Kaskus

Story

antinakabaAvatar border
TS
antinakaba
clbk (kalau jodoh takkan kemana)
namaku Nana. Aku anak bungsu dari 6 bersaudara. selama ini, aku tidak pernah merasakan yang namanya pacaran. Bukannya ndak ada yang naksir, tapi memang aku ndak suka liat orang pacaran, kayak suami istri aja. kenapa ndak kimpoi aja sekalian. malah ada yang pacarannya sampe 9 tahun, pas nikah hanya bertahan 9 bulan. menurut aku, pacaran itu yang bukan sifat aslinya, pas nikah baru deh keliatan. Hingga saat itu tiba....

Waktu itu banyak teman kuliahku yang sering ngumpul di rumah. Biasalah, di awal2 semester, tugas kita menumpuk, n kebetulan yang punya kompi masih bisa diitung jari. Alhamdulillah aku diberi rezeki memiliki komputer. Jadinya, teman2 pada ngerjain tugas dirumahku.

Quote:


Yah, gitu deh. Aku mmg termasuk cewek yang cuek, keras kepala, dan sebagian orang bilang aku ini jaim. Entahlah, penilaian orang terhadap diri kita memang berbeda2. Kita bisa tahu bagaimana sifat kita dari orang2 yang berada di sekitar kita, bukan dari diri kita pribadi saja.


Spoiler for sesion 1:



Spoiler for sesion ke 2:




لاَ يَخْلُوَن رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ إِلا وَمَعَهَا ذُوْ مَحْرَمٍ. وَلاَ تُسَافِرِ الْمَرْأَةُ إِلا مَعَ ذِيْ مَحْرَمٍ
“Janganlah seseorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita kecuali wanita tersebut disertai mahramnya, dan janganlah wanita melakukan safar kecuali disertai mahramnya” (Muttafaqun ‘alaihi – red)

Diubah oleh antinakaba 03-03-2017 15:21
0
52.7K
460
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
antinakabaAvatar border
TS
antinakaba
#29
telepon tak terduga
Telepon tak terduga
Akhirnya aku pulang ke rumah. Sebenarnya masih ada mata kuliah MKDU entar sore. Biasanya aku istirahat di kostan rien. Berhubung lg bad mood, aku pulang aja dulu. Sesampai di rumah, telepon berdering. Duh, siapa lagi nih yang nelpon, baru aja aku mau merebahkan badan. Dengan malasnya kuangkat telp itu.
Aku : halo
M : Assalamu Alaikum
Aku : wa alaikum salam warohmatullah. Mau bicara dengan siapa?
M : nana ada?
Aku : yah, saya sendiri. Ini dengan siapa yah?
M : na, ini aku, M. Secepat itukah kamu melupakanku?
Aku : lho, kamu nelpon dari sana, apa nggak kemahalan?
M : aku lagi disini. Masih ada yang ingin kuurus di kampus
Aku : oh....kamu udah nikah?
M : belum, na..katanya nanti klo aku udah kerja baru nikah. Makanya aku harus urus semua berkas2ku disini. Sekarang ada penerimaan PNS besar2an.
Aku : oh, gitu yah. Tapi kok kamu masih nelpon aku? Kita kan udah putus. Nanti kamu susah move on lagi.
M : emangnya kamu udah move on dari aku? (sedikit kecewa)
Aku : hmm, dikit. Aku menyibukkan diri di kampus. Aku mulai ikut2 pengajian yang ada di kampus. Kadang aku juga ikut taklim2 di luar kampus.
M : nana, bisa ketemuan nggak
Aku : enggak ah, kita masih resmi pacaran aja aku ndak berani ketemuan. Apalagi sekarang, status kita udah beda.
M : na, plis, 1 kaliiii aja sebelum aku pulang yah.
Aku : nggak pokoknya. Kamu nelpon aja sebenarnya ndak boleh lho. Orang kamu sudah ada yang punya..
M : na, aku kangen. Aku pengen liat wajahmu.
Aku : aku kan tiap hari ke kampus. Kamu ke kampus juga khan.
M : kamu ke kampus besok jam berapa?
Aku : yah, seperti biasanya. Tapi nggak ngobrol yah, kamu liat aja dari jauh.
M : kenapa sih kamu ndak pernah mau ngobrol langsung denganku? Di kampus kuliat kamu sering kok ngobrol sama teman2mu yang laki2. Knp sama aku, kamu nggak mau ?
Aku : aku ndak pernah ngobrol berdua dengan laki2. Pasti ada temanku yang menemani. Lagian juga bukan ngobrol, paling nanya2 seputar perkuliahan. Atau klo ngobrol lama itu karena aku asistensi sama kakak kelas. Kamu juga asisten lab khan. Pasti kamu tau dong, dimanapun asisten berada, kita cegat dia.
M : klo gitu, aku samperin kamu yah kalau kita ketemu di kampus
Aku : kamu ndak malu, orang2 udah pada tau lho klo kita putus
M : oh ya, kamu buat pengumuman yah, kalo kamu sudah jomblo lagi?
Aku : yah enggaklah, memangnya kamu yang buat pengumuman klo status kita saat itu berpacaran. Aku tuh malu tau, setiap ada yang liat aku, pasti ditanyain, gimana hubungan kita. Yang terakhir, kubilang aja klo kita udah P U T U S.
M : padahal salah satu tujuanku kesini tuh salah satunya pengen bilang sm teman2 klo kita sudah putus. Kesempatan untuk laki2 lain mendapatkan hatimu udah terbuka.
Aku : enak aja pake nawarin ke orang segala. Aku nggak mau pacaran lagi. Udah kapok tau. Bilangin kalo mau, langsung aja ngelamar. Ndak pake lama.
M : aku juga khan seperti itu. Cuma karena mmg bukan jodoh, ada aja kendalanya.
Aku : kamu lagi di mana?
M : lagi di kantor cabang (organisasi yang mengirimnya ke kota balblabla)
Aku : disitu ada orang lain nggak?
M : banyak kok. Emang kenapa?
Aku : kamu nggak malu apa nelpon mantan di kantor.
M ; mereka belum tau klo kita putus..he..he..klo sampe tau, pada rebutan tuh pengen jadi penggantiku
Aku : emang kamu cerita apa aja sih tentang aku ke semua orang. Aku malu tau...
M : yah semua tentang kamu. Klo km itu cantik, baik, sangat menjaga diri dari laki2. Gaya pacaran kita aja beda dengan yang lain. Jangankan bersentuhan, bertatap mata aja dari jauh.
Aku : telponnya udahan yah. Kalau kamu ndak malu, aku yang malu.
M : tapi janji yah kita ketemuan dii kampus besok
Aku : ndak janji ah...kalau berpapasan bolehlah....aku ndak mau kelihatan disengaja.
M : sampaikan salam dan maafku sama ortumu yah. Assalamu alaikum
Aku : wa alaikum salam
0
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.