- Beranda
- Stories from the Heart
Taste of Life
...
TS
fxdiray
Taste of Life
Love is like the wind, you can't see it, but you can feel it
(Nicholas Sparks)


Tujuan gw bikin cerita ya,, oh ya yang lain belum tau..
1. gw cuma pengen sharing.ada secuil cerita dan catatan dari jurnal di notebook serta mengisi waktu kalo tengah malem gw ga bisa tidur, dan update nya sering diatas jam 12
2. buat DIA, nanti juga tau, dan part terakhir cerita juga belom ada. ntah cerita ini sampai berapa part, 80 part, 90, atau 100. tetapi part terakhirnya belum ada saat ni, dan gw berharap DIA yang mengisinya.
3. gw ga ada tujuan buat ngasih makna hidup atau berceramah dari kisah gw, karna gw sadar gw belum tau apa-apa tentang hidup.
masih 25 umur gw, Nikah aja belom, kalo kaw1n mah #ahsudahlah

jadi ga usah anggep serius cerita gw ya gan

cukup dinikmati dan di jadikan selingan bacaan kalo senggang
[/QUOTE]Rules and FAQ
Spoiler for FAQ:
Quote:
oke cukup intermezo nya itu sedikit pengenalah keluarga dari Cerita gw, anggap saja ini adalah cerita FIKSI, karna SEMUA NAMA TOKOH DAN TEMPAT BUKAN YANG SEBENARNYA....
Selamat Membaca
INDEX
II
II
V
II
II
V
Spoiler for Index:
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---curcol-mere[/kaskus_video] Story - Curcol Mereka[/I][/B][/URL]
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---Dina Stri[/kaskus_video] Story - Dina Strike[/I][/B][/URL]
Polling
0 suara
Who's your Favorite Character in Here
Diubah oleh fxdiray 06-03-2017 15:32
imamarbai dan 8 lainnya memberi reputasi
9
666.4K
4.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fxdiray
#1561
Part 54
Quote:
Sudah sekitar 3 hari sejak kejadian dirumah leni, dan sejak saat itupula leni menghindar dari gw, gw berniat kerumah leni saat ini pula, gw terpikir oleh sms saskia, sepertinya gw benar2 harus bertanggung jawab atas perbuatan gw kemaren.
Quote:
dan disinilah gw, berdiri didepan gerbang yang cat nya sudah sedikit terkelupas, rumah ini terlihat sepi, gw ketuk pintu depan beberapakali tetapi nihil tak ada jawaban.
ah kenapa ga gw coba ke ruko saja, mungkin ia sedang membantu ibu nya bekerja, lalu kuarahkan motor kearah pertokoan tempat ibu leni biasa berdagang.
"permisi bu" gw mengucapkan salam ketika melihat ibu leni sedang merapikan baju2 nya yang hendak dijual
"oh nak dira, sudah lama ga main kesini, tumben"
gw salim dengan ibu leni "leni nya ada bu?"
"si leni ada dibelakang lagi bongkarin baju bentar ya ibu panggil"
tak beberapa lama kemudian leni keluar, tatapan itu.... tatapan yang sama ketika terakhir kali gw melihat nya
"hi len" sapa gw
"ngapain lo kesini?" suaranya datar
"gw mau ngomong sama lo len"
"ga ada yang perlu kita omongin, semua nya udah jelas buat gw"
"gw cuma mau minta maaf"
"gw males bahasnya dir mending lo pulang"
"tapi len?"
"ga, sekarang lo pulang" telunjuk nya mengarah ke pintu keluar
ibu leni yang memperhatikan kami sedari tadi pun mungkin merasakan ada yang tidak beres diantara gw dan leni
"len, ga boleh kamu kaya gitu sama dira, mungkin dia mau ngomong sama kamu" ibu leni mencoba untuk menengahi
"gausah bu, ibu juga ga tau masalahnya" ucap nya penuh penekanan
"ya mungkin ibu ga tau masalahnya, tapi dira kan mau minta maaf, coba kamu bicarakan dulu sama dira"
"kok ibu malah dukung dira?"
"ehm.. yaudah len kalo lo belum mau ngomong, gw kesini cuma mau minta maaf atas perlakuan gw kemarin sama lo, dan gw bener-bener menyesal, gw kurang ajar sama lo, lo berhak membenci dan ga memaafkan gw, gw juga sadar selama ini gw udah banyak melakukan kesalahan sama lo, mulai dari ga menepati janji kita, sampai melukai perasaan lo, gw juga ga berharap lo memaafkan gw, karena gw tau kesalahan yang gw buat sangat besar, untuk masalah liburan biar nanti gw bilang ke anak-anak" gw menghela nafas panjang
"yaudah bu, saya pamit dulu maaf menganggu" gw memakai kembali helm gw dan bersiap untuk pulang.
gw berjalan keluar dari area pertokoan dan mencari dimana gw tadi memarkirkan motor, tetapi saat gw hendak keluar dari portal, ada leni disana,
"berhenti.. gw ikut lo" leni menyetop motor gw tepat didepan portal
gw masih belum bisa mencerna omongan leni"ngapain bengong?"
"oh yaa.. yaa... kemana kita emang nya?"
"udah jalan kita ketaman aja, gw takut kalo kerumah gw, ntar lo aneh2 lagi"
Jleeeb...
"oke"
______
Taman Kota Siang hari yang panas, Sepanas hati leni saat ini
gw terdiam sambil memegang botol air mineral ini dengan kedua tangan gw, sedangkan leni duduk sedikit berjauhan dan menghadap gw
"len.."
"..." ia tetap diam dan menatap gw dengan tajam.. tangan nya tersilang didepan dada nya dan ia duduk bersila diatas sebuah batu yang di buat seperti kursi
Gleek.. gw sedikit takut dengan tatapan itu, dan membuat gw menjadi sedikit nervous
"leni, gw sadar perbuatan gw kemarin itu ga pantas, gw bener-bener menyesal"
"......" ia masih tetap diam tak merubah posisinya sedikit pun
"gw tau kalo lo ga mau memaafkan gw, karena gw sudah kurang ajar"
"...." tubuh dan ekspresi itu tak bergeming
"leni, come on, ngomong sesuatu, maki gw, atau katakan sesuatu len"
"...."
"....." akhirnya gw ikut diam karena tak tahu harus mengatakan apa lagi
"lo kenapa jadi kaya gini sih dir?"
"eh?" gw sedikit kaget mendengar suara leni yang sedikit berbeda dari yang tadi
"lo kenapa jadi berubah kaya gini? mana dira yang biasanya?"
sekarang gw yang diam tak mampu menjawab perkataan leni
"gw sampe kemaren ga kenal lo itu siapa, dira yang gw kenal terakhir kali adalah dira yang bolos dengan gw, lalu setelah itu gw ga kenal siapa orang yang duduk didepan gw, lo sekarang banyak ngelamun, banyak bengong dir, walaupun lo ga bolos2 lagi, tetapi pikiran lo sering kosong, apa karena anita? lo belum bisa melupakan anita?"
"entahlah len, gw merasa ada sebagian dari perasaan gw yang kosong"
"move on dir, kalau kalian berjodoh pun nanti suatu saat pasti bakal bersama lagi, tetapi untuk saat ini Move On"
"ya gw bakal berusaha"
"dan gw tau lo bukan orang jahat, jujur gw sedikit shock atas perlakuan lo kemarin, tetapi, gw udah kenal lo lebih dari setahun, gw ada disamping lo udah setahun, gw tau lo orang yang seperti apa dir, tapi tolong jangan kaya gitu lagi ya" mata nya berkaca-kaca
"maafin gw len, gw ga tau harus gimana"
"gw memaafkan lo bukan tanpa alasan, gw merasa lo jadi seperti ini akibat putus dari anita kan? mulai sekarang lo harus janji, jangan mau terpuruk lagi, kasian temen2 lo yang lain nanti dir, cukup gw aja yang kena, mereka tuh khawatir sama lo, sampe bela-belain sepakat buat liburan bareng besok"
"oke.. gw bakal coba.. tapi mungkin gw butuh proses"
"gw siap bantu lo, gw sedih ngeliat lo seperti ini dir, gw juga sakit, gw mau lo kembali jadi dira yang biasanya, bukan yang liar seperti ini"
"gw janji len, mungkin ini tamparan yang sangat keras buat gw, yang bisa menyadarkan gw dari kondisi seperti ini, dan maaf lo jadi marah"
"udah gpp. gw masih mencoba memaklumi, dan gw juga ga bisa membohongi perasaan gw"
gw ga paham perkataan leni Lo ga paham dir? Lo ga paham? kaya nya kepala lo harus dipukul pake palu dulu
Leni tersenyum. itu senyuman pertama nya semenjak tragedi cipok tampar dirumahnya
Perasaan gw lega, gw yang sebelum nya seperti memanggul Sack semen 3 buah pun merasa plong.. gw mengehla nafas panjang, gw berterimakasih karena leni masih mau memaafkan gw, entah tak terhitung berapa kali gw sudah menyakiti dan membuat leni menangis.
gw saat itu sadar, apa yang gw lakukan selama ini adalah....
"mau langsung pulang len? lo masih harus bantu ibu kan?"
"yep, dan satu lagi.. lo belum menepati janji gw kemarin"
"janji? gw janji apaan?"
"Ice Cream
bayaran atas perlakuan lo dan hak gw""siaaap!! lo mau ice cream apa? hamba siap melaksanakan titah tuan putri"
"hahaha bisa aja lo dir, hmm gw mauuu es krim rasa Vanilla"
"yuk..." gw mendekati leni dan membantu nya berdiri "may i miladi?"
"hehehe" leni menyambut uluran tangan gw dan Huupp sedikit melompat ia pun berjalan disebelah gw
"oh ya, gw pasti beliin semuaaa es krim yg lo minta tapi ada syarat nya"
"apaaaa?"
"besok lo harus mau ikut liburan ya? gw takut diapa2in anak2 soalnya kalo ga jadi liburan"
"hehehe iya dira, gw ikut kok"
Spoiler for Next:
Diubah oleh fxdiray 27-11-2016 23:08
sotokoyaaa dan jiyanq memberi reputasi
2

Saskia: gw udah cerita sama leni, dan dia ga tetep ga mau ngomong sama lo