• Beranda
  • ...
  • Saham
  • Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1

ipotindonesiaAvatar border
TS
ipotindonesia
Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1
Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1


Quote:



Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:



Join With Us

Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1 Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1 Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1Indo Premier Securities (IPOT) --Head Office Jakarta-- [Deposit awal hanya Rp 100 rb - Part 1


sukses selalu kaskuser emoticon-I Love Kaskusemoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh ipotindonesia 13-08-2019 11:47
tata604Avatar border
falconforceAvatar border
tien212700Avatar border
tien212700 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
919.2K
10K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Saham
Saham
3.8KThread1.9KAnggota
Tampilkan semua post
ipotindonesiaAvatar border
TS
ipotindonesia
#44
Market Brief: Global Melemah, Aliran Keluar Modal Berpotensi Hambat Laju IHSG

Jelang akhir pekan (Jumat, 2/12) bursa saham Asia dibuka melemah, melanjutkan tren penurunan indeks acuan di bursa saham Wall Street dan Eropa, di tengah lonjakan harga minyak global dan penurunan indeks dolar.

Membuka perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200 Australia dibuka turun 0,27%, terseret kejatuhan harga saham sektor keuangan dan sektor konsumsi. Penurunan indeks berlanjut menjadi 0,35% (-19,34 poin) di posisi 5.480,90 pada pukul 8:10 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang anjlok 0,67% (-123,48 poin) ke level 18.389,64, setelah dibuka melorot 0,49% tertekan penguatan yen. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah 0,37% dan berlanjut merosot 0,57% menjadi 1.972,42.

Melanjutkan tren penurunan, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melorot 0,62% ke level 22.736,84 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,10% menjadi 3.270,12.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dihadapkan pada tren pelemahan indeks acuan di bursa saham global dan regional di tengah lonjakan harga minyak, setelah berjaya di zona hijau sepanjang sesi perdagangan kemarin, meskipun gagal bertahan di atas level 5.200. Sejumlah analis memperkirakan, indeks berpeluang untuk melanjutkan kenaikan dan berusaha bertahan di atas level 5.200 ditopang upaya pemerintah untuk menjaga kondisi perekonomian tetap terkendali. Namun tren pelemahan di bursa Asia, dan masih terjadinya arus keluar modal di tengah aksi 212 berpotensi menekan pergerakan IHSG.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, melemahnya bursa saham Wall Street serta adanya aksi demo pada hari ini diperkirakan menjadi katalis negatif indeks. Di sisi lain menguatnya harga minyak mentah diperkirakan menjadi katalis positif hari ini. IHSG diprediksi bergerak menguat terbatas dengan target support di level 5.165 sedangkan resist pada level 5.230.

Beberapa saham yang bisa dicermati antara lain: AISA [AISA 1,965 95 (+5,1%)] (Spec Buy, TP: Rp2.030, Support: Rp1.900), MEDC [MEDC 1,355 95 (+7,5%)] (Spec Buy, TP: Rp1.425, Support: Rp1.285), BBRI [BBRI 11,050 150 (+1,4%)] (Spec Buy, TP: Rp11.650, Support: Rp10.900), SIMP [SIMP 505 -10 (-1,9%)] (SELL, Resist: Rp515, Support: Rp494).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi ditutup mixed cenderung melemah, di tengah kenaikan tajam harga minyak dunia. Pelemahan harga saham di sektor teknologi membebani penguatan harga seham sektor perbankan dan energi. Spekulasi pemilihan kabinet Donald Trump dan kebijakan ekonominya dinilai akan menyebabkan defisit anggaran dan suku bunga yang lebih tinggi sehingga berpotensi menekan sektor-sektor yang sensitif terhadap perubahan suku bunga. Harga minyak menguat dipicu kesepakan OPEC untuk memangkas produksi. Rilis indeks manufaktur AS periode November versi IHS Markit mencapai 54,1 yang ditopang penjualan domestik. Sedangkan indeks manufaktur versi ISM mencapai 53,2, diwarnai kenaikan belanja konstruksi sebesar 0,5 persen.

Dow Jones Industrial Average naik 0,36% (68,35 poin) ke level 19.191,93.
Standard & Poor’s 500 turun 0,35% (-7,73 poin) menjadi 2.191,08.
Nasdaq Composite anjlok 1,36% (-72,57 poin) di posisi 5.251,11.

Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange naik 0,21% menjadi US$23,40.

Bursa saham utama Eropa tadi juga berakhir melemah, tertekan kejatuhan harga saham di sektor konsumer sehingga menggerus pengaruh kenaikan harga saham sektor energi terhadap indeks. Indeks Stoxx Europe 600 turun 0,33% menjadi 340,86.Investor cenderung bersikap wait and see, menjelang referendum reformasi konstitusi Italia akhir pekan ini.

FTSE 100 London melorot 0,45% (-30,86 poin) ke level 6.752,93.
DAX 30 Frankfurt anjlok 1,00% (-106,25 poin) di posisi 10.534,05.
CAC 40 Paris turun 0,39% (-17,73 poin) menjadi 4.560,61.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi berakhir dengan membukukan penurunan tajam diterjang aksi ambil untung memanfaatkan kenaikan tajam nilai tukar dolar pada sesi sebelumnya. Indeks Dollar AS, yang melacak kurs greenback terhadap enam mata uang dunia, mencatat reli lebih dari tiga persen pada bulan lalu sejak Donald Trump terpilih sebagai presiden AS. Rilis angka pendahuluuan klaim pengangguran hingga 26 November mencapi 268.000, naik 17.000 dibanding pekan sebelumnya. Indeks dolar turun 0,60 persen menjadi 100,89.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

kaskus-image

Komoditas

Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) dan Brent North Sea di bursa komoditas New York dan London, hingga dini hari tadi bergerak menguat melanjutkan kenaikan pasca kesepakatan OPEC untuk memangkas produksi. Bahkan minyak mentah Brent melonjak ke level tertinggi tahun pada perdagangan intraday dan mencatatkan rekor volume perdagangan harian untuk kontrak pengiriman Februari dan Maret sebanyak 1,96 juta barel. Kesepakatan OPEC memangkas produksi sekitar 1,2 juta barel per hari menjadi 32,5 juta mulai Januari 2017, mendorong spekulasi kemungkinan reli harga minyak menuju US$60 per barel.

Harga minyak WTI untukpenyerahan Januari, naik US$1,62 (3,3%) menjadi US$51,06 per barel.
Harga minyak Brent untuk pengiriman Februari, naik US$2,13 (4,1%) menjadi US$53,97 per barel.

Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange dini hari tadi berakhir melemah, tertkan aksi para trade untuk mengamankan posisinya menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS, Desember ini. Analis meyakini The Fed bermaksud menyerap kelebihan cadangan perbankan senilai US$2,5 triliun karena ekonomi Amerika Serikat terus pulih. Pelemahan indeks dolar meredam kejauthan harga emas.

Harga emas untuk pengiriman Februari turun US$4,5 (-0,38%) menjadi US$1.169,40 per ounce.
Harga emas di pasar spot melemah 0,03% menjadi US$1.172,31 per ounce.
(AFP, CNBC, Reuters)


Sumber : https://www.ipotnews.com/index.php?j...g#.WEDWo7WrGjg
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.