Kaskus

Story

fxdirayAvatar border
TS
fxdiray
Taste of Life
Love is like the wind, you can't see it, but you can feel it
(Nicholas Sparks)

Taste of Life



Taste of Life







Tujuan gw bikin cerita ya,, oh ya yang lain belum tau..
1. gw cuma pengen sharing.ada secuil cerita dan catatan dari jurnal di notebook serta mengisi waktu kalo tengah malem gw ga bisa tidur, dan update nya sering diatas jam 12
2. buat DIA, nanti juga tau, dan part terakhir cerita juga belom ada. ntah cerita ini sampai berapa part, 80 part, 90, atau 100. tetapi part terakhirnya belum ada saat ni, dan gw berharap DIA yang mengisinya.
3. gw ga ada tujuan buat ngasih makna hidup atau berceramah dari kisah gw, karna gw sadar gw belum tau apa-apa tentang hidup.
masih 25 umur gw, Nikah aja belom, kalo kaw1n mah #ahsudahlah emoticon-Ngakak (S)

jadi ga usah anggep serius cerita gw ya gan emoticon-shakehand
cukup dinikmati dan di jadikan selingan bacaan kalo senggang emoticon-Big Grin[/QUOTE]


Rules and FAQ

Spoiler for FAQ:






Quote:





oke cukup intermezo nya itu sedikit pengenalah keluarga dari Cerita gw, anggap saja ini adalah cerita FIKSI, karna SEMUA NAMA TOKOH DAN TEMPAT BUKAN YANG SEBENARNYA....


Selamat Membaca


INDEX
II
II
V
Spoiler for Index:


[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---curcol-mere[/kaskus_video] Story - Curcol Mereka[/I][/B][/URL]
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---Dina Stri[/kaskus_video] Story - Dina Strike[/I][/B][/URL]
Polling
0 suara
Who's your Favorite Character in Here
Diubah oleh fxdiray 06-03-2017 15:32
bukhoriganAvatar border
sunshii32Avatar border
imamarbaiAvatar border
imamarbai dan 8 lainnya memberi reputasi
9
666.4K
4.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.1KAnggota
Tampilkan semua post
fxdirayAvatar border
TS
fxdiray
#1187
PART 49
When you still had time for her, dont you waste your chance
Because we don't know God's plan for our lives
Let's say this is our last day to stand beside her
Our lives maybe vanish, but Memories remain forever
And time is like a pawn, it can not move backwards


Semua kenangan yang terjadi didalam hidup kita itu bermakna dan berharga, tergantung bagaimana kita menyikapi nya



"jadi kita liburan berangkat tanggal 27 sampe tahun baru ya?" dina memutuskan tanggal keberangkatan saat kita liburan nanti, berarti masih 3 minggu sampai dengan hari H, saat itu Chandra, Doni, Saskia, dan Leni sedang berada di rumah gw untuk membahas liburan yang sudah kami rencanakan, kami akan berlibur ketempat sepupu gw yang berada di luar kota sedikit jauh dari rumah gw, mungkin membutuhkan perjalanan sekitar 5-6 jam menggunakan kendaraan roda empat, tetapi berhubung kami belum boleh untuk memakai mobil dalam jarak yang jauh, kami putuskan menggunakan motor, Regi tidak bisa ikut karna di tahun baru ia bersama keluarga nya harus melakukan ziarah kemakam omadan shushu (om/paman). sedangkan anita, ayah nya belum boleh mengijinkan putri satu-satu nya untuk pergi terlalu jauh,

Sebenarnya mama tidak mengijinkan kami untuk pergi, tetapi karna bujukan dan paksaan kami, akhir nya mama mau membantu kami untuk berbicara kepada orang tua Chandra, Leni dan saskia, yah walaupun dengan sejuta peraturan ketat ala mama, kami pun dapat menyanggupinya

"pokoknya mama ga mau tau, kalian ga boleh ngebut-ngebutan, setiap setengah jam sekali telepon dan kabari mama, berangkat pagi hari, dan disana ga boleh lebih dari 1minggu, denger?"

kira-kira seperti itulah wejangan yang kami terima....

ada alasan lain kenapa kami berangkat di tanggal tersebut, yang pertama karena kita samakan dengan tahun baru dan gw harus mengikuti latihan ekstra, di tim basket untuk pertandingan seleksi porda, apalagi gw yang hampir 4 bulan absen karna memulihkan tangan gw yang retak.

"lo udah bilang sama sepupu lo disana dir?" tanya chandra yang tangannya sibuk menggandeng Sony

"udah kok, malah di nyuruh cepet-cepet kesana, nanti kita pesen villa aja, soalnya dirumah dia ga ada tempat buat nampung 6 orang, villa nya udah dipesenin sama ayah juga, kalo kita mepet ntar keburu penuh, lagian kita kan pas liburan nasional kesananya" jelas gw panjang lebar

"emang nya di daerah mana sih dir" leni sepertinya penasaran

"kamu pernah denger pagaralam?" dina menyela

"ehmm pernah, yang ada gunung nya itu?" leni berpikir

"gilaa kita kesana dir? jauh banget itu" chandra bertanya seolah tak percaya

"udah lo ga bakal nyesel, tempat nya bagus kok" gw menenangkan

"wah kaya nya asik nih... kalo bisa berangkat minggu depan sih mau gw, lagian lo sih dir, pake acara latihan-latihan segala" saskia menggerutu

"kita kalo bisa berangkat besok pun mau tinggal dimana? lo kira nyewa villa sama kaya nyewa hotel, ya kalo lo ada tempat disana gw sih mau2 aja" gw membela diri

"udah gpp yang penting kita rencanain mateng-mateng dulu ga usah buru-buru" leni menengahi

"tuuh denger" gw menuding saskia

"ya deeeh yang dibela leni...."

"hahahaha"

antusias yang besar kelihatan di wajah saskia, ia memang paling menyukai kegiatan jalan-jalan seperti ini apalagi ketika ia mengusulkan untuk membawa motor, tingkah nya seperti anak kecil yang diberi boneka.. berbeda dengan saskia, leni terlihat sedikit gelisah dan khawatir, karna perjalanan yang akan kita tempuh memang terbilang cukup jauh, apalagi, ia belum pernah kesana.
gw sempat menghubungi sepupu gw dan menanyakan tentang kabar nya, dan gw megetahui bahwa jalan yang akan kita tempuh sudah tidak sesulit yang dulu

keesokan hari nya sekolah masih berjalan seperti biasa karna acara Classmeeting masih berlangsung, gw yang tidak memiliki kegiatan apapun hanya bermalas malasan dikelas, tiduran dimeja sambil mendegarkan musik dari earphone, kelas ini terlihat sepi dan lengang, anak-anak kebanyakan menonton seni tari dan olahraga dilapangan,

suasana seperti ini lah yang gw butuh kan tetapi sangat jarang gw dapatkan

gw hampir tertidur ketika ada suara orang duduk disamping gw dan mengusap kepala gw pelan, gw tak menoleh dan mengarahkan pandagan gw melalui sudut mata, gw tau siapa yang duduk disamping gw dari aroma tubuh nya, gw biarkan ia mengusap pelan kepala gw sedangkan gw tetap tak bergeming

"dir.." suara itu terdengar bergetar

"dira.. lo tidur?" suara itu semakin lirih

"diraa..." ia menggoyangkan tubuh gw

untuk sesaat ia diam, tak ada suara apapun yang gw dengar, hanya hembusan nafas nya dan detakan jam terdengar di kelas
gw yang malas menjawab hanya tetap memejamkan mata

tapi tiba-tiba mulut itu kembali bersuara
"dira, kenapa ya perasaan gw kaya gini" suara itu terdengar pelan kali ini, tetapi gw tetap dapat mendengarnya

deeeg..... apa maksut ucapannya barusan?

"lo tau ga dir, semenjak kita bolos tempo hari, gw..." perkataan itu berhenti. sekarang gw membuka mata namun tangan dan lengan gw tetap menutupi kepala yang menghadap ke lantai

gw sedikit mengintip dari sela-sela lengan yang menindih kepala gw,

Kenapa Lo Menangis?

tetapi dengan cepat ia mnegusap tetesan air mata yang sudah jatuh ke pipi nya, dan menarik nafas panjang serta menghembuskan nya melalui mulut, tiba-tiba.....


Plaaaaaaak kepala beagian belakang gw terasa sakit "Diraaaa Banguuun Ngebo mulu dikelas" Suara itu kini terdengar sangat nyaring

gw yang memang kaget karna tabokannya di kepala pun akhirnya terbangun "eh lo len, ngapain sih mukul-mukul kepala gw sakit nih" gw mengusap bagian yang di tempeleng oleh leni

"hehe lagian lo gw liatin dari tadi kaya nya enak banget yang ngebo" senyuman itu merekah

"mata lo merah, abis nangis len?" gw berusaha memancing nya

"eeh.. eh.. yang bener? ga kok .kayanya.. kayanya tadi kelilipan kena debu deh" ia tergagap dan memutar badan membelakangi gw

"mana sini gw liat" gw memegang bahu leni dan mencoba memutar tubuh nya

tetapi lengannya menepis tangan gw yang berada dibahu leni..
"gw ke toilet dulu" leni pun berlari meninggalkan gw



Leni....Perasaan gw yang dulu hilang, entah kenapa gw mulai merasakannya kembali
Diubah oleh fxdiray 23-11-2016 14:26
jiyanq
sotokoyaaa
sotokoyaaa dan jiyanq memberi reputasi
2
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.