- Beranda
- Stories from the Heart
Serial Killer : Trio Legend
...
TS
schilfouts
Serial Killer : Trio Legend

Quote:
Spoiler for Serial Killer : Trio Legend:
Indeks
Spoiler for Indeks:

Diubah oleh schilfouts 17-04-2017 22:04
anasabila memberi reputasi
1
12.9K
160
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
schilfouts
#1
Part 1 ~ Awal
"Aku mengundurkan diri dari tempat ini."
Dr. Alif Belask tertegun mendengar suara yang sangat berat dari pintu kantornya. Ia melihat ke sumber suara itu setelah selesai membaca profil semua pegawai yang ada di tempat ini. Dilihatnya seorang Arif Zamir, pembunuh terlatih dari League sedang menatap dirinya begitu dalam.
Ya dia sudah biasa dengan kedatangan Arif.
"Kau tidak bisa mengundurkan diri. Kau hanya bisa pensiun." ucap Alif sambil menutup map hijau dari tangannya. Dia tahu ini akan terjadi, mungkin Arif lebih suka bekerja sendiri.
Alif melihat Arif yang berjalan ke arahnya. Hanya pada Alif lah , dia mau bekerja dibawah perintah League.
"Ada divisi baru dan kami sedang mencari memimpin untuk divisi tersebut. Apa kau ingin mengambil posisi tersebut?"
Arif menatap Alif dengan tajam. Alif merasa dirinya seperti ditusuk dengan pisau jika melihat tatapan Arif. Alif tahu , jika sikap Arif seperti itu pasti dia mulai tertarik dengan obrolan ini.
Sudah lama mereka tidak mengobrol seperti ini walau mereka bersahabat.
"Divisi apa itu?" Arif mengambil beberapa map yang ada di hadapan sang dokter.
"Divisi 9 , tugasnya memburu para psycho baru ataupun yang sudah ahli. Kami menyebutnya dengan Psycho Hunter. Divisi itu cukup baru dan butuh pemimpin untuk divisi tersebut, dibuat karna banyak laporan dari pihak kepolisian tentang psikopat. Apa kau tertarik menjadi pemimpin disana, Arif?" jelas Alif yang juga menatap mata Arif.
Hening. Tidak ada jawaban yang keluar dari mulut Arif, sudah dipastikan bahwa sang pembunuh tersebut tidak menyetujuinya. Alif mengambil lagi map yang sempat Arif pegang dan membuka map tersebut. Tertulis nama IBNU KATALAKIS dan SUREP PELTIER.
"Apa kedua orang itu akan menjadi bagian dari divisi 9?"
Arif melihat profil kedua pria itu dengan seksama.
"Ya , mereka akan menjadi bagian dari divisi 9, apa sekarang kau tertarik Arif Zamir?"
Alif bertanya untuk yang kedua kalinya.
"Ya saya tertarik." ucap Arif matang.
Dr. Alif Belask tertegun mendengar suara yang sangat berat dari pintu kantornya. Ia melihat ke sumber suara itu setelah selesai membaca profil semua pegawai yang ada di tempat ini. Dilihatnya seorang Arif Zamir, pembunuh terlatih dari League sedang menatap dirinya begitu dalam.
Ya dia sudah biasa dengan kedatangan Arif.
"Kau tidak bisa mengundurkan diri. Kau hanya bisa pensiun." ucap Alif sambil menutup map hijau dari tangannya. Dia tahu ini akan terjadi, mungkin Arif lebih suka bekerja sendiri.
Alif melihat Arif yang berjalan ke arahnya. Hanya pada Alif lah , dia mau bekerja dibawah perintah League.
"Ada divisi baru dan kami sedang mencari memimpin untuk divisi tersebut. Apa kau ingin mengambil posisi tersebut?"
Arif menatap Alif dengan tajam. Alif merasa dirinya seperti ditusuk dengan pisau jika melihat tatapan Arif. Alif tahu , jika sikap Arif seperti itu pasti dia mulai tertarik dengan obrolan ini.
Sudah lama mereka tidak mengobrol seperti ini walau mereka bersahabat.
"Divisi apa itu?" Arif mengambil beberapa map yang ada di hadapan sang dokter.
"Divisi 9 , tugasnya memburu para psycho baru ataupun yang sudah ahli. Kami menyebutnya dengan Psycho Hunter. Divisi itu cukup baru dan butuh pemimpin untuk divisi tersebut, dibuat karna banyak laporan dari pihak kepolisian tentang psikopat. Apa kau tertarik menjadi pemimpin disana, Arif?" jelas Alif yang juga menatap mata Arif.
Hening. Tidak ada jawaban yang keluar dari mulut Arif, sudah dipastikan bahwa sang pembunuh tersebut tidak menyetujuinya. Alif mengambil lagi map yang sempat Arif pegang dan membuka map tersebut. Tertulis nama IBNU KATALAKIS dan SUREP PELTIER.
"Apa kedua orang itu akan menjadi bagian dari divisi 9?"
Arif melihat profil kedua pria itu dengan seksama.
"Ya , mereka akan menjadi bagian dari divisi 9, apa sekarang kau tertarik Arif Zamir?"
Alif bertanya untuk yang kedua kalinya.
"Ya saya tertarik." ucap Arif matang.
Diubah oleh schilfouts 17-11-2016 08:52
0