengakui bahwa heliosentris (Bumi mengelilingi matahari lah yang benar). Galileo pun akhirnya diampuni setelah 4 Abad kematiannya yaitu pada tahun 1992 di masa kepemimpinan Paus Yohanes Paulus II.
Geodesi dan Kartografi: Pembuatan peta untuk area yang luas harus memperhitungkan lengkungan bumi dan perbedaan jarak antara garis bujur yang berada di garis lintang yang berbeda. Demikian juga dalam interpretasi atau pembacaan peta untuk keperluan yang membutuhkan akurasi tinggi. Jika ingin mengetahui lokasi atau jarak secara akurat, bentuk lengkungan harus diperhitungkan. Jika bumi datar, maka tak perlu ada ilmu untuk membuat peta yang perhitungannya rumit.
Klimatologi : Ilmu yang mempelajari cuaca sangat erat kaitannya dengan fakta bahwa bumi bulat dan berotasi. Fenomena-fenomena seperti angin muson, angin siklon, perubahan musim, perubahan arah angin dalam satu tahun dan lain-lain semuanya bisa dijelaskan dengan model bumi bulat, berotasi dan berputar mengelilingi matahari.
Fenomena-fenomena diatas sampai sekarang TIDAK bisa dijelaskan dengan model bumi datar dengan kubah yang mirip tudung saji.
Geologi : Pengetahuan tentang permukaan bumi yang terdiri dari lempengan-lempengan tektonik erat kaitannya dengan bentuk bumi yang bulat. Pengetahuan dan pemetaan lempeng-lempeng tektonik ini telah membantu menemukan sumber-sumber mineral, tambang dan minyak bumi. Lebih penting lagi, pengetahuan tentang lempeng tektonik ini bisa memetakan wilayah-wilayah di dunia yang rawan terjadi gempa bumi, termasuk potensi terjadinya tsunami. Maka sistem peringatan dini bencana bisa dioptimalkan.
Sebaliknya, teori FE sama sekali tidak menyinggung dan tidak mampu menjelaskan tentang lempeng tektonik dan ilmu tentang kegempaan dan vulkanologi (gunung berapi)
Oseanografi : ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu tentang kelautan mulai dari organisme laut, gelombang laut, arus laut, perubahan dan perbedaan suhu di laut, dan permukaan dasar laut. Fenomena arus laut serta perubahan arus laut bisa dijelaskan dengan detail oleh bumi bulat. Termasuk juga pasang surut air laut bisa dijelaskan dengan bumi bulat dan gravitasi. Dan sampai sekarang Model bumi datar tudung saji TIDAK mampu menjelaskan bagaimana terjadinya arus laut dan pasang surut air laut.
Navigasi : Pelaut jaman dahulu menentukan koordinat garis lintang (latitude) dengan mengukur sudut bintang utara. Kemudian sudut ini dihitung dengan lengkungan bumi. Garis bujur ditentukan dengan waktu terbit/terbenamnya matahari.
Di jaman modern Jalur penerbangan jarak jauh antar negara memperhitungkan lengkungan bumi dan bentuk bumi bola. Jika jalur penerbangan tidak memperhitungkan bentuk bola bumi, maka maskapai penerbangan akan mengalami banyak kerugian karena jalurnya bisa menjadi lebih jauh.
Agama (Khususnya Islam) : Waktu sholat didasarkan pada penampakan fajar (subuh), posisi matahari (dzuhur), panjang bayangan (Ashar), terbenamnya matahari (Maghrib), dan menghilangnya cahaya di ufuk barat (Isya). Agar umat islam tidak repot-repot melihat langit tiap kali mau sholat, maka dibuat jadwal Sholat dalam satu tahun dan biasanya ada di kalender. Pembuatan jadwal waktu sholat ini didasarkan pada ilmu astronomi (ilmu) falak yang menyatakan bahwa bumi bulat. Selain waktu sholat, penentuan awal Ramadhan, Idul Fitri dll baik dengan metode melihat (Rukyah) maupun perhitungan (Hisab) juuga didasarkan pada fakta bahwa bumi bulat.
Militer : Jarak jangkauan radar sekuat apapun tetap terbatas karena terhalang lengkungan bumi. Maka dari itu dibutuhkan pesawat terbang radar (Airborne Warning and Control System/AWACS) sehingga posisi radar menjadi sangat tinggi dan tidak terhalang lengkungan bumi. Dan musuh tidak lagi bisa menghindar dari pantauan radar dengan bersembunyi di balik horison.


Pada teknologi artilleri (meriam) jarak jauh, Perhitungan agar peluru meriam tepat mengenai target yang berjarak berkilo-kilo meter dilakukan dengan memperhitungkan lengkungan bumi dan juga rotasi bumi.
Semua ilmu-ilmu dan bidang diatas akan menjadi kacau jika bumi dianggap datar.
Dan sampai sekarang, tidak ada satupun teori FE yang didukung oleh aplikasi riil dalam bidang apapun. Teori FE juga sangat simpang siur. Contohnya : untuk masalah benda jatuh, ada yang mengatakan karena upward universe accelleration (Bumi bergerak ngebut keatas, setiap saat kecepatannya bertambah, sehingga benda-benda "ditabrak" oleh bumi dan terlihat jatuh. Namun ada yang bilang karena medan elektromagnet. Entah elektromagnet jenis apa yang bisa mempengaruhi semua benda termasuk kayu dan batu.
Dalam menjelaskan gerhana juga simpang siur, ada yang bilang benda celestial misterius, ada yang bilang bulan transparan dan lain-lain. Ketinggian tudung saji, eh, kubah bumi juga nggak jelas. Katanya lebih tinggi dari matahari yang 5000an km. Tapi di nuklir, nuklirnya menabrak dan meledak di ketinggian 400 km. Artinya teori FE hanya teori cocoklogi yang bisa berubah-ubah sesuai keinginan dan kebutuhan argumen berdebat.
Quote:
Menit 25:17
Klaim FE : Jika anda menghitung jarak, diameter dan kecepatan bumi bulan mengelilingi matahari, dibuatkan model sesuai skala, tak bakal ada siklus gerhana.
Jawaban : Kalimat diatas memang benar! Karena disini "ANDA" berarti adalah penonton video Youtube FE 101 yang rata-rata para penganut FE. Orang-orang yang mempercayai FE mana mungkin memiliki ilmu matematika untuk menghitung lintasan planet yang berbentuk melengkung. Perhitungannya harus memaka semua cabang matematika mulai Aljabar, Aritmatika, Geometri, dan Kalkulus.
Namun meskipun rumit, bukan berarti tak bisa dihitung. Salah satunya ada paper yang dibuat oleh Fabio berjudul The Saros cycle: obtaining eclipse periodicity from Newton's laws (O ciclo do Saros: como obter a periodicidade dos eclipses a partir das leis de Newton)
The Saros cycle: obtaining eclipse periodicity from Newton's laws
Paper tersebut menghitung berdasarkan data-data ukuran dan hukum gerak Newton sehingga diperoleh siklus gerhana.
Namun di jaman sekarang, semua bisa disimulasikan dengan komputer. Ada banyak simulasi dan software untuk memprediksi gerhana hingga sangat akurat sampai menit-menitnya. Beberapa software dapat diunduh secara gratis. Salah satunya adalah software yang dikembangkan oleh Ovidiu Vaduvescu di Institut Astronomi Bucharest.
Astroclub
Selain itu masih banyak lagi software untuk memprediksi gerhana
List Software Perhitungan Gerhana
Dan itu tidak menggunakan siklus Saros yang diagung-agungkan oleh penganut FE. Siklus Saros yang 18 tahun 11 hari tersebut menghitung gerhana yang akan terjadi lagi di tempat yang sama. Jadi jika tahun 2016 terjadi gerhana matahari total di Indonesia, maka gerhana yang sama akan terjadi lagi tahun 2034. Kenyataannya, gerhana matahari terjadi tiap tahun di tempat yang berbeda-beda. Dan itu tidak bisa diprediksi dengan tepat memakai siklus Saros.
Quote:
Menit 25:25
Klaim FE : Pernyataan Prof. Paul Doherty, PH.D dan Matt Parker, Gerhana sangat jarang terjadi dan sangat tidak sederhana. Jadi tidak mungkin dihitung secara matematika dengan data skala jarak-ukuran bumi matahari bulan.
Jawaban : Untuk kesekian kalinya QUOTE MINING
Silahkan baca definisi tentang quote mining :
Quote Mining
Video hanya dipotong-potong dan diambil sebagian yang seolah-olah mendukung argumen Flat Earth. padahal kalau dilihat videonya secara keseluruhan, maka anda akan tahu kenyataannya tidak seperti itu.
Silahkan lihat sendiri videonya secara utuh :
Spoiler for video lengkap:
Quote mining adalah senjata andalan video-video konspirasi. Dan yang percaya dengan quote mining adalah orang-orang yang malas untuk melakukan kroscek.
Quote:
Menit 27:09
Klaim FE : Jika ada yang ingin berdebat soal Flat Earth, tak perlu diladeni.Kembalikan kepada 3 fokus gugatan ini:
-Jarak&Diameter matahari salah
-Gravitasi dan lengkungan bumi
-Cabut Larangan Antartika
Ajak Profesor Doktor dan Akademisi untuk meverivikasi dogma bulan dan matahari yang selama ini diajarkan di sekolah.
Jawaban : Dari pernyataan ini terlihat jelas bahwa pembuat video FE 101 sadar bahwa argumen-argumen Flat Earth sangat lemah, sehingga menolak berdebat, berdiskusi, bertukar pikiran atau apapun itu namanya. Padahal yang namanya fakta ilmiah harus bisa diuji dan dibuktikan. Ini menunjukkan bahwa argumen-argumen seperti jalur penerbangan, proyeksi peta, drone google dan sebagainya adalah kebohongan kebohongan sehingga jika didiskusikan pasti akan terbongkar. Akibatnya, bossdarling si pembuat FE 101 tak pernah mau berdiskusi secara fair. Kolom komentar di Youtube ditiadakan. Kolom discussion diawasi ketat, jika ada yang berseberangan langsung dihapus sehingga orang-orang yang membaca melihat seolah-olah semua orang mendukung Flat Earth. Di forum FE, grup FE facebook, Instagram juga sama. Berbeda, pasti di-banned.
Kemudian mengenai 3 fokus gugatan :
-Jarak dan Diameter matahari : Ini melibatkan perhitungan dari yang sederhana (dengan hasil kurang akurat) hingga perhitungan yang rumit (dengan hasil yang lebih akurat). Memang tidak semua orang menguasai hal ini. Nah, pertanyaannya, apakah kaum FE memiliki modal ilmu matematika yang mumpuni untuk menghitung bersama profesor dan akademisi? Jika matematika yang anda kuasai hanya aljabar, maka anda sama sekali tidak punya kompetensi untuk berdiskusi mengenai perhitungan matematis jarak matahari, bulan. Apalagi menghitung orbit yang lintasannya melengkung.
Sadari dan ukur dulu kemampuan diri sendiri sebelum sok-sok an beraksi. Ibaratnya orang baru belajar kickboxing dua pertemuan, sok mau melawan juara dunia MMA. Mati Konyol.
-Gravitasi dan lengkungan bumi : Gravitasi adalah sesuatu yang tak dapat dilihat, namun sangat nyata. Kita merasakannya setiap saat. Saya tidak habis fikir bagaimana orang bisa sedemikian bodohnya mengatakan gravitasi tidak ada. Apalagi melontarkan pertanyaan-pertanyaan bodoh seperti "Kalau gravitasi ada, mengapa balon bisa terbang?"
Jika menanyakan mengenai matematika gravitasi, silahkan tanyakan ke guru fisika SMA. Ada pelajaran tentang gerak jatuh bebas, gerak parabola dan lain-lain yang semuanya memakai faktor gravitasi.
Kalau mau membuktikan lengkungan bumi, datang saja ke pelabuhan. Lihat kapal BESAR yang menjauh lama-lama terlihat tenggelam karena tertutup lengkungan bumi.
-Cabut Larangan ke Antartika : Silahkan berdemo menuntut pecabutan larangan ke Antartika jika anda ingin ditertawai ayam. Itu sama anehnya seperti dulu ada orang berdemo agar Indonesia memutus hubungan diplomatik dengan Israel. Apanya yang mau diputus, sejak dulu Indonesia memang tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel.
Ribuan orang sudah ke Antarktika baik sebagai peneliti maupun turis. Tahun 2017 Peneliti dan dosen UGM Bpk. Nugroho Imam Setiawan ikut penelitian di Antarktika. Dua mahasiswi Unpar Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang (23) dan Mathilda Dwi Lestari (23), berhasil mencapai puncak Vinson Massif, puncak tertinggi di Antarktika pada tanggal 4 Januari 2017. Mereka masih hidup, tinggal di Indonesia, punya akun facebook, twitter dan instagram. Anda bisa tanya sendiri apakah ada pasukan penjaga antarktika atau tidak. Apakah ada gunung es atau tidak.
Sementara sampai disini dulu. Kapan-kapan disambung lagi.
Diubah oleh Lycma 19-01-2017 11:03
0
Kutip
Balas