Quote:
Sebenarnya keanehan yang terjadi juga dialami oleh pak rahman penjual bensin eceran itu gan, dia seperti dibayang-bayangi oleh sosok korban kecelakaan itu, dia dihantui dua kali dihantui sosok korban kecelakaan itu.
Pada suatu malam pak rahman yang mau merapikan kios dagangannya dia dihantui sosok wanita korban kecelakan kereta api yang ditetesi jeruk nipis itu di sekitar kayu wadah tempat botol bensin eceran itu gan. Sosoknya sama persis seperti waktu dia mau membeli bensin, hanya sosok itu terlihat menunduk tanpa melakukan aktifitas apapun,
Sontak pak rahman langsung lari menuju kedalam kios rumah, dia melihat dari balik kiosnya, sosok itu bukannya menghilang tapi seperti memperlihatkan wajahnya sedikit demi sedikit gan, dan ketika wajahnya sudah mulai tegak lurus, sosok itu langsung menoleh ke pak rahman yang bersembunyi karena takut sekaligus penasaran dengan sosok itu, sepertinya sosok dari penampakan itu sudah mengetahui dimana pak rahman bersembunyi. pak rahman langsung ketakutan dan menuju ke dalam rumahnya untuk mengabari istrinya yang kebetulan sudah tertidur,
“Bu, bangunn... itu aaaaddda..” Ucap pak rahman terbata-bata
Istri pak rahman terbangun dengan ucapan yang dikatakan dari pak rahman
“Ada apa pak??” Jawab istrinya terbangun kaget
“Ituu bu nur...” Ucap pak rahman dengan nada ketakutan
“Bu nur siapa?” Tanya istrinya
“Bu nur yang kecelakaan itu.” Jawab pak rahman
“Bu nur yang tewas kecelakaan kereta itu bukannya udah meninggal pak?” Tanya istrinya
“Diluar sosoknya muncul bu.” Ucap pak rahman
Pak rahman dan istrinya mencoba memastikan sosok dari korban kecelakaan itu gan, dan mereka menuju ke warung depan mencoba mengintai dari balik kiosnya, dan apa yang terjadi gan?
Sosok wanita korban kecelakaan itu justru muncul mendekati mereka berdua dari samping kirinya gan, dia berdiri sangat dekat dengan keduanya. Sedangkan letak kayu tempat botol bensin eceran itu sekitar 2 meter dari kanan pak rahman melihat
“Tadi disitu bu?” Ucap pak rahman sambil mengacungkan jari telunjuknya wadah tempat botol bensin eceran itu
“Gak ada pak. Udah ditutup aja warungnya.” Ucap istrinya
“Ya sudah..” Ucap pak rahman sambil menutup kiosnya
“Kok seperti bau bangkai pak? Cepetan tutup kiosnya pak!” Suruh istrinya
Pak rahman langsung menutup kiosnya dengan menggeserkan papan kayu satu persatu, seperti kios jaman dulu gan yang modelnya pakai papan yang digeser sebagai penutup depannya.
Setelah semua papan tertutup pak rahman dan istrinya langsung mengunci pintu di bagian pinggir kiosnya, dan!!!
Sosok itu ternyata masih ada gan, disamping kiri dari mereka. Sontak pak rahman langsung menyuruh masuk istrinya.
“Masuk bu!!!” Suruh pak rahman ke istrinya
Istrinya pun mulai masuk kedalam dan setelah terkunci pak rahman langsung masuk kedalam rumahnya, dan dia langsung menepuk istrinya sambil berucap,
“Ituuu buu!!!” Ucap pak rahman kepada istrinya
Istrinya langsung pingsan setelah melihat sosok dari bu nur wanita korban kecelakaan kereta api yang ditetesi jeruk nipis oleh faris.
Menurut sumber: Sosok yang dilihat dari pak rahman ternyata berbeda wujudnya gan walaupun ditempat yang sama melihat sosok penampakan itu, yang dilihat oleh pak rahman itu sosoknya berwujud utuh tanpa terlihat menyeramkan, hanya wajah yang pucat, semua pakaian yang dikenakan sosok itu pun sama seperti dulu yang dipakai korban ketika masih hidup membeli bensin eceran sebelum dia tewas. Dan sosok yang dilihat istri dari pak rahman, sosok itu berwajah tidak utuh, kepala yang terlihat separo, berdarah, baju yang robek, tanpa tangan dan kaki yang terlihat sudah putus. Dan istrinya mencium bau seperti bangkai. SANGAT BERBEDA SEKALI DENGAN KITA MENONTON FILM HOROR, PASTI ANTARA SATU DENGAN YANG LAIN KETIKA MELIHAT SUATU PENAMPAKAN PASTI AKAN SAMA SOSOKNYA DENGAN APA YANG DILIHATNYA!!! ITULAH BEDANYA REAL DAN FIKSI
Pak rahman berteriak memanggil anak lelakinya untuk membantu membawa istrinya masuk kedalam, dan gak lama kemudian sosoknya hilang.
Fyi. Bukan dari uang kembalian ketika wanita itu membeli bensin, dulu ane juga berpikir mungkin karena ingin meminta uang kembalian, tapi ternyata tepat beberapa jam sebelum dikuburkan pak rahman memberikan uang kembalian kepada keluarga korban.
Pengalaman kedua dari pak rahman si penjual bensin eceran itu, hampir sama seperti yang dialami oleh faris, dia mendengar suara tangisan dan rintihan perih didepan kiosnya dimalam hari, dan sebelumnya dia belum tahu kalau yang dia dengar adalah sosok dari wanita korban kecelakaan itu mungkin saja orang gila atau wanita yang sedang kesusahan diluar rumahnya. Ternyata salah,
Ketika dia mencoba membuka pintu rumahnya, sosok wanita korban kecelakaan itu seperti sedang duduk didepan kiosnya, sambil menunduk menangis dan diiringi suara rintihan perih,
“Hiii...Hiii... Hiks... Hiksss...” Suara dari sosok penampakan itu
Dia langsung mencoba mencari tahu siapa sosok wanita yang sedang menangis didepan rumahnya dan ternyata, setelah memperlihatkan wajahnya ternyata mbak nur, sosok wanita korban kecelakaan yang tewas ditetesi jeruk nipis oleh faris.
Pak rahman pun lari dan segera menutup pintu rumahnya, sebenarnya dalam timbul pertanyaan dari pak rahman kenapa sampai penampakan tersebut muncul disekitar rumahnya, fyi. Kios pak rahman dari kost faris hanya berjarak 100 meter an. Sampai- sampai pak rahman mulai menceritakan kejadian ini dibeberapa tetangga sekitarnya, termasuk diwarung tempat faris membeli makan tiap harinya.
“Mbak, kok akhir-akhir ini, saya melihat penampakan dari mbak nur (Wanita korban kecelakaan kereta api yang ditetesi jeruk nipis oleh faris)” Ucap dari pak rahman ke penjual warung
“Lohh.. berarti sama dengan faris yang dikost sebelah itu.” Jawab penjual warung
“Iya aku tahu pas kemarin mati lampu itu kan?” Ucap pak rahman
“Iya, dan anehnya sering terdengar menagis perih, sakit.. begitu pak.” Kata penjual warung
“Kalau pak rahman kan sebelum kejadian sempat menjual bensin sama bu nur itu, yang aneh malah faris yang kenal apa-apa dihantui sosok itu.” Tambahnya
“Bener juga bu..” Jawab pak rahman penuh tanda tanya
“Iya emang aneh, dia (faris) juga selalu diam kalau ditanya tentang kejadian yang dia alami.” Ucap para pembeli diwarung makan itu.
Sebenarnya para warga mulai tanda tanya gan, tentang kejadian yang dialami oleh faris, karena dia merupakan warga pendatang, sedangakn bertemu apalagi kenal aja tidak, tetapi bisa dihantui secara berturut-turut.
Kejadian aneh lagi ketika pagi-pagi sipenjual warung makan itu mau memetik daun jeruk nipis yang ada didepan kost faris untuk campuran masakan di warungnya, dia menemukan pohon yang sudah mati gan, semua daunnya layu. Nampak aneh karena selalu disirami oleh si penjaga kost. Sang pemilik kost pun nampak bingung walaupun dia tidak terlalu memperdulikannya.
Menilik dari ucapan pedagang warung makan itu yang katanya para warga yang sering menjumpai sosok dari wanita korban kecelakaan yang menangis itu memang benar adanya gan, tapi kebanyakan warga melihat sosok dari wanita itu berpakaian serba putih, wajah yang menunduk disekitar lokasi kejadian tempat tewasnya wanita itu, makanya para warga banyak yang berasumsi bahwa itu adalah sosok mbak nur yang tewas karena korban kecelakaan.
Lanjut ke cerita faris
Faris semakin takut dengan suara yang dia dengar dari luar kamarnya, dan sepertinya suara itu semakin mendekat gan, hingga tepat didepan pintu kamarnya. Faris membaringkan badannya sambil melihat pintu kamarnya, kali aja sosok itu membuka pintu kamarnya, dan suara tangis dan rintihan itu terdengar berulang-ulang "Hiiii... Hiii.... Hiks... Hiks...", setelah lama mendengarkannya faris menutupi wajahnya dengan sarung yang dipakai untuk selimutnya hingga berakhir ketika jam 3 pagi an, ketika adzan pertama kumandang.
Dan farispun tertidur,
Jam 5 pagi
Eka terbangun dan hendak melakukan sholat shubuh, dia melihat faris yang tertidur seperti kelihatan ketakutan, wajahnya ditutupi dengan sarung yang dipakainya dan tidur menyamping dengan tyo yang masih terlelap. Eka pun membangunkan tyo karena dia bekerja dengan shift yang sama.
Quote:
“Yo, bangun... Sana mandi!” Ucap eka
“Hmmm.. yah, jam berapa ini?” Jawab tyo sambil mengucek matanya
“Jam 5.” Ucap eka singkat
Setelah mereka bersiap untuk berangkat kerja, eka pun membangunkan faris untuk berpamitan sekaligus memberitahu setelah pulang kerja dia akan menemui orang pinter tersebut bersama tyo.
“Ris.. bangun, kita berangkat kerja dulu.” Kata eka
Faris mulai terbangun,
“Udah mau berangkat yah?” Tanya faris
“Iya, kenapa kamu ris kayak kedinginan aja?” Ucap eka
“Begini ka, tadi malam setelah aku tidur, aku terbangun mendengar suara motor yang berhenti didepan rumah, disitulah pintu depan rumah kost dengan sendirinya terbuka, aku lihat dari pintu kamar ternyata mas ghani, dan ternyata itu sosok dari mahluk yang menyerupai mas ghani ka.” Kata faris menceritakan kejadian tadi malam yang dia alami
“Haah.. Yang bener kamu ris?” Tanya tyo
“Kenapa kok gak bangunin kita aja?” Tambah eka
“Iya kita juga penasaran dengan wujud sosok mahluk itu.” Imbuh tyo
“Aku gak enak, kalian sudah tertidur... (Faris terdiam sejenak)” Ucap faris
“Terus gimana ris?” Tanya eka penasaran
“Setelah itu aku sapa sosok yang menyerupai mas ghani itu, dia hanya menoleh kepadaku tanpa mengucapkan kata, aku menjadi sanksi kalau itu sosok mas ghani yang sebenarnya mengingat tadi sore sosok itu menyerupai kamu ka, dan ternyata benar dugaanku ka.” Ucap faris
“Nanti kalau terjadi apa-apa lagi, kita bangunin ris. Aku penasaran.” Ucap tyo
“Nanti malam aku nginep disini lagi.” Tambahnya
“Ada lagi yo, setelah beberapa menit kemudian sosok dari suara itu tidak membuka pintu kamar dari mas ghani, dan sosok itu memanggil-manggil diriku dan meminta tolong seperti mengajak ku untuk keluar kamar ka. Dan beberapa jam kemudian mas ghani sebenarnya datang.” Kata faris
“teror itu terus berlanjut, ketika mas ghani sudah tertidur... suara tangisan itu.. dan suara wanita perih pesakitan itu...” Ucap faris sambil menundukkan wajahnya
“Ya sudah, aku sama tyo berangkat dulu. Kita juga mau ke orang pinter itu habis pulang kerja, kamu nanti jam 10 setelah pulang dirumah saja, jangan keluar sebelum kita datang!!!” Harap eka
Faris menuruti ucapan dari eka tentang berdiam dikamar, karena temannya itu mengkhawatirkan keadaanya jika terjadi sesuatu dengan dirinya.
Dan faris pun melanjutkan tidurnya karena malamnya terlalu capek dengan teror yang dihadapi oleh dirinya, dia mengingat kata terakhir dari eka yang mengkhawatirkan dirinya,
“UNTUK JANGAN KELUAR SEBELUM KITA DATANG!!!”
Siang pun berlalu, faris mulai berangkat kerja seperti biasanya, karena eka dan tyo mampir dulu ke orang pinter yang mungkin bisa menangkal kejadian yang dialami oleh faris, faris bersiap untuk berangkat kerja, dia berharap ketika dia pulang eka dan tyo sudah berada didalam kost dan membawa kabar baik untuk dirinya.
jam 10 malam waktunya faris pulang kerja, karena eka dan tyo membantu dirinya dia pun mencari makan untuk sekedar rasa terima kasih dengan temannya yang sudah membantunya, sembari berharap eka dan tyo sudah berada dirumah menyambutnya pulang,
Setelah setengah jam kemudian faris pulang dengan membawa tiga bungkus nasi yang dibawa untuk dimakan bersama dengan kedua temannya,
Dia membuka pintu kamar kostnya, dan ternyata eka dan tyo belum pulang gan, akhirnya dia menyempatkan untuk mandi dulu sementara mas ghani tak terlihat dikamar kostnya, dia pikir mungkin masih di keluarganya, sementara cuaca makin gerimis faris mulai pesimis dengan tyo dan eka karena pastilah dia akan datang agak terlambat,
Sementara ditempat lain,
Tyo dan eka sudah menemui orang pinter gan, dan orang pinter itu bermaksud untuk datang di kostnya besok sorenya dan eka disuruh membuatkan air dari daun pepaya untuk disiramkan di lokasi kejadian saat tewasnya korban itu,
FYI. Ane kurang tahu tentang masalah ini apa bisa berhasil atau tidak dalam menangkal tetesan jeruk nipis,KARENA....
“Kalian bikinlah air dari daun pepaya dan suruh teman kamu yang menyirami ditempat kejadian itu.” ucap orang pinter itu
“Iya pak, nanti kita lakukan...” Ucap tyo
“Baiklah pak, nanti biar teman saya yang jemput bapak untuk datang kesana besok.” Ucap eka sambil memandang tyo untuk mengantar orang pinter itu ke tempat kost faris
“Kalau begitu kita permisi dulu pak.” Ucap tyo sambil berdiri meninggalkan orang pinter itu
Mereka pun beranjak meninggalkan rumah orang pinter itu dan segera menuju ke kostan, karena eka khawatir dengan keadaan faris, secara dia adalah teman se kota dengan dirinya, dan sudah kenal sejak SMP. Tyo pun memetik daun pepaya yang ada di sekitar depan rumahnya untuk dibawa kost an.
“Gimana ka, hujan kayak gini? Apa kita terjang aja biar cepet pulang?” Ucap tyo
Eka terdiam sambil melihat hujan dan gelapnya malam disekitarnya, dan eka tidak bisa mengabari faris gan, karena pada jaman itu belum ada Handphone.
“Kita tunggu hujan sedikit reda dulu yo, kita juga sudah bilang kok sama faris kalau gak boleh keluar dari kost sebelum kita datang, kalau pun dia dihantui dikostnya kan sudah ada mas ghani yang kemarin pulang.” Ucap eka
"Jadi kalau ada apa-apa dengan faris, ada mas ghani yang dirumah yang mungkin bisa membantu." tambahnya
“Ya sudahlah...” Ucap tyo
Setelah setengah jam kemudian,
“Udah sedikit reda yo, ayo kita pulang!!!” Ucap eka
Mereka berjalan pulang dengan menaiki sepeda menuju kostan gan, berharap tidak terjadi apa-apa dengan faris, dan dengan air dari daun pepaya itu bisa sedikit reda teror yang dialami oleh faris.
Note: Untuk quote ini hasil dari mulut ke mulut yang ane kreasikan dalam bentuk penulisan yah gan.
Quote:
DUGAAN DARI EKA DAN TYO SEBELUM FARIS...???
SEBELUM EKA DAN TYO DATANG TERNYATA ADA 2 SOSOK SEKALIGUS YANG MENYERUPAI DIRINYA GAN!!!
Ditempat kost,
Faris terlihat selesai dari kamar mandinya dan segera masuk dikamar eka, dia mendapati eka dan tyo yang sudah berada di kamar kostnya, DAN TERNYATA ITU ADALAH SOSOK PENAMPAKAN YANG MENYERUPAI EKA DAN TYO.
“Ka.. Yo.. Udah nyampai? Gimana tadi?” Ucap faris dengan senyum penuh harap
Kedua sosok itu masih terdiam gan, dan tidak berkata sedikitpun, sementara faris mulai menyantelkan handuknya yang masih basah karena dipakainya habis mandi.
“Ini aku bawa makan, makan dulu aja.” Ajak faris
Kedua sosok itu mulai memandang faris, dan akhirnya mereka berkata,
“Ayo kita kesana!!!” Ucap dari salah satu sosok itu
“kemana??? Gak makan dulu aja?” Jawab faris
Sosok itu mulai berdiri dan meninggalkan kamar kost, mau gak mau farispun berdiri mengikuti kedua sosok itu gan, ane yakin faris seperti dikuasai oleh mahluk gaib pada waktu itu, seperti yang dialami siska dulu yang pernah ane ceritakan dipart sebelumnya.
Faris mulai menuju ke rel kereta api gan mengikuti kedua sosok penampakan yang menyerupai eka dan tyo.
“Ke rel maksudnya???” Ucap faris kebingungan
Dan salah satu dari sosok itu mengangguk anggukan kepalanya, isarat mengiyakan. Tak lama kemudian faris dan kedua sosok itu tiba di rel kereta api gan,
Beberapa jam kemudian,
Eka dan tyo sudah sampai ditempat kostnya, eka pamit untuk langsung ke kamar kecil dulu sebelum masuk ke kamar kostnya, dia menoleh ke kamar kostnya sambil berlari menahan kencing, tyo sempat melihat ada keramaian beberapa orang yang terlihat dari arah rel. tapi dia segera masuk menuju ke kamar kost.
“Kok lampu kamar sudah nyala tapi gak ada faris?” Dalam hati eka sambil menuju ke kamar mandi
Dan gak lama kemudian,
“Kaaaa.... Kaaa... Kok faris gak ada dikamar?” Teriak tyo didepan pintu kamar mandi
Eka langsung membuka pintu kamar mandli, dan segera menuju kamar kostnya,
“Dimana dia?” Tanya eka
“Ada nasi bungkusan, apa dia mau membeli minum ka? Ucap tyo
“Gak tau juga, coba cek dikamar mas ghani?” Ucap eka
“Dikunci dari luar ka.” Jawab tyo
“Ya sudah kita tunggu aja, kali aja dia sama mas ghani yang membeli minum atau keluar sebentar.” Harap eka
Setelah beberapa menit kemudian faris tak kunjung pulang ke kostnya gan, eka mulai khawatir dengan keadaan yang dialami dirinya,
“Kok gak datang juga yah? Dimana dia?” Ucap eka
“Coba kita keluar cari diwarung aja yo, kali aja ada diwarung.” Tambahnya
“Ayo!!!” Ucap tyo langsung berdiri meninggalkan kamar
Sementara banyak kerumunan warga yang terlihat disekitar rel kereta api gan, eka dan tyo masih fokus untuk mencari faris, karena dia pikir pasti dia pergi kewarung untuk membeli sesuatu.
“Warungnya tutup ka.” Ucap tyo
“Hahh.. Iya. Apa sama mas ghani kali yah?” Kata eka
“Mungkin saja ka...” Jawab tyo
“Ka, banyak kerumunan warga disana?” Ucap tyo
“Ada apa yahh? Coba tanya yo?” Kata eka
Setelah mereka berjalan menuju ke arah rel kereta api, mereka mendengar dari pembicaraan warga,
“ADA ORANG TERTABRAK KERETAAAAA!!!”
“HAAAHHH....SIAPA KAAA???” Ucap tyo
Eka dengan mencoba mencari tahu siapa dibalik sosok yang tewas itu, dengan membuka beberapa bagian yang sudah ditutupi oleh koran, TERNYATA???
“FARIIIIIISSSSSSSSSS YOOO!!!” Ucap Eka sambil menangis
DAN FARIS TEWAS TEPAT DI LOKASI KEJADIAN TEWASNYA WANITA YANG SEBELUMNYA DITETESI JERUK NIPIS OLEHNYA
Pesan TS: Yang namanya ajal, kapan? waktu? dan tempatnya? sudah diatur oleh Tuhan YME, banyak yang mengaitkannya dengan kejadian-kejadian aneh dan tak masuk akal. Sekali lagi percayalah dengan kekuatan Tuhan, jangan terperdaya dengan tipu daya setan.
Note: Insya Allah kalau besok gak ada kerjaan ane update kronologi tewasnya faris, dan bagaimana kelanjutan dari teman-temannya.