- Beranda
- Stories from the Heart
Taste of Life
...
TS
fxdiray
Taste of Life
Love is like the wind, you can't see it, but you can feel it
(Nicholas Sparks)


Tujuan gw bikin cerita ya,, oh ya yang lain belum tau..
1. gw cuma pengen sharing.ada secuil cerita dan catatan dari jurnal di notebook serta mengisi waktu kalo tengah malem gw ga bisa tidur, dan update nya sering diatas jam 12
2. buat DIA, nanti juga tau, dan part terakhir cerita juga belom ada. ntah cerita ini sampai berapa part, 80 part, 90, atau 100. tetapi part terakhirnya belum ada saat ni, dan gw berharap DIA yang mengisinya.
3. gw ga ada tujuan buat ngasih makna hidup atau berceramah dari kisah gw, karna gw sadar gw belum tau apa-apa tentang hidup.
masih 25 umur gw, Nikah aja belom, kalo kaw1n mah #ahsudahlah

jadi ga usah anggep serius cerita gw ya gan

cukup dinikmati dan di jadikan selingan bacaan kalo senggang
[/QUOTE]Rules and FAQ
Spoiler for FAQ:
Quote:
oke cukup intermezo nya itu sedikit pengenalah keluarga dari Cerita gw, anggap saja ini adalah cerita FIKSI, karna SEMUA NAMA TOKOH DAN TEMPAT BUKAN YANG SEBENARNYA....
Selamat Membaca
INDEX
II
II
V
II
II
V
Spoiler for Index:
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---curcol-mere[/kaskus_video] Story - Curcol Mereka[/I][/B][/URL]
[QUOTE][URL="[kaskus_video]side-story---Dina Stri[/kaskus_video] Story - Dina Strike[/I][/B][/URL]
Polling
0 suara
Who's your Favorite Character in Here
Diubah oleh fxdiray 06-03-2017 15:32
imamarbai dan 8 lainnya memberi reputasi
9
666.7K
4.3K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
fxdiray
#1128
Part 48
I'd live until today is because i want to see your Smile
that's the only reason i breathing to this moment
(Dira)
that's the only reason i breathing to this moment
(Dira)
This catchy song for tonite
Semenjak gw dan leni bolos ke bukit tempo hari, hubungan kami menjadi semakin dekat. leni kembali menjadi seorang leni yang gw kenal dulu waktu kami pertama ketemu, ia pun tak menolak ketika gw berniat untuk mengantarnya pulang, sikap nya sangat berbeda ketika gw masih berpacaran dengan anita.
leni kala itu seolah olah menjaga jarak dengan gw dan bersikap masa bodoh terhadap masalah yang sering gw hadapi, tetapi sekarang berbeda, ketika gw menunjukkan sikap tidak mood atau bosan, ia selalu menanyakan keadaan gw, bahkan mencoba bercanda,
tetapi berbeda dengan anita, walaupun kita sering bertemu ada dinding pemisah yang begitu tinggi menjulang berada ditengah-tengah kami.
hanya bertegur sapa terasa sangat menyakitkan buat gw untuk melakukannya, tetapi gw mencoba untuk bersikap biasa didepan anita, walaupun susah, gw tetap mengobrol dan bercanda dengan anita ketika sekedar main ke kelas nya dan doni, walaupun pembicaraan itu terasa hampa.
Semester pertama hampir usai, dan kebiasaan sekolah gw adalah mengadakan classmeeting yang diselenggarakan untuk melepas penat atau sekedar menjalin silahturahmi, gw yang sudah bisa untuk bermain basket pun ikut berpartisipasi di kelas bersama regi, saskia lebih memilih untuk mengikuti jurnalistik, dan leni tengah mempersiapkan materi untuk mengukuti olimpiade sains, semua siswa terlihat dengan aktifitas nya masing-masing siang itu
"hai dir" suara itu sangat gw kenal
"eh kamu nit, darimana?" gw yang sedang duduk di pinggir lapangan tengah sambil melihat kelas lain bertanding pun mau tak mau mengalihkan pandangan gw ke sumber suara
"dari kelas sebelah liat lomba puisi" ujar nya semmbari duduk disebelah gw
"kamu ga ikut apa-apa?"
ia hanya menggeleng pelan dan menyodorkan botol minuman kepada gw "kamu mau?"
"makasih ya tau aja kalo aku lagi haus" gw langsung meneguk isi dari botol itu sehingga menyisakan setengah nya
"kamu baik -baik aja kan dir?" ia bertanya tiba-tiba
"baik-baik aja kok, kenapa gitu?"
"gpp tapi aku lihat akhir-akhir ini pandangan kamu sering kosong" ujar nya pelan
"ah perasaan kamu aja kali nit, sekarang udah biasa lagi kok"
"gara-gara aku ya?"
"hahaha ga.. udah tenang aja, kebanyakan mikir ulangan nih jadi nya suka bengong" gw berusaha mjencari alasan
"terus, kamu sekarang lg deket sama siapa?" tanya anita lagi
"deket dalam artian hal apa nih? banyak kok yg lagi deket sm aku, ada regi chandra, saskia, leni, siti "
"issh ditanyain masih aja becanda mulu" anita emncubit pinggang gw
"aduuh... kamu sih nanya nya ga jelas hahaha"
"ya kamu lagi suka sama siapa sekarang?" anita memukul pelan bahu gw
"hmm siapa ya, ga ada deh kalo sekarang, lagi mau fokus belajar dulu nih nit" ucap gw berbohong
"oh yaa?" suara itu terdengar bersemangat "tapi aku lihat kamu deket dengan saskia sama leni, apalagi kadang si sarah nyamperin kamu di kantin"
"oh kalo rina sih suka nanyain pelajaran sama aku, kita tetangga juga jadi kenal dong"
"hmmm..."
"how about you pretty girl?" gw mengatupkan kaki ketanah
"what about me?"tanya nya entah retoris atau memang tak tahu apa yang gw maksut
"apa ada orang yang lagi kamu suka dikelas mungkin?"
"ada orang yang masih aku cinta tetapi bukan dikelas, sih"
deeg, gw sepertinya tau apa maksut dari perkataan itu, tetapi gw tak mau melanjutkannya
"semoga orang itu tau perasaan kamu ya nit, oh ya kelas kamu udah main belum?" gw mengalihkan pembicaraan
"belum sih tapi kayanya kalah deh, ga ada anak basket soalnya, kamu nant---"
"haai sayaaang aku cariin ternyata kamu disini ya" saskia melambaikan tangannya dan berjalan mendekati gw dan anita
woaa Terimakasih tuhan,,,,,, lo penyelamat gw saskia. datang pada saat yang tepat, walaupun dengan akting kelas sarden mu
anita terlihat kaget melihat saskia duduk disamping dan merangkul bahu gw sambil cengengesan"dari mana lo, bawa-bawa kamera segala macem wartawan" gw melihat sebuah kamera tergantung di punggung nya dan tali yang membelah bagian tengah dada nya terlihat... #ahsudahlah
"hai anitaa" saskia menyapa anita yang masih terlihat sedikit kaget
"hai sas, kalian pacaran?"
"hehehe keliatannya?" tangan saskia melingkar dilengan gw
anita hanya tersenyum tak memberikan komentar apa2 sedangkan gw mendadak tiba-tiba menjadi bodoh"dira, saskia, aku balik kekelas dulu ya takut temen ku nyariin
"eeh iyaa nit, ati-ati" ucap gw bego
"issshh" saskia mendengus
"kenapa sas?:
"gw kesel aja sama anita, keinget waktu malem-malem itu aja"
"haha masih diinget aja. gw aja udah biasa lagi kok"
"ah bego lo, lagian ngapain sih masih deketin anita, sadar dir, ada leni tuh yang suka sama lo, belum si rina? adik kelas lo yang lagi pdkt..."
"ga usah sembarangan deh sas ah, gossip mulu kerjaan nya"
Ujung-ujung nya gw dan saskia cuma duduk2 dipinggir lapangan sambil menemaninya mengambil beberapa gambar dan bercanda , saskia bercerita kalau ia suka dengan seorang adik kelas yang pernah dilihat nya sewaktu MOS, tetapi ia tak mempunyai kesempatan untuk mendekati sang pujaan hati
"dir, liburan jalan-jalan yuk?" saskia bertanya ketika kami berjalan ke kantin
"ah kemana, jalan2 disini paling ketempat itu-itu doang, lagian males ah enakan dirumah"
"ya kita keluar kota gitu, ajakin anak-anak biar rame"
"kesambet angin apa tumben lo ngajakin liburan"
"gw males dirumah jagain studio mulu" ucap nya lemas
"hmm... kalo ketempat sepupu gw mau ga? jauuh tapi, deket gunung rumah nya tapi enak, adem" tiba-tiba gw teringat akan sepupu gw
"daerah mana? kalo rame-rame sih mau aja, yang penting liburan" ucap nya bersemangat"
"yaudah ntar kita omongin lagi, yang penting sekarang makan dulu laper nih gw" gw menepuk2 perut yang sudah keroncongan
"bayarin yak abang ganteng..." saskia mencolek dagu gw
"dasar ular, ada mau nya aja minta bayarin"
"hahahahaha"
sotokoyaaa dan jiyanq memberi reputasi
2