- Beranda
- Stories from the Heart
Bidadari Dunia [TAMAT]
...
TS
nursalim84
Bidadari Dunia [TAMAT]
![Bidadari Dunia [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/11/21/9227165_201611211058590415.jpg)
cover by Awayaye
cover by array
Spoiler for Thanks untuk yg ngelempar cendol dan abu gosok :
Halo mas bro mbak bro kaskuser yang gua cintai,kenalin nama gua Rendra,gua pengen share cerita tentang kehidupan gw dengan sang penyejuk mata yaitu istri gua sendiri yang bernama aisyah,tujuan menulis ini cerita biar bisa jadi pelajaran buat suami2 agar lebih bisa menghargai istrinya,istri itu ibarat seperti gelas2 kaca harus hati2 menjaganya jangan sampai jatuh karna saat jatuh dan pecah susah untuk menyatukannya kembali.
Sekilas tetang gua orangnya tinggi,kurus,berkacamata,gua dilahirkan di keluarga yang taat akan agama namun gua sendiri jauh dari kata taat,gua orangnya cuek masa bodo,gua alumni universitas W*dya G*ama malang dengan gelar ST meskipun dengan nilai pas pasan,orang tua gua adalah orang yang terpandang dikampung dikarnakan selalu mengisi pengajian di mesjid kampung gua .
Gua asli orang jawa tengah lahir di solo namun karna bokap gua ingin mengadu nasib ditanah borneo terpaksa gua ikut bokap ke kota baru kalimantan selatan,jadi di umur 5 tahun gua udah menginjakan kaki ditanah borneo.
TA’ARUF gua gak ngerti apa itu ta’aruf?yang gua tau sebelum nikah itu adalah masa perkenalan bisa disebut pacaran lah,mana ada baru kenal langsung cinta maklum pemikiran gua dulu adalah pemikiran liberal,jadi setiap manusia berhak menentukan kebebasannya dalam memilih apa yang dia kehendaki.
Orang tua gua menjodohkan gua dengan seorang wanita yang bagi gua kolot,pakaian dia gak lebih dari karung berjalan gimana enggak semua tubuhnya di tutup hingga mata doang yang keliatan,namun karna gua ingin berbakti dengan orang tua terpaksa gua iya in perjodohan itu,meskipun gua sendiri masih mempunyai pacar ketika dikampus dan masih menjalin hubungan walau LDR an.
Ayah “Nak,ini ada temen Bapak yang mau menjodohkan Putrinya,gimana?kamu mau?”
Gua “terserah Ayah aja lah"
Ayah “kok terserah Ayah?kamu udah gede udah pinter nentukan pilihan kamu,dan Bapak juga udah gak sabar untuk nimang cucu"
Gua “Ayah kan yang menginginkan perjodohan ini?yaudah aku ngikut aja"jawab gua cuek
Ayah “yasudah kalau begitu seminggu lagi bakal diresmikan pernikahan kamu dengan Nak Aisyah"
Gua “hah…!!secepat itu kah Yah?kan aku belum siap?belum bekerja lagi?”
Ayah “pokoknya Ayah gak mau tau,semakin cepat semakin Baik!"
Gua “yasudah terserah..!”seraya memalingkan wajah gua”
Gua gak nyangka 1 minggu lagi gua bakal nikahin seorang gadis yang gua sendiri belum mengenalnya,jangankan kenal ngeliat mukanya pun gua gak bisa karna doi berpakaian yang tertutup hingga matanya doang yang keliatan,gua gak tau harus ngomong apa ke pacar gua yang di malang,gua takut doi kecewa karna gua dijodohin.
Spoiler for monggo yang mau download dari playstore:
Spoiler for index:
Spoiler for Episode II:
Diubah oleh nursalim84 02-05-2018 06:43
JabLai cOY dan 26 lainnya memberi reputasi
27
211K
797
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
nursalim84
#64
Part 8
Gua berjalan dengan langkah pelan menuju Bandara Juanda,gua putar lagj badan gua untuk melihat kota surabaya untuk yang terakhir kalinya,gua mengira akan terjadi hal hal manis di pulau ini namun ternyata kenyataannya sangat pahit yang gua rasa,renacana ingin menikahi gadis pujaan gua hancur ketika doi sudah mempunyai calon suami,dan sengaja ingin membalas dendam atas perbuatan gua yang selingkuh dari doi,padahal gua gak niat sama sekali karna perjodohan ini murni dari orang tua gua.
Gua membuka Hape gua dan melihat di kontak yang terpampang nama Ayu,gua pilih opsi lalu mendelete nomer tersebut dan membuang nomer gua yang khusus buat gua berhubungan ama doi.
Perjalanan pesawat yang ditempuh dari surabaya banjarmasin dengan waktu 45 menit gua habiskan dengan melamun dan memandang lautan luas yang berwarna biru,gua merenung akan kejadian yang baru saja gua alamin,dari perjodohan dengan wanita yang sama sekali gak gua kenal,Aisyah ini wanita unik yang baru gua kenal,dibilang baik mungkin terlalu baik,dibilang bego iyah karna doi masih lugu orangnya jadi gampang gua begoin,tapi kesabarannya itu terkadang membuat gua takjub,dan kejadian selanjutnya gua putus dengan Ayu gara2 perjodohan gua dengan Aisyah,kenangan 5 tahun dulu pas sekampus dengan Ayu akhirnya hancur akibat perjodohan ini,"Ya Allah hikmah apa yang akan Engkau berikan kepada Hambamu ini?kalau memang Aisyah jodoh hamba kenapa dihati hamba sama sekali tidak menginginkannya?"gumam gua.
Setelah sampai dibandara Syamsudinnoor banjarbaru,gua berjalan letoy menuju keparkiran motor,setelah membayar tiket karcis parkiran motor gua gas meluncur membawa gua kembali kerumah.
Jarak rumah gua ama bandara sekitar 30 menit,oia lupa ketika gua nikah ama Aisyah gua pindah ikut bokap gua ke banjarbaru karna usaha yang beliau rintis lebih prospek di Banjarbaru.setelah sampai dirumah belum gua turun ternyata pintu rumah gua udah dibuka,gua menoleh kearah pintu rumah yang ternyata Aisyah dengan senyuman khas nya menyambut gua didepan pintu rumah.
Setelah memarkirkan motor di garasi gua berjalan mendekat kearah Aisyah yang sedari tadi menunggu gua,saat didepannya langkah gua terhenti gua memandang nya doi pun memandang gua,cukup lama kami saling pandang akhirnya memetes pula lah air mata Aisyah dan terjatuh dipipinya,tanpa di komandoi Aisyah langsung memeluk gua dan menangis terisak di dada gua.
Entah gua gak bisa berontak atau pun ingin melepaskannya dari pelukan,gua hanya membelai punggungnya dan menyabarkannya.
Aisyah "mas aku kangen"
Gua "..."
Aisyah "mas tau gak sehari semalam aku gak bisa tidur mikirin kamu mas,aku coba mikirin apa kesalahan aku sehingga kamu pergi ninggalin aku gitu aja"
Gua "lo gak salah syah,gua yang salah,gua yang bego,gua yang gak peka maaffin gua dan ego gua yang bikin lo kesiksa"gua membatin dalam hati
Aisyah "mas jawab dong?kasih tau aku,kalau aku salah punggung aku siap buat kamu pukul
"
Gua bener2 seperti di pukul dengan palu di hati gua,sungguh wanita yang belum pernah gua temui akhlaknya seperti ini,hingga membuat mata gua berkaca kaca,ingin menangis,baru ini gua dibikin mewek ama cewek.
Buru2 gua hapus air mata gua dan dengan pelan melepaskan pelukan Aisyah seraya berkata "Dek,Mas capek boleh gak istirahat sebentar
"ups gua keceplosan manggil Dek,saking terbawa suasana gua khilaf manggil doi dengan sebutan "Dek".
Aisyah "mas panggil aku barusan apa tadi??
"
Gua "enggak,biasa aja salah denger kali lo"
Aisyah "ah mas nya gitu,di ulang dong
"rengeknya
Gua "udah ah gua gak ada waktu ngurusin rengekan lo,gua mau istirahat,capek tau !!
"
Aisyah "mau aku bikinin teh Mas?
"
Gua "gak usah cukup tinggalin gua dulu,gua mau istirahat ngerti kan ama bahasa indonesia?
"
Aisyah "iyah mas maaf
"
Gua pun meninggalkannya sendiri dan masuk kekamar seraya menutupnya,setdah bahaya juga gua bisa dibikin mewek ama ini cewek padahal gua orang yang jarang nangis tapi saat dihadapkan kondisi kaya tadi bikin ego dan gengsi gua jadi runtuh.
Malam harinya pintu kamar gua diketuk,gua terbangun dan kebetulan saat itu adzan maghrib di kumandangkan.
Aisyah "mas...mas...bangun udab maghrib gak boleh tidur"
Gua "iyah bentar",gua mendatanginya dan membuka pintu kamar
Aisyah "mas bangun,ayu gih buruan mandi kita sholat jamaah yah,Aisyah pengen mas jadi imam sholat untuk aku"
Gua "iye bawel,bentar gua mau mandi dulu"
Gua lihat kebelakang sepertinya Aisyah bersemangat sekali menata sejadah,dilihat dari gerak geriknya doi keknya bahagia banget liat gua mau nuritin permintaannya padahal cuman permintaan jadi imam sholat tapi entah kenapa begitu bahagianya dia.
Setelah mandi dan berwudhu gua memakai pakaian sarung dan baju koko putih.mendekati doi yang sedari tadi tersenyum geli kearah gua.
Gua "napa natap gua kaya gitu banget?lucu?"
Aisyah "mas ku ganteng kalau make pakaian begini"
Gua "lebay lo ah,yuk buruan"
Gua pun beridiri didepan Aisyah dan mengawali sholat dengan takbiratul ikhram "Allahu Akbar" setelah sholat doi mencolek punggung gua,gua pun menoleh kebelakang.
Aisyah "cium..."seraya tangannya di ulurkan kearah gua
Tangan gua pun dicium oleg Aisyah dan habis itu gua berdoa dalam hati,"Ya Allah yang Maha membolak balikan hati,tetapkan hati hamba ini untuk bisa mencintai istri hamba sepenuhnya"
Gua berjalan dengan langkah pelan menuju Bandara Juanda,gua putar lagj badan gua untuk melihat kota surabaya untuk yang terakhir kalinya,gua mengira akan terjadi hal hal manis di pulau ini namun ternyata kenyataannya sangat pahit yang gua rasa,renacana ingin menikahi gadis pujaan gua hancur ketika doi sudah mempunyai calon suami,dan sengaja ingin membalas dendam atas perbuatan gua yang selingkuh dari doi,padahal gua gak niat sama sekali karna perjodohan ini murni dari orang tua gua.
Gua membuka Hape gua dan melihat di kontak yang terpampang nama Ayu,gua pilih opsi lalu mendelete nomer tersebut dan membuang nomer gua yang khusus buat gua berhubungan ama doi.
Perjalanan pesawat yang ditempuh dari surabaya banjarmasin dengan waktu 45 menit gua habiskan dengan melamun dan memandang lautan luas yang berwarna biru,gua merenung akan kejadian yang baru saja gua alamin,dari perjodohan dengan wanita yang sama sekali gak gua kenal,Aisyah ini wanita unik yang baru gua kenal,dibilang baik mungkin terlalu baik,dibilang bego iyah karna doi masih lugu orangnya jadi gampang gua begoin,tapi kesabarannya itu terkadang membuat gua takjub,dan kejadian selanjutnya gua putus dengan Ayu gara2 perjodohan gua dengan Aisyah,kenangan 5 tahun dulu pas sekampus dengan Ayu akhirnya hancur akibat perjodohan ini,"Ya Allah hikmah apa yang akan Engkau berikan kepada Hambamu ini?kalau memang Aisyah jodoh hamba kenapa dihati hamba sama sekali tidak menginginkannya?"gumam gua.
Setelah sampai dibandara Syamsudinnoor banjarbaru,gua berjalan letoy menuju keparkiran motor,setelah membayar tiket karcis parkiran motor gua gas meluncur membawa gua kembali kerumah.
Jarak rumah gua ama bandara sekitar 30 menit,oia lupa ketika gua nikah ama Aisyah gua pindah ikut bokap gua ke banjarbaru karna usaha yang beliau rintis lebih prospek di Banjarbaru.setelah sampai dirumah belum gua turun ternyata pintu rumah gua udah dibuka,gua menoleh kearah pintu rumah yang ternyata Aisyah dengan senyuman khas nya menyambut gua didepan pintu rumah.
Setelah memarkirkan motor di garasi gua berjalan mendekat kearah Aisyah yang sedari tadi menunggu gua,saat didepannya langkah gua terhenti gua memandang nya doi pun memandang gua,cukup lama kami saling pandang akhirnya memetes pula lah air mata Aisyah dan terjatuh dipipinya,tanpa di komandoi Aisyah langsung memeluk gua dan menangis terisak di dada gua.
Entah gua gak bisa berontak atau pun ingin melepaskannya dari pelukan,gua hanya membelai punggungnya dan menyabarkannya.
Aisyah "mas aku kangen"

Gua "..."
Aisyah "mas tau gak sehari semalam aku gak bisa tidur mikirin kamu mas,aku coba mikirin apa kesalahan aku sehingga kamu pergi ninggalin aku gitu aja"

Gua "lo gak salah syah,gua yang salah,gua yang bego,gua yang gak peka maaffin gua dan ego gua yang bikin lo kesiksa"gua membatin dalam hati

Aisyah "mas jawab dong?kasih tau aku,kalau aku salah punggung aku siap buat kamu pukul
"Gua bener2 seperti di pukul dengan palu di hati gua,sungguh wanita yang belum pernah gua temui akhlaknya seperti ini,hingga membuat mata gua berkaca kaca,ingin menangis,baru ini gua dibikin mewek ama cewek.

Buru2 gua hapus air mata gua dan dengan pelan melepaskan pelukan Aisyah seraya berkata "Dek,Mas capek boleh gak istirahat sebentar
"ups gua keceplosan manggil Dek,saking terbawa suasana gua khilaf manggil doi dengan sebutan "Dek".Aisyah "mas panggil aku barusan apa tadi??
"Gua "enggak,biasa aja salah denger kali lo"
Aisyah "ah mas nya gitu,di ulang dong
"rengeknyaGua "udah ah gua gak ada waktu ngurusin rengekan lo,gua mau istirahat,capek tau !!
"Aisyah "mau aku bikinin teh Mas?
"Gua "gak usah cukup tinggalin gua dulu,gua mau istirahat ngerti kan ama bahasa indonesia?
"Aisyah "iyah mas maaf
"Gua pun meninggalkannya sendiri dan masuk kekamar seraya menutupnya,setdah bahaya juga gua bisa dibikin mewek ama ini cewek padahal gua orang yang jarang nangis tapi saat dihadapkan kondisi kaya tadi bikin ego dan gengsi gua jadi runtuh.
Malam harinya pintu kamar gua diketuk,gua terbangun dan kebetulan saat itu adzan maghrib di kumandangkan.
Aisyah "mas...mas...bangun udab maghrib gak boleh tidur"
Gua "iyah bentar",gua mendatanginya dan membuka pintu kamar
Aisyah "mas bangun,ayu gih buruan mandi kita sholat jamaah yah,Aisyah pengen mas jadi imam sholat untuk aku"
Gua "iye bawel,bentar gua mau mandi dulu"
Gua lihat kebelakang sepertinya Aisyah bersemangat sekali menata sejadah,dilihat dari gerak geriknya doi keknya bahagia banget liat gua mau nuritin permintaannya padahal cuman permintaan jadi imam sholat tapi entah kenapa begitu bahagianya dia.
Setelah mandi dan berwudhu gua memakai pakaian sarung dan baju koko putih.mendekati doi yang sedari tadi tersenyum geli kearah gua.
Gua "napa natap gua kaya gitu banget?lucu?"
Aisyah "mas ku ganteng kalau make pakaian begini"
Gua "lebay lo ah,yuk buruan"
Gua pun beridiri didepan Aisyah dan mengawali sholat dengan takbiratul ikhram "Allahu Akbar" setelah sholat doi mencolek punggung gua,gua pun menoleh kebelakang.
Aisyah "cium..."seraya tangannya di ulurkan kearah gua
Tangan gua pun dicium oleg Aisyah dan habis itu gua berdoa dalam hati,"Ya Allah yang Maha membolak balikan hati,tetapkan hati hamba ini untuk bisa mencintai istri hamba sepenuhnya"
Diubah oleh nursalim84 21-11-2016 12:45
efti108 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
![Bidadari Dunia [TAMAT]](https://s.kaskus.id/images/2016/11/27/9227165_201611270206010889.png)