Kaskus

Story

taucolamaAvatar border
TS
taucolama
Gelap tak selamanya kelam [TAMAT]
Quote:




Quote:
Quote:
Spoiler for Prolog:
Quote:
Quote:
Yang suka mohon Rate,Komen, Share.
Diubah oleh taucolama 28-02-2017 07:49
junti27Avatar border
ichamkbkAvatar border
afrizal7209787Avatar border
afrizal7209787 dan 47 lainnya memberi reputasi
42
1M
1.8K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.1KAnggota
Tampilkan semua post
taucolamaAvatar border
TS
taucolama
#73
Membebaniku

Ku terbangun dari tidurku. Lagi lagi mimpi yang sama berulang kali. Ada apa dengan diriku ini. Sudahlah siang nanti aku akan bertemu Deni dan yang lainnya dicafe biasa kita suka nongkrong. skip.

Turun dari angkot aku masuk me cafe ini. Aku menuju meja dipojokan biasa kami berkumpul. Disana sudah ada Deni.

"mana yang lainnya belum pada dateng": kataku.
"belum bro, oh iya kamu jadi ambil D1 di *****": kata Deni.
"jadilah aku udah jual gitar, amplifier dll buat bayar biayanya": kataku.
"sampai segitunya": kata Deni.
"terpaksa kan ibuku ga mampu biayai jadi aku cari duit sendiri":kataku.
"oh iya ini ada uang titipan dari bokap katanya terimakasih sarannya proyek diluar kota gol": kata Deni sambil mengasih amplop.
"ga perlu aku cuma kasih saran aja agar kerjasama dengan pa Broto diterima": kata ku
"udah terima aja kamu kan perlu buat kuliah, lagipula kata bokap mesti diterima": kata Deni.
"makasih yah keluarga kalian memang baik": kataku.
"lu seperti sama siapa aja lagi pula kalo ga ada lu bokap mungkin sudah tiada ": kata Deni.
"umur urusan Allah Den, wah kamu bakal dapet berita bahagia nih": kataku
"lagak lu kaya paranormal aja hihihi": kata Deni.
beneran kamu bakalan dibeliin mobil sama bapak kamu": kataku.
"serius, koq lu tau gue pingin mobil": kata Deni.
"tau lah gue gitu loh": kataku
"dasar aka banyak gaya lu": kata Deni.
Kamipun tertawa..
Indri dan Rini datang menghampiri kami.

"halo sayang udah lama?"kata Indri
"ga baru aja ": kata Deni
"koq aku ga disapa sayang?" kataku ke Rini
"nih nyapanya": kata Rini sambil duduk disebelahku sambil mencubitku keras.
"aduh, sakit": kataku memelas.
"bodo":kata Rini
"makanya rajin belajar biar ga bodo": kataku .
"ih sebel deh": kata Rini sambil mencubitku
"duh sakit, aku ini pacar kamu apa anak tiri sih koq disiksa begini ": kataku
"aka sih anak paling nyebeliiiiin": kata Rini sambil mencibirkan bibirnya.
Deni dan Indri mentertawakan kami aku hanya garuk garuk ga gatel.

"Dasar pasangan tom and jerry": kata Deni.
"Aku kucing dong": kataku.
"Enak aja aku yang kucing kamu tikus": kata Rini.
"iya kamu kucing jadi manja ingin di elus elus tapi kadang galak suka nyakar ": kataku.
Rini tertawa dan menyandarkan kepalanya di bahuku.

"Aka muka kamu kaya pucet gitu": kata Indri.
Mungkin gara gara mimpi tidurku ga nyenyak. Aku mimpi gunung meletus dan mimpi itu berulang kali." : kataku..
"dah anggap itu bunga tidur aja ": kata Deni.
"aka bukannya mimpiin aku malah mimpi gunung meletus": kata Rini
"kalo mimpiin kamu ntar mimpi aku jadi mimpi horor aku dicubitin terus sama kamu..": kataku
"tuh aka kan nyebelin banget": kata Rini sambil manyun dan mencubitku keras.
Rini kalo lagi manyun gitu lucu dan bikin gemes..

"coba liat berita di tv itu": kata Deni.

Kami melihat ke arah Tv besar didalam cafe. Tv itu sedang menayangkan berita gunung meletus dan ada korban jiwa.

"itukan yang dalam mimpiku": kataku heran.

Benar kejadiannya sama persis dengan apa yang kuimpikan. Belum hilang keherananku terlihat bayangan bayangan kejadian . Apa ini apa yang terjadi dengan diriku..

" Indri kalo kamu ke bogor dengan keluarga kamu, terus kamu lihat truk dengan tulisan dibak belakangnya dan posisi kamu di jalan tol jangan dekat dekat truk itu kalo bisa jauh lah jalan perlahan saja mobilmu": kataku
"aka koq kamu tau aku akan kebogor": kata Indri.
"pokonya ingat ingat kataku tadi ya ": kataku.
"iya iya aka": kata Indri.
"terus Rin, Sayang mau ga kamu janji satu hal sama aku": kataku
"iya aku janji ": kata Rini.
"batalkan rencana kamu rekreasi dengan teman teman lingkungan rumah kamu": kataku.
" kenapa lu ka, hari ini kaya aneh": kata Deni.
"ga Den aku cuma dapat penglihatan please kalian inget inget kataku ya": kataku.
Mereka mengangguk.
"aka aku ingin ngasih sesuatu ke kamu" : kata Rini.
"apa sih aku jadi deg degan":kataku.
"ini hp aku buat kamu": kata Rini.
"kalo kamu ngasih hp kamu, nanti kamu pake apa?" :kataku.
"tadaaaaaa, aku baru dibeliin bokap hehehehehe" : kata Rini sambil menunjukkan hp barunya.
"ini hp nya udah aku isi kartu dan nomer aku udah ada jadi kalo kangen bisa langsung hubungi aku, abis kamu punya hp malah dijual": kata Rini.
"Dijual kan buat biaya kuliah": kataku.
Kemudian kami ngobrol ringan dan tak lama pulang kerumah masing masing.

Keesokan hari kira kira pukul setengah dua siang aku baru pulang dari bank menabung uang pemberian bapaknya Deni. Tiba tiba hp pemberian Rini berdering lalu ku angkat ternyata Deni menelepon.

"aka lu gila ya": kata Deni
"perasaan aku masih waras deh": jawabku.
"semua kata kata lu di cafe jadi kenyataan. Bokap gue ngebeliin gue mobil dan satu lagi tadi barusan Indri telpon dia hampir saja kecelakaan pas liat truk seperti yang kamu bilang Indri minta bokapnya bawa mobilnya pelan pelan. Tau ga kamu truk itu kecelakaan tabrakan dengab beberapa mobil. Thanks ya sob kamu udah nyelametin pacar gue." : Kata Deni.
"iya iya": kataku
"udah dulu ya bro gue test drive dulu mobil baru gue": kata Deni.
"ok, ati ati ya": kataku.

panggilan diputus. Astaga penglihatan itu jadi kenyataan. Apa yang terjadi dengan diriku. Oh aku lupa penglihatanku tentang Rini. Aku harus bertemu Rini.





komen yang ingin tau kelanjutannya, ntar malem diupdate

jenggalasunyi
junti27
itkgid
itkgid dan 12 lainnya memberi reputasi
13
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.